Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2013 19:36
Dibuka Ketua KONI Rohul,
630 Karatedo Ikut Kejurda FORKI Riau ke-7 di Pasirpangaraian


Jum’at, 24 Mei 2013 19:34
Prihatin, KPU tak Diundang Paripurna Pelantikan 5 PAW DPRD Riau

Jum’at, 24 Mei 2013 19:32
Didukung 4 Parpol,
Zainal Abidin Optimis Maju di Pilkada Inhil


Jum’at, 24 Mei 2013 17:29
RAPP Bakti Sosial Bersama Warga Desa Kuala Terusan

Jum’at, 24 Mei 2013 17:12
Dua Pengedar Sabu Melawan Saat Ditangkap Aparat

Jum’at, 24 Mei 2013 17:09
Jago Demokrat di Pilgubri Diharap Tuntas Awal Pekan

Jum’at, 24 Mei 2013 16:47
Pemko Programkan Pasar Higinis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 1 Juni 2012 17:37
Suplay Distop CPI, PDAM Duri Krisis Air Baku

PDMA Tirta Dharma Duri mengalami krisis air baku dan terancam tak bisa melayani pelanggan. Kondisi sulit tersebut terjadi setelah PT CPI menyetop suplay air.

Riauterkini – DURI – Warga Kota Minyak Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, terhitung Jum’at (1/6/12) mulai dihantui krisis air bersih yang selama ini disalurkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Cabang Duri dan sekitar. Pasalnya, Suplay air baku yang selama ini bergantung kepada PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dari sungai Rangau Kabupaten Rokan Hilir dengan menggunakan pipa besarnya pada Kamis (31/5/12) resmi dihentikan dengan alasan kondisi alam serta adanya permasalahan operasional diantaranya jika dipaksakan dengan pipa penyalur milik Chevron yang sudah tua, dikhawatirkan akan jebol seperti kejadian yang telah terjadi sebelumnya .

Hal tersebut diketahui saat pihak PDAM Tirta Dharma Kabupaten Bengkalis dan Kota Duri menggelar konferensi Pers pada Jum’at (1/6/12) siang yang dipimpin langsung oleh Kepala PDAM Kabupaten Bengkalis, Nova Novianti bertempat di Kantor PDAM Tirta Dharma Jalan Karya Bakhti Kota Duri terkait pemberitahuan perihal akan krisis pendistribusian air bersih tersebut.

“Mohon Maaf kepada seluruh pelanggan PDAM Kabupaten Bengkalis Cabang Duri, sehubungan dengan Suplay air baku dari PT Chevron ke PDAM yang dihentikan pada hari Kamis (31/5/12) sekitar pukul 18.00 WIB dengan alasan kondisi waduk DSF 125 CPI Duri dalam keadaan kritis dan penurunan debit air baku disebabkan pasokan air dari sungai Rangau, adanya masalah operasional dan diperparah oleh kondisi alam yang sudah hampir satu bulan tidak turun hujan hingga menyebabkan pelanggan tidak nyaman menikmati pelayanan kami,”jelasnya.

Ditambahkan Novi, untuk itu mulai hari ini, Jum’at (1/6/12) pihaknya tidak dapat menyuplai air kepada seluruh pelanggan mulai dari Duri hingga Sebanga hingga ada informasi lebih lajut dari Chevron yang menyatakan suplai air baku dapat normal kembali karena pihaknya sangat bergantung sekali dari perusahaan minyak terbesar di Dunia tersebut.

“Untuk Pelanggan PDAM Duri yang saat ini berjumlah 8614, kami sangat bermohon maaf akan hal ini, biasanya kekuatan Chevron dalam menyalurkan air bakunya dapat mencapai 80 liter perdetik namun saat ini sama sekali tidak mencapai sasaran dan idealnya penyaluran air mencapai 130 sampai 140 liter perdetiknya. Sama sekali hingga saat kita tidak dapat memberikan solusinya selain secara bergiliran disejumlah daerah di Duri menikmati aliran air PDAM ,”tambah Novi.

Ditempat terpisah, Public Relation CPI Duri Dwi Pujo saat dikonfirmasi riauterkini.com terkait dihentikannya suplay air baku ke PDAM Duri yang menyebabkan belasan ribu pelanggan dan warga Duri akan berteriak tersebut menyatakan hal yang sama akan kondisi alam dan kendala operasional tersebut.”Memang begitulah kondisinya, kita tidak dapat berbuat banyak selain jika kondisi alam nantinya dapat berubah, hujan akan turun. Kita sendiri saat ini sangat mewanti wanti seluruh karyawan Chevron yang menikmati air bersih agar dapat menghemat pemakaiannya,”demikian penjelasannya.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
kapuyuak.
hebat pdam,kemana aja selama ini.knp ngak ada pikiran untk membangun saluran sendiri.

duri an
Bubarkan aja pdam duri, pelanggan ganti ke cpi beli air nya, makan gaji buta.

arif budianto
tanah, udara, hutan, dan air sepenunya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk kesejahteraan rakyat. mengapa sekarang dimonopoli perusahaan, bahaya wabah kapitalisme sudah masuk di indonesia.


Berita lainnya..........
- Pemko Programkan Pasar Higinis
- Kelanjutan Proyek Pasar Cik Puan Kian tak Jelas
- Tuntut Pembayaran KPI, Puluhan Karyawan PT Bias di Duri Mogok Kerja
- Menunggak 3 Bulan, BUMD Pelalawan Putus Listrik Pelanggan
- Customer Gathering Bank Riau Kepri Wilayah Pekanbaru
- TIKI Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik
- Mogok Buruh TKBM Usai, KSOP Dumai Bentuk Tim Penyesuai Tarif


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.212.158
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com