|
|
|
Jum’at, 15 Juni 2012 17:30 Versi Disnaker, Hanya 4.600 Warga Dumai Menganggur
Angka pengangguran di Dumai tergolong rendah. Menurut data Disnaker setempat, hanya 4.600 angkatan kerja yang menganggur.
Riauterkini-DUMAI- Jumlah pengangguran pada akhir 2011 dan sampai 2012
berjumlah 4.600 orang, angka itu terdata pada Dinas Tenaga Kerja
(Disnaker) yang mengurus pada Kartu Pencari Kerja (Pencaker). Pengangguran
di Kota Dumai setiap tahun terus bertambah, dan angkanya pun berfluktuasi.
Demikian disampaikan Kadisnaker Dumai Syamsul Bahri, Jumat (15/6/12)
diruang kerjanya.
"angka pengangguran di Kota Dumai saat ini cukup tinggi dan berkemungkinan
akan terus bertambah. Selain kesulitan Disnaker terkait kurang pedulinya
perusahaan yang melapor tenaga kerja juga menjadi masalah baru untuk
mendata secara benar berapa warga yang mendapatkan kerja yang sebelumnya
mengurus kartu Pencaker di Disnaker," katanya.
Dengan jumlah pengangguran yang terdata itu, kata Syamsul, menunjukkan
masih sedikitnya lapangan pekerjaan di Kota Dumai, mungkin banyak namun
tidak memenuhi keahlian dari penganggur tersebut. BAhkan saat ini untuk
sektor formal hanya ada sekitar 30 persen dan 70 persen informal, dengan
demikian menunjukkan masih sedikitnya lapangan pekerjaan dari sektor
formal.
"Seharusnya Pencaker yang mengurus kartu kuning di Disnaker untuk melamar
kerja, dan setelah mendapatkan pekerjaan perusahaan yang menerimanya
haruslah melapor ke dinasnya, ini perlu untuk data kita. Karena masyarakat
haruslah mengejar 70 persen lapangan pekerjaan dari sektor informal, dengan
demikian niat untuk mengurangi pengangguran pasti akan dapat
diminimalisir," ujar Kadisnaker.
*Jelang Job Fair 2012 Pengurusan Kartu Kuning Meningkat*
Menjelang puncak Job Fair 2012 oleh Pemko Dumai yang dilaksanakan pada 26 -
29 Juni mendatang, membuat calon pelamar kerja untuk mendapatkan kartu
kuning kian meningkat saja di Kantor Dinas Tenaga Kerja Pemko Dumai. "30
Perusahaan dipastikan ikut dalam kegiatan Job fair dan berdasarkan data ada
sekitar 1.000 lowongan kerja bagi masyarakat Dumai," kata Syamsul Bahri,
Kadisnaker Dumai.
Sebelum adanya kegiatan Job Fair 2012 ini, kata Syamsul, pembuatan kartu
kuning hanya mencapai lima lembar perhari. Namun setelah diumumkan adanya
Job Fair 2012, permohonan kartu kuning meningkat hingga 50 lembar
perharinya. "Antusias masyarakat mengurus kartu kuning terlihat sejak
disosialisasikannya rencana pelaksanaan job fair yang baru pertama kali
dilaksanakan di Dumai," ungkapnya.
Sedangkan yang menjadi pelaksanaan dalam Job Fair 2012 ini, pihaknya akan
menyelenggarakan di Hotel Grand Zuri Jalan Sudirman. Dengan adanya kegiatan
ini, Syamsul berharap, Job Fair dapat membantu masyarakat mendapatkan
pekerjaan dengan target mengurangi angka pengangguran di kota Dumai yang
mana kian tinggi saja jumlahnya. "Maka dari itu saya mengharapkan kepada
masyarakat pencari kerja untuk bisa memanfaatkan momen ini dengan sebaik
mungkin," pungkasnya.***(had)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
febri S kayaknya lowker itu masih belum cukup buat kota DUMAI alias masih kurang... karna saya liat terlalu banyak yang melamar pekerjaan...
termasuk saya sendiri...
|
|