Untitled Document
Jumat, 17 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 17 April 2014 22:24
Pasca Dilantik Wagubri,
Burhanuddin Ingin Tancap Gas Urus Riau Tower


Kamis, 17 April 2014 22:16
38 Kursi DPRD Kabupaten/Kota di Riau,
Hanura Klaim Rebut 3 Kursi DPRD Provinsi


Kamis, 17 April 2014 20:56
Gubri Mutasi Sembilan Pejabat Eselon II

Kamis, 17 April 2014 20:05
Kursi Golkar untuk DPRD Rohul Diprediksi Meningkat

Kamis, 17 April 2014 20:02
Aksi Demo Tuntut Kades Dibebaskan,
Kerusuhan Terjadi Saat Kaum Ibu Ambil Jatah Makan Siang Anggota Polisi


Kamis, 17 April 2014 19:51
Sejumlah Rekapitulasi SuaraDi Kelurahan Belum Rampung,
PPK Mandau Tetap Gelar Rapat Pleno


Kamis, 17 April 2014 19:44
Hari Kesadaran Nasional,
Bupati Rohul Mengaku Idealisme Pegawai Mulai Luntur




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Agustus 2010 14:00
PT Kalila 'Nyerah',
Gas untuk PLTG Teluk Lembu Diusahakan dari PT JM


PT Kalila gagal memenuhi kewajiban memasok gas ke PLTG Teluk Lembu. PLN memutuskan teken kontrak baru dengan PT Jambi Merang (JM).

Riauterkini-PEKANBARU-GM PT PLN Wilayah Riau-Kepri, Oman Sumantri kepada Riauterkini usai buka bersama Keluarga Besar PLN Wilayah Riau-Kepri Kamis malam (19/8/10) mengatakan bahwa PT Kalila Energy sebagai perusahaan pemasok gas ke PLN hingga kini belum mampu memenuhi kebutuhan gas PLN sesuai dengan kontrak hingga tenggat waktu akhir 2010.

Katanya, beberapa waktu lalu Kalila dngan PLN sudah menandatangani kontrak jual beli gas untuk memenuhi kebutuhan gas PLN di PLTG Teluk Lembu. Besaran pasokan mencapai 30 MMSCFD (milion metric standard cubic feet per day). Namun hingga saat ini jumlah gas sesuai dengan kontrak itu belum terpenuhi. Alasannya pemasangan pipa gas dari sumur gas Segati ke Pembangkit Teluk Lembu terkendala.

Terkait dengan hal itu, Oman mengatakan bahwa PLN kini tengah mencari alternatif pasokan gas baru. Yaitu dari Jambi-Merang dengan pasokan mencapai 25 MSCFD. Saat ini masih dalam proses negosiasi dengan perusahaan pengelolanya (enggan menyebutkan namanya).

"Kita cari alternatif pasokan gas lainnya. Karena kebutuhan akan listrik cukup mendesak. Sebab jika saja pasokan gas Kalila masuk, PLTG Teluk Lembu bisa memproduksi listrik hingga 100 MW. Jumlah tersebut akan mampu mengurangi beban puncak listrik Riau," terangnya.

Disinggung pasokan gas dari Jambi Merang, Oman Sumantri mengatakan bahwa pasokan gas dari Jambi Merang tersebut akan masuk ke PLTG di Duri Bengkalis berkapasitas 240-an MW.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Disperindag Meranti Upayakan Sertifikasi Halal dan Patenkan Kue Semprong
- Kue Semprong Selatpanjang,
Manisnya Bikin Warga Singapura Ketagihan

- Pemkab Meranti Akan Bangun Pasar Lelang Pertanian di Desa Gogok
- Investasi 'Bodong', Laporkan ke OJK
- Menuju Bandara Embarkasi, SSK II Berbenah
- Triwulan I 2014,
Realisasi Investasi Riau Capai Rp7 Triliun

- Hanya Rp5 Ribu Sekilo, Petani Karet di Bengkalis Menjerit


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.163.227
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com