Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 28 September 2016 23:10
Masa Kerja Pansus Berkahir,
Draf Tertib Pemilihan Wagubri Dipastikan Kelar Malam Ini


Rabu, 28 September 2016 22:27
Pekerja PT. MAS Ditemukan Tewas di Kamar Perumahan Karyawan

Rabu, 28 September 2016 21:50
Pilkada Serentak 2017, Mendagri Ajak Masyarakat Lawan Praktek Politik Uang

Rabu, 28 September 2016 21:48
Turnamen Pangkalan Lesung 2016,
PS Bintang Muda Sorek I, Pelalawan Berhasil Menjadi Champion


Rabu, 28 September 2016 21:45
Gubri Minta Pemko Dumai Manfaatkan Aset Pemprov Demi Hasilkan PAD

Rabu, 28 September 2016 21:42
Bank Riau Siap Laksanakan Kick Off Penukaran Uang

Rabu, 28 September 2016 21:39
Estimasi Rp126 Miliar,
Konsultan Ekspos Jembatan Siak IV Besok




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juni 2011 16:38
UED-SP Kuansing dan Meranti Stuban ke BUMdes di Rohul

Keberhasilan Rohul mengelola BUMdes menarik perhatian luas. Seperti UED-SP Kuansing dan Kepulauan Meranti yang khusus datang untuk belajar.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah pengurus Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Tangoban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan pengurus UED-SP dari Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar Studi Banding (Stuban) Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6/11) sore kemarin.

Rombongan Stuban dari 2 kabupaten kemarin, diterima Koordinator BUMdes Rokan Hulu, Sanzaimar SE,M.Si, di Hotel Putri Bungsu Pasirpangaraian. Dalam kesempatan tersebut, peserta Stuban diberikan pemaparan bagaimana mengelola BUMdes, melalui dana awal UED-SP.

Pun, diberikan pengetahuan akan peran BUMdes, dalam membantu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan modal usaha kepada masyarakat luas, dalam peningkatan ekonomi keluarga, terkait program meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Kita ucapkan banyak terima kasih, sebab BUMdes kita menjadi badan percontohan di Provinsi Riau. Diharapkan, dengan ilmu yang sudah ada, BUMdes di Rokan Hulu terus berkembang. Apalagi tahun 2016-2017 mendatang, ditargetkan seluruh desa sudah berdiri BUMdes,” jelas Sanzaimar.

Yanperalis, Asisten Korda UED-SP Kuansing, kepada wartawan menuturkan, alasan gelar Stuban ke BUMdes Rokan Hulu, karena pengelolaan dinilai terbaik di tingkat Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional. Diharapkan, dari Stuban ini, kedepannya pengelolaan BUMdes di Kuansing lebih baik lagi.

“Kita sangat berterima kasih kepada Rokan Hulu. Sebab, bersedia membagi pengalaman tentang pengelolaan BUMdes. Ini akan menjadi pengalaman yang berguna dalam memajukan BUMdes di Kuansing,” harap Yanperalis.

Rombongan Stuban dari Kuansing dan Kepulauan Meranti tersebut, diajak keliling untuk melihat secara langsung BUMdes Marga Mulya yang dinilai sebagai usaha desa terbaik, dalam hal pengelolaan.

Pemkab Rokan Hulu sendiri menargetkan, hingga tahun 2016-2017 mendatang, di seluruh desa sudah berdiri Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Pada tahun 2011 ini, sudah berdiri sedikitnya 34 BUMdes, dengan modal awal Rp15 miliar, dan saat ini sudah berkembang diatas target awal.

Bahkan, saat ini ada beberapa BUMdes di wilayah Rokan Hulu sebagai usaha desa terbaik se-Provinsi Riau, dan kerap menjadi tujuan untuk lakukan Studi banding, baik dari pengurus dalam provinsi, atau pun dari daerah di luar Provinsi Riau.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bank Riau Siap Laksanakan Kick Off Penukaran Uang
- BI Sebut Sawit dan Minyak Penyebab Ekonomi Riau Belum Pulih
- Sop Duran Duren, Tawarkan Sajian Menu dengan Promo Spesial
- Kebun Sawit Swadaya Trimulya Jaya Ukui Proyek Percontohan Provinsi
- Bahas KITB, Gubri dan Kadisperindag Temui Menperin RI
- Mulai Oktober, Seluruh Aksi Bongkar Muat Dipindahkan Ke Terminal BRPS
- Bank Mandiri Airmolek Setujui Kredit Tanpa Persetujuan Pemilik Anggunan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.163.40
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com