Untitled Document
Senin, 1 Safar 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 24 Nopember 2014 21:50
Longsor di Minas, Siak,
Bupati Siak Langsung Turun Tangan dan Berikan Santunan


Senin, 24 Nopember 2014 21:41
Bunuh Janda, Oknum Polisi Terancam Dipecat

Senin, 24 Nopember 2014 21:35
Dewan Siak Sampaikan Hasil Reses Dihapan Wakil Bupati

Senin, 24 Nopember 2014 21:31
OJK : Kandidat Pengurus BRK Wajib Fit and Proper

Senin, 24 Nopember 2014 21:28
Pasca Direndam Banjir,
Murid SDN 003 Kepenuhan Hulu, Rohul Belum Belajar


Senin, 24 Nopember 2014 21:24
Warga Tenayan Raya, Pekanbaru Ditangkap Simpan Sabu

Senin, 24 Nopember 2014 21:17
Puluhan Rumah di Meranti Pandak Terendam Banjir



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Mei 2012 16:20
Realisasi PAD Pekanbaru 2012 Diprediksi Merosot

Penerimaan asli daerah atau PAD Kota Pekanbaru 2012 tidak menggemberikan. Bahkan, diprediksi realiasinya menurun dibanding tahun sebelumnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Upaya Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk terus mengoptimalkan pemasukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini nampaknya terkendala, bahkan diperkirakan pemasukkan PAD 2012, mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Pasalnya dari tujuh Ranperda Retribusi, yang sudah disahkan oleh DPRD. Namun hingga saat ini, Retribusi tersebut belum bisa dipungut masih dalam tahap evaluasi Pemprov Riau.

Ketujuh retribusi yang sudah disahkan, namun belum bisa dipungut diantaranya. Seperti retribusi izin trayek, pengendalian menara telekomunikasi, pengujian kendaraan bermotor, pelayanan pelabuhan, retribusi kebersihan dan sampah, retribusi HO serta retribusi penggunaan terminal. Tentu belum dapat dilakukan pemungutan ketujuh Perda retribusi diatas, berdampak kepada nihilnya pemasukkan PAD terhadap ketujuhh sektor tersebut.

Tahun ini kita perkirakan, memasukkan PAD kita kurang optimal. Atau bisa jadi akan menurun. Sebab ada Ranperda Retribusi yang sudah disahkan, menjadi Perda oleh DPRD. Namun kita belum bisa melakukan pemungutan semua retribusi itu. Dikarenakan masih berhenti di Pemprov, Karena masih dalam tahap evaluasi, ungkap Kabag Hukum dan Perundang-undangan Pemko Pekanbaru Yuliasman, Jumat (4/5/12).

Diharapkan Yuliasman, proses evaluasi ketujuh Perda retribusi diatas. Dapat segera disetujui oleh Pemprov, agar Pemko dapat segera malakukan pemungutan secara resmi. Kita berharap semoga, ketujuh Perda retribusi kita segera selesai dievaluasi. Sehingga dapat disahkan, dan kita dapat segara melakukan pemungutan. Supaya dapat menambah pemasukkan PAD kita, tururnya.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- OJK : Kandidat Pengurus BRK Wajib Fit and Proper
- Kembangkan UMKM di Pekanbaru,
Dinas Koperasi Jalin MoU dengan Kemitraan

- Tidak Menguntungkan, Warga Kuansing Enggan Lanjutkan HTR
- Interfood Indonesia 2014 di Jakarta, Meranti Sabet Unique Stand Award
- Bank Riau Kepri Peduli,
Bantu Korban Banjir Desa Bandar Padang, Inhu

- Kementrian ESDM Serahkan Pengelolaan Blok Kampar ke Pertamina
- Sudah Layak Dibangun Pabrik,
Produksi Karet di Rohul 2,059 Ton Per Minggu



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.23.57.182
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com