|
|
|
Kamis, 17 Mei 2012 14:58 Kehabisan Akal Menagih, 10 Perusahaan Terpaksa Ancam Bongkar Main Stadium PON
Sub kontraktor pembangun main stadium PON terpaksa mengancam membongkar hasil kerjanya. Sebab, mereka sudah kehabisan akal menagih ke konsorsium.
Riauterkini-PEKANBARU- Secara fisik pengerjaan main stadium Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau sudah tuntas sejak Nopember 2011 silam. Hal itu diungkapkan direktur salah satu dari 10 perusahaan yang menjadi sub kontraktor konsorsium pembangun main stadium PON. Sejak itu, mestinya seluruh sub kontraktor sudah menerima hak atas hasil kerja yang telah dilaksanakan dengan baik.
"Tetapi faktanya, sudah tujuh bulan hak kami tak kunjung dibayarkan. Kami sudah letih menagih dan tak mendapatkan jawaban memuaskan," keluh direktur salah satu perusahaan kepada riauterkini melalui sambungan telephon, Kamis (17/5/12).
Selama tujuh bulan terakhir, papar nara sumber yang menolak menyebutkan namanya karena takut justru tak dibayar haknya, ia bersama sub kontraktor lainnya berulang kali menyurati konsorsium yang terdiri dari tiga BUMN, PT Adhi Karya, PT Pembangunan Perumahan dan PT Wijaya Karya, namun tak pernah mendapatkan penjelasan pasti.
"Karena kami sudah kehabisan akal, bagaimana cara mendapatkan hak dari pekerjaan yang sudah selesai, maka pada 11 Mei lalu itu bersama-sama mengundang konsorsium untuk duduk bersama. Dalam undangan itu, memang kami cantumkan ancaman untuk membongkar main stadiumn kalau tak juga dibayarkan," tuturnya.
Meskipun sudah ditambahi dengan ancaman, namun faktanya konsorsium tak bergeming. Pertemuan yang dijadwalkan Senin (14/5/12) gagal digelar karena tak mendapatkan respon. "Sampai sekarang pihak konsorsium belum memberi jawaban apapun," tukasnya.
Namun setelah masalah ini diberitakan riauterkini.com, konsorsium mulai membuka diri. "Tadi anak buah saya yang di Pekanbaru bilang kalau besok disuruh mengambil undangan pertemuan dengan konsorsium. Syukurlah kalau memang begitu," ujarnya.
ketika ditanya mengenai besaran hutang konsorsium kepada sepuluh perusahaan yang menjadi sub kontraktor, sumber tersebut menyebut angka kisaran Rp 20-30 miliar.***(mad)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Honorer Panitia PON Bayar juga gaji kami Om RZ lah 5 Bln, Belom gajian, nunggu dana Hibah, hutang lah menumpuk diwarung, duit yg di Vietnam lah buat bayar Honor kami. dari pada KPK yg ambil, bagus lah bayar Honor kami yg 5 bln blm ditrima.
Panjang akal Jangan jangan ini akal akalan Pemprov, biar ada presure sehingga penambahan anggaran dapat direalisasikan segera
lsm anda jangan bela2in itu zaini ismail. kok bisa si a si b jd kabid ini kabag ini kasi ini padahal kadis2 dan kaban tdk pernah mengusulkan nama2 tsb. ini jelas ada deal2 sama zaini ismail yg dilantik tsb. ini ibarat kentut tak nampak tapi bauk. karena penegak hukum tak mau melakukan penyidikan aja ada pembiaran kayaknya. yg menyelidik samsurizal sama saja kelakuannya ama zaini yg klop lah
Roel dari media harian Hai rekan-rekan... jangan main tuding pada seseorang. Biarlah hukum yang berbicara, kalau ada data yang akurat. Laporkan saja kepenegak hukum. Jika benar Zaini Ismail tak jual beli jabatan, tentu tak mungkin tak kaya dia itu. Liat saja rumah megah yang telah dibangun..........SALUT UNTUK ZAINI Cs...
lsm hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua
lsm hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua
lsm hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua
lsm hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua
lsm hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua
emen simpanan RZ trilyunan di bank vietnam, masak keringat kuli bangunan dimakan juga, sadis !
|
|