Untitled Document
Rabu, 11 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 1 April 2015 16:22
Sepekan Transaksi Jual Beli Perhiasan Melemah di Dumai

Rabu, 1 April 2015 15:37
Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Kampar

Rabu, 1 April 2015 15:32
RTMPE Program Sederhana Mampu Sejahterakan Masyarakat Kampar

Rabu, 1 April 2015 15:26
Polres Kampar Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik 2015

Rabu, 1 April 2015 15:22
Warga Terpaksa Bertahan,
Jalan Lintas Bono Teluk Meranti Pelalawan, Kian Parah


Rabu, 1 April 2015 15:17
Banyak Guru 'Eksodus' dari Desa ke Kota,
BKD Inhil Diminta Tidak Asal Keluarkan SK


Rabu, 1 April 2015 15:14
16 April, Permendag Resmi Diterapkan,
Hanya Supermarket dan Sekelasnya yang Boleh Jual Miras Golongan A




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Agustus 2010 14:00
PT Kalila 'Nyerah',
Gas untuk PLTG Teluk Lembu Diusahakan dari PT JM


PT Kalila gagal memenuhi kewajiban memasok gas ke PLTG Teluk Lembu. PLN memutuskan teken kontrak baru dengan PT Jambi Merang (JM).

Riauterkini-PEKANBARU-GM PT PLN Wilayah Riau-Kepri, Oman Sumantri kepada Riauterkini usai buka bersama Keluarga Besar PLN Wilayah Riau-Kepri Kamis malam (19/8/10) mengatakan bahwa PT Kalila Energy sebagai perusahaan pemasok gas ke PLN hingga kini belum mampu memenuhi kebutuhan gas PLN sesuai dengan kontrak hingga tenggat waktu akhir 2010.

Katanya, beberapa waktu lalu Kalila dngan PLN sudah menandatangani kontrak jual beli gas untuk memenuhi kebutuhan gas PLN di PLTG Teluk Lembu. Besaran pasokan mencapai 30 MMSCFD (milion metric standard cubic feet per day). Namun hingga saat ini jumlah gas sesuai dengan kontrak itu belum terpenuhi. Alasannya pemasangan pipa gas dari sumur gas Segati ke Pembangkit Teluk Lembu terkendala.

Terkait dengan hal itu, Oman mengatakan bahwa PLN kini tengah mencari alternatif pasokan gas baru. Yaitu dari Jambi-Merang dengan pasokan mencapai 25 MSCFD. Saat ini masih dalam proses negosiasi dengan perusahaan pengelolanya (enggan menyebutkan namanya).

"Kita cari alternatif pasokan gas lainnya. Karena kebutuhan akan listrik cukup mendesak. Sebab jika saja pasokan gas Kalila masuk, PLTG Teluk Lembu bisa memproduksi listrik hingga 100 MW. Jumlah tersebut akan mampu mengurangi beban puncak listrik Riau," terangnya.

Disinggung pasokan gas dari Jambi Merang, Oman Sumantri mengatakan bahwa pasokan gas dari Jambi Merang tersebut akan masuk ke PLTG di Duri Bengkalis berkapasitas 240-an MW.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sepekan Transaksi Jual Beli Perhiasan Melemah di Dumai
- 16 April, Permendag Resmi Diterapkan,
Hanya Supermarket dan Sekelasnya yang Boleh Jual Miras Golongan A

- Kampanye Hitam dan PP 71 Sudutkan Petani Sawit
- 114 Koperasi Tak Aktif, ‎Diskop Inhu Kesulitan Beri Sanksi
- Bea Keluar CPO Diterapkan, Harga TBS Petani Sawit Riau Kembali Turun
- Plt Gubri Minta RUPS Luar Biasa BRK Digelar Pekan Kedua April
- Tunggakan Wajib Pajak Riau Capai Rp 1,4 Triliun


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.164.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com