Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 6 Pebruari 2016 12:28
Pemkab Inhil Ajak HMI Ikut Mencari Solusi Permasalahan Daerah

Sabtu, 6 Pebruari 2016 12:25
Duka Korban Lakalantas Maut, Aktifitas SDIT Mutiara di Duri Diliburkan

Jum’at, 5 Pebruari 2016 23:09
PP Muhammadiyah Haedar Nashir Kukuhkan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Riau

Jum’at, 5 Pebruari 2016 22:41
Tinjau Lahan Terbakar, Kapolres Rohil Amankan Tiga Pekerja dan Satu Unit Alat Berat

Jum’at, 5 Pebruari 2016 22:07
Ribuan Petani dan Karyawan Bisa Kembali Bekerja, Gapki Dukung PT LIH Beroperasi Kembali

Jum’at, 5 Pebruari 2016 22:04
Kembali ke TKP Pencurian,
Pelaku Curanmor Ditangkap Tim Opsnal Polsek Bangko Rohil


Jum’at, 5 Pebruari 2016 22:00
Polsek Tapung Hilir, Kampar Ringkus Pengedar Narkoba di Desa Kota Bangun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sinergi BI-Pemprov Riau, BSBI Gelar FGD
- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Naik 0,22 Persen
- BRK Gandeng LPPI untuk Tingkatkan Kompetensi
- Baru 2 Kabupaten/Kota Serahkan SPA Rastra 2016
- Imlek, Loadfactor Jasa Penerbangan Turun
- Kredit UMKM Riau Hanya Naik 10,2 Persen Tahun Lalu
- HTI dan HTR Topang Sektor Kehutanan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.49.19
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com