Untitled Document
Jumat, 4 Syawwal 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 1 Agustus 2014 10:14
Lebaran, Pantai Beting Ramai Dikunjungi Masyarakat Meranti

Jum’at, 1 Agustus 2014 10:12
Bupati Inhil Gelar Silaturrahmi Bersama Alumni APDN Angkatan IX

Jum’at, 1 Agustus 2014 10:10
Mushola dan 15 Rumah Karyawan PT Pulau Sambu di Inhil Ludes Terbakar

Jum’at, 1 Agustus 2014 10:08
Pecak Dua PK Bikin Posisi Ketua DPD Partai Golkar Dumai Terancam

Jum’at, 1 Agustus 2014 10:07
Gubri Annas Berlebaran ke Rumah Kontrakan Ketua DPRD Kampar

Kamis, 31 Juli 2014 19:42
Sekal Ariyanto Terpilih Pimpin Ikatan Alumni MAN 039 Tembilahan

Kamis, 31 Juli 2014 19:40
Empat Rumah Warga Bagansiapiapi Ludes Terbakar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Maret 2012 14:42
Demo Kenaikan Harga BBM,
Massa BEMPER Lakukan Aksi Damai


Ratusan orang dari BEMPER memilih cara damai dalam menyalurkan aspirasi mereka. Massa ini hanya meminta ketegasan dan komitmen anggota DPRD Riau hanya sehari sebelumnya setuju menolak kenaikan harga BBM.

Riauterkini - PEKANBARU - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam BEMPER (Besatu Mahasiswa Peduli Rakyat) melakukan aksi damai di depan gedung DPRD Riau, Jumat pagi (30/3/12). Mereka hanya meminta ketegasan anggota dewan yang sehari sebelumnya sudah mengirimkan facsimile ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berisi surat penolakan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam tuntutan yang dibacakan koordinator liputan R Reggo Sukowati mengatakan penolakan BEMPER. Di antaranya adalah, menolak kenaikan harga BBM, pangkas anggaran pejabat dan birokrasi, nasionalisasi aset, SBY-Budiono harus bertanggung jawab dengan kericuhan yang terjadi di Indonesia, DPRD Riau menyatakan sikap secara institusi menolak kenaikan BBM dan menolak revisi pasal 7 ayat 6 undang-undang APBN -P nomor 22 tahun 2011.

Aksi unjuk rasa ini ditemuai beberapa anggoat dewan, di antaranya Almainis, Toerecan Asyari, Rusli Ahcmad dari fraksi PDIP, Syafruddin Saan, Mansyur, dari fraksi PKS, dan Sekwan DPRD Riau, Zulkarnain Kadir.

Saat menjumpai para pengunjukrasa, anggota dewan ini berjanji untuk terus berusaha menyampaikan aspirasi dan tuntutan para pengunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM yang rencananya akan berlaku per tanggal 1 April.

Anggota DPRD Riau dari Fraksi PKS Syafruddin Saan mengatakan, pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi para pengunjukrasa ke pemerintah pusat. Tetapi keputusan jadi atau tidaknya harga BBM itu naik tergantung hasil rapat paripurna di DPR RI yang digelar pukul 14.00 WIB siang ini.

Meski begitu, aspirasi BEMPER ini hari ini juga akan disampaikan ke DPR RI. Setelah mendengar penjelasan Syafruddin Saan itu, para pengunjukrasa pun membubarkan diri dengan tertib.***(jor/son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
lutut
kalian jgn %@!* bbm merupakan pengalihan isu demokrat dan itu berhasil sehingga demokrat yg isinya perampok tidak lagi dibicarakan. tetap focus pada perjuangan bahwa sby dan partainya sama dan tidak layak mmimpin bangsa ini.


Berita lainnya..........
- Penjelasan Tertulis Bank Mandiri Terkait Dugaan Pembobolan Rekening di Duri
- Hari Ini, Pemudik di Bandara SSK II Diprediksi Capai 11.434 Penumpang
- Jelang Lebaran, Stok Daging di Rohul Aman
- Libur Lebaran, 26 Juli-3 Agustus DPAM Bengkalis Libur Layani Pembayaran
- MPK Pelalawan Nilai RPE Sangat Membantu
- Untuk Lebaran, Masyarakat Diminta Pilih Daging ASUH
- Pertamina Jamin Stok BBM untuk Lebaran di Riau Aman


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.89.106.125
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com