Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Januari 2017 14:00
Proyek Jaringan Internet Rp2 Miliar Pemko Dumai Diduga Tak Prosedural

Sabtu, 21 Januari 2017 13:23
Fly Over Ska Batal, Diganti dengan Underpass

Sabtu, 21 Januari 2017 13:19
Digelari Bapak Pembangunan Desa yang Religi,
Masyarakat GAS Dukung Wardan Lanjutkan Pembangunan Inhil Lima Tahun Lagi


Sabtu, 21 Januari 2017 11:43
Bupati Inhil Kukuhkan Forum Kepala Desa dan Relawan GAS di Teluk Pinang

Sabtu, 21 Januari 2017 11:02
Hamdan, M Nasir dan Surya Irianto Tiga Nama Hasil Pansel Calon Sekko Dumai

Sabtu, 21 Januari 2017 10:41
Kebakaran Ludeskan Rumah dan Ranmor Warga Pulau Kijang, Inhil

Sabtu, 21 Januari 2017 07:26
Segera Dilantik jadi Pj Wako Pekanbaru, Edwar Sanger Minta Dukungan

Sabtu, 21 Januari 2017 07:22
Diduga Masih Beli Kebun Kelapa Warga GAS,
PT CPK Dianggap Langgar Komitmen dengan Bupati Inhil


Sabtu, 21 Januari 2017 07:19
Ketua Demisioner IPRY Kuansing Desak Forkomakusi Gelar Mubes

Sabtu, 21 Januari 2017 07:13
Bertemu Kader PKB,
Irvan Herman Tegaskan Pentingnya Pemimpin Setia Satu Istri




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Mei 2012 13:08
Terbaik Nasional 2011,
BPTPM Dumai Bertekad Pertahankan Kualitas Layanan Perizinan


Tahun lalu BPTPM Kota Dumai menjadi yang tebaik tingkat nasional dalam memberi layanan perizinan. Tahun ini, prestasi tersebut menjadi target untuk dipertahankan.

Riauterkini-DUMAI- Seperti yang tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwako) nomor 39 tahun 2011 tentang pendelegasian wewenang pelayanan dan penandatanganan perizinan di Bandan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) serta berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) nomor 53 tahun 2011, dengan demikian Kantor BPTPM Dumai yang melayani kurang lebih 70 perizinan itu tengah dinobatkan sebagai pelayanan perizinan di Pemko Dumai.

Plh Bandan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Dumai Hendri Sandra kepada riauterkini.com, mengatakan melalui Perwako dan SOP itu, BPT melaksanakan tugas melayani proses penertiban. Perizinan, yang biasanya dilaksanakan diinstansi terkait, sejak diterbitkannya Perwako tersebut seluruh proses perizinan akan dilayani melalui pelayanan satu atap yaitu di BPT dijalan Hr Soebrantas Dumai, yang akan dilaksanakan dengan cepat, tepat mudah dan transparan.

"Atas dasar itu pula, tahun lalu BPT Kota Dumai dinobatkan sebagai nominasi Pelayanan terpadu Satu Pintu (PTSP) terbaik Nsional oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI. Dengan demikian tentunya Visi dan Misi serta motto pelayanan BPT Kota Dumai tidak luput dari penilaian tim yang terdiri dari beberapa bagian yaitu, rencana strategis, rencana kerja dan janji pelayanan kepada publik, berupa komitmen unit pelayanan terhadap pemohon untuk melayani secara cepat, tepat dan mudah serta transparan," jelasnya, Rabu (9/5/12).

Sementara itu berdasarkan Perwako nomor 40 tahun 2008 ada 26 izin yang dilayani oleh KPT kota Dumai, seperti Izin Apotik, Izin Toko Obat, Izin Rumah Sakit bersalin, Izin Praktik Bidan, dan Izin Perikanan. Sedangkan berdasarkan Perwako nomor 39 tahun 2011 ada 40 izin seperti izin dokter spesialis, izin dokter umum, izin dokter gigi, izin perawat, izin karaoke, izin salon, izin bilyar, izin panti pijat, dan izin-izin lainnya.

"Saat ini proses pelayanan perizinan di BPT tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang baik, cepat tepat dan transparan. Ada beberapa proses perizinan yang kini dilayani KPT berdasarkan keputusan Walikota nomor 517 tahun 2006 diantaranya ada 9 izin, seperti tanda daftar Perusahaan (TDP), Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin penggunaan Bangunan (IPB) Tanda Daftar gudang (TDG), Izin usaha Industri (IUI), Tanda Daftar Industri (TDI) dan Izin Gangguan," ungkap Hendri Sandra SE.

Kemudian untuk mendapatkan Perizinan itu sendiri, ungkap Hendri mengakhiri, pemohon atau masyarakat langsung berurusan ke BPTPM, namun sebelumnya pemohon harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu, seperti persyaratan administrasi yang ditetapkan. Namun terlepas itu, Hendri juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat baik pengusaha dan non penghusaha jika izin usahanya atau sebagaimananya yang sudah habis masa berlakunya kiranya dapat mendaftarkan ulang untuk memperpanjang izinnya tersebut.

"Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, baik itu kalangan pengusaha maupun non pengusahaa untuk kiranya memperpanjang izin usahanya jika sudah ada yang mati. Sebab jika tidak dilakukan perpanjangan, maka izin tersebut akan menjadi kendala dalam menjalankan usahanya atau kepentingan lainnya. Bahkan jika kedapatan ada yang tidak mau memperpanjang izin usahanya maka kita akan mengenakan sanksi administrasi," demikian penjelasan Kepala BPTPM Dumai.***(had)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Cabut Subsidi 40.398 Pelanggan Listrik di Rohul, Ini Alasan PLN
- Aksi Damai, Porter Bandara SSK II Protes Jam Kerja dan Tuntut BPJS
- Razia TKA Asal China,
Kadisnaker Riau: Boleh Kerja Asal Ada Ijin Kerja

- Gandeng Wilmar,
Disnakertrans Dumai Taja Trening Operator Alat Angkat Angkut

- Telan Anggaran Rp140 Miliar, 2017 Unit RLH Dibangun Tahun Ini
- Pekerja China Ilegal di PLTU Tenayan,
Kanwil Kumham Tunggu Perusahaan Tunjukkan Dokumen Keimigrasian

- 98 TKA di Proyek PLN Tenayan Dipastikan Ilegal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 174.129.78.73
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com