Untitled Document
Ahad, 18 Ramadhan 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 5 Juli 2015 13:09
Kadis Melarang, Staf Disdik Inhil Nekad Pungli Rp250 Ribu untuk SK Sertifikasi

Ahad, 5 Juli 2015 11:42
Pegawai Honor Dipenda Inhil Ternyata Dibunuh Guru Honor SMPN Tembilahan

Ahad, 5 Juli 2015 11:33
Nama Indra Muchlis Adnan Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK

Ahad, 5 Juli 2015 11:12
Rampas Ransel Kamera Wartawan RTV,
LBH Pers Kecam Arogansi Pengelola Bandara SSK II Pekanbaru


Ahad, 5 Juli 2015 08:11
Diduga Maling Sapi, Seorang Warga Tandun Ditangkap Polres Rohul

Ahad, 5 Juli 2015 08:09
Membusuk di Semak-semak, Ternyata Mahasiswi Pekanbaru Dibunuh Pacar Sendiri

Ahad, 5 Juli 2015 00:29
Kemacetan Jalan Lintas Duri-Pekanbaru Capai 7 Jam



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Maret 2012 14:42
Demo Kenaikan Harga BBM,
Massa BEMPER Lakukan Aksi Damai


Ratusan orang dari BEMPER memilih cara damai dalam menyalurkan aspirasi mereka. Massa ini hanya meminta ketegasan dan komitmen anggota DPRD Riau hanya sehari sebelumnya setuju menolak kenaikan harga BBM.

Riauterkini - PEKANBARU - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam BEMPER (Besatu Mahasiswa Peduli Rakyat) melakukan aksi damai di depan gedung DPRD Riau, Jumat pagi (30/3/12). Mereka hanya meminta ketegasan anggota dewan yang sehari sebelumnya sudah mengirimkan facsimile ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berisi surat penolakan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam tuntutan yang dibacakan koordinator liputan R Reggo Sukowati mengatakan penolakan BEMPER. Di antaranya adalah, menolak kenaikan harga BBM, pangkas anggaran pejabat dan birokrasi, nasionalisasi aset, SBY-Budiono harus bertanggung jawab dengan kericuhan yang terjadi di Indonesia, DPRD Riau menyatakan sikap secara institusi menolak kenaikan BBM dan menolak revisi pasal 7 ayat 6 undang-undang APBN -P nomor 22 tahun 2011.

Aksi unjuk rasa ini ditemuai beberapa anggoat dewan, di antaranya Almainis, Toerecan Asyari, Rusli Ahcmad dari fraksi PDIP, Syafruddin Saan, Mansyur, dari fraksi PKS, dan Sekwan DPRD Riau, Zulkarnain Kadir.

Saat menjumpai para pengunjukrasa, anggota dewan ini berjanji untuk terus berusaha menyampaikan aspirasi dan tuntutan para pengunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM yang rencananya akan berlaku per tanggal 1 April.

Anggota DPRD Riau dari Fraksi PKS Syafruddin Saan mengatakan, pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi para pengunjukrasa ke pemerintah pusat. Tetapi keputusan jadi atau tidaknya harga BBM itu naik tergantung hasil rapat paripurna di DPR RI yang digelar pukul 14.00 WIB siang ini.

Meski begitu, aspirasi BEMPER ini hari ini juga akan disampaikan ke DPR RI. Setelah mendengar penjelasan Syafruddin Saan itu, para pengunjukrasa pun membubarkan diri dengan tertib.***(jor/son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
lutut
kalian jgn %@!* bbm merupakan pengalihan isu demokrat dan itu berhasil sehingga demokrat yg isinya perampok tidak lagi dibicarakan. tetap focus pada perjuangan bahwa sby dan partainya sama dan tidak layak mmimpin bangsa ini.


Berita lainnya..........
- Atasi Defisit Beras, Pemkab Rohul Bantu Alsintan untuk Petani
- 42 Pembuat Jamu Tradisional di Bengkalis Ikuti Pelatihan dan Sosialisasi Perizinan
- ‎Disnaker Pekanbaru Sebar Edaran Pembayaran THR
- Citilink Divert ke Batam, SSK Mulai Terganggu Asap
- Jelang Lebaran, Kadisperindag Bengkalis Jamin Stok Sembako di Duri
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Rp98,81 perkilogram
- ‎Pekan Kedua, Pertumbuhan Pasar Ramadhan Belum Diketahui


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.233.167
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com