Untitled Document
Rabu, 14 Ramadhan 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 1 Juli 2015 11:34
HUT Bhayangkara ke-69, Polres Rohul Berbagi ke Panti Asuhan

Rabu, 1 Juli 2015 11:29
Satelit Temukan 60 Titik Panas di Wilayah Riau

Rabu, 1 Juli 2015 11:26
Tragedi Hercules di Medan,
Lanud Pekanbaru Dirikan Posko dan Siapkan Ambulance


Rabu, 1 Juli 2015 10:46
Keluarga Besar TNI AU di Pekanbaru Sholat Ghaib untuk Korban Tragedi Hercules di Medan

Rabu, 1 Juli 2015 10:14
Tak Berdaya Tertibkan Terminal Bayangan, Dishub Pekanbaru Malah Salahkan Warga

Rabu, 1 Juli 2015 10:11
Safari Ramadhan Bersama, Firdaus-Ayat Didoakan Kompak Warga Senapelan

Rabu, 1 Juli 2015 10:05
Dua Warga Lampung Diikat Rampok dan Dibuang di Jalintim Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Juni 2012 07:40
Tersedia Keripik Jagung Rasa Ikan Patin dari UKM Berkah

Gulai asam pedas ikan patin tentu sudah lazim dinikmati masyarakat Riau, tetapi bagaimana dengan keripik jagung rasa ikan patin? Hanya ada di UKM Berkah Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk kali ini,Tim redaksi riauterkinicom menyambangi rumah Denawati Jufri. Des, begitu sapaan pengiat usaha kecil menengah (UKM) ini tinggal di Perum Mutiara Permai Jalan Swakarya masuk Jalan Lengkuas No. A 21 Tuah Karya, Panam, Pekanbaru. Di rumah itu, Des membuka usaha pembuatan kue khas Riau. Namanya (UKM) Berkah. Des memulai usaha pembuatan kue sejak tahun 2007. Usaha salon dan menjahit pernah digelutinya hingga akhirnya menetap di usaha pembuatan kue.

Saat pertama kali memulai usaha pembuatan kue, Des memproduksi Keripik Jagung. “Saya pernah menjaga stand pameran ASPARI. Pengunjung ada yang bertanya, apa makanan khas Pekanbaru. Padahal, makanan khas Pekanbaru itu tak ada. Dari situ, saya mulai mencari ide untuk membuat makanan yang beda dari produk lain," kenangnya. Berangkat dari pengelaman itulah, muncul ide kratif Des. Ia kemudian membuat keripik jagung dengan rasa khas Pekanbaru, yakni ikan patin. “Akhirnya saya coba buat Keripik Jagung dengan rasa ikan pantik,” ujar Des.

Keripik Jagung buatan Des, di ikutkan dalam berbagai pameran yang diadakan Disperindag. Wanita 49 tahun ini, juga berinisiatif membuat pastel mini isi abon ikan Patin. Alasan Des membuat produk ini karena ikan Patin merupakan produk perikanan unggulan di Riau.

Berbagai jenis makanan lain juga diproduksi Des. Antara lain: Kue Bangkit, Keripik Teri, Manisan Tomat, Wajik Jagung dan Amplang Udang. “Kalau kue basah seperti Bulo Kemojo, dibuat jika ada pesanan saja,” tutur Des.

Oktober lalu, Des mewakili Provinsi Riau mengikuti pelatihan selama lima hari yang diadakan oleh Dinas Perikanan di Jakarta. “Di sana dapat ilmu tentang pengolahan Rumput Laut dan pengolahan Ikan. Lalu, saya mencoba berkreasi dengan memasukkan Rumput Laut sebagai campuran untuk membuat Bolu Kemojo. Bolu kemojokan bahan-bahannya terdiri dari santan, telur dan gula. Jadi, banyak mengandung kolesterol, sedangkan dalam Rumput Laut ada unsur seratnya,” kata Des.

Menurut Des untuk bahan baku tak sulit untuk mendapatkannya. “Saya sudah ada langganan. Pedagang dari pasar Pagi Arengka akan menghubungi saya jika sudah masuk stok ikan Patinnya. Jadi, untuk bahan baku tidak ada persoalan,” ujar Des. Menurut Des, soal omzet tak ada angka pastinya. Alasannya bon dari pelangg. Jadi, tak bisa mengkalkulasikannya. Untuk produk Pastel Mini isi Abon Ikan Patin bisa diproduksi sebanyak 40 kotak dalam sehari. Dijual seharga Rp 16 ribu perkotak.

Desember 2010 lalu, Desnawaty Jufri pernah mendapat juara UKM tingkat provinsi Riau. Penghargaan ini diserahkan oleh Sekdaprov di kantor Gubernur Riau. Penyerahannya bersempena dengan Hari Nusantara Bahari. “Sejumlah kriteria telah dipenuhi, sehingga saya mendapat penghargaan itu, yaitu teknik pembuatan, aspek bisnis, tempat produksi dengan rumah harus terpisah, pembukuannya, aspek pembuangan limbah, dan pernah tidaknya membagi ilmu yang dimiliki pada orang lain,” ujar Des.

Ke depan, Des berharap agar usahanya lebih maju dari sekarang. ”Saya juga berharap agar pemerintah membuatkan pasar untuk menjual produk kami”, ujar Des dengan penuh harapan. ***(adi)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
elen
mau nanya bk usaha nya sudah ada surat izin rumah tangga nya buk??

copy
Kaya'nya udah pernah baca deh... Repost gan


Berita lainnya..........
- Jelang Lebaran, Kadisperindag Bengkalis Jamin Stok Sembako di Duri
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Rp98,81 perkilogram
- ‎Pekan Kedua, Pertumbuhan Pasar Ramadhan Belum Diketahui
- BNI Serahkan Mobil Ambulance untuk Pemko Pekanbaru
- Triwulan II 2015, Ekonomi Riau Masih Melambat
- Bulog Divre Riau Pastikan Beras Raskin Bagus
- Pengembangan Industri Kelapa Sawit di Dumai Terhambat Gas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.240.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com