Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 28 September 2016 17:14
Aspirasi Anggota DPRD Riau,
Enam Desa di Rohul Terima Bantuan Ambulance dari Bankeu Riau


Rabu, 28 September 2016 17:02
Pasca Tragedi Meranti Berdarah,
Malam ini Masyarakat Gelar Dialog dengan KontraS dan Polda Riau


Rabu, 28 September 2016 16:55
Komisi B DPRD Riau: PAD Riau dari Sektor Perikanan Belum Tergarap Maksimal

Rabu, 28 September 2016 16:44
Bokor World Music 2016,
Group Musik Eropa dan Afrika Siap Tampil di Kepulauan Meranti


Rabu, 28 September 2016 16:32
Geledah Rumah Mewah Wella di Rumbai, Polisi Temukan Buku Tabungan Rp3 Miliar

Rabu, 28 September 2016 16:26
Pansus Raperda RTRW Riau Dukung Rencana Pusat Revisi UU RTRW

Rabu, 28 September 2016 16:09
Terkait SK Honorer Bodong,
Asisten III Setdakab Rohul Diperiksa Sekira 3 Jam, Sekdakab Rohul Menyusul




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sop Duran Duren, Tawarkan Sajian Menu dengan Promo Spesial
- Kebun Sawit Swadaya Trimulya Jaya Ukui Proyek Percontohan Provinsi
- Bahas KITB, Gubri dan Kadisperindag Temui Menperin RI
- Mulai Oktober, Seluruh Aksi Bongkar Muat Dipindahkan Ke Terminal BRPS
- Bank Mandiri Airmolek Setujui Kredit Tanpa Persetujuan Pemilik Anggunan
- Pekan Ini, Harga TBS di Riau Naik
- BI Bersama Perbankan di Riau Layani Penukaran Uang tak Layak Edar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.156.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com