Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 3 September 2015 23:39
Status Cagar Budaya Mesjid Raya Bakal Dicabut,
DPRD Riau: Sangat Kita Sayangkan dan Jangan Sampai Terjadi


Kamis, 3 September 2015 23:32
Masyarakat Enok dan Tanah Merah Pertanyakan Banyaknya Kelompok Pejuang Pemekaran Insel

Kamis, 3 September 2015 23:30
Udara Memburuk, PMI-Diskes Dumai Bagikan 8.000 Masker Gratis

Kamis, 3 September 2015 23:22
Kurang Perhatian Pemko Dumai Bikin Atlet Hijrah Keluar Daerah

Kamis, 3 September 2015 23:17
KONI Pelalawan Gelar Raker dan Lantik Korcam

Kamis, 3 September 2015 23:13
Cakada Dumai M Ikhsan-Yanti Intens Temui Calon Pemilihnya

Kamis, 3 September 2015 23:11
Karlahut di Kampar Hampir 1000 Ha,
Kondisi Fisik Petugas BPBD Kampar Mulai Menurun




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juni 2011 16:38
UED-SP Kuansing dan Meranti Stuban ke BUMdes di Rohul

Keberhasilan Rohul mengelola BUMdes menarik perhatian luas. Seperti UED-SP Kuansing dan Kepulauan Meranti yang khusus datang untuk belajar.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah pengurus Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Tangoban, Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan pengurus UED-SP dari Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar Studi Banding (Stuban) Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6/11) sore kemarin.

Rombongan Stuban dari 2 kabupaten kemarin, diterima Koordinator BUMdes Rokan Hulu, Sanzaimar SE,M.Si, di Hotel Putri Bungsu Pasirpangaraian. Dalam kesempatan tersebut, peserta Stuban diberikan pemaparan bagaimana mengelola BUMdes, melalui dana awal UED-SP.

Pun, diberikan pengetahuan akan peran BUMdes, dalam membantu penanggulangan kemiskinan, dengan memberikan modal usaha kepada masyarakat luas, dalam peningkatan ekonomi keluarga, terkait program meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Kita ucapkan banyak terima kasih, sebab BUMdes kita menjadi badan percontohan di Provinsi Riau. Diharapkan, dengan ilmu yang sudah ada, BUMdes di Rokan Hulu terus berkembang. Apalagi tahun 2016-2017 mendatang, ditargetkan seluruh desa sudah berdiri BUMdes,” jelas Sanzaimar.

Yanperalis, Asisten Korda UED-SP Kuansing, kepada wartawan menuturkan, alasan gelar Stuban ke BUMdes Rokan Hulu, karena pengelolaan dinilai terbaik di tingkat Provinsi Riau, bahkan tingkat nasional. Diharapkan, dari Stuban ini, kedepannya pengelolaan BUMdes di Kuansing lebih baik lagi.

“Kita sangat berterima kasih kepada Rokan Hulu. Sebab, bersedia membagi pengalaman tentang pengelolaan BUMdes. Ini akan menjadi pengalaman yang berguna dalam memajukan BUMdes di Kuansing,” harap Yanperalis.

Rombongan Stuban dari Kuansing dan Kepulauan Meranti tersebut, diajak keliling untuk melihat secara langsung BUMdes Marga Mulya yang dinilai sebagai usaha desa terbaik, dalam hal pengelolaan.

Pemkab Rokan Hulu sendiri menargetkan, hingga tahun 2016-2017 mendatang, di seluruh desa sudah berdiri Badan Usaha Milik desa (BUMdes). Pada tahun 2011 ini, sudah berdiri sedikitnya 34 BUMdes, dengan modal awal Rp15 miliar, dan saat ini sudah berkembang diatas target awal.

Bahkan, saat ini ada beberapa BUMdes di wilayah Rokan Hulu sebagai usaha desa terbaik se-Provinsi Riau, dan kerap menjadi tujuan untuk lakukan Studi banding, baik dari pengurus dalam provinsi, atau pun dari daerah di luar Provinsi Riau.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kepala DPPKP Harapkan Barang Luar Negeri Dilegalkan Masuk ke Meranti
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun
- Asap Tebal, Apotek di Tembilahan Mulai Kehabisan Stok Masker
- Dipenda Riau Terus Berusaha Gesa Pelaksanaan Samsat Online
- Triwulan III 2015, Ekonomi Riau Membaik
- Kabut Asap, Pelajar di Duri Kembali Diliburkan
- Mulai Normal, 14 Jadwal Penerbangan di SSK II Terganggu Asap


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.147.20.131
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com