Untitled Document
Ahad, 9 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 19 Mei 2013 05:53
40 Sepeda Motor Terjaring Razia Geng Motor di Pekanbaru

Ahad, 19 Mei 2013 05:51
Berkas Pembunuhan Sadis Operator RAPP Dikembalikan Jaksa

Ahad, 19 Mei 2013 05:49
Pemuda Mumahammadiyah Gagas Pendirian Universitas di Tapung

Ahad, 19 Mei 2013 05:46
Layang-layang Picu Listrik Padam di Duri

Ahad, 19 Mei 2013 05:44
20 Mahasiswa Asal Riau Ikuti Pelatihan Tajaan Bakesbangpol Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2013 19:00
Bupati Inhil Mendukung ISG Dipindah ke Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2013 18:48
Daihatsu Xenia X-Tra untuk Konsumen Riau Resmi Diluncurkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 27 Juli 2012 18:25
Quota BBM PON Tak Ditambah,
Pusat Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kekurangan


Kendati ada iven PON, tidak ada penambahan quota BBM. Namun jika terjadi kekurangan pasokan, tanggungjawabnya diserahkan kepada pemerintah pusat.

Riauterkini-PEKANBARU- Menghadapi pesta Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau pada tanggal 9- 20 September mendatang diperkirakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) akan bertambah. Namun, usulan penambahan quota tidak disetujui pemerintah pusat.

Makanya kelak, jika ada kekurangan BBM sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat."Penghematan energi itu kita dukung. Tapi persoalannya kebutuhan akan BBM tentu akan melonjak dengan adanya PON ini," kata Emrizal Pakis, Asisten II Setdaprov Riau kepada wartawan, Jum'at (27/7/12).

Plt Kepala Dispora Riau ini mengatakan, kalau nantinya saat pelaksanaan PON terjadi stagnan atau kekurangan BBM. Pusat tentunya harus bertanggung jawab dengan memberikan pasokan BBM atau energi ke Riau ini.

"Dan kalau ada stagnan atau terjadi kelangkaan energi nantinya, pemerintah pusat harus bisa mengirimkan energi ke Riau," tegasnya.

Lebih lanjut Emrizal Pakis mengatakan, pihaknya tetap berharap penambahan quoto BBM ini dilakukan pemerintah pusat. Melihat tingginya permintaan akan energi saat PON berlangsung.

"Sampai saat ini Pemprov Riau tetap berkoordinasi dengan BP Migas, Pertamina untuk mendedak Pusat menambah quota BBM," sebutnya.

Saat ditanya, berapa qouta BBM untuk Riau pada tahun 2012 ini. Emrizal Pakis tidak tahu pastinya berapa. "Tapi yang jelas quota untuk normal saja, sudah tidak mencukupi," ujarnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 33 Kelurahan di Dumai Bakal Dapat Rp 4 Miliar Dana PNPM
- PLN Unit Duri Berganti Manager
- CPI Promosikan Keripik Noneh Rohil di IPA Jakarta
- Suzuki Ertiga Matic Sudah Bisa Dimiliki Warga Pekanbaru
- Tersedia Diskon Servis 15 Persen di KIA
- Mitra Bina PT RAPP,
Bakau di Penyengat Melindungi dan Menguntungkan

- Dumai Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2014


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.74.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com