Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 24 April 2014 10:42
Bupati Meranti Kaget Gaji Guru Honor Belum Dibayar

Kamis, 24 April 2014 10:36
Lahan Kampus Diserahkan ke BPN, Mahasiswa AMIK Protes Pemkab Meranti

Kamis, 24 April 2014 08:24
Pimpinan DPR Riau Berpotensi Didominasi Politisi Perempuan

Kamis, 24 April 2014 06:30
Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak

Kamis, 24 April 2014 06:22
Nestapa Keluarga Petani Tersangka Karhutla,
Salma Kini Harus Merawat Dua Anak dan Kebun Ubi


Rabu, 23 April 2014 22:37
Dan Apel Puncak Harkitnas
Pemkab Meranti Siapkan Jambore Pendidikan di Mengkikip


Rabu, 23 April 2014 22:19
Bengkalis Minta Cabor Renang Dipertandingkan di Porprov Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Agustus 2010 14:00
PT Kalila 'Nyerah',
Gas untuk PLTG Teluk Lembu Diusahakan dari PT JM


PT Kalila gagal memenuhi kewajiban memasok gas ke PLTG Teluk Lembu. PLN memutuskan teken kontrak baru dengan PT Jambi Merang (JM).

Riauterkini-PEKANBARU-GM PT PLN Wilayah Riau-Kepri, Oman Sumantri kepada Riauterkini usai buka bersama Keluarga Besar PLN Wilayah Riau-Kepri Kamis malam (19/8/10) mengatakan bahwa PT Kalila Energy sebagai perusahaan pemasok gas ke PLN hingga kini belum mampu memenuhi kebutuhan gas PLN sesuai dengan kontrak hingga tenggat waktu akhir 2010.

Katanya, beberapa waktu lalu Kalila dngan PLN sudah menandatangani kontrak jual beli gas untuk memenuhi kebutuhan gas PLN di PLTG Teluk Lembu. Besaran pasokan mencapai 30 MMSCFD (milion metric standard cubic feet per day). Namun hingga saat ini jumlah gas sesuai dengan kontrak itu belum terpenuhi. Alasannya pemasangan pipa gas dari sumur gas Segati ke Pembangkit Teluk Lembu terkendala.

Terkait dengan hal itu, Oman mengatakan bahwa PLN kini tengah mencari alternatif pasokan gas baru. Yaitu dari Jambi-Merang dengan pasokan mencapai 25 MSCFD. Saat ini masih dalam proses negosiasi dengan perusahaan pengelolanya (enggan menyebutkan namanya).

"Kita cari alternatif pasokan gas lainnya. Karena kebutuhan akan listrik cukup mendesak. Sebab jika saja pasokan gas Kalila masuk, PLTG Teluk Lembu bisa memproduksi listrik hingga 100 MW. Jumlah tersebut akan mampu mengurangi beban puncak listrik Riau," terangnya.

Disinggung pasokan gas dari Jambi Merang, Oman Sumantri mengatakan bahwa pasokan gas dari Jambi Merang tersebut akan masuk ke PLTG di Duri Bengkalis berkapasitas 240-an MW.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Perusahaan Korsel Siap Inves Rp2 Triliun untuk Air Bersih di Pekanbaru
- Tolak Akuisisi, Karyawan BTN Pekanbaru Berdemo
- Daya Beli Turun, REI Pesimis Capai Target
- Trek, Harga TBS Sawit Naik
- Harga TBS Sawit Mulai Merangkak Naik
- Awal 2014, Kinerja Perbankan Riau Melambat
- Dimulai, Seleksi Beasiswa Ikatan Dinas RAPP


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.33.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com