Berita Terhangat.. |
Jum’at, 24 Mei 2013 19:36 Dibuka Ketua KONI Rohul, 630 Karatedo Ikut Kejurda FORKI Riau ke-7 di Pasirpangaraian
Jum’at, 24 Mei 2013 19:34 Prihatin, KPU tak Diundang Paripurna Pelantikan 5 PAW DPRD Riau
Jum’at, 24 Mei 2013 19:32 Didukung 4 Parpol, Zainal Abidin Optimis Maju di Pilkada Inhil
Jum’at, 24 Mei 2013 17:29 RAPP Bakti Sosial Bersama Warga Desa Kuala Terusan
Jum’at, 24 Mei 2013 17:12 Dua Pengedar Sabu Melawan Saat Ditangkap Aparat
Jum’at, 24 Mei 2013 17:09 Jago Demokrat di Pilgubri Diharap Tuntas Awal Pekan
Jum’at, 24 Mei 2013 16:47 Pemko Programkan Pasar Higinis
|
|
|
|
Jum’at, 27 Juli 2012 13:38 Rohul Wakili Riau di Adi Karya Ketahanan Pangan Nasional
Kabupaten Rohul berpotensi mengharumkan nama Riau di pentas nasional. Daerah tersebut akan menjadi nominator penerima Lencana Adi Karya Ketahanan Pangan.
Riauterkini-PEKANBARU- Kabupaten Rokan Hulu, menjadi wakil Riau dalam nominasi
penghargaan lencana Adi Karya ketahanan pangan tingkat nasional. Yang rencananya
akan diumumkan pada Oktober mendatang, dan pemenangnya akan langsung diserahkan
Presiden SBY kepada kepala daerah pemenang.
Hal ini diungkapkan Bupati Rokan Hulu, Achmad kepada wartawan, Kamis (26/7) di
Kantor Gubernur Riau seusai memberikan expos ketahanan pangan di Kabupaten Rokan
Hulu dihadapan tim penilai. Menurutnya, selama ini Kabupaten Rohul berkomitmen
meningkatkan ketahanan, memproduksi dan keamanan ketahanan pangan.
"Masalah ketahanan pangan di Riau, khususnya di Rokan Hulu sudah menjadi komitmen
kami. Mulai dari ketahanan, peningkatan, keamanan dan keanekaragamaan pangan. Dan
ini adalah poin-poin utama yang kita lakukan di Rohul," kata Bupati Rohul
Achmad.
Politisi Partai Demokrat ini, sangat optimis daerahnya bisa menerima penghargaan
lencana Adi Karya ketahanan pangan tingkat nasional. Dan ini beralasan melihat,
selama ini upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemkab Rohul dilapangan.
"Kita sudah melakukan upaya-upaya dilapangan, makanya kita optimis kita bisa
menerima penghargaan tertinggi tingkat nasional ini. Dan tadi kita sudah melakukan
expos di depan tim penilai, dan semua kita serahkan ke tim penilai,"
ungkapnya.
Lebih lanjut Achmad menjelaskan, upaya-upaya yang dilakukan pihaknya didasarkan
kepada dua cara. Yaitu, intensifikasi dan ekstensifikasi. Dimana cara intensifikasi
ini, ungkapnya, dengan penambahan produksi tanaman pangan, dari satu hingga tiga
kali dalam setahun, memberikan intensif kepada petani, menambah peralatan, dan
memperbaiki irigasi.
"Sedangkan cara kedua, yaitu dengan ekstensifikasi, dengan perluasan pencetakan
lahan menjadi 400 hektar dan revelenting, berupa peremajaan sawit kemudian menanam
tamanan padi gogo di lahan tersebut," terangnya.***(jor)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Mr.Pesimis kalau urusan meraih berbagai penghargaan maka Bupati rohul jagonya!. kalau target untuk mendapatkan lencana Adhikarya optimis akan dapat. Tapi kalau untuk realisasi Swasembada pangan di rohul nanti dulu. sebagai contoh dekat lihat saja Proyek irigasi sungai salak yg sudah digelontorkan dari APBN TA2006 sebesar 48M, ditambah lagi dana dari APBD Prov 2009/2010. tapi mana airnya kok nggak jalan-jalan? mana pertambahan sawahnya? Mat jangan banyak bohong!
|
|