Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 21:09
Rapat Bersama di BNPP RI,
Wabup Berharap Masalah Abrasi Meranti Selesai di Era Jokowi-JK


Jum’at, 24 Maret 2017 20:24
Penyelesaian Dugaan Penyerobotan Lahan,
Pemkab Inhil Tekankan Surya Dumai Grup Segera Tanggapi Tuntutan Warga


Jum’at, 24 Maret 2017 20:17
Waka DPRD Dumai Minta Dispar Riau Perhatikan Pariwisata Daerah

Jum’at, 24 Maret 2017 19:45
Di Hadapan Kader PKS,
Gubri Sebut Pejabat Korup Merusak Imej Riau


Jum’at, 24 Maret 2017 19:31
Bupati Kuansing Imbau Masyarakat Salat Subuh Berjamaah ke Masjid

Jum’at, 24 Maret 2017 19:26
PKS Mulai Buka Komunikasi Politik Sejumlah Balon Gubri

Jum’at, 24 Maret 2017 19:19
PKB Inhil Kembali Gelar Pendidikan Kader Pertama di 12 Kecamatan

Jum’at, 24 Maret 2017 19:15
Bupati Kukuhkan Badan Pengelola Masjid Agung Kuantan Singingi

Jum’at, 24 Maret 2017 19:07
2.381 WNA Bangladesh Berhasil Diloloskan,
Polres Dumai Tangkap Tiga Anggota Jaringan Human Trafficking Internasional


Jum’at, 24 Maret 2017 19:04
Ruslan Resmi Jabat Kepala BPN Kabupaten Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juni 2011 16:38
UED-SP Kuansing dan Meranti Stuban ke BUMdes di Rohul

Keberhasilan Rohul mengelola BUMdes menarik perhatian luas. Seperti UED-SP Kuansing dan Kepulauan Meranti yang khusus datang untuk belajar.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah pengurus Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Tangoban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan pengurus UED-SP dari Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar Studi Banding (Stuban) Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6/11) sore kemarin.

Rombongan Stuban dari 2 kabupaten kemarin, diterima Koordinator BUMdes Rokan Hulu, Sanzaimar SE,M.Si, di Hotel Putri Bungsu Pasirpangaraian. Dalam kesempatan tersebut, peserta Stuban diberikan pemaparan bagaimana mengelola BUMdes, melalui dana awal UED-SP.

Pun, diberikan pengetahuan akan peran BUMdes, dalam membantu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan modal usaha kepada masyarakat luas, dalam peningkatan ekonomi keluarga, terkait program meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Kita ucapkan banyak terima kasih, sebab BUMdes kita menjadi badan percontohan di Provinsi Riau. Diharapkan, dengan ilmu yang sudah ada, BUMdes di Rokan Hulu terus berkembang. Apalagi tahun 2016-2017 mendatang, ditargetkan seluruh desa sudah berdiri BUMdes,” jelas Sanzaimar.

Yanperalis, Asisten Korda UED-SP Kuansing, kepada wartawan menuturkan, alasan gelar Stuban ke BUMdes Rokan Hulu, karena pengelolaan dinilai terbaik di tingkat Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional. Diharapkan, dari Stuban ini, kedepannya pengelolaan BUMdes di Kuansing lebih baik lagi.

“Kita sangat berterima kasih kepada Rokan Hulu. Sebab, bersedia membagi pengalaman tentang pengelolaan BUMdes. Ini akan menjadi pengalaman yang berguna dalam memajukan BUMdes di Kuansing,” harap Yanperalis.

Rombongan Stuban dari Kuansing dan Kepulauan Meranti tersebut, diajak keliling untuk melihat secara langsung BUMdes Marga Mulya yang dinilai sebagai usaha desa terbaik, dalam hal pengelolaan.

Pemkab Rokan Hulu sendiri menargetkan, hingga tahun 2016-2017 mendatang, di seluruh desa sudah berdiri Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Pada tahun 2011 ini, sudah berdiri sedikitnya 34 BUMdes, dengan modal awal Rp15 miliar, dan saat ini sudah berkembang diatas target awal.

Bahkan, saat ini ada beberapa BUMdes di wilayah Rokan Hulu sebagai usaha desa terbaik se-Provinsi Riau, dan kerap menjadi tujuan untuk lakukan Studi banding, baik dari pengurus dalam provinsi, atau pun dari daerah di luar Provinsi Riau.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- RS Petala Bumi Siapkan Layanan Khusus Cek Kesehatan Calon TNI Polri
- Eksekusi Toko Modern Waralaba Ilegal di Bengkalis Tak Perlu Tunggu Perintah Sekda
- Berikut Tiga Kesepakatan PLN-PT Padasa,
Jalur Transmisi GI Bangkinang-Rohul Segera Dibangun

- Soal Operasional Pasar Modern Taluk Kuantan, Dua Pejabat Terkait Beda Pendapat
- Kadin Nilai Pulau Bengkalis Belum Layak Miliki Toko Modern Waralaba
- Penumpang Keluhkan Jasa Bongkar Muat di Pelabuhan BSL Bengkalis
- Kementrian ESDM Anggarkan Rp1,3 M,
20 Maret, PLTBG Rantau Sakti Rohul Mulai Direvitalisasi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.197.75.83
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com