Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Januari 2017 19:44
Cegah Bahaya Ngelem,
KOMPAK Berikan Apresiasi Kepada Jajaran Polres Inhil


Jum’at, 20 Januari 2017 19:14
Dituding Boros Anggaran, Gubri Panggil Sejumlah Pimpinan OPD

Jum’at, 20 Januari 2017 17:55
Seorang Warga Inhu Tewas Dililit Ular

Jum’at, 20 Januari 2017 17:51
Gubri dan Kapolda Riau Tinjau Lokasi SPN di Tambang Kampar

Jum’at, 20 Januari 2017 17:08
Datangi Kompolnas,
KontraS Serahkan Hasil Investigasi Kasus Meranti Berdarah


Jum’at, 20 Januari 2017 16:30
Sepanjang Januari 2017, Honda PCX Ditawarkan dengan Berbagai Bonus Spesial

Jum’at, 20 Januari 2017 16:27
Bupati Inhil Senang, Jamaah Shalat Subuh di Masjid Makin Bertambah

Jum’at, 20 Januari 2017 15:45
Kamis Nanti Edwar Sanger Dilantik Jadi Pj Walikota Pekanbaru

Jum’at, 20 Januari 2017 15:15
Pekerjakan Naker China Ilegal, Komisi D DPRD Riau Anggap PLN Sudah Buat Kesalahan

Jum’at, 20 Januari 2017 15:01
Marugame Udon and Tempura,
Hadir Ramaikan Ragam Kuliner Japanese di Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 Juli 2012 13:57
Walikota Minta Taksi Blue Bird Segera Beroperasi di Pekanbaru

Walikota Pekanbaru Firdaus menilai penolakan terhadap kehadiran Taksi Blue Bird tak semestinya terjadi. Karena sudah mengantongi izin, diharpakan bisa segera beroperasi.

Riuaterkini-PEKANBARU- Pesatnya perkembangan kota Pekanbaru saat ini, dinilai walikota belum diimbangi dengan angkutan umum yang memadai terutama pada armada taksi. Terlebih pada tahun ini dan tahun mendatang, Pekanbaru akan menggelar iven olahraga tingkat nasional/ tingkat internasional. Meningkapai hal itu walikota memberikan peluang kepada pengelola taksi dari luar daerah, untuk mengembangkan usahanya di Pekanbaru, seperti perusahaan taksi bleu bird dari Jakarta.

Walikota Pekanbaru Firduas, Selasa (7/7/12) kepada riauterkini mengatakan, saat ini Pemko menunggu kehadiran taksi blue bird dari Jakarta untuk segera beroperasi di Pekanbaru. Bahkan walikota meminta kepada pihak pengelola taksi blue bird, sebelum pelaksanaan PON ke XVIII September mendatang, mereka diminta sudah membawa taksinya ke Pekanbaru. Seperti yang kita ketahui bersama di Pekanbaru ini masih minim angkutan umum, terlebih jenis angkutan taksi. Sehingga membuat taksi yang ada terkadang beroperasi seenaknya saja, ujar walikota.

Dilanjutkan walikota jika mengacu kepada jumlah penduduk Pekanbaru, yang sudah mencapai satu juta jiwa. Belum lagi adanya iven-iven yang bersekala nasional/ internasional. Idealnya tersedia angkutan taksi sekitar 1000/800 mobil, sementara saat ini taksi yang tersedia hanya sekitar 600 taksi. Kalau mengacu kepada jumlah penduduk, serta pelaksanaan iven atau cara yang sering diadakan disini. Sedikitnya harus tersedia 1000/800 taksi yang beroperasional setiap harinya, tapi saat ini baru ada sekitar 600 taksi, jelasnya.

Ditambahkan walikota tidak ingin pada saat pelaksanaan PON nanti, terjadi kekurangan angkutan umum terutama armada taksi. Pemko sudah meminta langsung agar pengelola taksi blue bird, segera membawa taksinya ke Pekanbaru untuk dioperasionalkan. Untuk mengantisipasi kekurangan diatas, saya sudah meminta langsung agar taksi blue brid segera dibawa kesini dan dioperasionalkan. Setidaknya sebelum PON mereka menimal sudah membawa 50 unit taksi ke Pekanbaru, tutur walikota.***(yunk)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Edy Pekanbaru
Pak wako dan pak kepala dinas perhubungan, jangan hanya karena alasan Argo aja, bebas memasukkan taksi baru ke pekanbaru, berbenah juga dong.... selama ini yang dipaksa menggunakan argo cuma sopir taksi, tetapi masyarakat tidak pernah diberikan sosia

Orang Pinggiran
Yaa...kyknya semua org mmpunyai hak yg sama dlm berusaha, bagus deh kalau BB jd masuk, biar taksi yg lain dpt mmperbaiki kinerjanya lbih baik lagi.:)

Urban
BAGUS lah pak wako...kami orang luar pekanbaru tp sering ke pekanbaru biar bisa merasakan kenyamanan dan berhemat..krn selama ini dikerjain terus sm taxi2 pku yg raja nguras kantong aja..

Udin Kerenz
Tampaknya Pak Walikota tak pro pengusaha taksi lokal, padahal pengelola taksi lokal sdh bersedia menambah armadanya. Buktinya Riau Taksi, siap menambah 50-100 armadanya dg layanan taksi argo dg pelayanan yang terbuik.

Pendatang Baru
Kalau yang ini beritanya...apakah cacian, makian atau pujian..mari--mari...

pemuda kampar
mantap pirdaus


Berita lainnya..........
- Cabut Subsidi 40.398 Pelanggan Listrik di Rohul, Ini Alasan PLN
- Aksi Damai, Porter Bandara SSK II Protes Jam Kerja dan Tuntut BPJS
- Razia TKA Asal China,
Kadisnaker Riau: Boleh Kerja Asal Ada Ijin Kerja

- Gandeng Wilmar,
Disnakertrans Dumai Taja Trening Operator Alat Angkat Angkut

- Telan Anggaran Rp140 Miliar, 2017 Unit RLH Dibangun Tahun Ini
- Pekerja China Ilegal di PLTU Tenayan,
Kanwil Kumham Tunggu Perusahaan Tunjukkan Dokumen Keimigrasian

- 98 TKA di Proyek PLN Tenayan Dipastikan Ilegal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.147.247.194
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com