Untitled Document
Sabtu, 15 Syawwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 1 Agustus 2015 16:45
Service Mobil Suzuki di SBT,
Ganti Kopling dan Timing Belt, Konsumen Dapat Diskon 15 Persen


Sabtu, 1 Agustus 2015 16:20
Isolasikan Exavator 12 Unit,
Seratusan Karyawan PT Safari Riau Terjun ke Lapangan Siang-Malam Padamkan Karhutla


Sabtu, 1 Agustus 2015 14:56
Taja Sosialsasi 4 Pilar, Anggota DPD RI Terkesan dengan Keindahan Simeulue‎

Sabtu, 1 Agustus 2015 14:49
Dipimpin Rahmad Rahim, Ikasmansa Angkatan '89 Gelar Donor Darah

Sabtu, 1 Agustus 2015 13:47
Bupati Syamsuar Halal Bihalal dengan Masyarakat Siak di Pekanbaru

Sabtu, 1 Agustus 2015 13:32
Ketua FPTI Riau Terpilih Ade Agus Hartanto Akui Banyak Pekerjaan Prioritas Tunggu Realisasi

Sabtu, 1 Agustus 2015 13:24
Delapan Hotspot di Riau Belum Ganggu Jadwal Penerbangan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Agustus 2010 14:00
PT Kalila 'Nyerah',
Gas untuk PLTG Teluk Lembu Diusahakan dari PT JM


PT Kalila gagal memenuhi kewajiban memasok gas ke PLTG Teluk Lembu. PLN memutuskan teken kontrak baru dengan PT Jambi Merang (JM).

Riauterkini-PEKANBARU-GM PT PLN Wilayah Riau-Kepri, Oman Sumantri kepada Riauterkini usai buka bersama Keluarga Besar PLN Wilayah Riau-Kepri Kamis malam (19/8/10) mengatakan bahwa PT Kalila Energy sebagai perusahaan pemasok gas ke PLN hingga kini belum mampu memenuhi kebutuhan gas PLN sesuai dengan kontrak hingga tenggat waktu akhir 2010.

Katanya, beberapa waktu lalu Kalila dngan PLN sudah menandatangani kontrak jual beli gas untuk memenuhi kebutuhan gas PLN di PLTG Teluk Lembu. Besaran pasokan mencapai 30 MMSCFD (milion metric standard cubic feet per day). Namun hingga saat ini jumlah gas sesuai dengan kontrak itu belum terpenuhi. Alasannya pemasangan pipa gas dari sumur gas Segati ke Pembangkit Teluk Lembu terkendala.

Terkait dengan hal itu, Oman mengatakan bahwa PLN kini tengah mencari alternatif pasokan gas baru. Yaitu dari Jambi-Merang dengan pasokan mencapai 25 MSCFD. Saat ini masih dalam proses negosiasi dengan perusahaan pengelolanya (enggan menyebutkan namanya).

"Kita cari alternatif pasokan gas lainnya. Karena kebutuhan akan listrik cukup mendesak. Sebab jika saja pasokan gas Kalila masuk, PLTG Teluk Lembu bisa memproduksi listrik hingga 100 MW. Jumlah tersebut akan mampu mengurangi beban puncak listrik Riau," terangnya.

Disinggung pasokan gas dari Jambi Merang, Oman Sumantri mengatakan bahwa pasokan gas dari Jambi Merang tersebut akan masuk ke PLTG di Duri Bengkalis berkapasitas 240-an MW.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tuntut Pelayanan, Seratusan Buruh PT Adei di Pinggir, Bengkalis Gelar Aksi Protes
- Aktivitas Bongkar Muat Peti Kemas Pelindo Dumai Meningkat
- Puluhan Karyawan Mogok, Manajemen PT SAS di Duri Tolak Dimediasi Disnakertrans
- Datangkan Naker Asal China,
LMB Akan Usir PT. Ivo Mas Tunggal dari Dumai

- Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram
- Harga Rp 850 - Rp 1000 Per Kg,
Harga TBS di PKS Tambusai Utara Anjlok Pasca Lebaran

- Peminat Mulai Berkurang, APPSI Riau Berharap Pameran Batu Akik di Riau Terus Digalakkan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.168.37
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com