Untitled Document
Ahad, 29 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 19 April 2015 06:31
Ketua HNSI Riau Terpilih Kagumi Potensi Perikanan Budidaya Kampar

Ahad, 19 April 2015 06:27
Polres Dumai Ciduk Tiga Maling Kabel Wilmar Group

Sabtu, 18 April 2015 19:37
Tangkap Empat Tersangka Narkoba,
Polres Dumai Amankan 1 Kg Ganja dan Belasan Sabu Siap Edar


Sabtu, 18 April 2015 19:33
Tetap Selektif,
Dewan Ingatkan Pencairan Bantuan Masyarakat Tak Dipersulit


Sabtu, 18 April 2015 19:29
Bupati Apresiasi Sekolah yang Ajarkan Keterampilan Berbasis Kelapa

Sabtu, 18 April 2015 19:26
92 CPNS Dumai Sumringah Terima SK Walikota

Sabtu, 18 April 2015 19:24
Komisi B DPRD Riau Dukung Permendag Larangan Miras



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 1 Desember 2010 16:32
BBM Langka, SPUB di Inhu Dijaga Satpol PP

Satpol Pamong Praja disiagakan di sejumlah SPBU yang ada di Ihun. Langkah ini untuk mengantisipasi adanya keributan menyusul langkanya BBM.

Riauterkini -RENGAT - Pemkab Inhu mulai serius menangani kelangkaan premium di sejumlah SPBU di Kabupaten Inhu. Satpol PP Inhu diturunkan ke SPBU untuk mengawal dugaan penyelewengan bahan bakar.

“Kita menurunkan anggota Satpol di setiap SPBU di Inhu. Ini untuk mengawasi langsung pengisian BBM di SPBU di Kabupaten Inhu,”ujar Kasat Satpol PP Inhu Drs Kuwat Widiyanto didampingi Kasiops Ping Astono SSos kepada riauterkini, Rabu (1/12) di Pematangreba.

Selasa (30/11) malam Satpol PP juga menyita sebanyak 7 jerigen berisi premium dan 4 jerigen kosong dari sejumlah SPBU. Siang kemarin juga disita 2 jerigen di SPBU Peranap. Mereka beralasan pengisian dilakukan karena belum menerimah surat edaran Bupati tersebut. Tapi sejumlah jerigen itu tetap jadi barang bukti.

Diturunkannya Satpol PP ini untuk mengamankan Surat Edaran (SE) Bupai Inhu yang terkait dengan pelarangan pengisian BB kepada pedagang eceran. Surat Edaran itu nomor 365/Disperindag /XI/2010, tertanggal 18 Nopember 2010 perihahal pelarangan penjualan BBM dengan menggunakan jerigen dan sejenisnya.

Surat edaran itu sudah disampaikan Perindag Inhu kepada semua pemilik SPBU di daerah ini.”Agar aturan ini bisa berjalan dengan baik, maka kita turunkan langsung anggota Satpol PP di semua SPBU. Upaya Pemda Inhu menertibkan penjualan BBM di SPBU,” ujar Kuwat Widiyanto.

Direncanakan anggota Satpol PP akan piket di SPBU ini pada jam yang ditentukan secara sif. Kemudian akan bergilir dengan anggota yang lain. Satpol PP di Inhu akan ditugaskan di SPBU sampai kondisi BBM di SPBU normal seperti biasa. Satpol PP akan menegur langsung penjualan kepada pedagang eceran tersebut.

Diitempat terpisah Kadis Perindag Inhu Drs Arfa,i Muhammad kepada riauterkini mengatakan surat edaran ini berdasarkan Perda Provinsi Riau nomor 12 tahun 2002 tentang penjualan BBM di SPBU. Dimana dalam pasal 6 disebutkan, pemilik SPBU dilarang menjual BBM kepada pembeli menggunakan jerigen dan sejenisnya.

Setiap pelanggaran terhadap aturan itu, maka akan dikenakan sangsi. Diantaranya pemberian sangsi adminitrasi dan pencabutan izin. Bahkan bagi yang melanggar ketentuan itu akan didenda 5 juta atau kurungan selama 6 bulan penjara.”Kita akan tindak tegas terhadap penyelewengan penjualan BBM di SPBU,”tegasnya.***(guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Ketua HNSI Riau Terpilih Kagumi Potensi Perikanan Budidaya Kampar
- Komisi B DPRD Riau Dukung Permendag Larangan Miras
- Sampai Besok, Nissan Duri Taja Showroom Ivent
- Turun Hingga 60 Persen, Estimasi DBH Bengkalis 2015 Hanya Berkisar Rp800 M
- RUPS BRK Dijadwalkan 22 April Mendatang
- Dispenda-Bank Riau Kepri Tandatangani MoU
- Harga Minyak Anjlok,
K3S Masih Menunggu untuk Mencari Ladang Minyak Baru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.69.152
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com