Untitled Document
Senin, 6 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 25 Mei 2015 18:21
Kamarnya Dijadikan Tempat Nyabu,
Anggota Polsek Bangko Rohil Diperiksa Propam


Senin, 25 Mei 2015 18:09
Diserahkan ke Polresta Pekanbaru,
Seorang Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru Bawa Narkoba


Senin, 25 Mei 2015 18:05
Untuk Pengungsi Rohingya,
BPP Rohil Dampingi BPPD Riau Tinjau Pulau Jemur


Senin, 25 Mei 2015 17:52
Tunggu Finalisasi dari BKPPD,
Plt Gubri Segera Serahkan 156 NIP CPNS Formasi 2014


Senin, 25 Mei 2015 17:30
Atlet Takraw Rohul Dipercaya Wakili Indonesia di Sea Games Singapura

Senin, 25 Mei 2015 17:09
Bersama Warga, Karyawan RAPP Bersihkan SDN 002 Kuala Terusan, Pelalawan

Senin, 25 Mei 2015 17:00
Disperindag Dumai Terus Pantau Beras Plastik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Disperindag Dumai Terus Pantau Beras Plastik
- Perkembangan Dana UEK-SP Dumai Meningkat Rp92,15 Miliar
- Isu Beras Plastik Tak Pengaruhi Omset Pedagang di Rohul
- Harga Capai Rp 30-35 Ribu, LPG 3 Kg Mulai Langka di Pekanbaru
- Isu Beras Plastik Turunkan Omset Pedagang Dumai
- HUT ke-17, Bank Rohil Gelar Malam Syukuran
- Mumpuni di Sektor Insurance,
Kadivre II BPJS Kesehatan Raih Marketeer of The Year Pekanbaru 2015



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.36.191
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com