Untitled Document
Sabtu, 18 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 19 April 2014 10:10
Umpatan Kotor Gubri Annas Mendunia Lewat Youtube

Sabtu, 19 April 2014 07:09
Aktivis Sylva Mengintip Pengelolaan Hutan di PT RAPP Pangkalan Kerinci

Jum’at, 18 April 2014 21:07
Pleno PPK,
Partai dan Caleg PKB Pemuncak Perolehan Suara Pileg di Inhil


Jum’at, 18 April 2014 19:05
Polres Rohul Limpahkan Berkas 'Jumat Berdarah' Mahato Sakti ke Jaksa

Jum’at, 18 April 2014 19:02
Penjaga Rumah Pribadi Walikota Pekanbaru Tewas Membusuk

Jum’at, 18 April 2014 17:47
Beredar Rekaman Gubri Annas Bercarut Ditanya Soal Politik Dinasti

Jum’at, 18 April 2014 17:42
Bengkalis Juara Ketiga 2nd AITIS 2014 di Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Nunggak Tiga Bulan, 385 Pelanggan PDAM Bengkalis Terancam Diputus
- Disperindag Meranti Upayakan Sertifikasi Halal dan Patenkan Kue Semprong
- Kue Semprong Selatpanjang,
Manisnya Bikin Warga Singapura Ketagihan

- Pemkab Meranti Akan Bangun Pasar Lelang Pertanian di Desa Gogok
- Investasi 'Bodong', Laporkan ke OJK
- Menuju Bandara Embarkasi, SSK II Berbenah
- Triwulan I 2014,
Realisasi Investasi Riau Capai Rp7 Triliun



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.170.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com