Untitled Document
Ahad, 9 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 19 Mei 2013 05:53
40 Sepeda Motor Terjaring Razia Geng Motor di Pekanbaru

Ahad, 19 Mei 2013 05:51
Berkas Pembunuhan Sadis Operator RAPP Dikembalikan Jaksa

Ahad, 19 Mei 2013 05:49
Pemuda Mumahammadiyah Gagas Pendirian Universitas di Tapung

Ahad, 19 Mei 2013 05:46
Layang-layang Picu Listrik Padam di Duri

Ahad, 19 Mei 2013 05:44
20 Mahasiswa Asal Riau Ikuti Pelatihan Tajaan Bakesbangpol Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2013 19:00
Bupati Inhil Mendukung ISG Dipindah ke Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2013 18:48
Daihatsu Xenia X-Tra untuk Konsumen Riau Resmi Diluncurkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Juni 2012 15:29
Bahas Nasib RAL, DPRD Temui Pemprov Riau

Komisi B DPRD Riau menemui Pemprov Riau di Kantor Gubernur. Agendanya membahas nasib maskapai penerbangan PT Riau Air Lines (RAL) yang sedang mati suri.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk menemukan formula, dalam menghidupkan Riau Air Lines (RAL) yang mati suri. Akhirnya Pemprov Riau melwat tim penyelamat RAL dan DPRD Riau melakukan pertemuan guna membahas perkembangan RAL, dan adanya keinginan Perusahaan Investasi Riau (PIR) untuk membantu RAL.

Hal ini diungkapkan ketua Komisi B DPRD Riau, Rusli Achmad kepada riauterkini, Senen (26/6) di kantor gubernur Riau usai pertemuan dengan Pemprov Riau. Katanya, pertemuan dengan Pemprov terkait expos tim penyelamat RAL yang sudah mendapatkan beberapa investor untuk RAL. Di antaranya, PT PIR yang merekomendasikan pihak ketiga, Marpati, dan investor dari Singapura.

"Pertemuan kita tadi dengan Pemprov, terkait Expos tim penyelamat RAL dan perkembangan terbarunya," kata politisi PDIP ini.

Rusli Achmad mengatakan, berdasarkan pembahasan dengan tim penyelamat RAL. Saat ini sudah banyak investasi yang sudah berminat berinvestasi ke RAL, di antanya Merpati, PT PIR dengan menggandeng investor lain dan beberapa investor dari Jakarta dan Singapura.

"Kita setuju saja, dengan adanya langkah Pemprov ini. Apalagi expos tadi mengatakan kalau saat ini sudah banyak investor yang berminat ke RAL. Asal saja jangan minta dana anggaran dari APBD, kita tidak akan setuju," ujarnya.

Sementara itu anggota tim penyelamat RAL, Adizar tidak mau berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan, belum ada perkembangan yang perlu diinformasikan dan persiapannya belum matang.

"Belum ada perkembangan yang berarti, dan saat ini kita lagi menjejaki kerjasama dengan investor," katanya.

Sedangkan menurut, wakil Ketua Komisi B DPRD Riau, Ramli FE mengatakan, pembahasan dalam rapat tersebut adalah bagaimana menghidupkan RAL kembali yang penyakitnya sudah masuk stadium empat.

"Pembahasan kita tadi dengan Sekda, terkait bagaimana RAL yang selama ini mempunyai penyakit kronis stadium empat, bisa kita sembuhkan dengan tim penyelamat yang telah dibentuk," kata politisi PBR ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
hohoho
biar nampak sibuk, pura2 lah dibilang membahas kelanjutan penyelamatan ral. padahal ntah apa yg dibicarakan tu. buktinya tuan adizar bilang tak ade yang perlu diinfokan. dagelan murahan oleh aktor-aktor kampungan.

Ingat dosa
Tunggulah pembalasan/azab yang akan menimpa kalian wahai pemegang kekuasaan laknatnya sampai ke anak cucu,karena dosa yang telah kalian perbuat dengan menghabiskan "uang rakyat",didunia masuk penjara sedangkan di akhirat di bakar di api neraka......


Berita lainnya..........
- 33 Kelurahan di Dumai Bakal Dapat Rp 4 Miliar Dana PNPM
- PLN Unit Duri Berganti Manager
- CPI Promosikan Keripik Noneh Rohil di IPA Jakarta
- Suzuki Ertiga Matic Sudah Bisa Dimiliki Warga Pekanbaru
- Tersedia Diskon Servis 15 Persen di KIA
- Mitra Bina PT RAPP,
Bakau di Penyengat Melindungi dan Menguntungkan

- Dumai Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2014


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.184.104
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com