Untitled Document
Selasa, 11 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2013 14:11
GTT Rohul Pengangkatan 2007 tak Terima Dana Transport

Selasa, 21 Mei 2013 13:43
Masih Ada Dealer Nakal,
Polisi Tilang Mobil Plat Putih


Selasa, 21 Mei 2013 13:24
PKK Rohil Peringati Hari Kesatuan Gerak ke-41

Selasa, 21 Mei 2013 13:15
SSK Migas Rekomendasikan Satu Area Blok Siak Dikelola BUMD

Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Selasa, 21 Mei 2013 12:53
KPU Riau Buka Pengambilan Formulir Pendaftaran Cagubri dan Cawagubri

Selasa, 21 Mei 2013 12:47
KPK Perpanjang Pencekalan,
Imigrasi Pekanbaru Akan Tarik Kembali Paspor Gubri




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 17 Mei 2012 14:58
Kehabisan Akal Menagih,
10 Perusahaan Terpaksa Ancam Bongkar Main Stadium PON


Sub kontraktor pembangun main stadium PON terpaksa mengancam membongkar hasil kerjanya. Sebab, mereka sudah kehabisan akal menagih ke konsorsium.

Riauterkini-PEKANBARU- Secara fisik pengerjaan main stadium Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau sudah tuntas sejak Nopember 2011 silam. Hal itu diungkapkan direktur salah satu dari 10 perusahaan yang menjadi sub kontraktor konsorsium pembangun main stadium PON. Sejak itu, mestinya seluruh sub kontraktor sudah menerima hak atas hasil kerja yang telah dilaksanakan dengan baik.

"Tetapi faktanya, sudah tujuh bulan hak kami tak kunjung dibayarkan. Kami sudah letih menagih dan tak mendapatkan jawaban memuaskan," keluh direktur salah satu perusahaan kepada riauterkini melalui sambungan telephon, Kamis (17/5/12).

Selama tujuh bulan terakhir, papar nara sumber yang menolak menyebutkan namanya karena takut justru tak dibayar haknya, ia bersama sub kontraktor lainnya berulang kali menyurati konsorsium yang terdiri dari tiga BUMN, PT Adhi Karya, PT Pembangunan Perumahan dan PT Wijaya Karya, namun tak pernah mendapatkan penjelasan pasti.

"Karena kami sudah kehabisan akal, bagaimana cara mendapatkan hak dari pekerjaan yang sudah selesai, maka pada 11 Mei lalu itu bersama-sama mengundang konsorsium untuk duduk bersama. Dalam undangan itu, memang kami cantumkan ancaman untuk membongkar main stadiumn kalau tak juga dibayarkan," tuturnya.

Meskipun sudah ditambahi dengan ancaman, namun faktanya konsorsium tak bergeming. Pertemuan yang dijadwalkan Senin (14/5/12) gagal digelar karena tak mendapatkan respon. "Sampai sekarang pihak konsorsium belum memberi jawaban apapun," tukasnya.

Namun setelah masalah ini diberitakan riauterkini.com, konsorsium mulai membuka diri. "Tadi anak buah saya yang di Pekanbaru bilang kalau besok disuruh mengambil undangan pertemuan dengan konsorsium. Syukurlah kalau memang begitu," ujarnya.

ketika ditanya mengenai besaran hutang konsorsium kepada sepuluh perusahaan yang menjadi sub kontraktor, sumber tersebut menyebut angka kisaran Rp 20-30 miliar.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Honorer Panitia PON
Bayar juga gaji kami Om RZ lah 5 Bln, Belom gajian, nunggu dana Hibah, hutang lah menumpuk diwarung, duit yg di Vietnam lah buat bayar Honor kami. dari pada KPK yg ambil, bagus lah bayar Honor kami yg 5 bln blm ditrima.

Panjang akal
Jangan jangan ini akal akalan Pemprov, biar ada presure sehingga penambahan anggaran dapat direalisasikan segera

lsm
anda jangan bela2in itu zaini ismail. kok bisa si a si b jd kabid ini kabag ini kasi ini padahal kadis2 dan kaban tdk pernah mengusulkan nama2 tsb. ini jelas ada deal2 sama zaini ismail yg dilantik tsb. ini ibarat kentut tak nampak tapi bauk. karena penegak hukum tak mau melakukan penyidikan aja ada pembiaran kayaknya. yg menyelidik samsurizal sama saja kelakuannya ama zaini yg klop lah

Roel dari media harian
Hai rekan-rekan... jangan main tuding pada seseorang. Biarlah hukum yang berbicara, kalau ada data yang akurat. Laporkan saja kepenegak hukum. Jika benar Zaini Ismail tak jual beli jabatan, tentu tak mungkin tak kaya dia itu. Liat saja rumah megah yang telah dibangun..........SALUT UNTUK ZAINI Cs...

lsm
hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua

lsm
hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua

lsm
hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua

lsm
hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua

lsm
hoi. zaini ismail bantu dl juragan rusli zainal untuk bayar gaji upah 10 perusahan yg blm dibyr suli. uang dikas Daerah dah kosong disikat suli semua. kan anda ada uang dari jual beli jabatan eselon 3 dan 4 kemaren memang sangat Biadab. sadis kalian semua khususnya orang2 tbh terkutuk lah hendaknya kalian semua

emen
simpanan RZ trilyunan di bank vietnam, masak keringat kuli bangunan dimakan juga, sadis !


Berita lainnya..........
- Nikmati Menu Terbaru Gaboh Burger Dengan Diskon 20 Persen
- Pekanbaru Jadi Kota Investasi Terbaik di Indonesia
- BUMD Kampar Hadirkan Sejumlah Wahana di Stanum
- PT SRL-Dekranasda Meranti Launching Sirup Mangrove Lestari
- Segera, Konser a special night with Glenn Fredly di Pekanbaru
- Pecat Sepihak, Sub Kontraktor Chevron Dilaporkan ke Disnaker Dumai
- Di SMPN 8 Pekanbaru,
ibis Hotel Tanam Pohon untuk Bumi dan Dunia Pendidikan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 72.44.48.122
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com