Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Juni 2017 18:38
Sekda Rohul Lantik Sekretaris Disdikpora dan Serahkan Dua SK Pejabat Plt

Kamis, 22 Juni 2017 17:23
Amankan Lebaran, Tim Harat Polres Inhil Patroli Keliling Pasar di Tembilahan

Kamis, 22 Juni 2017 16:56
Capella Honda dan Dealer Honda Gelar Buka Puasa Bersama Konsumen

Kamis, 22 Juni 2017 16:17
Curi Sepeda Motor di Kebun Sawit, Tiga Warga Rohul Ditangkap

Kamis, 22 Juni 2017 16:11
ABK Asal Gaung Tikam Dua Warga Mandah Hingga Luka Parah

Kamis, 22 Juni 2017 14:51
Simpan Tiga Paket Sabu di Bungkus Roti,
Ibu dan Balitanya Diamankan Petugas Lapas Bengkalis


Kamis, 22 Juni 2017 13:57
Gubri Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Sungai Duku

Kamis, 22 Juni 2017 13:20
PN Pekanbaru Gelar Sidang Perdana Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Rengat

Kamis, 22 Juni 2017 13:16
Armada Rusak, Arus Mudik Lebaran Dilayani 4 Kapal Roro di Bengkalis

Kamis, 22 Juni 2017 13:13
Jelang Idul Fitri, Bupati Inhil Serahkan Tali Asih kepada Yatim-Piatu di Gaung



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 13 Maret 2011 16:17
Cari Harga Tinggi, Getah Karet Pelalawan Dijual ke Medan

Para toke getah karet di Pelalawan mengeluhkan harga yang tak menentu. Untuk mencari harga yang lebih tinggi, mereka menjual ke pabrik di Medan, Sumatera Utara.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Para toke getah karet yang ada dikabupaten Pelalawan menjual ojol ke sejumlah pabrik karet yang berada di Sumutera Utara (Sumut). Aksi penjualan ojol ke provinisi tetangga tersebut menyusul, ketidakpastian harga getah yang terjadi akhir-akhir ini.

Misalnya, para toke selama ini getah ojol dijual ke Rengat, Sungai Pagar atau Pekanbaru, kini mereka menjual getah ke Rantau Prapat, Sumatera Utara. Ini mereka lakukan demi mengejar selilisih hagra jual sekitar seribu rupiah per kilogram.

Irul (44), toke getah ojol untuk wilayah kecamatan Pangkalan Lesung dan sekitarnya, termasuk yang memilih cara tersebut. Kepada wartawan, Irul menuturkan alasan sederhana kenapa harus mejual ke wilayah Sumut. Padahal jarak tempu kesana sangat lama dan melelahkan.

‘’Disana harganya tinggi. Ini trip pertama, coba-coba dulu lah. Mudah-mudahan tidak rugi,’’ tutur Irul yang ditemui saat mengawasi anak buahnya memuat belasan ton ojol kemarin.

Bersama dengan dia, sejumlah toke asal kbupaten Pelalawan lainnya juga memilih jalan yang sama. ‘’Kami rombongan enam tronton nanti malam. Ada yang dari Ukui, dari Sorek, dan dari Pangkalan,’’ ungkapnya.

Ketika ditanya alasan kenapa tidak menjual getah ke pabrik-pabrik yang ada di provnsi Riau, ia kembali menjelaskan alasan sederhana. Menurutnya sulit memastikan memperoleh untung bila tetap bertahan menjual kedalam Riau. Pasalnya pabrik-pabrik Riau tidak berani mengumumkan harga kepada para pemasok. Disatu sisi para toke telah terlanjur membeli ke petani dengan harga tertentu.

‘’Di Rengat dan Pekanbaru pabrik belum kasitau harga. Sedangkan kami beli langsung bayar sekilo sekian. Kalau patokan harga minggu lalu tak berani. Takutnya sudah turun lagi, bisa rugi pula,’’ ungkapnya.

Kabupaten Pelalawan dan Provinsi Riau, sedikit banyak jelas dirugikan dengan perpindahan pasar karet ojol yang terjadi saat ini. Setidaknya Riau kehilangan kesempatan kerja dibidang bongkar muat untuk sebagian warganya.Selain itu dilihat dari sisi pendapatan, Riau kehilangan potensi bagi hasil atas pendapatan negara atas pajak pertambahan nilai yang dibebankan pada sebagian produk karet ojol. Pasalnya, dalam sistem pencatatan pajak, Pelalawan tidak dapat tidak dicatat sebagai daerah penghasil.

Padahal fenomena penjualan karet ojol ke luar daerah ini sangat bisa meluas dan dengan nilai transaksi yang sangat besar.

Diperkirakan ada ratusan ton karet ojol asal Pelalawan yang diangkut keluar Riau. Jika satu truk tronton membawa 20 ton, maka pada pemberangkatan Sabtu malam pekan lalu saja terdapat 120 ton.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Santo
Sy ingin mengatakan sedit kami rakyat riau kenapa harga ojol dan getah di pabri riau terlalu rendah apa permainan bos getah diriau .rakyat susah dipencet apa ketegasan bupati skrang ini. Tlong jgn d permain kan rakyat kecil .harga 7000.sunguh merasa perih untk pemotong karat .cukp ini sy berkometar.

ADI
JIKA ADA MINAT HUB 082361123939/085373696229 KHUSUS AGEN GETAH KARET

ADI
KALAU SAYA CUMA BISA BANTU PARA AGEN GETAH TUK MASUKN KEPABRIK YG DI MEDAN YAITU BRIGESTON ADI ADA(DO)

ADI
KALAU SAYA CUMA BISA BANTU PARA AGEN GETAH TUK MASUKN KEPABRIK YG DI MEDAN YAITU BRIGESTON ADI ADA(DO)


loading...

Berita lainnya..........
- Satgas Pangan Pemkab Kampar Pantau Harga Sembako di Pasar Kuok
- Sepanjang Ramadan, PT Nusantara Berlian Motor Alami Peningkatan Penjualan 25 Persen
- Masyarakat Bengkalis Diimbau Jeli Membeli Makanan
- Gubri Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau Terus Membaik
- Tinjau Pasar, Kapolres Bengkalis Temukan Ikan Busuk Dijual
- Mendag Sebut Dukungan Perusahaan Terhadap IKM, Jadi Kail Wirausaha Mandiri
- Pastikan Harga Stabil, Gubri Didampingi Wawako Pekanbaru Tinjau Pasar Cik Puan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.106.81
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com