Untitled Document
Kamis, 13 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2013 15:17
Benahi Pengarsipan Dokumen,
BPUAD Bengkalis Taja Penyuluhan PP Nomor 28/2012


Kamis, 23 Mei 2013 15:09
SPPD Fiktif DPRD Dumai,
Jaksa Mulai Proses di Sekretariat Dewan


Kamis, 23 Mei 2013 15:01
Disaksikan Bupati Bengkalis,
PLN Teken MoU dengan PT MAS Membeli Daya


Kamis, 23 Mei 2013 14:55
Wawako Pekanbaru Akui RTH Tengah Kota Minim

Kamis, 23 Mei 2013 14:09
Datangi Polda dan Kejati Riau,
Pendemo Desak Aparat Usut Dugaan 5 Korupsi Bupati Rohul


Kamis, 23 Mei 2013 14:05
Curi Kayu, Dua Kuli Bangunan Dipolisikan

Kamis, 23 Mei 2013 14:02
Wakil Rakyat Tuding Truk Sawit Pemicu Jalan Rusak di Rohil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 27 April 2012 14:40
Disbun dan GAPKI Riau Teken MoU Peningkatan Produksi Sawit Kebun Swadaya

Sejauh ini perkebunan kelapa sawit perushaan masih mendominasi produksi, untuk itu diupayakan peningkatan produksi dari kebun swadaya melaui kesepakatna Disbun dan GAPKI Riau.

Riauterkini-SIAK HULU – Dua lembaga sektor perkebunan, masing-masing Dinas Perkebunan Riau dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Cabang Riau, menjalain kerjasama tentang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pekebun kelapa sawit di Provinsi Riau. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan pada Jumat (27/4) pagi dalam rangkaian seminar dan pameran perkebunan sawit (Inapalm 2012) yang ditaja GAPKI Riau di Hotel Labersa, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Kepala Dinas Perkebunan Riau Drs H Zulher MS dan Ketua GAPKI Riau R Wisnu O Suharto. Kepada wartawan, Kadisbun Riau Zulher, mengungkapkan, kerjasama ini dimaksudkan untuk membina serta mengembangkan usaha perkebunan menjadi pusat/wilayah pertumbuhan kawasan perkebunan kelapa sawit yang memiliki prisuktivitas tinggi.

Sedangkan tujuan kerjama adalah untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit rakyat serta meningkatkan kesejahrteraan petani kelapa sawit di Provinsi Riau. “Kegiatannya dilakukan melalui bimbingan teknis dan budidaya kelapa sawit serta kegiatan lainnya yang menunjang kepada pekebun swadaya kelapa sawit. Kegiatannya dilakukan secara berkelanjutan,” kata Zulher.

Zulher mengungkapkan, bimbingan teknis tentang perkebunan kelapa sawit memang perlu dilakukan kepada petani sektor perkebunan kelapa sawit untuk meningkatkan taraf produksi sawit yang maksimal. Pekebun kelapa sawit yang diberikan bombing teknis, kata Zulher, merupakan pekebun swadaya. Makanya, seperti juga diuraikan dalam MoU antara Disbun Riau dan GAPKI Riau, penetapan lokasi dan peserta/pekebun sesuai kriteria dilakukan oleh pihak Dinas Perkebunan Riau dengan memprioritaskan pada wilayah pekebun kelapa sawit rakyat (swadaya) yang produktivitasnya masih rendah.

Sementara itu, Ketua GAPKI Cabang Riau, R Wisnu O Suharto mengatakan, sebelumnya bimbingan kepada para pekebun kelapa sawit swadaya itu sudah dilakukan GAPKI Riau setiap tahun dan berkelanjutan. Kegiatan terakhir dilakukan di Rokan Hilir. Namun, mulai tahun 2012 ini dan seterusnya, GAPKI Riau bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Riau. “Pembinaan berupa bimbingan teknis menyangkut seluruh hal tentang perkebunan sawit. Termasuk manajemen keuangan,” ungkap Wisnu O Suharto.

Dalam MoU yang ditandatangi Kadisbun Riau dan Ketua GAPKI Riau tersebut juga diuraikan tentang ruang lingkup kegiatan, yakni; melaksanakan peningkatan SDM pekebun kelapa sawit dan kelembagaannya melalui pertemuan teknis tentang budidaya kelapa sawit. Sementara penyediaan pembiayaan kegiatan termasuk persiapan bimbingan teknis dan penyebaran informasi hasil kegiatan, nilai nominalnya disepakati untuk dirumuskan para pihak.

MoU tersebut juga mengatur tentang dibentuknya tim koordinasi tingkat provinsi dengan tugas dan kewenangan yang akan ditentukan lebih lanjut. Tim koordinasi tersebut dalam pelaksanaannya juga berperan untuk membantu kedua pihak untuk menyusun prosedur, mekanisme kerjasama, penggunaan dan pertanggungjawaban kerjasama pembiayaan. Sedangkan untuk kesinambungan pelaksanaan, efektivitas dan efisiensi administrasi serta pengelolaan kegiatan bimbingan teknis akan ditentukan secara bersama oleh para pihak. Kegiatan pembinaan dan pemberdayaan pekebun serta kelembagaannya dilakukan Disbun Riau dan GAPKI Cabang Riau secara bersama-sama mulai tahun 2012 dan seterusnya.***(rls)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Customer Gathering Bank Riau Kepri Wilayah Pekanbaru
- TIKI Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik
- Mogok Buruh TKBM Usai, KSOP Dumai Bentuk Tim Penyesuai Tarif
- Akhiri Sepi, Wako Revisi Sistem Sewa Pasar Rumbai
- Generasi Ketiga All New Picanto Tampil Lebih Elegan dan Sporty
- JCH Inhu Kembali Gunakan Sky Aviation ke Batam
- Pemprov Riau tak Dapat Deviden Kawasan Wisata Lagoi dan Bintan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.76.170
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com