Untitled Document
Kamis, 12 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 2 April 2015 14:29
Bupati Minta Seluruh Kades di Kuansing Netral dalam Pilkada

Kamis, 2 April 2015 13:18
Dugaan Korupsi Jembatan Pedamaran I dan II,
Kejati Riau Periksa Kabag Keuangan Pemkab Rohil


Kamis, 2 April 2015 13:13
Penjaringan PDIP, Mayoritas PAC Dukung Imran Balon Bupati Kuansing

Kamis, 2 April 2015 13:10
Gesa Teknopolitan, Bupati Pelalawan Temui Kementerian LH dan Kehutanan

Kamis, 2 April 2015 13:07
DPRD Inhil Bahas 'Eksodus' Guru dengan Disdik dan BKD

Kamis, 2 April 2015 13:04
Sita Sabu 1 Kg dan 400 Butir Ekstasi,
Polres Dumai Amankan Bandar Sabu Internasional


Kamis, 2 April 2015 12:58
Bupati Meranti Kampanye Kebersihan dengan 'Korek' Selokan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 Juli 2012 14:29
Jelang Ramadhan,
Kenaikan Harga Sembako di Riau Masih Wajar


Seperti sudah menjadi tradisi, setiap jelang Ramadhan. Menurut Dinas Perindag Riau, kenaikan harga tahun ini masih tergolong wajar.

Riauterkini-PEKANBARU- Menjelang kedatangan bulan Ramadhan, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) disejumlah pasar di Kabupaten/kota di Riau sudah mengalami kenaikan. Walaupun kenaikan harga masih tergolong wajar sebesar, yaitu 10 persen, tapi tidak menutup kemungkinan harga akan terus naik kalau tidak ada pengawas.

"Berdasarkan pantauan kita di lapangan dalam menghadapi bulan Ramadhan, memang beberapa jenis sembako sudah ada yang naik," kata Ayub Khan Kabid Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagaan Provinsi Riau kepada wartawan, Senin (16/7) di kantor gubernur Riau.

Ayub Khan menjelaskan, beberapa jenis sembako yang mengalami kenaikan kira-kira 10 persen. Di antaranya, harga Daging dari Rp 77.000 per kologram naik menjadi Rp 78.000, Telur dari Rp 1000 per butir menjadi naik Rp 1100, Bawang putih dari Rp 17.000 per kilogram naik menjadi jadi Rp 18.000 dan Kacang Hijau dari Rp17.000 naik menjadi Rp 18.000.

"Dari kenaikan di atas masih tergolong batas wajar, apalagi menjelang bulan puasa ini. Dimana pola konsumsi masyarakat sudah mulai berubah," sebutnya.

Untuk itulah pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kabupaten/kota, Bulog dan instansi lainnya jangan sampai terjadi kelangkaan sembako menghadapi bulan Ramadhan.

"Sampai saat ini kita sudah melakukan koordinasi dengan instansi yang terkait, temasuk Bulog untuk mengantisipasi jangan sampai kelangkaan barang," ungkapnya.

Ayub Khan menambahkan, Pemprov akan melakukan pasar murah di beberapa Kabupaten/kota. Seperti, Pekanbaru, Siak, Bengkalis, Dumai. Dan akan berlangsung tanggal 23 dan 25 Juli.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Gesa Teknopolitan, Bupati Pelalawan Temui Kementerian LH dan Kehutanan
- Akibat RTRW Belum Jelas,
DEN Khawatir Produksi Chevron Turun Hingga 20.200 Barel

- Sepekan Transaksi Jual Beli Perhiasan Melemah di Dumai
- 16 April, Permendag Resmi Diterapkan,
Hanya Supermarket dan Sekelasnya yang Boleh Jual Miras Golongan A

- Kampanye Hitam dan PP 71 Sudutkan Petani Sawit
- 114 Koperasi Tak Aktif, ‎Diskop Inhu Kesulitan Beri Sanksi
- Bea Keluar CPO Diterapkan, Harga TBS Petani Sawit Riau Kembali Turun


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.159.193
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com