Untitled Document
Rabu, 12 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2013 19:40
Ahmi Septari Nahkodai Perindo Riau

Selasa, 21 Mei 2013 19:39
Bagai Film Laga, Warga Pelalawan Halau Kawanan Rampok

Selasa, 21 Mei 2013 19:37
Genreasi Ketiga All New Picanto Tampil Lebih Elegan dan Sporty

Selasa, 21 Mei 2013 19:35
JCH Inhu Kembali Gunakan Sky Aviation ke Batam

Selasa, 21 Mei 2013 19:34
Pemprov Riau tak Dapat Deviden Kawasan Wisata Lagoi dan Bintan

Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Selasa, 21 Mei 2013 19:29
Dari Perss Corner,
Program Pariwisata di Riau Banyak Kebohongan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Mei 2012 16:09
Kadisbun Riau Resmikan Klinik Perkebunan PT CARL

Sebuah klinik berkebunan dibangun PT CARL untuk meningkatkan kualitas produksi perkebunan. Pengoperasiannya diresmikan Kadisbun Riau Zulher.

Riauterkini-PEKANBARU – Berbagai kendala perkebunan dalam meningkatkan hasil produksi usaha perkebunan, sepertinya bakal terjawab dengan kehadiran Central Plantation Service (CPS). Laboratorium perkebunan itu didirikan PT Central Alam Resources Lestari (CARL) untuk jasa penelitian dan sistem manajemen berbasis perkebunan.

Tujuannya untuk mengoptimalkan hasil perkebunan. “Agar petani kita lebih akrab dan mudah untuk mengingatnya, saya ingin menyebut CPS ini sebagai klinik perkebunan,” kata Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Riau, Drs H Zulher MS dalam pengarahannya pada Peresmian Laboratorium CPS, di Jalan HR Soebrantas 134, Pekanbaru, pada Kamis (10/5/12) pagi.

Komisaris PT CARL, Dr Andre C Sitorus, mengungkapkan, pendirian CPS oleh perusahaannya berawal dari kegelisan terhadap hasil produksi relatif minim dari usaha perkebunannya yang diperoleh petani perkebunan. Terutama petani swadaya. Padahal, kata Andre, lahannya luas. Tapi hasilnya sedikit. Kenyataan itu berbanding terbalik dengan hasil kebun yang diperoleh perusahaan perkebunan dan masyarakat yang kebunnya berpola PIR Plasma. “Itu yang mendasari didirikannya laboratorium CPS ini. Kami sangat setuju, namanya lebih diakrabkan dengan Klinik Perkebunan,” katanya.

Pada tahap awal, keberadaan labor perkebunan merupakan langkah pertama untuk mewujudkan mimpi yang lebih besar. “Kami ingin menjawab segala hal dan persoalan teknis bidang perkebunan. Di sini, di tempat ini, bergabung para ahli bidang perkebunan,” ungkap Andre. Mewujudkan hal tersebut, kata Andre, tentu saja dukungan dari pihak pemerintah dan swasta sangat diharapkan. Bahkan, kerjasama dengan berbagai universitas di Indonesia akan dilakukan. Tahap awal, dilakukan jalinan kerjasama dengan Program Studi Biologi FMIPA Universitas Riau.

Sementara itu, Kadisbun Riau Drs H Zulher, mengungkapkan, pasca dilantik sebagai Kadisbun Riau, maka aspirasi pertama yang disampaikannya kepada Ir Gamal Nasir MS, Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementan RI, adalah agar didirikannya klinik perkebunan di Riau. Alasannya, Riau mempunyai potensi dan areal perkebunan yang sangat luas. Mayoritas pertanian masyarakat adalah komoditas sektor perkebunan. Aspirasi itu, hingga kini memang belum terjawab konkrit.

“Alhamdulillah, sekarang ada klinik perkebunan. Ini diantara impian saya sebagai kepala dinas perkebunan Riau dan untuk seentara terjawab dengan keberadaan CPS. Meskipun dikelola swasta, semoga klinik ini dapat termanfaatkan petani terutama petani swadaya dalam meningkatkan hasil perkebunannya. Mayoritas pemilik usaha perkebunan di Provinsi Riau adalah petani swadaya. Dan, klinik ini memang diperlukan untuk menjawab berbagai permasalahan perkebunan,” katanya.

Petani swadaya di Riau, kata Zulher, butuh uluran tangan untuk kesehatan kebunnya. Kalau petani PIR plasma, memang sudah terus mendapatkan bimbingan teknis dan perawatan kebun dari perusahaan. Sejauh ini, ungkap Zulher, beberapa perusahaan perkebunan di Provinsi memang sudah mempunyai klinik perkebunan. “Namun kegiatan penelitian dan laboratoriumnya masih untuk lingkungan terbatas. Untuk masyarakat, paling yang berada di sekitar perusahaan,” sebutnya.

Direktur CPS, Ir Abner J Silalahi, dalam presentasinya bertopik ‘Kebun Sehat-Untung Berlipat’, mengungkapkan, bahwa petani CPS siap untuk membantu petani perkebunan dalam sistem manajemen perkebunan yang ramah lingkungan berbasis penelitian. Bidangnya mulai dari agronomi, budidaya tanaman, pengendalian hama dan penyakit serta manajemen database perkebunan. “Paling penting adalah, konsep dasarnya zero pemborosan dan lingkungan hijau,” katanya.

Grand opening Laboratorium CPS milik PT CARL yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kadisbun Riau tersebut juga diikuti penandatangan nota kesepahaman antara Dirut Central Grup Abner J Silalahi dengan Kadisbun Riau Zulher mengenai penelitian tanaman perkebunan. Selain itu, Central Grup dan Program Studi Biologi FMIPA Universitas Riau juga melakukan penandatanganan nota kesapahaman mengenai penelitian perkebunan. Kadisbun Riau juga melakukan kunjungan ke laboritorium untuk melihat berbagai peralatan penelitian tanaman sektor perkebunan.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
1001 Cara
Selamat untk Bapak komisaris PT CARL, tapi mohon diperhatikan salah satu anak perusahaan anda PT CWIM yg gaji karyawannya hanya 33rb/hari apa itu sdh sesuai standard? Juga mslh kesehatan krywn yg hanya 300rb/thn apa itu wajar? Anda jgn hanya memikirkn kesejahteraan anda dan keluarrga sitorus aja tp pikirkan jg kami yg mencarikan makan anda dan keluarga anda perusahaan anda bisa berkembang seperti sekarang karena siapa? Apa anda sendiri yg mengembangkannya? Mohon ini jg menjadi perhatian kadisbun. dan jajaranya

Bambang Susilo
sukses buat PT.Carl,,, semoga jaya,,,,,,,

wilson.M.N.G
Selamat Buat direktur PT.CARL semoga sukses.


Berita lainnya..........
- Genreasi Ketiga All New Picanto Tampil Lebih Elegan dan Sporty
- JCH Inhu Kembali Gunakan Sky Aviation ke Batam
- Pemprov Riau tak Dapat Deviden Kawasan Wisata Lagoi dan Bintan
- Dari Perss Corner,
Program Pariwisata di Riau Banyak Kebohongan

- PD Pembangunan Kucurkan Rp7,5 M Untuk Sewa 50 Transmetro
- Nikmati Menu Terbaru Gaboh Burger Dengan Diskon 20 Persen
- Pekanbaru Jadi Kota Investasi Terbaik di Indonesia


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.188.217
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com