Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 29 April 2016 18:50
Program RTMPE Pemkab Kampar Diadopsi Anzeco Plantations Kuala Lumpur

Jum’at, 29 April 2016 18:41
Polisi Tangkap 3 Penjual Organ Tubuh Satwa Dilindungi

Jum’at, 29 April 2016 17:59
Sekwan Ahmad Yani Lengkapi 22 Nama Pendaftar Calon Sekdaprov Riau

Jum’at, 29 April 2016 17:51
Hujan Disertai Angin Kencang Hantam Beberapa Wilayah di Pekanbaru

Jum’at, 29 April 2016 17:37
23 Rumah Rusak, Desa Sanglar, Inhil Diterjang Puting Beliung

Jum’at, 29 April 2016 17:33
BPKP Catat Rp207 Miliar Aset Pemkab Inhu "Hilang"

Jum’at, 29 April 2016 17:04
Uang Koin Tak Laku di Rohul, Uang Kertas Pecahan Rp1.000 Langka



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juni 2011 16:38
UED-SP Kuansing dan Meranti Stuban ke BUMdes di Rohul

Keberhasilan Rohul mengelola BUMdes menarik perhatian luas. Seperti UED-SP Kuansing dan Kepulauan Meranti yang khusus datang untuk belajar.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah pengurus Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Tangoban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan pengurus UED-SP dari Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar Studi Banding (Stuban) Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6/11) sore kemarin.

Rombongan Stuban dari 2 kabupaten kemarin, diterima Koordinator BUMdes Rokan Hulu, Sanzaimar SE,M.Si, di Hotel Putri Bungsu Pasirpangaraian. Dalam kesempatan tersebut, peserta Stuban diberikan pemaparan bagaimana mengelola BUMdes, melalui dana awal UED-SP.

Pun, diberikan pengetahuan akan peran BUMdes, dalam membantu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan modal usaha kepada masyarakat luas, dalam peningkatan ekonomi keluarga, terkait program meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Kita ucapkan banyak terima kasih, sebab BUMdes kita menjadi badan percontohan di Provinsi Riau. Diharapkan, dengan ilmu yang sudah ada, BUMdes di Rokan Hulu terus berkembang. Apalagi tahun 2016-2017 mendatang, ditargetkan seluruh desa sudah berdiri BUMdes,” jelas Sanzaimar.

Yanperalis, Asisten Korda UED-SP Kuansing, kepada wartawan menuturkan, alasan gelar Stuban ke BUMdes Rokan Hulu, karena pengelolaan dinilai terbaik di tingkat Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional. Diharapkan, dari Stuban ini, kedepannya pengelolaan BUMdes di Kuansing lebih baik lagi.

“Kita sangat berterima kasih kepada Rokan Hulu. Sebab, bersedia membagi pengalaman tentang pengelolaan BUMdes. Ini akan menjadi pengalaman yang berguna dalam memajukan BUMdes di Kuansing,” harap Yanperalis.

Rombongan Stuban dari Kuansing dan Kepulauan Meranti tersebut, diajak keliling untuk melihat secara langsung BUMdes Marga Mulya yang dinilai sebagai usaha desa terbaik, dalam hal pengelolaan.

Pemkab Rokan Hulu sendiri menargetkan, hingga tahun 2016-2017 mendatang, di seluruh desa sudah berdiri Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Pada tahun 2011 ini, sudah berdiri sedikitnya 34 BUMdes, dengan modal awal Rp15 miliar, dan saat ini sudah berkembang diatas target awal.

Bahkan, saat ini ada beberapa BUMdes di wilayah Rokan Hulu sebagai usaha desa terbaik se-Provinsi Riau, dan kerap menjadi tujuan untuk lakukan Studi banding, baik dari pengurus dalam provinsi, atau pun dari daerah di luar Provinsi Riau.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Uang Koin Tak Laku di Rohul, Uang Kertas Pecahan Rp1.000 Langka
- Bahas Naker, Pemkab Bengkalis dan PT CPI Lakukan Pertemuan Khusus
- Gandeng Indomaret dan Nastle Carnation, Diskop Lakukan Seminar UMKM
- Triwulan I 2016,
Aset Perbankan Riau Capai Rp 84,51 Triliun

- Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik
- Agustus 2015 Di-PHK,
Puluhan Eks Karyawan PT. BLJ Bengkalis Desak Pembayaran Pesangon

- Amankan Stok Beras, Bulog Beli 198 Ribu Kg Padi Petani Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.147.50.66
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com