Berita Terhangat.. |
Sabtu, 25 Mei 2013 19:35 Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini
Sabtu, 25 Mei 2013 19:32 Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau
Sabtu, 25 Mei 2013 17:48 Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:45 Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan
Sabtu, 25 Mei 2013 17:43 Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru
Sabtu, 25 Mei 2013 17:35 Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:33 Pilkada, Pasangan SUMBAWA Pertama Daftar ke KPU Inhil
|
|
|
|
Senin, 28 Mei 2012 08:29 Eka Hospital Luncuran Layanan Tumbuh Kembang Anak
Satu lagi fasilitas kesehatan dilengkapi Eka Hospital. Adalah Layanan Tumbuh Kembang Anak atau Child Development Center (CDC) resmi dibuka.
Riauterkini-PEKANBARU- Kasus gangguan pada anak yang berkebutuhan
khusus jumlahnya makin hari makin meningkat bukan saja di Pekanbaru,
Riau ataupun di Indonesia. Di seluruh dunia pun jumlahnya makin
meningkat.
Penanganan anak-anak ini tentu saja memerlukan penanganan yang khusus.
Kini di tengah masyarakat banyak bermunculan klinik yang menawarkan
terapi baik dilengkapi dengan Terapis yang bersertifikat ataupun yang
tidak. Jika tidak memenuhi standar dikhawatirkan pemberian terapi
justru tidak sesuai dengan kebutuhan atau justru memperburuk kondisi
anak.
Direktur Eka Hospital Dr Ella Nurlaila MM menuturkan kepada
riauterkini.com di sela-sela peluncuran layanan tumbuh kembang anak di
auditorium lantai 8 Eka Hospital, Minggu(27/5/12), melihat kebutuhan
tersebut dan sebagai tanggung jawab sosial kepada masyarakat, Eka
Hospital membuka Layanan Tumbuh Kembang Anak (Child Development
Center).
Sementara itu, dokter spesialis anak konsultan saraf dari Bandung dr
Purboyo Solek SpA mengungkapkan, gangguan tumbuh kembang seperti
autisme, hiperaktif (attention deficit hyperactivity disorder/ADHD),
retardasi mental, cerebral palsy menghantui anak-anak saat
ini.
Menurut Purboyo penyebabnya, kebanyakan karena faktor genetik dan
terjadi ketika anak masih dalam kandungan. Selebihnya terjadi karena
proses persalinan. Menurut penelitian, kata dr Purboyo, satu dari
10.000 anak di dunia mengalami gangguan autis. Bahkan di Indonesia,
sekitar 4,2-4,6 persen anak mengalami gangguan ADHD.
“Jumlah ini sangat besar. Karena itulah diperlukan pusat-pusat tumbuh
kembang agar anak dapat ditangani dan bisa tumbuh dan berkembang lebih
baik, “tukasnya.
Peluncuran Layanan Tumbuh Kembang Anak (Child Development Center)
dirangkai dengan acara yang dimulai dengan Seminar Medis pada Sabtu,
26 Mei 2012 dengan tema Tumbuh Kembang Anak dengan pembicara Dr.
Purboyo Solek, SpA (K), Dr. Kristiantini Dewi, SpA, Dr. Budi Novitri,
SpA, dan Dr. Kiki Mario, yang dihadiri oleh dokter umum dan dokter
spesialis dari Pekanbaru dan kabupaten lainnya.
Kemudian dilanjutkan dengan acara seminar awam dan peluncuran layanan
tumbuh kembang anak pada Minggu, 27 Mei 2012 dengan pembicara Dr. Budi
Novitri, SpA, Dr. Purboyo Solek, SpA (K), dan Dr. Kristiantini, SpA.
Turut hadir Dra Hj Zulaikha Wardan dan Rovanita Rama, SE, MH yang
mewakili Dra Hj Septina Primawati Rusli, MM. Serangkaian acara ditutup
dengan acara skrining pasien yang akan dilakukan pada Senin, 28 Mei
2012.
Terlihat, antusiasme masyarakat sangat baik terhadap acara ini.
Ditandai dengan jumlah peserta seminar lebih dari 300 orang. Peserta
seminar berasal dari Kota Pekanbaru dan dari kabupaten
lainnya.
“Kami berharap, dengan dibukanya layanan tumbuh kembang Eka Hospital
ini akan bermanfaat dan membantu masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya
yang membutuhkan, “tutup Ella.***(put)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|