Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Nopember 2018 21:36
Pesta Sabu Semiliar, Seorang Oknum Polisi dan 6 Kawannya Ditangkap Polsek Mandau

Selasa, 20 Nopember 2018 20:06
Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Inhil Dimajukan Sejam

Selasa, 20 Nopember 2018 17:08
Perdana di Pekanbaru,
UMRI Dipercaya sebagai Tuan Rumah Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA


Selasa, 20 Nopember 2018 16:24
Sambut Hari Juang Kartika, Korem 031/WB Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Selasa, 20 Nopember 2018 14:12
Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Akan Berlakukan Tiket Masuk

Selasa, 20 Nopember 2018 13:46
Sekda Lantik 136 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Inhil

Selasa, 20 Nopember 2018 13:31
Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta

Selasa, 20 Nopember 2018 10:30
Camat Kuantan Tengah, Kuansing Bantu panti Asuhan dan Lansia Tunanetra

Selasa, 20 Nopember 2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

Selasa, 20 Nopember 2018 06:57
Teken KUA-PPAS 2019 Terkendala Rincian DBH Migas dari Pusat

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 31 Mei 2012 07:47
Pemerintah Kembangkan Wisata Terpadu Bono Kuala Kampar

Untuk lebih meningkatkan daya tarik wisata di Bono Kuala Kampar, akan dibentuk wisata terpadu yang akan digawangi pembentukan tim nasional Percapatan Pengembangan Daya Tarik Wisata Bono.

Riauterkini-PEKANBARU-Lokasi kawasan pengembangan wisata bono Kuala Kampar tidak jauh dari 2 kawasan konservasi yang memiliki berbagai keindahan panorama dan keanekaragaman flora dan fauna. Yaitu Suaka Margasatwa Kerumutan dan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Untuk itu, pemerintah termasuk pemkab Pelalawan akan mengembangkan kawasan wisata terpadu. Yaitu wisata selancar sungai yang digabungkan dengan kawasan ekowisata di SM Kerumutan dan TNTN. Untuk itu, Kepala Bappeda Pelalawan, Sahril, Rabu (30/5) menyebutkan bahwa perlu adanya tim nasional untuk menggawangi kawasan wisata Bono yang disinergikan dengan kawasan eko wisata yang letaknya tidak terlalu jauh dari kawasan wisaya Bono Kuala Kampar. Sementara Kepala Bagian Tata Usaha BKSDA Riau, Vivin Harviana menyebutkan bahwa untuk wilayah Riau ada sekitar 16 kawasan konservasi. Untuk di wilayah Kampar memang ada beberapa kawasan konservasi. Termasuk Suaka Margasatwa Kerumutan dan Taman Nasional Tessonilo. Kadis Pariwisata dan Seni Budaya Riau, Said Syarifuddin sangat mendukung upaya percepatan pengembangan kawasan wisata Bino Kuala Kampar. Untuk itu perlu adanya koordinasi dengan berbagai pihak dalam pengambangan pariwisata di Riau khususnya di Riau. "Upaya ini cukup bagus karena memiliki efek dominonya terhadap daerah lain di Riau. Bisa saja para wisatawan bono Kuala Kampar atau wisatawan di kawasan eko wisata SM Kerumutan atau di TNTN menginapnya di Pekanbaru dan berbelanja di Pekanbaru. Jadi memang ada dampak menguntungkan penyembangan wisata Bono di Kuala Kampar bagi daerah di luar wilayah Pelalawan," terangnya.***(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Akan Berlakukan Tiket Masuk
- Komit Dukung SDG, PT RAPP Resmi Jadi Anggota Indoneseia Global Company Network
- Sejumlah Desa di Bantan, Bengkalis Berpotensi Kembangkan Wisata Pesisir
- Ayo Datang ke Pantai Selatbaru, Bengkalis Ada Festival Budaya Bahari
- Diterima Pemkab Siak,
BRK Serahkan CSR Berupa Asrama Tahfidz Al Alim dan 3 RKB SD Sains Tahfizh Islamic Center

- Walikota Pekanbaru Panen Pedet dan Luncurkan Agrotec Farm System di Kelurahan Agrowisata
- Riau Masuk Tahap II,
BNI Perluas Layanan E-Samsat ke 16 Provinsi

- Karyawan BRK Rohul Dibekali Ilmu Manajemen dan Cara Pemadaman Kebakaran
- Melalui Prudes Petani Kinali Kuansing Sukses Budidayakan Bawang Merah
- Disaksikan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
- Dihadapan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
- EMP MSSA Gelar Sosialisasi Publik Kegiatan Pemboran MSTB-02
- KPNL Bersiap Lelang "Rongsokan" Pemko Pekanbaru
- Diduga Tanpa Izin Pariwisata, Hotel Gundaling Berdiri Kokoh di BS, Bengkalis
- Hadir Hingga Pelosok Desa, Layanan Jaringan Telkomsel Bangkitkan Perekonomian Masyarakat
- Kadis PMPTSP Riau: Transaksi Riau Expo 2018 Capai Rp20 Miliar
- Tekan Angka Penunggak, UEK DMB Duri Timur Luncurkan Celengan
- Dituding Merampas Lahan, PT CPI Berikan Klarifikasi
- Sebut Sebagai Sejarah, Plt Gubri Resmikan Pengoperasian Runway 2600 Meter
- Pastikan Kurma Bisa Dibudidaya di Indonesia, PT KKI Ekspansi ke 5 Provinsi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com