Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 29 April 2017 10:33
Bupati Inhil Jadi Khatib Salat Jum'at di Kecamatan Mandah

Sabtu, 29 April 2017 07:40
Polres Kuansing Tangkap Penampung Emas Hasil Tambang Ilegal

Sabtu, 29 April 2017 07:37
Geyar Dirgantara di Lanud Roesmin Nurjadin,
Masyarakat Diajak Saksikan Beragam Atraksi dan Berkesempatan Naik Helikopter


Sabtu, 29 April 2017 07:28
DPRD Riau Telah Kirim Berkas Hasil Pemilihan Wagubri ke Mendagri

Sabtu, 29 April 2017 07:26
Sejumlah Perusahaan Asal Sumbar Rambah Hutan Lindung di Kuansing

Jum’at, 28 April 2017 21:50
Baznas Kuansing Gelar Tablik Akbar Sosialisasi Zakat

Jum’at, 28 April 2017 21:41
Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat


Jum’at, 28 April 2017 21:19
APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan

Jum’at, 28 April 2017 20:31
Stand Utama Bocor, EO Dumai Expo 2017 Disebut Lepas Tangan

Jum’at, 28 April 2017 19:27
Wabup Meranti Ikuti Diklatpim di Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 13 Maret 2011 16:17
Cari Harga Tinggi, Getah Karet Pelalawan Dijual ke Medan

Para toke getah karet di Pelalawan mengeluhkan harga yang tak menentu. Untuk mencari harga yang lebih tinggi, mereka menjual ke pabrik di Medan, Sumatera Utara.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Para toke getah karet yang ada dikabupaten Pelalawan menjual ojol ke sejumlah pabrik karet yang berada di Sumutera Utara (Sumut). Aksi penjualan ojol ke provinisi tetangga tersebut menyusul, ketidakpastian harga getah yang terjadi akhir-akhir ini.

Misalnya, para toke selama ini getah ojol dijual ke Rengat, Sungai Pagar atau Pekanbaru, kini mereka menjual getah ke Rantau Prapat, Sumatera Utara. Ini mereka lakukan demi mengejar selilisih hagra jual sekitar seribu rupiah per kilogram.

Irul (44), toke getah ojol untuk wilayah kecamatan Pangkalan Lesung dan sekitarnya, termasuk yang memilih cara tersebut. Kepada wartawan, Irul menuturkan alasan sederhana kenapa harus mejual ke wilayah Sumut. Padahal jarak tempu kesana sangat lama dan melelahkan.

‘’Disana harganya tinggi. Ini trip pertama, coba-coba dulu lah. Mudah-mudahan tidak rugi,’’ tutur Irul yang ditemui saat mengawasi anak buahnya memuat belasan ton ojol kemarin.

Bersama dengan dia, sejumlah toke asal kbupaten Pelalawan lainnya juga memilih jalan yang sama. ‘’Kami rombongan enam tronton nanti malam. Ada yang dari Ukui, dari Sorek, dan dari Pangkalan,’’ ungkapnya.

Ketika ditanya alasan kenapa tidak menjual getah ke pabrik-pabrik yang ada di provnsi Riau, ia kembali menjelaskan alasan sederhana. Menurutnya sulit memastikan memperoleh untung bila tetap bertahan menjual kedalam Riau. Pasalnya pabrik-pabrik Riau tidak berani mengumumkan harga kepada para pemasok. Disatu sisi para toke telah terlanjur membeli ke petani dengan harga tertentu.

‘’Di Rengat dan Pekanbaru pabrik belum kasitau harga. Sedangkan kami beli langsung bayar sekilo sekian. Kalau patokan harga minggu lalu tak berani. Takutnya sudah turun lagi, bisa rugi pula,’’ ungkapnya.

Kabupaten Pelalawan dan Provinsi Riau, sedikit banyak jelas dirugikan dengan perpindahan pasar karet ojol yang terjadi saat ini. Setidaknya Riau kehilangan kesempatan kerja dibidang bongkar muat untuk sebagian warganya.Selain itu dilihat dari sisi pendapatan, Riau kehilangan potensi bagi hasil atas pendapatan negara atas pajak pertambahan nilai yang dibebankan pada sebagian produk karet ojol. Pasalnya, dalam sistem pencatatan pajak, Pelalawan tidak dapat tidak dicatat sebagai daerah penghasil.

Padahal fenomena penjualan karet ojol ke luar daerah ini sangat bisa meluas dan dengan nilai transaksi yang sangat besar.

Diperkirakan ada ratusan ton karet ojol asal Pelalawan yang diangkut keluar Riau. Jika satu truk tronton membawa 20 ton, maka pada pemberangkatan Sabtu malam pekan lalu saja terdapat 120 ton.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Santo
Sy ingin mengatakan sedit kami rakyat riau kenapa harga ojol dan getah di pabri riau terlalu rendah apa permainan bos getah diriau .rakyat susah dipencet apa ketegasan bupati skrang ini. Tlong jgn d permain kan rakyat kecil .harga 7000.sunguh merasa perih untk pemotong karat .cukp ini sy berkometar.

ADI
JIKA ADA MINAT HUB 082361123939/085373696229 KHUSUS AGEN GETAH KARET

ADI
KALAU SAYA CUMA BISA BANTU PARA AGEN GETAH TUK MASUKN KEPABRIK YG DI MEDAN YAITU BRIGESTON ADI ADA(DO)

ADI
KALAU SAYA CUMA BISA BANTU PARA AGEN GETAH TUK MASUKN KEPABRIK YG DI MEDAN YAITU BRIGESTON ADI ADA(DO)


Berita lainnya..........
- Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Bengkalis Capai 7,05 Persen
- Terkecuali Emergency dan Defisit Daya,
PLN Duri Janji Tiadakan Pemadaman Selama Ramadhan

- Distributor Bahan Pokok di Pekanbaru Wajib Miliki TDPUD
- Bisa Picu Krisis Ekonomi, Apindo Riau Desak Pencabutan Permen Gambut
- Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor
- Sekda Meranti Berharap Pihak Perbankan Bantu Pemda Sejahterakan Rakyat
- DPD IPK Rohil Launching Produk Kopi dan Gelar Dialog


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.54.2
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com