Untitled Document
Kamis, 25 Safar 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 17 Desember 2014 21:39
Penganiayaan Tukang Bakso di Pekanbaru,
Pelaku Divonis Hakim 8 Bulan Penjara


Rabu, 17 Desember 2014 21:02
Krisis Listrik di Inhu Diprediksi Berlangsung Lama

Rabu, 17 Desember 2014 20:59
Bahana Cendana Kartika Chevron Wakili Riau di Grand Prix Marching Band 2014

Rabu, 17 Desember 2014 20:57
Gandeng PLN, PT Musimas Alirkan Listrik ke Tiga Desa

Rabu, 17 Desember 2014 20:55
Deteksi Dini Karhutla, Pemkab Meranti Gandeng REDD+

Rabu, 17 Desember 2014 20:43
DPRD Inhu Priode Baru Gelar Reses Perdana

Rabu, 17 Desember 2014 20:34
Usai Beraksi di Kabun, Empat Rampok Ditangkap Polres Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Juni 2011 07:55
Hingga 2010,
Asian Agri Produks 59 Jutai Bibit Sawit Topaz TYE


Permintaan untuk bibit unggul sawit Topaz cukup tinggi. Untuk memenuhinya, 6 tahun terakhir, produksi bibit sawit Topaz capai 59 juta.

Riauterkini-PEKANBARU-Bibit sawit Topaz diakui unggul dalam kapasitas produksi dan tahan di berbagai jenis lahan. Bahkan dalam uji coba penanaman di berbagai jenis lahan dari tanah mineral, gambut dangkal dan gambut dalam, produksi minyak sawit (CPO) Topaz jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kebun sawit dari kebun sawit berbibit biasa.

Menurut Kepala Riset PT Asian Agri Group, Ang Boon Beng dalam Presstrip ke PT Tunggal Yunus Estate (anak perusahaan Asian Agri Group) Rabu (8/6/11) menyatakan bahwa bibit Topaz yang memiliki masa buah cepat (26 bulan sejak tanam) ini panen di tahun pertama mampu mencapai 15-18 ton perhektar. Tahun ke-2 mampu menghasilkan buah sebanyak 19-25 ton perhektar, tahun ke-3 mampu menghasilkan buah sebanyak 26-30 ton perhektar. Tahun ke-4 hingga ke-15 mampu berproduksi sawit hingga 31-35 ton perhektar.

"Dengan keunggulan bibit Topaz tersebut, menarik para petani dan perusahaan sawit untuk menanam bibit Topaz di kebun mereka. Untuk memenuhinya, produksi bibit sawit Topaz dalam kurun waktu 2004-2010 mencapai 59 juta bibit yang didistribusikan ke perusahaan sawit baik internal maupun perusahaan sawit lain, perorangan dan petani," terangnya.

Katanya Tahun 2011 ini saja, PT Tunggal Yunus Estate sudah menerima orderan bibit sawit sebanyak 20 juta bibit. Jumlah bibit yang sudah didistribusikan perMei 2011 mencapai 6,325 juta bibit. Dari jumlah tersebut, untuk keperluan intern perusahaan hanya sekitar 500.500 bibit saja. Sisanya adalah untuk ekdternal. Termasuk perusahaan sebanyak 5,297 juta bibit dan untuk petani sebanyak 563 ribu bibit.

Selain itu, PT TYE yang merupakan anak perusahaan Asian Agri Group ini juga sudah mendistribusikan 5000 bibit sawit untuk petani disekitar kawasan perusahaan. Menurut Ang Boon Beng, itu merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada peningkatan kesejahteraan petani sawit yang memiliki kebun sawit di sekitar lahan kebun PT TYE.

Indukan Unggul

Untuk menghasilkan bibit sawit unggul, menurut Ang Boon Beng PT TYE melakukan berbagai riset dan kloning indukan unggul. Dalam melaksanakan proses seleksi benih, tembah Ang Boon Beng, TYE menggunakan tetua dura dan pisifera yang sudah terseleksi.

Katanya, dura terseleksi dari Costarika sejumlah 228 keturunan Inbred Lines Dura Deli (DxD) yang berasal dari lembaga riset ternama seperti Mardi Serdang (Malaysia), OPRS Banting (Malaysia), OPRS Dami (Papua Nugini), Stasuin Riset Chemara (Malaysia), Socfin Johor Labis (Malaysia) dan San Alejo (Honduras) serta tetua pisifera terseleksi sejumlah 50 keturunan yang berasal dari AVROS (H&C Malaysia), AVROS Dami, Ekona, Ghana, Nigeria, La Me dan Yangambi..

"Tetua dura yang terpilih adalah Dami, Chemara, Harrison dan Crossfield, Coto, Socfin dan MARDI. Selanjutnya, tetua pisifera terpilih adalah Nigeria, Ekona, Ghana dan Yangambi," terangnya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Industri Hulu Migas Motor Penggerak Ekonomi Negeri
- Pengusaha Australia Minati Kembangkan Rumah Potong Hewan di Pekanbaru
- Harga TBS Pekan Ini Naik Rp 60 Perkilogram
- Tingkatkan Hilirisasi Perkebunan,
Pemprov Maksimalkan Infrastruktur Penunjang di Riau

- BPTPM Dumai Taja Workshop SP-PTSP untuk Seluruh Intansi
- Tertua Kedua di Indonesia,
Kantor Cabang BRI Bagansiapiapi Berulang Tahun ke-119

- Denda Kehilangan Tiket Parkir di Mal Mancy Duri Dianggap Terlalu Mahal
- Rp4,9 Triliun RAPBD Bengkalis 2015 Siap Disajukan ke DPRD


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.180.135
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com