Berita Terhangat.. |
Sabtu, 18 Mei 2013 19:00 Bupati Inhil Mendukung ISG Dipindah ke Jakarta
Sabtu, 18 Mei 2013 18:48 Daihatsu Xenia X-Tra untuk Konsumen Riau Resmi Diluncurkan
Sabtu, 18 Mei 2013 18:46 33 Kelurahan di Dumai Bakal Dapat Rp 4 Miliar Dana PNPM
Sabtu, 18 Mei 2013 18:44 Sangat Rawan Penyelundupan, KPPBC Sebut Pelabuhan Dumai Seperti Ular
Sabtu, 18 Mei 2013 18:42 Penimbunan Solar Subsidi, Polres Dumai Panggil SPBU dan Lurah
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34 Pelaku Perusakan Mobil Diburu, Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI
Sabtu, 18 Mei 2013 13:47 RAPP Gelar Kompetisi Ketangkasan Memadamkan Api
|
|
|
|
Senin, 9 Juli 2012 13:49 Walikota Pekanbaru Sampaikan LPj APBD 2011
Walikota Pekanbaru Firdaus menyerahkan Laporan Pertangungjawapan (LPj) APBD 2011 pada DPRD. Penyerahan ini lebih telat dibanding hasil audit BPK RI.
Riauterkini-PEKANBARU-
Walikota Pekanbaru Firduas, Senin (9/7/12) menyampaikan Laporan
Pertanggungjawaban (Lpj) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)
2011. Penyampaian Lpj tersebut disampaikan dalam rapat paripurna dengan anggota
dewan DPRD Kota Pekanbaru, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Dian Suheri.
Dalam laporannya Walikota menyampaikan, pelaksanaan APBD 2011 merupakan laporan
keuangan yang menggambarkan pengelola keuangan daerah Kota Pekanbaru selama TA
2011. Laporan yang disampaikan adalah laporan keuangan yang telah diaudit oleh
BPK RI wilayah Provinsi Riau. “ Seperti yang kita ketahui bersama jika hasil
audit BPK terhadap pelaksanaan APBD 2011, sudah kita terima dengan hasil opini
Wajar Dengan Pengecualian (WDP), “ tutur walikota dalam pidatonya.
Diterangkan walikota jika
tahun ini kembali Pemko Pekanbaru, mendapatkan opini WDP seperti tahun
sebelumnya. Penilaian tersebut berkaitan erat dengan adanya beberapa fakor,
diantaranya belum bagusnya pengelolaan aset serta lemahnya pengawasan pengelolaan
aet diinternal Pemko. “ Jika tahun ini kita masih kembali mendapatkan WDP, itu
karena memang ada beberapa kekurangan yang harus segera dibenahi. Kedepanya
kita harus bekerja ekstra keras untuk meraih kembali prestasi opini WTP, “
ujarnya usai mengiukti rapat diatas.
ditambahkan walikota untuk mewujudkan peningkatan opini WDP menjadi WTP.
Diperlukan kerjasama yang baik seluruh Satker serta inspetorat yang ada. Selain
itu Pemko akan kembali menggunakan jasa pihak ketiga dalam hal pengelolaan aset.
“ Karena pengelolaan aset dan pengawasan internal kita masih jauh dari baik,
maka tidak ada salahnya jika kita menggunakan jasa pihak ketiga, “
tuturnya.***(yunk)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|