Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 September 2017 13:50
Diduga Pasangan Mesum di Duri Dihakimi Massa

Kamis, 21 September 2017 13:06
Sat Narkoba Polres Inhil dan Polsek Mandah Tangkap Dua Penjual Sabu

Kamis, 21 September 2017 11:35
Pemuda Pancasila Bengkalis Dzikir Akbar Tahun Baru Hijriyah di Duri

Kamis, 21 September 2017 10:03
Dishub Sebut Malaysia Serius Lanjutkan Join Roro Dumai-Melaka

Rabu, 20 September 2017 20:50
Kunjungi 9 Perguruan Tinggi,
BPJS Kesehatan Beri Edukasi Pola Hidup Sehat kepada Mahasiswa


Rabu, 20 September 2017 20:44
Tahun Baru 1439 Hijriah,
Bupati Ajak Kaum Muslimin Muhasabah Diri dan Berbuat Lebih Baik


Rabu, 20 September 2017 20:41
Bahas Pidana Narkoba dan Karhutla, Bupati Bengkalis Temui Kapolda Riau

Rabu, 20 September 2017 20:21
Anak Main Lilin di Kasur, Rumah Warga Duri Ini Nyaris Ludes Dilalap Api

Rabu, 20 September 2017 19:59
Terkait Aksi Unjuk Rasa di Rantau Kopar,
PT CPI Tegaskan Pihaknya Kelola Aset Negara di Industri Hulu Migas


Rabu, 20 September 2017 19:05
Tersangka Proyek Jalan di Bengkalis,
KPK Dalami Peran Sekdako Dumai dan Hobby Siregar




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kunjungi 9 Perguruan Tinggi,
BPJS Kesehatan Beri Edukasi Pola Hidup Sehat kepada Mahasiswa

- Terkait Aksi Unjuk Rasa di Rantau Kopar,
PT CPI Tegaskan Pihaknya Kelola Aset Negara di Industri Hulu Migas

- Kawal Stabilitas Ekonomi, Bank Indonesia Lakukan 8 Tema Strategis di 2017-2019
- Capai Rp1 Triliun, Gubri Sebut Devisit Anggaran Hal Biasa
- Dinas PUPR Dumai Kelola Dana Rp87 Miliar untuk Proyek Infrastruktur
- Dinas PUPR Bengkalis Taja Sosialisasi Izin Usaha Jasa Konstruksi di Duri
- 155 Jamaah Haji Khusus Muhibbah Travel Tiba di Indonesia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.64.172
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com