Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 3 Mei 2016 07:11
Korupsi Modal PT BLJ Rp300 M,
Sekda dan Kepala Inspektorat Bengkalis Ditahan Kejagung


Senin, 2 Mei 2016 23:46
Disdikpora Rohul Distribusikan Logistik UN ke SMP dan MTs

Senin, 2 Mei 2016 23:12
BKP2D Bantah Ada Pegawai Siluman di Pemprov ‎Riau

Senin, 2 Mei 2016 22:40
Polisi Amankan Enam Penyerang Personel Satpol PP Pekanbaru

Senin, 2 Mei 2016 22:02
Pakaian Kerja Honor Pemkab Rohul Kembali Diseragamkan dengan PNS

Senin, 2 Mei 2016 21:50
Pilwako Pekanbaru 2017, PKS Tetapkan Dua Syarat Bagi Calon yang Ingin Gunakan Partai

Senin, 2 Mei 2016 21:01
Pindahkan Bangkai Reklame,
Dua Personel Pol PP Pekanbaru Dikeroyok Preman Tak Dikenal




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 14:13
Bumdes Bangun Jaya, Terbaik dan Percontohan di Indonesia

Bumdes Bangun Jaya,Kecamatan Tambusai,Rohul yang didirikan Agustus 2008 lalu, kini telah menjadi koperasi percontohan dan terbaik di Indonesia.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN– Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu (Rohul), dibentuk sejak Agustus 2008 lalu, saat ini menjadi koperasi percontohan dan terbaik di Indonesia.

Bumdes Bangun Jaya, didirikan sejak tahun 2005 masih berstatus Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP). Dengan modal awal Rp500 juta dari bantuan Pemerintah Kabupaten Rohul. Setelah terbentuk menjadi Bumdes, aset yang dimiliki saat ini sudah mencapai Rp3,7 miliar, dan sudah memiliki gedung sendiri.

Pada Agustus 2008, status UED-SP berubah menjadi Bumdes karena sudah memenuhi syarat. Tahun 2009 atau setahun berstatus Bumdes, usaha ini menjadi Bumdes terbaik di Provinsi Riau. Dan Februari 2010 lalu, menjadi yang terbaik di Indonesia.

Sebagai Bumdes terbaik, usaha ini didatangi pengurus dari berbagai daerah sebagai acuan studi banding (Stuban), baik dari Provinsi Riau, seperti Kabupaten Kampar, bahkan pengurus koperasi dari provinsi lain seperti Surabaya-Jawa Timur (Jatim), Bangka Belitung dan Tapanuli Selatan-Sumatera Utara (Sumut).

Bumdes berkembang sebagai tempat pinjaman untuk usaha masyarakat setempat. Selain melayani keperluan petani, mulai pupuk, obat-obatan pertanian, usaha ini juga menjual sembilan bahan pokok (Sembako). Selain itu, usaha ini juga melayani kredit sepeda motor.

Dengan jumlah pengurus 12 orang, dan dengan modal awal sebesar Rp500 juta pada tahun 2005 lalu, saat ini Bumdes Bangun Jaya sudah memiliki kantor permanen dengan total aset sebesar Rp3,7 miliar.

Menurut Kades Bangun Jaya Jambari, untuk mengubah UED-SP menjadi Bumdes, usaha harus memiliki kantor permanen dan milik sendiri (tidak menyewa). Ada direktur, dan harus diawasi oleh direksi dari pihak kepala desa, Ketua badan pemerintahan desa, dan Camat. Selanjutnya ada laporan pertanggungjawaban (LPj), yang dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Untuk pinjaman sebesar Rp1 juta, peminjam harus mempunyai simpanan di Bumdes (nasabah). Untuk pinjaman Rp2 juta sampai dengan 30 juta, harus ada agunan berupa surat tanah.

Bunga yang diterapkan Bumdes Bangun Jaya hanya 2 persen. Sementara untuk pinjaman SP (mendadak) maksimal Rp1 juta, bunga yang diterapkan hanya 1 persen dan cicilan selama sebulan (cicilan 4 minggu).

“Untuk gaji pengurus, dana diambil dari persentasi hasil, dan 10 persen dari kredit pupuk. Tunggakan Bumdes Bangun Jaya, termasuk kecil hanya 10-15 persen, sampai sekarang ini,” jelas Jambari.

Kegiatan sosialisasi kepada masyarakat juga sering dilakukan, mulai penyantunan anak yatim 50 orang pada bulan Ramadhan, dan menghibahkan 15 ekor kambing untuk masyarakat miskin Desa Bangun Jaya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Muhammad Andim
Manfaatkan Komputer atau Laptop untuk menggali PADes dengan memanfaatkan komputer atau laptop desa untuk melayani transaksi KIOS BRI seperti pembayaran Listrik ,PDAM,Angsuran Motor/Mobil ,Tiket Kereta Api/pesawat,Pembayaran Dan Pendaftaran BPJS,Pulsa HP,Listrik,Telkom,TV berbayar, Kedepan Tarik seto


Berita lainnya..........
- Disperindag Riau Bina Pelaku Usaha Berbasis Online
- 328 Petugas Lakukan Sensus Ekonomi 2016 di Inhu
- Diskoperindag Rohul Diminta Razia Produk Kadaluarsa di Pasaran
- Walikota Dumai Minta Pelaku Perhotelan Bayar Pajak dan Patuhi Aturan
- Uang Koin Tak Laku di Rohul, Uang Kertas Pecahan Rp1.000 Langka
- Bahas Naker, Pemkab Bengkalis dan PT CPI Lakukan Pertemuan Khusus
- Gandeng Indomaret dan Nastle Carnation, Diskop Lakukan Seminar UMKM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.165.157
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com