Untitled Document
Kamis, 6 Muharram 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 30 Oktober 2014 20:33
Diskes Hanya Berikan Teguran Lisan,
Pembangunan Pagar Puskesmas Siak tak Pakai Plang Nama Proyek


Kamis, 30 Oktober 2014 20:23
Pelindung Tubuh Saat Berkendara,
Stellarmoto Hadirkan Jaket A1AM-Gear Multifungsi


Kamis, 30 Oktober 2014 20:18
640 Tenaga Pendidik Usia Dini Rohul Ikuti Pelatihan Kompetensi

Kamis, 30 Oktober 2014 20:15
Pengguna BBM di Duri Keluhkan Maraknya Pertemanan Porno

Kamis, 30 Oktober 2014 20:05
Polisi Gerebek Judi Jack Pot di Bagansinembah, Rohil

Kamis, 30 Oktober 2014 20:01
SKA Serahkan Hadiah Pemenang Shop and Win Family Card ,
“Mobilio Ini Kado Spesial untuk Istri Saya”


Kamis, 30 Oktober 2014 19:56
Puluhan JH Rohul Ikuti Pembinaan Pasca Haji



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Agustus 2010 14:00
PT Kalila 'Nyerah',
Gas untuk PLTG Teluk Lembu Diusahakan dari PT JM


PT Kalila gagal memenuhi kewajiban memasok gas ke PLTG Teluk Lembu. PLN memutuskan teken kontrak baru dengan PT Jambi Merang (JM).

Riauterkini-PEKANBARU-GM PT PLN Wilayah Riau-Kepri, Oman Sumantri kepada Riauterkini usai buka bersama Keluarga Besar PLN Wilayah Riau-Kepri Kamis malam (19/8/10) mengatakan bahwa PT Kalila Energy sebagai perusahaan pemasok gas ke PLN hingga kini belum mampu memenuhi kebutuhan gas PLN sesuai dengan kontrak hingga tenggat waktu akhir 2010.

Katanya, beberapa waktu lalu Kalila dngan PLN sudah menandatangani kontrak jual beli gas untuk memenuhi kebutuhan gas PLN di PLTG Teluk Lembu. Besaran pasokan mencapai 30 MMSCFD (milion metric standard cubic feet per day). Namun hingga saat ini jumlah gas sesuai dengan kontrak itu belum terpenuhi. Alasannya pemasangan pipa gas dari sumur gas Segati ke Pembangkit Teluk Lembu terkendala.

Terkait dengan hal itu, Oman mengatakan bahwa PLN kini tengah mencari alternatif pasokan gas baru. Yaitu dari Jambi-Merang dengan pasokan mencapai 25 MSCFD. Saat ini masih dalam proses negosiasi dengan perusahaan pengelolanya (enggan menyebutkan namanya).

"Kita cari alternatif pasokan gas lainnya. Karena kebutuhan akan listrik cukup mendesak. Sebab jika saja pasokan gas Kalila masuk, PLTG Teluk Lembu bisa memproduksi listrik hingga 100 MW. Jumlah tersebut akan mampu mengurangi beban puncak listrik Riau," terangnya.

Disinggung pasokan gas dari Jambi Merang, Oman Sumantri mengatakan bahwa pasokan gas dari Jambi Merang tersebut akan masuk ke PLTG di Duri Bengkalis berkapasitas 240-an MW.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Dewan Pengupahan Riau Tetapkan UMP Riau 2015 Rp 1,878 Juta
- Banyak Balai Pengobatan di Duri Gaji Karyawan di Bawah UMP
- Respon Demo Buruh, PDAM Bengkalis Janji Terus Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan
- Naik Rp178 Ribu, UMP Riau 2015 Tinggal Tunggu SK Plt Gubernur
- Per Agustus 2014, Kinerja Perbankan Riau Meningkat
- Kemen ESDM Tetap Melelang, tak Jamin Pemkab Pelalawan Kelola Blok Kampar
- Perjuangan Masyarakat Pelalawan Rebut Blok Kampar Berlanjut


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.124.198
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com