Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Juni 2017 21:17
Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu

Ahad, 25 Juni 2017 16:13
Usai Sholat Ied, Gubri Ajak Masyarakat Hadiri Open House

Ahad, 25 Juni 2017 15:51
Meriahnya Pawai Obor Sambut Idul Fitri dan Open House di Rumdis Bupati Rohul

Ahad, 25 Juni 2017 15:16
Bupati Inhil Khotib Sholat Idul Firi 1438 Hijriyah di Tembilahan

Ahad, 25 Juni 2017 14:03
Bupati Kampar dan Forkopimda Shalat Idul Fitri di Mesjid Jami' Al-Ikhsan Islamic Centre Bangkinang

Ahad, 25 Juni 2017 13:14
Bupati Harris Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H

Ahad, 25 Juni 2017 10:52
Ditandai Pemukulan Beduk,
Bupati Inhil Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1438 H


Ahad, 25 Juni 2017 10:44
Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu Guntung, Inhil Terbakar

Ahad, 25 Juni 2017 10:38
Dilepas Bupati Bengkalis,
Ribuan Warga Duri Turun ke Jalan Kumandangkan Takbir


Sabtu, 24 Juni 2017 21:46
Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 9 Desember 2010 15:25
PLN Minta Kepastian Status Lahan PLTU Tenayan Raya

Proses pembangunan proyek PLTU Tenayan Raya menjelang dimulai. PLN kembali mendatangi Pemko Pekanbaru. Minta kepastian status kepemilikan lahan.

Riauterkini-PEKANBARU- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 x 100 Megawatt di Tenayan Raya, yang semula diharapakan bisa rampung sebelum pergelaran Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke XVIII 2012 mendatang. Sepertinya jauh dari harapan, sebab General Manager (GM) PT PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumut, Aceh dan Riau (Pikitring SUAR) Bintatar Hutabarat, Kamis (9/12/10) di Kantor Walikota Pekanbaru, mengatakan, jika pembangunan PLTU Tenayan Raya baru dimulai pada Januari 2011, dan berakhir pada pertengahan 2013, dengan kalender masa kerja 30 bulan.

Hal itu dikatakan Bintatar, usai mengadakan pertemuan dengan Wakil Walikota Pekanbaru Erizal Muluk, dan pejabat terkait Hari ini kami, jajaran General Menejer datang dari Jakarta, untuk meminta penjelasan lokasi PLTU yang akan dibangun di Pekanbaru, tepatnya di Tenayan Raya. Dari hasil rapat kami dan wakil walikota telah mencapai sepakatan bahwa tanah itu milik Pemkot dan tidak bermasalah. Sedangkan masalah kelapa sawit seluas enam hektar, kita minta Pemko menyelesaikan sampai akhir Desember sudah selesai, PLN juga akan membantu, ganti rugi lahan 40 hektar termasuk akan memberikan uang sagu hati bagi pemilik sawit enam hektar, agar jangan sampai masalah ini masuk keranah hukum jelas.

Lebih lanjut lagi Bintatar mengatakan jika, pembangunan PLTU yang semula ditergetkan sebelum PON berlangsung sudah siap, hal itu tidak mungkin bisa dilaksanakan, Pembangunan PLTU Tenayan Raya ini, tidak bisa diselesaikan menjelang PON, sebab dari hitungan proyek pengerjaan pembangunan saja hitungan kalender 30 bulan kerja, diperkirakan tahun 2014 baru dioperasikan secara menyeluruh, dengan anggaran 2, 5 triliun. Namun untuk kesiapan pasokan listrik pada saat PON, kita sudah mengantisipasi dengan menyediakan mesin pasokan listrik atau juga janset yang sudah kita siapkan dengan baik. Untuk pembangunn PLTU sendiri baru dimulai pada Januari 2011, dan berahir 30 bulan kelender kerja, terangnya lagi.***(yunk)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran
- Satgas Pangan Pemkab Kampar Pantau Harga Sembako di Pasar Kuok
- Sepanjang Ramadan, PT Nusantara Berlian Motor Alami Peningkatan Penjualan 25 Persen
- Masyarakat Bengkalis Diimbau Jeli Membeli Makanan
- Gubri Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau Terus Membaik
- Tinjau Pasar, Kapolres Bengkalis Temukan Ikan Busuk Dijual
- Mendag Sebut Dukungan Perusahaan Terhadap IKM, Jadi Kail Wirausaha Mandiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.145.94.234
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com