Berita Terhangat.. |
Jum’at, 24 Mei 2013 19:36 Dibuka Ketua KONI Rohul, 630 Karatedo Ikut Kejurda FORKI Riau ke-7 di Pasirpangaraian
Jum’at, 24 Mei 2013 19:34 Prihatin, KPU tak Diundang Paripurna Pelantikan 5 PAW DPRD Riau
Jum’at, 24 Mei 2013 19:32 Didukung 4 Parpol, Zainal Abidin Optimis Maju di Pilkada Inhil
Jum’at, 24 Mei 2013 17:29 RAPP Bakti Sosial Bersama Warga Desa Kuala Terusan
Jum’at, 24 Mei 2013 17:12 Dua Pengedar Sabu Melawan Saat Ditangkap Aparat
Jum’at, 24 Mei 2013 17:09 Jago Demokrat di Pilgubri Diharap Tuntas Awal Pekan
Jum’at, 24 Mei 2013 16:47 Pemko Programkan Pasar Higinis
|
|
|
|
Ahad, 15 Juli 2012 11:53 Pemprov Riau Ajukan Tambahan Rp 1,026 T di APBD-P 2012
Terjadi lonjakan jumlah anggaran dan belanja Pemprov Riau di 2012, jika usulan tambahan Rp 1,026 triliun pada APBD-P disetujui DPRD.
Riauterkini-PEKANBARU- Meskipun Rapat Paripurna Pengantar Nota Keuangan Rancangan
Peraturan Daerah Provisi Riau tentang Perubahan APBD Provinsi Riau tahun Anggaran
2012 yang awalnya direncanakan hari Jum'at (13/7/12) kemarin batal terlaksana.
Seyogyanya dalam Rapat Paripurna tersebut akan membahas beberapa poin penting.
Secara umum, Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Riau tentang Perubahan APBD
Provinsi Riau tahun Anggaran 2012, mencakup beberapa poin, (seperti yang tercantum
dalam kopian yang diterima riauterkini terkait Pidato Gubernur Riau tentang
Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah Provisi Riau tentang Perubahan
APBD Provinsi Riau tahun Anggaran 2012, red).
Pertama, Pendapatan Daerah, setelah APBD Provinsi tahun Anggaran 2012 diperkirakan
akan mengalami peningkatan sebesar 18,71 Persen atau meningkat sebesar Rp1,026
Triliun menjadi Rp6,514 Triliun, jika dibandingkan dengan sebelum Perubahan sebesar
Rp5,487 Triliun.
Kemudian rencana kenaikan penerimaan Pendapatan Asli Daerah yang semula Rp1,824
Triliun meningkat 19,55 Persen atau Rp356 Miliar menjadi Rp2,181 Triliun, menurut
upaya dan kerja keras serta inovasi terus menerus dari kita semua dalam
mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan daerah.
Penerimaan dari dana perimbangan yang semula Rp2,998 Triliun, diharapkan akan
meningkat sebesar 22,34 Persen atau Rp669 Miliar lebih menjadi Rp3,668 Triliun, yang
akan diperoleh dari penerimaan bagi hasil pajak dan sumber daya alam.
Kedua, Belanja Daerah, pada APBD Provinsi Riau tahun Anggaran 2012 sebesar Rp6,366
Triliun meningkat menjadi Rp8,177 Triliun atau terjadi penambahan belanja setelah
perubahan APBD sebesar Rp1,810 Triliun atau meningkat sebesar 28,43 Persen.
Peningkatan jumlah belanja ini pada perubahan APBD tahun Anggaran 2012 ini,
dialokasikan untuk kelompok Belanja Tidak Langsung sebesar Rp4,018 Triliun atau
meningkat sebesar 24,71 Persen atau Rp796 Miliar jika dibandingkan dengan sebelum
Perubahan sebesar Rp3,221 Triliun, dan pada kelompok Belanja Langsung meningkat
menjadi Rp4,159 Triliun, meningkat sebesar Rp1,013 Triliun atau naik sebesar 32,21
Persen jika dibandingkan dengan sebelum Perubahan yaitu Rp3,145 Triliun.
Di samping itu, juga dialokasikan Belanja Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota
sebesar Rp270 Miliar atau bertambah sebesar Rp105 Miliar atau 63,64 Persen
dibandingkan APBD Murni sebesar Rp165 Miliar. Alokasi dana ini akan dimanfaatkan
untuk dukungan penyelenggaraan PON XVIII di 10 Kabupaten/Kota penyelenggaraan
pertandingan cabang olahraga PON XVIII serta bantuan keuangan yang bersifat khusus
dalam rangka dukungan pendanaan pelaksanaan program dan kegiatan yang menjadi
kewenangan pemerintah Kabupaten/Kota.
Selanjutnya, dalam Perubahan APBD tahun Anggaran 2012, direncanakan bagi hasil pajak
kepada Kabupaten/Kota bertambah sebesar 12,98 Persen atau Rp429 Miliar menjadi
Rp1,023 Triliun jika dibandingkan dengan sebelum perubahan APBD sebesar Rp593,334
Miliar.
Ketiga, Pembiayaan Daerah, dalam Perubahan APBD tahun anggaran 2012 merupakan Sisa
Lebih Perhitungan tahun Anggaran sebelumnya (SiLPA). SiLPA tahun 2011 berdasarkan
hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan adalah sebesar Rp1,339 Triliun, yang akan
digunakan untuk menutup defisit anggaran, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran
tahun berkenaan dapat dimanfaatkan dengan optimal pada perubahan APBD Provinsi Riau
tahun anggaran 2012. ***(ary)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Rakyat Riau KPK .... Tangkap semua anggota DPRD Riau yang ikut mengesahkan APBD-P ini. tak bisa gitu saja menambah Anggaran 1.8 Triliun dengan Revisi Perda, Harus dengan Perda yg Baru.( sesuai dengan ketentuan KepMendagri).Tanggap ajalah pak KPK , lah muak kami denga kerja DEwan ini.
Buyung Hahahaha kasian yang sibuk-sibuk koment saja, kalau diperhatikan yg komen pedas pasti terhadap berita sekitar RZ, pasti orang yg komen tersebut ngiriiii, dulu kalah kali dg RZ, kalau difikir RZ memang punya kelebihan, udahlah ganteng, pintar, punya visi yg jelas.. pastilah bikin iri, jadi salah satu caranya yaitu dengan pembunuhan karakter oleh orang yg kalah... kasian,kasian.... sekali
Buyung Hahahaha kasian yang sibuk-sibuk koment saja, kalau diperhatikan yg komen pedas pasti terhadap berita sekitar RZ, pasti orang yg komen tersebut ngiriiii, dulu kalah kali dg RZ, kalau difikir RZ memang punya kelebihan, udahlah ganteng, pintar, punya visi yg jelas.. pastilah bikin iri, jadi salah satu caranya yaitu dengan pembunuhan karakter oleh orang yg kalah... kasian,kasian.... sekali
jeger macam.nggak tahu aja lou otak rz ini buat netral kalau nggak tahu you diam saja ya jd pahlawan sesat pula anda
netralist Oi kalian yg berikan komentar berilah komentar yg menyejukan jgn jatuhnya kefitnah. Ingat dosa
|
|