Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Juli 2016 19:49
Disambut Atraksi Pemadaman Api,
Mendagri Tjahjo Kumolo Berkunjung ke PT RAPP


Sabtu, 23 Juli 2016 19:41
DPC PKB Pelalawan Peringati Harlah ke-18 dengan Kegiatan Doa dan Tahlil

Sabtu, 23 Juli 2016 19:23
Calon Ketua DPD KNPI Rohul Pertanyakan Uang Pendaftaram Rp25 Juta

Sabtu, 23 Juli 2016 19:04
Polres Dumai Tangkap Mobil Angkut 100 Karung Bawang Ilegal

Sabtu, 23 Juli 2016 18:59
Ditinggal Berobat ke Puskesmas,
Uang Rp11 Juta Milik Warga Ujungbatu Disikat Maling


Sabtu, 23 Juli 2016 18:55
Polres Dumai Tangkap Karyawan Adira Finance Penggelap Uang Nasabah di Jakarta

Sabtu, 23 Juli 2016 18:50
Lanal Dumai Amankan 7 Ton Bawang Impor Ilegal di Bengkalis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Deni Gantikan Andhy Sebagai Manager PLN Rayon Pasirpangaraian, Rohul
- Walet Menghilang, Bisnis Penangkaran Sarang di Bengkalis Kian Meredup
- Pasokan Lancar, Harga Barang Mulai Turun
- Perhari Rp50 Juta, BI Sosialisasikan Gerakan Peduli Koin
- Per-Maret 2016, Lebih Setengah Juta Warga Riau Miskin
- Aspakindo Tuding Banyak Timbangan Buah PKS di Pelalawan tak Akurat
- Pasca Lebaran, Barang Kebutuham Masih 'Bertahan' di Harga Tinggi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.216.250
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com