Untitled Document
Selasa, 1 Rabiul Awwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 22 Desember 2014 22:20
DPO Ilog Rohil Ditangkap di Painan, Sumbar

Senin, 22 Desember 2014 22:13
Operasi Pekat 2014,
Polres Inhu Tangkap Pemilik 2 Kg Ganja


Senin, 22 Desember 2014 21:11
Sempena Hari Ibu 2015,
Pengibaran Bendera di Rohil Dilakukan Polwan


Senin, 22 Desember 2014 21:07
4 Sekolah Siak Terima Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional

Senin, 22 Desember 2014 21:01
Usai Bacok Seseorang, Warga Rohul Ini Ditangkap Polisi

Senin, 22 Desember 2014 20:47
Pengusaha Galangan Kapal di Rohil Diminta Gunakan Bahan Baku Legal

Senin, 22 Desember 2014 20:29
Masalahan Buruh Subkontraktor Chevron,
CPI Dimin Turun Tangan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Benarkah Indonesia Kaya Minyak?
- Banyak Perusahaan Dumai Nunggak Iuran BPJS-TK
- Harga Getah Anjlok, Petani Karet Kuansing 'Iri' Kemakmuran Petani Sawit
- Persiapan Pengoperasian PDAM Unit Rupat, Bengkalis Terus Digesa
- Pemko Dumai Serius Kembangkan Wisata Kuliner
- BBM Bersubsidi Tepat Sasaran,
Pertamina Laksanakan Kartu Survei

- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Diprdiksi Melambat
- Warga Batu Panjang, Rupat Segera Nikmati Air Bersih PDAM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.138.53
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com