|
|
|
Jum’at, 27 Juli 2012 18:25 Quota BBM PON Tak Ditambah, Pusat Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kekurangan
Kendati ada iven PON, tidak ada penambahan quota BBM. Namun jika terjadi kekurangan pasokan, tanggungjawabnya diserahkan kepada pemerintah pusat.
Riauterkini-PEKANBARU- Menghadapi pesta Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau pada tanggal 9- 20 September mendatang diperkirakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) akan bertambah. Namun, usulan penambahan quota tidak disetujui pemerintah pusat.
Makanya kelak, jika ada kekurangan BBM sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat."Penghematan energi itu kita dukung. Tapi persoalannya kebutuhan akan BBM tentu akan melonjak dengan adanya PON ini," kata Emrizal Pakis, Asisten II Setdaprov Riau kepada wartawan, Jum'at (27/7/12).
Plt Kepala Dispora Riau ini mengatakan, kalau nantinya saat pelaksanaan PON terjadi stagnan atau kekurangan BBM. Pusat tentunya harus bertanggung jawab dengan memberikan pasokan BBM atau energi ke Riau ini.
"Dan kalau ada stagnan atau terjadi kelangkaan energi nantinya, pemerintah pusat harus bisa mengirimkan energi ke Riau," tegasnya.
Lebih lanjut Emrizal Pakis mengatakan, pihaknya tetap berharap penambahan quoto BBM ini dilakukan pemerintah pusat. Melihat tingginya permintaan akan energi saat PON berlangsung.
"Sampai saat ini Pemprov Riau tetap berkoordinasi dengan BP Migas, Pertamina untuk mendedak Pusat menambah quota BBM," sebutnya.
Saat ditanya, berapa qouta BBM untuk Riau pada tahun 2012 ini. Emrizal Pakis tidak tahu pastinya berapa. "Tapi yang jelas quota untuk normal saja, sudah tidak mencukupi," ujarnya.***(jor)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|