|
|
|
Rabu, 4 Juli 2012 15:38 PON Riau Dibayangi Kelangkaan BBM
Pelaksanaan PON dibayang-bayangi kelangkaan BBM karena dipastikan konsumsi BBM melonjak, namun belum ada solusi dari Pertamina terkait penambahan jatah BBM bersubsidi untuk Riau.
Riauterkini-PEKANBARU-Data Pertamina menyebutkan 'jatah' BBM bersubsidi untuk Riau tahun 2012 hanya sebanyak 673.000 kilo liter (Kl). Jumlah tersebut menurun cukup jauh dibandingkan tahun 2011 yang mencapai 744.000 Kl.
Padahal, pada September mendatang, event akbar berkelas nasional, PON, bakal digelar di Riau. Dipastikan pagelaran pesta olahraga nasional itu akan lebih menyedot BBM di Riau. Belum lagi kebutuhan reguler yang cenderung meningkat sejak 4 bulan terakhir ini dengan peningkatan hingga 45 persen perhari.
Terkait hal itu, pemprov Riau sudah mengajukan penambahan kuota sebesar 30 persen kepada pihak Pertamina. Namun sayangnya, justru Pertamina menurunkan jatah BBM untuk Riau tahun 2012 ini sebesar 71 ribu kl dibandingkan tahun 2011 lalu.
"Kita sudah mengajukan penambahan kuota BBM bersubsidi kepada Pertamina sebesar 30 persen. Penambahan tersebut diperuntukkan pada pelaksanaan PON Riau 2012 yang diperkirakan konsumsi BBM akan meningkat. Namun justru kuota BBM bersubsidi Riau tahun 2012 ini 'disunat' hingga 71 ribu kl," terang Kepala Dinas Pertambangan dan Energi provinsi Riau, Husni Hasan.
Sementara, Kepala Pertamina Depo Siak, Ismail menyatakan bahwa stok BBM bersubsidi di tempatnya masih cukup untuk mensuply kebutuhan BBM. Bahkan jumlah stok di Depo Siak sebesar 6 Ribu kl selalu terjaga agar tidak ada kelangkaan BBM.
Informasi yang dihimpun Riauterkini menyebutkan bahwa memang kebutuhan BBM Riau meningkat. Dari 440 kl premium perhari meningkat menjadi 660 kl perhari. Sementara kebutuhan solar juga meningkat dari 363 kl menjadi 430 kl.
Sementara, Humas Pertamina wilayah Sumatera Bagian Utara, Fitri Erika sudah dikonfirmas mengenai hal itu. Tetapi hingga kini belum memberikan jawaban mengenai masalah tersebut.***(H-we)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|