Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 25 Agustus 2016 21:09
Selatpanjang Mulai Kondusif, Akses ke Polres Ditutup Polisi

Kamis, 25 Agustus 2016 20:18
Bupati Bengkalis Tinjau Karlahut di Dua Desa di Pinggir

Kamis, 25 Agustus 2016 20:01
Modus Motor Rusak, Motor Pelajar di Tambusai Utara, Rohul Dibawa Kabur

Kamis, 25 Agustus 2016 19:35
Kepsek se-Kecamatan Tambang Kunjungi RTMPE dan P4S

Kamis, 25 Agustus 2016 19:28
Jenazah Brigadir Adil S Tambunan Bakal Dimakamkan di Sumut

Kamis, 25 Agustus 2016 19:19
KKKS Kampar Bantu Lansia dan Anak Berprestasi

Kamis, 25 Agustus 2016 19:07
Penemuan Tengkorak Manusia Bikin Geger Warga Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juni 2011 16:38
UED-SP Kuansing dan Meranti Stuban ke BUMdes di Rohul

Keberhasilan Rohul mengelola BUMdes menarik perhatian luas. Seperti UED-SP Kuansing dan Kepulauan Meranti yang khusus datang untuk belajar.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah pengurus Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Tangoban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan pengurus UED-SP dari Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar Studi Banding (Stuban) Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6/11) sore kemarin.

Rombongan Stuban dari 2 kabupaten kemarin, diterima Koordinator BUMdes Rokan Hulu, Sanzaimar SE,M.Si, di Hotel Putri Bungsu Pasirpangaraian. Dalam kesempatan tersebut, peserta Stuban diberikan pemaparan bagaimana mengelola BUMdes, melalui dana awal UED-SP.

Pun, diberikan pengetahuan akan peran BUMdes, dalam membantu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan modal usaha kepada masyarakat luas, dalam peningkatan ekonomi keluarga, terkait program meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Kita ucapkan banyak terima kasih, sebab BUMdes kita menjadi badan percontohan di Provinsi Riau. Diharapkan, dengan ilmu yang sudah ada, BUMdes di Rokan Hulu terus berkembang. Apalagi tahun 2016-2017 mendatang, ditargetkan seluruh desa sudah berdiri BUMdes,” jelas Sanzaimar.

Yanperalis, Asisten Korda UED-SP Kuansing, kepada wartawan menuturkan, alasan gelar Stuban ke BUMdes Rokan Hulu, karena pengelolaan dinilai terbaik di tingkat Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional. Diharapkan, dari Stuban ini, kedepannya pengelolaan BUMdes di Kuansing lebih baik lagi.

“Kita sangat berterima kasih kepada Rokan Hulu. Sebab, bersedia membagi pengalaman tentang pengelolaan BUMdes. Ini akan menjadi pengalaman yang berguna dalam memajukan BUMdes di Kuansing,” harap Yanperalis.

Rombongan Stuban dari Kuansing dan Kepulauan Meranti tersebut, diajak keliling untuk melihat secara langsung BUMdes Marga Mulya yang dinilai sebagai usaha desa terbaik, dalam hal pengelolaan.

Pemkab Rokan Hulu sendiri menargetkan, hingga tahun 2016-2017 mendatang, di seluruh desa sudah berdiri Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Pada tahun 2011 ini, sudah berdiri sedikitnya 34 BUMdes, dengan modal awal Rp15 miliar, dan saat ini sudah berkembang diatas target awal.

Bahkan, saat ini ada beberapa BUMdes di wilayah Rokan Hulu sebagai usaha desa terbaik se-Provinsi Riau, dan kerap menjadi tujuan untuk lakukan Studi banding, baik dari pengurus dalam provinsi, atau pun dari daerah di luar Provinsi Riau.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pembatasan BBM Dicabut, Disperindag Pastikan Stok Bensin di Pulau Bengkalis Cukup
- Mogok Berlanjut, BOB Usulkan Santunan untuk Pekerja Migas
- Sampah Bisa Beri PAD Pekanbaru Rp5 Miliar Sebulan
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 123 per Kg
- Investor Asal Tiongkok Berminat Bangun Pabrik Ban di Kuansing
- BNI-Pemkab Inhu Teken MoU Penempatan Dana BLUD RSUD Indrasari
- Disnakertrans Dumai Kembali Taja Pelatihan Boiler


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.184.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com