Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 25 Juli 2016 22:42
Zulfahrianto Siap Bangkitkan Kembali DPD KNPI Kabupaten Rohul

Senin, 25 Juli 2016 22:01
Biaya Pendaftaran Turun Jadi Rp20 Juta,
5 Balon Ketua DPD KNPI Rohul Kembalikan Formulir di Detik-detik Terakhir


Senin, 25 Juli 2016 21:14
BPS Rilis Data Kemiskinan di Pedesaan Riau Kian Memburuk

Senin, 25 Juli 2016 21:08
Bupati Inhil Buka Turnamen Sepak Bola KNPI Cup

Senin, 25 Juli 2016 21:02
Menteri LHK Batalkan Join Swasta Kelola Taman Nasional Zamrud di Siak

Senin, 25 Juli 2016 19:36
Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah tak Membiarkan SP3 Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan

Senin, 25 Juli 2016 19:28
Siswa Diminta Bayar Uang Baju Rp1, 3 juta, Bupati Kampar Langsung Turun ke Sekolah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juni 2011 16:38
UED-SP Kuansing dan Meranti Stuban ke BUMdes di Rohul

Keberhasilan Rohul mengelola BUMdes menarik perhatian luas. Seperti UED-SP Kuansing dan Kepulauan Meranti yang khusus datang untuk belajar.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah pengurus Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Tangoban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan pengurus UED-SP dari Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar Studi Banding (Stuban) Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6/11) sore kemarin.

Rombongan Stuban dari 2 kabupaten kemarin, diterima Koordinator BUMdes Rokan Hulu, Sanzaimar SE,M.Si, di Hotel Putri Bungsu Pasirpangaraian. Dalam kesempatan tersebut, peserta Stuban diberikan pemaparan bagaimana mengelola BUMdes, melalui dana awal UED-SP.

Pun, diberikan pengetahuan akan peran BUMdes, dalam membantu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan modal usaha kepada masyarakat luas, dalam peningkatan ekonomi keluarga, terkait program meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Kita ucapkan banyak terima kasih, sebab BUMdes kita menjadi badan percontohan di Provinsi Riau. Diharapkan, dengan ilmu yang sudah ada, BUMdes di Rokan Hulu terus berkembang. Apalagi tahun 2016-2017 mendatang, ditargetkan seluruh desa sudah berdiri BUMdes,” jelas Sanzaimar.

Yanperalis, Asisten Korda UED-SP Kuansing, kepada wartawan menuturkan, alasan gelar Stuban ke BUMdes Rokan Hulu, karena pengelolaan dinilai terbaik di tingkat Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional. Diharapkan, dari Stuban ini, kedepannya pengelolaan BUMdes di Kuansing lebih baik lagi.

“Kita sangat berterima kasih kepada Rokan Hulu. Sebab, bersedia membagi pengalaman tentang pengelolaan BUMdes. Ini akan menjadi pengalaman yang berguna dalam memajukan BUMdes di Kuansing,” harap Yanperalis.

Rombongan Stuban dari Kuansing dan Kepulauan Meranti tersebut, diajak keliling untuk melihat secara langsung BUMdes Marga Mulya yang dinilai sebagai usaha desa terbaik, dalam hal pengelolaan.

Pemkab Rokan Hulu sendiri menargetkan, hingga tahun 2016-2017 mendatang, di seluruh desa sudah berdiri Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Pada tahun 2011 ini, sudah berdiri sedikitnya 34 BUMdes, dengan modal awal Rp15 miliar, dan saat ini sudah berkembang diatas target awal.

Bahkan, saat ini ada beberapa BUMdes di wilayah Rokan Hulu sebagai usaha desa terbaik se-Provinsi Riau, dan kerap menjadi tujuan untuk lakukan Studi banding, baik dari pengurus dalam provinsi, atau pun dari daerah di luar Provinsi Riau.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BPS Rilis Data Kemiskinan di Pedesaan Riau Kian Memburuk
- Petani di Bengkalis Resah Harga Getah Karet Semakin Turun
- Deni Gantikan Andhy Sebagai Manager PLN Rayon Pasirpangaraian, Rohul
- Walet Menghilang, Bisnis Penangkaran Sarang di Bengkalis Kian Meredup
- Pasokan Lancar, Harga Barang Mulai Turun
- Perhari Rp50 Juta, BI Sosialisasikan Gerakan Peduli Koin
- Per-Maret 2016, Lebih Setengah Juta Warga Riau Miskin


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.79.227
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com