Untitled Document
Jumat, 9 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 30 Januari 2015 11:06
Sedang Disidik, Polres Dumai Kaget Proyek Jl HR Sobrantas Berlanjut

Jum’at, 30 Januari 2015 07:25
Tak Senang Bahasa Wartawan,
Kadisnaker Bengkalis Meradang di Depan Bupati


Jum’at, 30 Januari 2015 07:24
Kunker, Bupati Bengkalis Sidak Kantor Disnaker di Duri

Jum’at, 30 Januari 2015 07:01
Jadi Tumbal Ilog, Keluarga Buruh Gerobak Datangi DPRD Rohil

Jum’at, 30 Januari 2015 06:59
Camp PT Diamond Raya Timber di Bakar Mayarakat Rohil

Jum’at, 30 Januari 2015 06:57
Penggalian Kabel PLN Rusak Jalan, Satpol PP Bakal Menindak

Jum’at, 30 Januari 2015 06:56
Dipuji Mebes Polri, Kantor Bhabinkamtibmas di Siak Perdana di Indonesia



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 Juli 2012 14:29
Jelang Ramadhan,
Kenaikan Harga Sembako di Riau Masih Wajar


Seperti sudah menjadi tradisi, setiap jelang Ramadhan. Menurut Dinas Perindag Riau, kenaikan harga tahun ini masih tergolong wajar.

Riauterkini-PEKANBARU- Menjelang kedatangan bulan Ramadhan, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) disejumlah pasar di Kabupaten/kota di Riau sudah mengalami kenaikan. Walaupun kenaikan harga masih tergolong wajar sebesar, yaitu 10 persen, tapi tidak menutup kemungkinan harga akan terus naik kalau tidak ada pengawas.

"Berdasarkan pantauan kita di lapangan dalam menghadapi bulan Ramadhan, memang beberapa jenis sembako sudah ada yang naik," kata Ayub Khan Kabid Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagaan Provinsi Riau kepada wartawan, Senin (16/7) di kantor gubernur Riau.

Ayub Khan menjelaskan, beberapa jenis sembako yang mengalami kenaikan kira-kira 10 persen. Di antaranya, harga Daging dari Rp 77.000 per kologram naik menjadi Rp 78.000, Telur dari Rp 1000 per butir menjadi naik Rp 1100, Bawang putih dari Rp 17.000 per kilogram naik menjadi jadi Rp 18.000 dan Kacang Hijau dari Rp17.000 naik menjadi Rp 18.000.

"Dari kenaikan di atas masih tergolong batas wajar, apalagi menjelang bulan puasa ini. Dimana pola konsumsi masyarakat sudah mulai berubah," sebutnya.

Untuk itulah pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kabupaten/kota, Bulog dan instansi lainnya jangan sampai terjadi kelangkaan sembako menghadapi bulan Ramadhan.

"Sampai saat ini kita sudah melakukan koordinasi dengan instansi yang terkait, temasuk Bulog untuk mengantisipasi jangan sampai kelangkaan barang," ungkapnya.

Ayub Khan menambahkan, Pemprov akan melakukan pasar murah di beberapa Kabupaten/kota. Seperti, Pekanbaru, Siak, Bengkalis, Dumai. Dan akan berlangsung tanggal 23 dan 25 Juli.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Peredaran Apel AS ,
Pedagang: Buah Impor Ada Kode Organik atau Tidak

- Low Season, Load Facktor di Riau Maskapai Hanya 40 Persen
- ‎Gandeng BPOM, Disperindagpas Inhu Uji Sampel Apel Impor
- Pedagang Merugi, Disperindag Dumai Sidak Buah Apel Berbakteri
- 70 Kg Buah Apel Diduga Bervirus Masih Dijual Pedagang di Rohul
- Pedagang Buah di Rohul Belum Tahu Ada Apel Mengandung Bakteri
- 2014, Tiongkok Tujuan Utama Ekspor Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.183.128
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com