|
|
|
Senin, 25 Juni 2012 15:29 Bahas Nasib RAL, DPRD Temui Pemprov Riau
Komisi B DPRD Riau menemui Pemprov Riau di Kantor Gubernur. Agendanya membahas nasib maskapai penerbangan PT Riau Air Lines (RAL) yang sedang mati suri.
Riauterkini-PEKANBARU- Untuk menemukan formula, dalam menghidupkan Riau Air Lines
(RAL) yang mati suri. Akhirnya Pemprov Riau melwat tim penyelamat RAL dan DPRD Riau
melakukan pertemuan guna membahas perkembangan RAL, dan adanya keinginan Perusahaan
Investasi Riau (PIR) untuk membantu RAL.
Hal ini diungkapkan ketua Komisi B DPRD Riau, Rusli Achmad kepada riauterkini, Senen
(26/6) di kantor gubernur Riau usai pertemuan dengan Pemprov Riau. Katanya,
pertemuan dengan Pemprov terkait expos tim penyelamat RAL yang sudah mendapatkan
beberapa investor untuk RAL. Di antaranya, PT PIR yang merekomendasikan pihak
ketiga, Marpati, dan investor dari Singapura.
"Pertemuan kita tadi dengan Pemprov, terkait Expos tim penyelamat RAL dan
perkembangan terbarunya," kata politisi PDIP ini.
Rusli Achmad mengatakan, berdasarkan pembahasan dengan tim penyelamat RAL. Saat ini
sudah banyak investasi yang sudah berminat berinvestasi ke RAL, di antanya Merpati,
PT PIR dengan menggandeng investor lain dan beberapa investor dari Jakarta dan
Singapura.
"Kita setuju saja, dengan adanya langkah Pemprov ini. Apalagi expos tadi mengatakan
kalau saat ini sudah banyak investor yang berminat ke RAL. Asal saja jangan minta
dana anggaran dari APBD, kita tidak akan setuju," ujarnya.
Sementara itu anggota tim penyelamat RAL, Adizar tidak mau berkomentar banyak. Dia
hanya mengatakan, belum ada perkembangan yang perlu diinformasikan dan persiapannya
belum matang.
"Belum ada perkembangan yang berarti, dan saat ini kita lagi menjejaki kerjasama
dengan investor," katanya.
Sedangkan menurut, wakil Ketua Komisi B DPRD Riau, Ramli FE mengatakan, pembahasan
dalam rapat tersebut adalah bagaimana menghidupkan RAL kembali yang penyakitnya
sudah masuk stadium empat.
"Pembahasan kita tadi dengan Sekda, terkait bagaimana RAL yang selama ini mempunyai
penyakit kronis stadium empat, bisa kita sembuhkan dengan tim penyelamat yang telah
dibentuk," kata politisi PBR ini.***(jor)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
hohoho biar nampak sibuk, pura2 lah dibilang membahas kelanjutan penyelamatan ral. padahal ntah apa yg dibicarakan tu. buktinya tuan adizar bilang tak ade yang perlu diinfokan. dagelan murahan oleh aktor-aktor kampungan.
Ingat dosa Tunggulah pembalasan/azab yang akan menimpa kalian wahai pemegang kekuasaan laknatnya sampai ke anak cucu,karena dosa yang telah kalian perbuat dengan menghabiskan "uang rakyat",didunia masuk penjara sedangkan di akhirat di bakar di api neraka......
|
|