Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 30 Juni 2016 11:55
Polres Bengkalis Musnahkan 7,9 Kg Narkoba

Kamis, 30 Juni 2016 11:52
Korupsi KUR, 5 Mantan Pegawai BRI Rengat Dihukum 1 dan 2 Tahun

Kamis, 30 Juni 2016 10:11
Kapolda Riau Pimpin Gelar Pasukan Ops Ramadniya 2016

Kamis, 30 Juni 2016 10:09
Bupati Bengkalis "Jualan" 700 Sembako Murah di Ruput

Kamis, 30 Juni 2016 08:02
Lewat Facebook, Bupati Kuansing Ajak Dukung Ustad Novri di Ajang Da'i Indosiar

Kamis, 30 Juni 2016 07:56
SK RTRW Merugikan Riau, DPRD Siap Gugatan ke Tiga Instansi

Kamis, 30 Juni 2016 07:52
Program Tanaman Kehidupan RAPP Mulai Dinikmati Masyarakat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 14:13
Bumdes Bangun Jaya, Terbaik dan Percontohan di Indonesia

Bumdes Bangun Jaya,Kecamatan Tambusai,Rohul yang didirikan Agustus 2008 lalu, kini telah menjadi koperasi percontohan dan terbaik di Indonesia.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN– Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu (Rohul), dibentuk sejak Agustus 2008 lalu, saat ini menjadi koperasi percontohan dan terbaik di Indonesia.

Bumdes Bangun Jaya, didirikan sejak tahun 2005 masih berstatus Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP). Dengan modal awal Rp500 juta dari bantuan Pemerintah Kabupaten Rohul. Setelah terbentuk menjadi Bumdes, aset yang dimiliki saat ini sudah mencapai Rp3,7 miliar, dan sudah memiliki gedung sendiri.

Pada Agustus 2008, status UED-SP berubah menjadi Bumdes karena sudah memenuhi syarat. Tahun 2009 atau setahun berstatus Bumdes, usaha ini menjadi Bumdes terbaik di Provinsi Riau. Dan Februari 2010 lalu, menjadi yang terbaik di Indonesia.

Sebagai Bumdes terbaik, usaha ini didatangi pengurus dari berbagai daerah sebagai acuan studi banding (Stuban), baik dari Provinsi Riau, seperti Kabupaten Kampar, bahkan pengurus koperasi dari provinsi lain seperti Surabaya-Jawa Timur (Jatim), Bangka Belitung dan Tapanuli Selatan-Sumatera Utara (Sumut).

Bumdes berkembang sebagai tempat pinjaman untuk usaha masyarakat setempat. Selain melayani keperluan petani, mulai pupuk, obat-obatan pertanian, usaha ini juga menjual sembilan bahan pokok (Sembako). Selain itu, usaha ini juga melayani kredit sepeda motor.

Dengan jumlah pengurus 12 orang, dan dengan modal awal sebesar Rp500 juta pada tahun 2005 lalu, saat ini Bumdes Bangun Jaya sudah memiliki kantor permanen dengan total aset sebesar Rp3,7 miliar.

Menurut Kades Bangun Jaya Jambari, untuk mengubah UED-SP menjadi Bumdes, usaha harus memiliki kantor permanen dan milik sendiri (tidak menyewa). Ada direktur, dan harus diawasi oleh direksi dari pihak kepala desa, Ketua badan pemerintahan desa, dan Camat. Selanjutnya ada laporan pertanggungjawaban (LPj), yang dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Untuk pinjaman sebesar Rp1 juta, peminjam harus mempunyai simpanan di Bumdes (nasabah). Untuk pinjaman Rp2 juta sampai dengan 30 juta, harus ada agunan berupa surat tanah.

Bunga yang diterapkan Bumdes Bangun Jaya hanya 2 persen. Sementara untuk pinjaman SP (mendadak) maksimal Rp1 juta, bunga yang diterapkan hanya 1 persen dan cicilan selama sebulan (cicilan 4 minggu).

“Untuk gaji pengurus, dana diambil dari persentasi hasil, dan 10 persen dari kredit pupuk. Tunggakan Bumdes Bangun Jaya, termasuk kecil hanya 10-15 persen, sampai sekarang ini,” jelas Jambari.

Kegiatan sosialisasi kepada masyarakat juga sering dilakukan, mulai penyantunan anak yatim 50 orang pada bulan Ramadhan, dan menghibahkan 15 ekor kambing untuk masyarakat miskin Desa Bangun Jaya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Muhammad Andim
Manfaatkan Komputer atau Laptop untuk menggali PADes dengan memanfaatkan komputer atau laptop desa untuk melayani transaksi KIOS BRI seperti pembayaran Listrik ,PDAM,Angsuran Motor/Mobil ,Tiket Kereta Api/pesawat,Pembayaran Dan Pendaftaran BPJS,Pulsa HP,Listrik,Telkom,TV berbayar, Kedepan Tarik seto


Berita lainnya..........
- Program Tanaman Kehidupan RAPP Mulai Dinikmati Masyarakat
- Trobosan Dispenda, Gubri Luncurkan Penyederhanaan Dua Loket Samsat
- Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran,
Dishub Bengkalis Disiapkan Enam Armada Roro Air Putih-Pakning

- ā€ˇā€ˇHadapi Lebaran, Kuota BBM 6 Kecamatan di Bengkalis Ditambah Sekitar 20 Persen
- Pekan Ini, Harga TBS di Riau Turun Rp 33,82 Per Kg
- Dinilai Merugikan,
Petani Inhil Tolak Rencana Pengaturan Tata Niaga Ekspor Kelapa Bulat

- 2 Maskapai Ajukan Extra Flight


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.28.30
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com