Untitled Document
Kamis, 8 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 28 Januari 2015 23:27
Penertiban Tematik Marka Jalan,
Polres Rokan Hilir Catat 260 Pelanggaran Lalin


Rabu, 28 Januari 2015 23:21
Satu CPNS Pemprov Riau Belum Lakukan Daftar Ulang

Rabu, 28 Januari 2015 23:18
Komisi C DPRD Rohil Minta Masyarakat Laporkan Proyek Tak Sesuai Bestek

Rabu, 28 Januari 2015 23:14
Pemkab Inhu Bayar Premi BPJS PNS Rp.105 Juta Tiap Bulan

Rabu, 28 Januari 2015 21:04
Kejari Siak Targetkan Selesaikan 8 Perkara dengan 7 Tersangka di 2015

Rabu, 28 Januari 2015 20:57


Rabu, 28 Januari 2015 20:38
Pedagang Buah di Rohul Belum Tahu Ada Apel Mengandung Bakteri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 Juli 2012 13:57
Walikota Minta Taksi Blue Bird Segera Beroperasi di Pekanbaru

Walikota Pekanbaru Firdaus menilai penolakan terhadap kehadiran Taksi Blue Bird tak semestinya terjadi. Karena sudah mengantongi izin, diharpakan bisa segera beroperasi.

Riuaterkini-PEKANBARU- Pesatnya perkembangan kota Pekanbaru saat ini, dinilai walikota belum diimbangi dengan angkutan umum yang memadai terutama pada armada taksi. Terlebih pada tahun ini dan tahun mendatang, Pekanbaru akan menggelar iven olahraga tingkat nasional/ tingkat internasional. Meningkapai hal itu walikota memberikan peluang kepada pengelola taksi dari luar daerah, untuk mengembangkan usahanya di Pekanbaru, seperti perusahaan taksi bleu bird dari Jakarta.

Walikota Pekanbaru Firduas, Selasa (7/7/12) kepada riauterkini mengatakan, saat ini Pemko menunggu kehadiran taksi blue bird dari Jakarta untuk segera beroperasi di Pekanbaru. Bahkan walikota meminta kepada pihak pengelola taksi blue bird, sebelum pelaksanaan PON ke XVIII September mendatang, mereka diminta sudah membawa taksinya ke Pekanbaru. Seperti yang kita ketahui bersama di Pekanbaru ini masih minim angkutan umum, terlebih jenis angkutan taksi. Sehingga membuat taksi yang ada terkadang beroperasi seenaknya saja, ujar walikota.

Dilanjutkan walikota jika mengacu kepada jumlah penduduk Pekanbaru, yang sudah mencapai satu juta jiwa. Belum lagi adanya iven-iven yang bersekala nasional/ internasional. Idealnya tersedia angkutan taksi sekitar 1000/800 mobil, sementara saat ini taksi yang tersedia hanya sekitar 600 taksi. Kalau mengacu kepada jumlah penduduk, serta pelaksanaan iven atau cara yang sering diadakan disini. Sedikitnya harus tersedia 1000/800 taksi yang beroperasional setiap harinya, tapi saat ini baru ada sekitar 600 taksi, jelasnya.

Ditambahkan walikota tidak ingin pada saat pelaksanaan PON nanti, terjadi kekurangan angkutan umum terutama armada taksi. Pemko sudah meminta langsung agar pengelola taksi blue bird, segera membawa taksinya ke Pekanbaru untuk dioperasionalkan. Untuk mengantisipasi kekurangan diatas, saya sudah meminta langsung agar taksi blue brid segera dibawa kesini dan dioperasionalkan. Setidaknya sebelum PON mereka menimal sudah membawa 50 unit taksi ke Pekanbaru, tutur walikota.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Edy Pekanbaru
Pak wako dan pak kepala dinas perhubungan, jangan hanya karena alasan Argo aja, bebas memasukkan taksi baru ke pekanbaru, berbenah juga dong.... selama ini yang dipaksa menggunakan argo cuma sopir taksi, tetapi masyarakat tidak pernah diberikan sosia

Orang Pinggiran
Yaa...kyknya semua org mmpunyai hak yg sama dlm berusaha, bagus deh kalau BB jd masuk, biar taksi yg lain dpt mmperbaiki kinerjanya lbih baik lagi.:)

Urban
BAGUS lah pak wako...kami orang luar pekanbaru tp sering ke pekanbaru biar bisa merasakan kenyamanan dan berhemat..krn selama ini dikerjain terus sm taxi2 pku yg raja nguras kantong aja..

Udin Kerenz
Tampaknya Pak Walikota tak pro pengusaha taksi lokal, padahal pengelola taksi lokal sdh bersedia menambah armadanya. Buktinya Riau Taksi, siap menambah 50-100 armadanya dg layanan taksi argo dg pelayanan yang terbuik.

Pendatang Baru
Kalau yang ini beritanya...apakah cacian, makian atau pujian..mari--mari...

pemuda kampar
mantap pirdaus


Berita lainnya..........
- Pedagang Buah di Rohul Belum Tahu Ada Apel Mengandung Bakteri
- 2014, Tiongkok Tujuan Utama Ekspor Riau
- APRIL Asian Agri Learning Institute Tingkatkan SDM Karyawan
- Sejumlah Pengusaha TV Kabel Riau Bentuk Aspetika
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 28,36 Per Kilogram
- Kata Dirut, Investor Hongkong dan Malaysia Minati RAL
- Harga TBS di Rohul Turun Rp28,36 Per Kg Pekan Ini


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.61.226
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com