Untitled Document
Jumat, 26 Safar 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 18 Desember 2014 20:55
BBM Bersubsidi Tepat Sasaran,
Pertamina Laksanakan Kartu Survei


Kamis, 18 Desember 2014 20:52
2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Diprdiksi Melambat

Kamis, 18 Desember 2014 20:52
Miliki Lahan di Cagar Biosfer,
Kompol Suparno Jalani Sidang Perdana di PN Siak


Kamis, 18 Desember 2014 20:19
Pemprov Riau Kukuhkan P3ER, Fokus Pengembangan Maritim dan Pangan

Kamis, 18 Desember 2014 19:47
Sambut Hari Ibu,
Ratusan Anak-anak Siak Ikuti Lomba Mewarnai


Kamis, 18 Desember 2014 19:16
Promo Akhir Tahun,
Nginap 3 Malam di Grand Central, Pekanbaru Hanya Bayar 2 Malam


Kamis, 18 Desember 2014 18:53
Kapal MV. Malaysia Ekspress 1 Nyaris Tenggelam di Perairan Rupat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 Juli 2012 14:29
Jelang Ramadhan,
Kenaikan Harga Sembako di Riau Masih Wajar


Seperti sudah menjadi tradisi, setiap jelang Ramadhan. Menurut Dinas Perindag Riau, kenaikan harga tahun ini masih tergolong wajar.

Riauterkini-PEKANBARU- Menjelang kedatangan bulan Ramadhan, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) disejumlah pasar di Kabupaten/kota di Riau sudah mengalami kenaikan. Walaupun kenaikan harga masih tergolong wajar sebesar, yaitu 10 persen, tapi tidak menutup kemungkinan harga akan terus naik kalau tidak ada pengawas.

"Berdasarkan pantauan kita di lapangan dalam menghadapi bulan Ramadhan, memang beberapa jenis sembako sudah ada yang naik," kata Ayub Khan Kabid Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagaan Provinsi Riau kepada wartawan, Senin (16/7) di kantor gubernur Riau.

Ayub Khan menjelaskan, beberapa jenis sembako yang mengalami kenaikan kira-kira 10 persen. Di antaranya, harga Daging dari Rp 77.000 per kologram naik menjadi Rp 78.000, Telur dari Rp 1000 per butir menjadi naik Rp 1100, Bawang putih dari Rp 17.000 per kilogram naik menjadi jadi Rp 18.000 dan Kacang Hijau dari Rp17.000 naik menjadi Rp 18.000.

"Dari kenaikan di atas masih tergolong batas wajar, apalagi menjelang bulan puasa ini. Dimana pola konsumsi masyarakat sudah mulai berubah," sebutnya.

Untuk itulah pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kabupaten/kota, Bulog dan instansi lainnya jangan sampai terjadi kelangkaan sembako menghadapi bulan Ramadhan.

"Sampai saat ini kita sudah melakukan koordinasi dengan instansi yang terkait, temasuk Bulog untuk mengantisipasi jangan sampai kelangkaan barang," ungkapnya.

Ayub Khan menambahkan, Pemprov akan melakukan pasar murah di beberapa Kabupaten/kota. Seperti, Pekanbaru, Siak, Bengkalis, Dumai. Dan akan berlangsung tanggal 23 dan 25 Juli.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Gas Bumi antara Pasar Domestik vs Pasar Ekspor
- BBM Bersubsidi Tepat Sasaran,
Pertamina Laksanakan Kartu Survei

- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Diprdiksi Melambat
- 12 Koperasi Perkebunan di Rohul Masih Bermasalah
- Disewa Perhari, Pemko Optimis Bus TMP Terus Beroperasi
- Usaha Kuliner menjadi Sekala Prioritas di Meranti
- Pengusaha Australia Minati Kembangkan Rumah Potong Hewan di Pekanbaru
- Harga TBS Pekan Ini Naik Rp 60 Perkilogram


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.17.86.12
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com