Untitled Document
Ahad, 16 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2013 19:35
Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini

Sabtu, 25 Mei 2013 19:32
Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau

Sabtu, 25 Mei 2013 17:48
Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil

Sabtu, 25 Mei 2013 17:45
Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan

Sabtu, 25 Mei 2013 17:43
Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru

Sabtu, 25 Mei 2013 17:35
Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil

Sabtu, 25 Mei 2013 17:33
Pilkada, Pasangan SUMBAWA Pertama Daftar ke KPU Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 31 Agustus 2012 13:27
Akhir Agustus, Lelang LPSE Riau Tembus Rp 2,3 T

Jumlah nilai proyek yang dilelang LPSE Riau terus meningkat. Hingga akhir Agustus sudah mencapai Rp 2,3 triliun.

Riauterkini-PEKANBARU- Memasuki bulan September 2012, jumlah nilai transaksi lelang di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Riau tembus Rp 2,5 triliun. Dimana yang sudah selesai di lelang senilai Rp 1,9 triliun dan Rp 2,3 triliun yang saat ini sedang dalam berjalan.

Hal ini disampaikan Sekretaris LPSE Riau Agussalim kepada wartawan, Jum'at (31/8/12) di Kantor Gubernur Riau. Sampai dengan akhir Agustus ini jumlah nilai lelang di LPSE sudah sampai Rp 2,3 triliun yang masih berjalan.

"Sampai dengan saat ini nilai transaksi pengadaan di LPSE tembus Rp 2,3 triliun yang masih berjalan. Dan yang sudah selesai Rp 1,9 triliun," katanya.

Agussalim mengatakan, yang mendominasi pelelangan di LPSE adalah pembangunan venue PON, dengan 48 jumlah paket.

"Dan dari 48 paket untuk PON ini, lelangnya secara terbuka. Dimana dananya berasal dari hibah," sebutnya.

Lebih lanjut Agussalim menjelaskan, sistem pelelangan di LPSE itu terbagi tiga. Di antaranya, pelelangan secara langsung, dengan nilai di atas Rp 200 juta, pelelangan sederhana di bawah Rp 5 miliar dan pelelangan umum di atas Rp 5 miliar.

"Dan untuk Penunjukan langsung dilakukan kalau dalam keadaan tertentu. Seperti, saat bencana alam, keadaan darutat negara Boleh gak ditunjuk langsung," ungkapnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan
- Pemko Programkan Pasar Higinis
- Kelanjutan Proyek Pasar Cik Puan Kian tak Jelas
- Tuntut Pembayaran KPI, Puluhan Karyawan PT Bias di Duri Mogok Kerja
- Menunggak 3 Bulan, BUMD Pelalawan Putus Listrik Pelanggan
- Customer Gathering Bank Riau Kepri Wilayah Pekanbaru
- TIKI Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.155.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com