Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 24 Agustus 2016 18:16
Kapolsek dan Camat Mandah, Inhil Tinjau Musibah Angin Puting Beliung di Belaras

Rabu, 24 Agustus 2016 18:12
IRT di Kubu, Rohil Ditangkap Jualan Sabu

Rabu, 24 Agustus 2016 18:08


Rabu, 24 Agustus 2016 18:05
Seorang Pemuda Tewas Lakalantas di Kubu Babussalam, Rohil

Rabu, 24 Agustus 2016 18:00
Pacu Jalur Kuansing Diharapkan Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Riau

Rabu, 24 Agustus 2016 17:54
Lomba Cipta Menu B2SA Berbasis Sumber Daya Lokal,
Kabupaten Inhil Raih Juara III Tingkat Provinsi Riau


Rabu, 24 Agustus 2016 17:51
Ratusan Ribu Hektar Kebun Sawit di Riau Belum Bersertifikat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Mogok Berlanjut, BOB Usulkan Santunan untuk Pekerja Migas
- Sampah Bisa Beri PAD Pekanbaru Rp5 Miliar Sebulan
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 123 per Kg
- Investor Asal Tiongkok Berminat Bangun Pabrik Ban di Kuansing
- BNI-Pemkab Inhu Teken MoU Penempatan Dana BLUD RSUD Indrasari
- Disnakertrans Dumai Kembali Taja Pelatihan Boiler
- Pemkab Bengkalis Beri Penghargaan Koperasi Terbaik


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.203.33
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com