Untitled Document
Rabu, 8 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 27 Mei 2015 20:37
2015, BNNP Riau Rehabilitasi 1.067 Pecandu Narkoba

Rabu, 27 Mei 2015 20:34
Mansyur: Pekansikawan Positif Bagi Pekanbaru

Rabu, 27 Mei 2015 20:20
Beroperasinya Perusahaan ESM,
Kota Dumai Bakal Kebanjiran Naker Asing Asal China


Rabu, 27 Mei 2015 20:15
Taruna Baru STTD Pola Pembibitan Putra Daerah
Penerimaan di Rohil Belum Menyebar Secara Luas


Rabu, 27 Mei 2015 20:09
Jelang Job Expo Pekanbaru,
Disnaker Lakukan Singkronisasi dengan Perusahaan


Rabu, 27 Mei 2015 20:04
Pantau Pasar Modern, Bupati Rohul Ngaku Tak Temukan Beras Plastik

Rabu, 27 Mei 2015 19:59
Polres Siak Masih Selidiki Kasus Pemenggalan IRT di Tualang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juni 2011 16:38
UED-SP Kuansing dan Meranti Stuban ke BUMdes di Rohul

Keberhasilan Rohul mengelola BUMdes menarik perhatian luas. Seperti UED-SP Kuansing dan Kepulauan Meranti yang khusus datang untuk belajar.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah pengurus Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Tangoban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan pengurus UED-SP dari Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar Studi Banding (Stuban) Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6/11) sore kemarin.

Rombongan Stuban dari 2 kabupaten kemarin, diterima Koordinator BUMdes Rokan Hulu, Sanzaimar SE,M.Si, di Hotel Putri Bungsu Pasirpangaraian. Dalam kesempatan tersebut, peserta Stuban diberikan pemaparan bagaimana mengelola BUMdes, melalui dana awal UED-SP.

Pun, diberikan pengetahuan akan peran BUMdes, dalam membantu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan modal usaha kepada masyarakat luas, dalam peningkatan ekonomi keluarga, terkait program meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Kita ucapkan banyak terima kasih, sebab BUMdes kita menjadi badan percontohan di Provinsi Riau. Diharapkan, dengan ilmu yang sudah ada, BUMdes di Rokan Hulu terus berkembang. Apalagi tahun 2016-2017 mendatang, ditargetkan seluruh desa sudah berdiri BUMdes,” jelas Sanzaimar.

Yanperalis, Asisten Korda UED-SP Kuansing, kepada wartawan menuturkan, alasan gelar Stuban ke BUMdes Rokan Hulu, karena pengelolaan dinilai terbaik di tingkat Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional. Diharapkan, dari Stuban ini, kedepannya pengelolaan BUMdes di Kuansing lebih baik lagi.

“Kita sangat berterima kasih kepada Rokan Hulu. Sebab, bersedia membagi pengalaman tentang pengelolaan BUMdes. Ini akan menjadi pengalaman yang berguna dalam memajukan BUMdes di Kuansing,” harap Yanperalis.

Rombongan Stuban dari Kuansing dan Kepulauan Meranti tersebut, diajak keliling untuk melihat secara langsung BUMdes Marga Mulya yang dinilai sebagai usaha desa terbaik, dalam hal pengelolaan.

Pemkab Rokan Hulu sendiri menargetkan, hingga tahun 2016-2017 mendatang, di seluruh desa sudah berdiri Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Pada tahun 2011 ini, sudah berdiri sedikitnya 34 BUMdes, dengan modal awal Rp15 miliar, dan saat ini sudah berkembang diatas target awal.

Bahkan, saat ini ada beberapa BUMdes di wilayah Rokan Hulu sebagai usaha desa terbaik se-Provinsi Riau, dan kerap menjadi tujuan untuk lakukan Studi banding, baik dari pengurus dalam provinsi, atau pun dari daerah di luar Provinsi Riau.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Disperindag Dumai Gelar OP LPG 3 Kg Sebanyak 6.160 Tabung
- Disnaker Dumai Kirim 11 Perusahaan Lomba Zero Accident
- Beras Plastik Tak Ditemukan Beredar di Kuansing
- Minimalisir Angka Pengangguran, Disnaker Pekanbaru Gelar Job Expo
- Stabilkan Harga,
Disperindag Pekanbaru Siapkan Operasi Pasar Tabung Gas 3 Kg

- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik
- Walikota Pekanbaru Hadiri RUPS dan RUPSLB PT.BSP‎


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.126.70
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com