Untitled Document
Rabu, 22 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 16 September 2014 22:38
Tahun Depan, Pemko Konsentrasi Bebaskan Lahan Tol Pekanbaru-Dumai

Selasa, 16 September 2014 21:53
Polsek Mandau Razia Tempat-tempat Hiburan di Duri

Selasa, 16 September 2014 21:45
Disosnakertrans Rohul Sosialisasikan PKH Tingkat Kecamatan

Selasa, 16 September 2014 21:41
Wawako Dumai Kukuhkan KPED 2014-2018

Selasa, 16 September 2014 21:34
Puluhan Ribu Warga Meriahkan Pawai Ta’ruf MTQ XXIX Bengkalis di Bantan

Selasa, 16 September 2014 21:26
Pemko Dumai Bangun Waduk Reservoir

Selasa, 16 September 2014 21:23
Kejari Siak Tahan Dua Tersangka Korupsi yang Berbeda



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juni 2011 16:38
UED-SP Kuansing dan Meranti Stuban ke BUMdes di Rohul

Keberhasilan Rohul mengelola BUMdes menarik perhatian luas. Seperti UED-SP Kuansing dan Kepulauan Meranti yang khusus datang untuk belajar.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah pengurus Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Tangoban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan pengurus UED-SP dari Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar Studi Banding (Stuban) Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6/11) sore kemarin.

Rombongan Stuban dari 2 kabupaten kemarin, diterima Koordinator BUMdes Rokan Hulu, Sanzaimar SE,M.Si, di Hotel Putri Bungsu Pasirpangaraian. Dalam kesempatan tersebut, peserta Stuban diberikan pemaparan bagaimana mengelola BUMdes, melalui dana awal UED-SP.

Pun, diberikan pengetahuan akan peran BUMdes, dalam membantu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan modal usaha kepada masyarakat luas, dalam peningkatan ekonomi keluarga, terkait program meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Kita ucapkan banyak terima kasih, sebab BUMdes kita menjadi badan percontohan di Provinsi Riau. Diharapkan, dengan ilmu yang sudah ada, BUMdes di Rokan Hulu terus berkembang. Apalagi tahun 2016-2017 mendatang, ditargetkan seluruh desa sudah berdiri BUMdes,” jelas Sanzaimar.

Yanperalis, Asisten Korda UED-SP Kuansing, kepada wartawan menuturkan, alasan gelar Stuban ke BUMdes Rokan Hulu, karena pengelolaan dinilai terbaik di tingkat Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional. Diharapkan, dari Stuban ini, kedepannya pengelolaan BUMdes di Kuansing lebih baik lagi.

“Kita sangat berterima kasih kepada Rokan Hulu. Sebab, bersedia membagi pengalaman tentang pengelolaan BUMdes. Ini akan menjadi pengalaman yang berguna dalam memajukan BUMdes di Kuansing,” harap Yanperalis.

Rombongan Stuban dari Kuansing dan Kepulauan Meranti tersebut, diajak keliling untuk melihat secara langsung BUMdes Marga Mulya yang dinilai sebagai usaha desa terbaik, dalam hal pengelolaan.

Pemkab Rokan Hulu sendiri menargetkan, hingga tahun 2016-2017 mendatang, di seluruh desa sudah berdiri Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Pada tahun 2011 ini, sudah berdiri sedikitnya 34 BUMdes, dengan modal awal Rp15 miliar, dan saat ini sudah berkembang diatas target awal.

Bahkan, saat ini ada beberapa BUMdes di wilayah Rokan Hulu sebagai usaha desa terbaik se-Provinsi Riau, dan kerap menjadi tujuan untuk lakukan Studi banding, baik dari pengurus dalam provinsi, atau pun dari daerah di luar Provinsi Riau.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Banyak Pelaku Usaha Tempat Hiburan di Pekanbaru Langgar Aturan
- Mulai Besok, Peserta Riau Expo 2014 Dipersilahkan Masukkan Barang
- Triwulan II 2014, Realisasi Kredit Perbankan Riau Capai Rp 50,67 Triliun
- Nestapa Nelayan Kurau di Meranti, 'Besar Pasak daripada Tiang'
- Pasca Kenaikan Harga LPG 12 Kg,
Disperindag Bengkalis Himbau Masyarakat Mampu Jangan 'Borong' Elpiji 3 Kg

- LPG 12 Kg Naik Rp150 Ribu,
Warga Rohul Beralih ke LPG Tabung 3 Kg

- Disperindag dan DPRD Meranti Segera Bahas Persoalan BBM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.175.231
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com