Untitled Document
Jumat, 17 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 18 April 2014 19:05
Polres Rohul Limpahkan Berkas 'Jumat Berdarah' Mahato Sakti ke Jaksa

Jum’at, 18 April 2014 19:02
Penjaga Rumah Pribadi Walikota Pekanbaru Tewas Membusuk

Jum’at, 18 April 2014 17:47
Beredar Rekaman Gubri Annas Bercarut Ditanya Soal Politik Dinasti

Jum’at, 18 April 2014 17:42
Bengkalis Juara Ketiga 2nd AITIS 2014 di Jakarta

Jum’at, 18 April 2014 17:40
Nunggak Tiga Bulan, 385 Pelanggan PDAM Bengkalis Terancam Diputus

Jum’at, 18 April 2014 17:39
Peserta UN di Rohul Diminta Segera Merekam Data e-KTP

Jum’at, 18 April 2014 14:54
Pemkab Kuansing juga Berharap Bisa Terima CPNS Lulusan SMA



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Juni 2012 07:40
Tersedia Keripik Jagung Rasa Ikan Patin dari UKM Berkah

Gulai asam pedas ikan patin tentu sudah lazim dinikmati masyarakat Riau, tetapi bagaimana dengan keripik jagung rasa ikan patin? Hanya ada di UKM Berkah Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk kali ini,Tim redaksi riauterkinicom menyambangi rumah Denawati Jufri. Des, begitu sapaan pengiat usaha kecil menengah (UKM) ini tinggal di Perum Mutiara Permai Jalan Swakarya masuk Jalan Lengkuas No. A 21 Tuah Karya, Panam, Pekanbaru. Di rumah itu, Des membuka usaha pembuatan kue khas Riau. Namanya (UKM) Berkah. Des memulai usaha pembuatan kue sejak tahun 2007. Usaha salon dan menjahit pernah digelutinya hingga akhirnya menetap di usaha pembuatan kue.

Saat pertama kali memulai usaha pembuatan kue, Des memproduksi Keripik Jagung. “Saya pernah menjaga stand pameran ASPARI. Pengunjung ada yang bertanya, apa makanan khas Pekanbaru. Padahal, makanan khas Pekanbaru itu tak ada. Dari situ, saya mulai mencari ide untuk membuat makanan yang beda dari produk lain," kenangnya. Berangkat dari pengelaman itulah, muncul ide kratif Des. Ia kemudian membuat keripik jagung dengan rasa khas Pekanbaru, yakni ikan patin. “Akhirnya saya coba buat Keripik Jagung dengan rasa ikan pantik,” ujar Des.

Keripik Jagung buatan Des, di ikutkan dalam berbagai pameran yang diadakan Disperindag. Wanita 49 tahun ini, juga berinisiatif membuat pastel mini isi abon ikan Patin. Alasan Des membuat produk ini karena ikan Patin merupakan produk perikanan unggulan di Riau.

Berbagai jenis makanan lain juga diproduksi Des. Antara lain: Kue Bangkit, Keripik Teri, Manisan Tomat, Wajik Jagung dan Amplang Udang. “Kalau kue basah seperti Bulo Kemojo, dibuat jika ada pesanan saja,” tutur Des.

Oktober lalu, Des mewakili Provinsi Riau mengikuti pelatihan selama lima hari yang diadakan oleh Dinas Perikanan di Jakarta. “Di sana dapat ilmu tentang pengolahan Rumput Laut dan pengolahan Ikan. Lalu, saya mencoba berkreasi dengan memasukkan Rumput Laut sebagai campuran untuk membuat Bolu Kemojo. Bolu kemojokan bahan-bahannya terdiri dari santan, telur dan gula. Jadi, banyak mengandung kolesterol, sedangkan dalam Rumput Laut ada unsur seratnya,” kata Des.

Menurut Des untuk bahan baku tak sulit untuk mendapatkannya. “Saya sudah ada langganan. Pedagang dari pasar Pagi Arengka akan menghubungi saya jika sudah masuk stok ikan Patinnya. Jadi, untuk bahan baku tidak ada persoalan,” ujar Des. Menurut Des, soal omzet tak ada angka pastinya. Alasannya bon dari pelangg. Jadi, tak bisa mengkalkulasikannya. Untuk produk Pastel Mini isi Abon Ikan Patin bisa diproduksi sebanyak 40 kotak dalam sehari. Dijual seharga Rp 16 ribu perkotak.

Desember 2010 lalu, Desnawaty Jufri pernah mendapat juara UKM tingkat provinsi Riau. Penghargaan ini diserahkan oleh Sekdaprov di kantor Gubernur Riau. Penyerahannya bersempena dengan Hari Nusantara Bahari. “Sejumlah kriteria telah dipenuhi, sehingga saya mendapat penghargaan itu, yaitu teknik pembuatan, aspek bisnis, tempat produksi dengan rumah harus terpisah, pembukuannya, aspek pembuangan limbah, dan pernah tidaknya membagi ilmu yang dimiliki pada orang lain,” ujar Des.

Ke depan, Des berharap agar usahanya lebih maju dari sekarang. ”Saya juga berharap agar pemerintah membuatkan pasar untuk menjual produk kami”, ujar Des dengan penuh harapan. ***(adi)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
elen
mau nanya bk usaha nya sudah ada surat izin rumah tangga nya buk??

copy
Kaya'nya udah pernah baca deh... Repost gan


Berita lainnya..........
- Nunggak Tiga Bulan, 385 Pelanggan PDAM Bengkalis Terancam Diputus
- Disperindag Meranti Upayakan Sertifikasi Halal dan Patenkan Kue Semprong
- Kue Semprong Selatpanjang,
Manisnya Bikin Warga Singapura Ketagihan

- Pemkab Meranti Akan Bangun Pasar Lelang Pertanian di Desa Gogok
- Investasi 'Bodong', Laporkan ke OJK
- Menuju Bandara Embarkasi, SSK II Berbenah
- Triwulan I 2014,
Realisasi Investasi Riau Capai Rp7 Triliun



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.122.194
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com