Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Maret 2017 22:09
Diduga Nistakan Islam di Medsos,
Keluarga Sonny Memohon Maaf Kepada Umat Islam


Kamis, 23 Maret 2017 21:17
Kemenpan-RB Tegaskan Batas Usia Honorer untuk CPNS 35 Tahun

Kamis, 23 Maret 2017 21:10
5 Kawasan Lindung Riau Bakal Jadi Pengembangan Konservasi Bentangan Alam

Kamis, 23 Maret 2017 20:29
Seorang Warga Pekanbaru Meninggal di Warung Lontong Bengkalis

Kamis, 23 Maret 2017 20:14
Gubri Sampaikan LKPJ 2016 di Hadapan Dewan

Kamis, 23 Maret 2017 19:37
Kejari Bengkalis Terima Pelimpahan Korupsi ADD Tanjung Punak

Kamis, 23 Maret 2017 19:28
Diduga Acuhkan Perizinan,
Perusahaan Penumpukan Cangkang Sawit di Siak Leluasa Beroperasi Hingga Ekspor


Kamis, 23 Maret 2017 19:18
Maksimalkan Potensi Perikanan Laut, Gubri Sambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kamis, 23 Maret 2017 19:04
Cerenti, Diwilayah Perdaran Ganja Tertinggi di Kuansing

Kamis, 23 Maret 2017 19:00
Tim Propam Polri Kunjungi Polres Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 14:13
Bumdes Bangun Jaya, Terbaik dan Percontohan di Indonesia

Bumdes Bangun Jaya,Kecamatan Tambusai,Rohul yang didirikan Agustus 2008 lalu, kini telah menjadi koperasi percontohan dan terbaik di Indonesia.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN– Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu (Rohul), dibentuk sejak Agustus 2008 lalu, saat ini menjadi koperasi percontohan dan terbaik di Indonesia.

Bumdes Bangun Jaya, didirikan sejak tahun 2005 masih berstatus Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP). Dengan modal awal Rp500 juta dari bantuan Pemerintah Kabupaten Rohul. Setelah terbentuk menjadi Bumdes, aset yang dimiliki saat ini sudah mencapai Rp3,7 miliar, dan sudah memiliki gedung sendiri.

Pada Agustus 2008, status UED-SP berubah menjadi Bumdes karena sudah memenuhi syarat. Tahun 2009 atau setahun berstatus Bumdes, usaha ini menjadi Bumdes terbaik di Provinsi Riau. Dan Februari 2010 lalu, menjadi yang terbaik di Indonesia.

Sebagai Bumdes terbaik, usaha ini didatangi pengurus dari berbagai daerah sebagai acuan studi banding (Stuban), baik dari Provinsi Riau, seperti Kabupaten Kampar, bahkan pengurus koperasi dari provinsi lain seperti Surabaya-Jawa Timur (Jatim), Bangka Belitung dan Tapanuli Selatan-Sumatera Utara (Sumut).

Bumdes berkembang sebagai tempat pinjaman untuk usaha masyarakat setempat. Selain melayani keperluan petani, mulai pupuk, obat-obatan pertanian, usaha ini juga menjual sembilan bahan pokok (Sembako). Selain itu, usaha ini juga melayani kredit sepeda motor.

Dengan jumlah pengurus 12 orang, dan dengan modal awal sebesar Rp500 juta pada tahun 2005 lalu, saat ini Bumdes Bangun Jaya sudah memiliki kantor permanen dengan total aset sebesar Rp3,7 miliar.

Menurut Kades Bangun Jaya Jambari, untuk mengubah UED-SP menjadi Bumdes, usaha harus memiliki kantor permanen dan milik sendiri (tidak menyewa). Ada direktur, dan harus diawasi oleh direksi dari pihak kepala desa, Ketua badan pemerintahan desa, dan Camat. Selanjutnya ada laporan pertanggungjawaban (LPj), yang dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Untuk pinjaman sebesar Rp1 juta, peminjam harus mempunyai simpanan di Bumdes (nasabah). Untuk pinjaman Rp2 juta sampai dengan 30 juta, harus ada agunan berupa surat tanah.

Bunga yang diterapkan Bumdes Bangun Jaya hanya 2 persen. Sementara untuk pinjaman SP (mendadak) maksimal Rp1 juta, bunga yang diterapkan hanya 1 persen dan cicilan selama sebulan (cicilan 4 minggu).

“Untuk gaji pengurus, dana diambil dari persentasi hasil, dan 10 persen dari kredit pupuk. Tunggakan Bumdes Bangun Jaya, termasuk kecil hanya 10-15 persen, sampai sekarang ini,” jelas Jambari.

Kegiatan sosialisasi kepada masyarakat juga sering dilakukan, mulai penyantunan anak yatim 50 orang pada bulan Ramadhan, dan menghibahkan 15 ekor kambing untuk masyarakat miskin Desa Bangun Jaya.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Muhammad Andim
Manfaatkan Komputer atau Laptop untuk menggali PADes dengan memanfaatkan komputer atau laptop desa untuk melayani transaksi KIOS BRI seperti pembayaran Listrik ,PDAM,Angsuran Motor/Mobil ,Tiket Kereta Api/pesawat,Pembayaran Dan Pendaftaran BPJS,Pulsa HP,Listrik,Telkom,TV berbayar, Kedepan Tarik seto


Berita lainnya..........
- RS Petala Bumi Siapkan Layanan Khusus Cek Kesehatan Calon TNI Polri
- Eksekusi Toko Modern Waralaba Ilegal di Bengkalis Tak Perlu Tunggu Perintah Sekda
- Berikut Tiga Kesepakatan PLN-PT Padasa,
Jalur Transmisi GI Bangkinang-Rohul Segera Dibangun

- Soal Operasional Pasar Modern Taluk Kuantan, Dua Pejabat Terkait Beda Pendapat
- Kadin Nilai Pulau Bengkalis Belum Layak Miliki Toko Modern Waralaba
- Penumpang Keluhkan Jasa Bongkar Muat di Pelabuhan BSL Bengkalis
- Kementrian ESDM Anggarkan Rp1,3 M,
20 Maret, PLTBG Rantau Sakti Rohul Mulai Direvitalisasi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.201.200
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com