Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2013 21:59
Galeri Coba

Kamis, 23 Mei 2013 20:59
Sidang Pemukulan Guru,
Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi


Kamis, 23 Mei 2013 19:38
Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas

Kamis, 23 Mei 2013 19:36
Penerimaan Siswa Baru,
Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan


Kamis, 23 Mei 2013 19:35
1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS

Kamis, 23 Mei 2013 19:31
Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus

Kamis, 23 Mei 2013 18:06
58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Juni 2012 09:41
Untuk Peremajaan Kebun Karet Rakyat,
Bersama Sejumlah Provinsi, Riau Gagas Gernas


Di Riau terdapat sekitar 92 ribu hektar kebun karet rakyat yang sudah tua. Untuk meremajakannya, Dinas Perkebunan Riau bersama sejumlah provinsi menggagas Gernas.

Riauterkini-PEKANBARU – Luasnya kebun karet yang tua dan rusak milik rakyat di Provinsi Riau, memerlukan penanganan segera untuk peremajaan. Data terakhir di Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, luas tanaman karet yang tua dan rusak mencapai 92.246 hektare. “Untuk menyelamatkan kebun rakyat tersebut, diperlukan suatu gerakan nasional peremajaan karet,” ungkap Kadisbun Riau Drs H Zulher MS, Senin (11/6). Menurut Zulher, jika tetap hanya dengan program peremajaan tahunan, maka untuk peremajaan karet baru selesai selama puluhan tahun.

Sesuai data tahun 2011, Dengan luas total 92.246 hektar areal kebun karet rakyat yang tua dan rusak, diperlukan biaya peremajaan sekitar Rp1,7 triliun dengan unit cost per hektarnya Rp18,3 juta. Dipihak lain, “Anggaran daerah sangat terbatas. Keterbatasan itu tentu akan menyebabkan takkan selesai-selesainya peremajaan kebun karet rakyat di Riau bila hanya dengan program tahunan. Sebab, ada batasan kesanggupan anggaran daerah dan pusat. Pemrpov Riau melalui Disbun Riau kini sedang mengupayakan agar peremajaan karet di Riau bisa diselesaikan dengan program gerakan nasional,” papar Zulher.

Dikatakan Zulher, bersama beberapa kepala dinas perkebunan tingkat provinsi lainnya di Indonesia, Gerakan Nasional (Gernas) Peremajaan Karet Rakyat tersebut sudah disampaikan kepada Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI. Diharapkan, tahun 2013 mendatang sudah dapat direalisasikan. Gernas tersebut akan lebih diarahkan di wilayah Indonesia Bagian Barat, terutama Sumatera dan Kalimantan. “Untuk Gernas Peremajaan Karet tahun 2013, Disbun Riau mengusulkan 50 ribu hektar areal kebun karet yang tua dan rusak untuk diremajakan,” terang Zulher.

Melalui program Gernas, disebabkan sudah menjadi program nasional, tentunya persoalan untuk peremajaan kebun karet rakyat bisa diselesaikan. Seperti dimafhum, program Gernas tentunya satu paket untuk petani. Mulai dari land clearing, bibit, pupuk, obat-obatan dan pemeliharaan. “Itu sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi kebun petani sektor perkebunan, khususnya komoditi karet. Bibit yang akan digunakan tentu saja bibit berkualitas. Bukan bibit asal-asalan. Sebab, Gernas bukanlah untuk penghijauan. Tapi untuk meningkatkan taraf ekonomi rakyat,” ungkap Zulher.

Sebelumnya, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) beberapa waktu lalu, selain untuk program Gernas, Disbun Riau juga sudah mengusulkan untuk dilakukannya peremajaan karet —terhadap kebun tua dan rusak— milik rakyat seluas 10 ribu hektar agar masuk dalam APBN tahun 2013 mendatang. Usulan peremajaan lainnya adalah perkebunan kelapa rakyat seluas 5000 hektar, pengembangan kakao, gambir dan kopi. Disbun Riau juga mengusulkan program pemenuhan sarana dan prasarana sektor perkebunan rakyat. Termasuk pembangunan unit pengolahan beberapa komoditas perkebunan di Provinsi Riau.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
petani kocik
wacana ke wacana ota only, realisasi 0,0

KEMON
pak zulher, gagasan bapak akan di dukung masyarakat tapi tukar dulu gubri nya pak, kenapa bapak ngak maju gantikan RZ . jauh lebih layang dari yang lain.


Berita lainnya..........
- Tuntut Pembayaran KPI, Puluhan Karyawan PT Bias di Duri Mogok Kerja
- Menunggak 3 Bulan, BUMD Pelalawan Putus Listrik Pelanggan
- Customer Gathering Bank Riau Kepri Wilayah Pekanbaru
- TIKI Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik
- Mogok Buruh TKBM Usai, KSOP Dumai Bentuk Tim Penyesuai Tarif
- Akhiri Sepi, Wako Revisi Sistem Sewa Pasar Rumbai
- Generasi Ketiga All New Picanto Tampil Lebih Elegan dan Sporty


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.17.109.248
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com