Untitled Document
Rabu, 7 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 28 Januari 2015 19:03
2015, BLH Inhil Jalankan 13 Program Kerja

Rabu, 28 Januari 2015 19:00
Kunker Komisi A DPRD Riau,
Pemko Dumai Curhat Soal RTRW Belum Disahkan


Rabu, 28 Januari 2015 18:59
Dianggap Wanprestasi, Pemilik Lahan di Pekanbaru Tuntut Bos Sawit Lunasi Utang

Rabu, 28 Januari 2015 18:56
Terlibat Kasus Narkoba,
BKD Dumai Belum Terima Laporan Tertulis Oknum Tiga PNS


Rabu, 28 Januari 2015 18:30


Rabu, 28 Januari 2015 17:50
Walikota Kukuhkan 1200 Relawan Peduli Lingkungan di Tenayan Raya

Rabu, 28 Januari 2015 17:45
Polresta Pekanbaru Waspadai Gerak-gerik Asykar Theking



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Maret 2012 14:42
Demo Kenaikan Harga BBM,
Massa BEMPER Lakukan Aksi Damai


Ratusan orang dari BEMPER memilih cara damai dalam menyalurkan aspirasi mereka. Massa ini hanya meminta ketegasan dan komitmen anggota DPRD Riau hanya sehari sebelumnya setuju menolak kenaikan harga BBM.

Riauterkini - PEKANBARU - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam BEMPER (Besatu Mahasiswa Peduli Rakyat) melakukan aksi damai di depan gedung DPRD Riau, Jumat pagi (30/3/12). Mereka hanya meminta ketegasan anggota dewan yang sehari sebelumnya sudah mengirimkan facsimile ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berisi surat penolakan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam tuntutan yang dibacakan koordinator liputan R Reggo Sukowati mengatakan penolakan BEMPER. Di antaranya adalah, menolak kenaikan harga BBM, pangkas anggaran pejabat dan birokrasi, nasionalisasi aset, SBY-Budiono harus bertanggung jawab dengan kericuhan yang terjadi di Indonesia, DPRD Riau menyatakan sikap secara institusi menolak kenaikan BBM dan menolak revisi pasal 7 ayat 6 undang-undang APBN -P nomor 22 tahun 2011.

Aksi unjuk rasa ini ditemuai beberapa anggoat dewan, di antaranya Almainis, Toerecan Asyari, Rusli Ahcmad dari fraksi PDIP, Syafruddin Saan, Mansyur, dari fraksi PKS, dan Sekwan DPRD Riau, Zulkarnain Kadir.

Saat menjumpai para pengunjukrasa, anggota dewan ini berjanji untuk terus berusaha menyampaikan aspirasi dan tuntutan para pengunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM yang rencananya akan berlaku per tanggal 1 April.

Anggota DPRD Riau dari Fraksi PKS Syafruddin Saan mengatakan, pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi para pengunjukrasa ke pemerintah pusat. Tetapi keputusan jadi atau tidaknya harga BBM itu naik tergantung hasil rapat paripurna di DPR RI yang digelar pukul 14.00 WIB siang ini.

Meski begitu, aspirasi BEMPER ini hari ini juga akan disampaikan ke DPR RI. Setelah mendengar penjelasan Syafruddin Saan itu, para pengunjukrasa pun membubarkan diri dengan tertib.***(jor/son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
lutut
kalian jgn %@!* bbm merupakan pengalihan isu demokrat dan itu berhasil sehingga demokrat yg isinya perampok tidak lagi dibicarakan. tetap focus pada perjuangan bahwa sby dan partainya sama dan tidak layak mmimpin bangsa ini.


Berita lainnya..........
- APRIL Asian Agri Learning Institute Tingkatkan SDM Karyawan
- Sejumlah Pengusaha TV Kabel Riau Bentuk Aspetika
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 28,36 Per Kilogram
- Kata Dirut, Investor Hongkong dan Malaysia Minati RAL
- Harga TBS di Rohul Turun Rp28,36 Per Kg Pekan Ini
- 12 Koperasi di Rohul Bakal Dibekukan,
Dari 314 Unit, Hanya 62 Koperasi Sudah Gelar RAT

- Pasar Kelakap Tujuh Sepi, Pemko Dumai Dianggap Sengsarakan Rakyat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.107.232
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com