Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 29 Agustus 2015 07:01
Realisasi Proyek Fisik Pemko Dumai Baru 51 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2015 07:00
Warga Bagansiapiapi Tewas Ditikam Dada dan Lehernya

Sabtu, 29 Agustus 2015 06:44
Kabut Asap Belum Ganggu Pelayaran Kapal Penumpang di Dumai

Sabtu, 29 Agustus 2015 06:40
Frustasi, Seorang Kakek di Kuansing 'Obati' Demamnya dengan Gantung Diri

Jum’at, 28 Agustus 2015 21:03
Ketua PPP Rohul Ngaku Tak Tahu Dugaan Ijazah Palsu Kadernya

Jum’at, 28 Agustus 2015 20:47
Unik, Lomba Panjat Pinang Diatas Air di Tembilahan

Jum’at, 28 Agustus 2015 20:42
Cetak Tenaga Terampil, MoU Pemkab Meranti dengan BTP Kepri Belum Direalisasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 14:13
Bumdes Bangun Jaya, Terbaik dan Percontohan di Indonesia

Bumdes Bangun Jaya,Kecamatan Tambusai,Rohul yang didirikan Agustus 2008 lalu, kini telah menjadi koperasi percontohan dan terbaik di Indonesia.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN– Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu (Rohul), dibentuk sejak Agustus 2008 lalu, saat ini menjadi koperasi percontohan dan terbaik di Indonesia.

Bumdes Bangun Jaya, didirikan sejak tahun 2005 masih berstatus Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP). Dengan modal awal Rp500 juta dari bantuan Pemerintah Kabupaten Rohul. Setelah terbentuk menjadi Bumdes, aset yang dimiliki saat ini sudah mencapai Rp3,7 miliar, dan sudah memiliki gedung sendiri.

Pada Agustus 2008, status UED-SP berubah menjadi Bumdes karena sudah memenuhi syarat. Tahun 2009 atau setahun berstatus Bumdes, usaha ini menjadi Bumdes terbaik di Provinsi Riau. Dan Februari 2010 lalu, menjadi yang terbaik di Indonesia.

Sebagai Bumdes terbaik, usaha ini didatangi pengurus dari berbagai daerah sebagai acuan studi banding (Stuban), baik dari Provinsi Riau, seperti Kabupaten Kampar, bahkan pengurus koperasi dari provinsi lain seperti Surabaya-Jawa Timur (Jatim), Bangka Belitung dan Tapanuli Selatan-Sumatera Utara (Sumut).

Bumdes berkembang sebagai tempat pinjaman untuk usaha masyarakat setempat. Selain melayani keperluan petani, mulai pupuk, obat-obatan pertanian, usaha ini juga menjual sembilan bahan pokok (Sembako). Selain itu, usaha ini juga melayani kredit sepeda motor.

Dengan jumlah pengurus 12 orang, dan dengan modal awal sebesar Rp500 juta pada tahun 2005 lalu, saat ini Bumdes Bangun Jaya sudah memiliki kantor permanen dengan total aset sebesar Rp3,7 miliar.

Menurut Kades Bangun Jaya Jambari, untuk mengubah UED-SP menjadi Bumdes, usaha harus memiliki kantor permanen dan milik sendiri (tidak menyewa). Ada direktur, dan harus diawasi oleh direksi dari pihak kepala desa, Ketua badan pemerintahan desa, dan Camat. Selanjutnya ada laporan pertanggungjawaban (LPj), yang dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Untuk pinjaman sebesar Rp1 juta, peminjam harus mempunyai simpanan di Bumdes (nasabah). Untuk pinjaman Rp2 juta sampai dengan 30 juta, harus ada agunan berupa surat tanah.

Bunga yang diterapkan Bumdes Bangun Jaya hanya 2 persen. Sementara untuk pinjaman SP (mendadak) maksimal Rp1 juta, bunga yang diterapkan hanya 1 persen dan cicilan selama sebulan (cicilan 4 minggu).

“Untuk gaji pengurus, dana diambil dari persentasi hasil, dan 10 persen dari kredit pupuk. Tunggakan Bumdes Bangun Jaya, termasuk kecil hanya 10-15 persen, sampai sekarang ini,” jelas Jambari.

Kegiatan sosialisasi kepada masyarakat juga sering dilakukan, mulai penyantunan anak yatim 50 orang pada bulan Ramadhan, dan menghibahkan 15 ekor kambing untuk masyarakat miskin Desa Bangun Jaya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Meriahkan HUT ke 70 RI,
Bank Riau Kepri Kantor Cabang Airmolek Panjat Pinang Bersama Masyarakat

- Rupiah Mengguatirkan,
BI : Tak Akan Sama dengan Krisis 1998 Lalu

- Cari Solusi Masalah Naker, Forkompimda Bengkalis Duduk Bersama Buruh
- Nilai Tukar Melemah, Harga Barang Impor Naik 30 Persen
- Dolar Tembus Rp 14.067,
Home Industri Tempe Keluhkan Harga Kedelai

- Bulog Dumai Salurkan Raskin Tahap Oktober-Desember 2015
- Ekonomi Lesu, Masyarakat Dumai Banyak Terjerat Renternir


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.136.255
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com