Untitled Document
Senin, 12 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 1 Pebruari 2015 18:51
Sudah Diaspal Dinas BMP Rohul,
Warga Rambahsamo Diminta Jaga Jalan Poros Senilai Rp48 M


Ahad, 1 Pebruari 2015 18:32
Disdukcapil Dumai Resmi Cetak KTP Elektronik Sendiri

Ahad, 1 Pebruari 2015 18:30
Disperindag Dumai Agendakan Sidak Apel Impor Berbakteri

Ahad, 1 Pebruari 2015 18:24
Pertamina Belum Bayar Ganti Rugi Lahan,
Kuasa Hukum Warga Bukit Datuk Surati Pejabat Dumai


Ahad, 1 Pebruari 2015 18:20
Dishub Dumai Gelar Madabintal Selama Satu Tahun

Ahad, 1 Pebruari 2015 18:15
Belasan Pistol Tak Bertuan Ditemukan,
Mirip Senjata Pol Air, Dipastikan Senjata Organik Bukan Rakitan


Ahad, 1 Pebruari 2015 18:11
Anggota Dewan Rohil Pelopor MTQ Ponpes Empat Provinsi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Juni 2010 10:16
Lelang PLTU Tenayan Raya Diikuti 9 Perusahaan

Pembangunan PLTU Tenayan Raya kian dekat kenyataan. Proses lelangnya dimulai dan tercatat ada 9 perusahaan menjadi peserta.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak sembilan perusahaan konsorsium akan mengikuti lelang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x100 MW Tenayan Raya, Pekanbaru, yang akan mulai dilakukan pembangunanya awal Agustus 2010.

Sembilan perusahaan tersebut merupakan hasil seleksi dari 30 perusahan yang mendaftar untuk masuk pada proses lelang, yang terdiri dari delapan perusahaan konsorsium Indonesia dengan China dan satu perusahaan konsorsium Indonesia dengan India.

Ketua Pantia Pelelangan Proyek PLTU 2x100 MW Suriawan di Pekanbaru, Jumat (4/6/10), mengatakan, pemenang tender ini akan diumumkan di Jakarta pada akhir bulan Juli 2010, setelah pemenang ditetapkan maka mereka harus segera melakukan pengerjaan proyek tersebut.

"Direncanakan biaya yang akan dikeluarkan untuk membangunan PLTU 2x100 MW di Tenayan Raya ini mencapai Rp2,4 Triliun. Dalam pengerjaannya kedepan kita membagi dua pengerjaan unit, yang pertama 1x100 MW diperkirakan selesai sekitar 30 Bulan dan unit kedua 1x100 MW dikerjakan selama 33 bulan dan diperkirakan pada pertengahan tahun 2012 proyek ini akan dapat digunakan," kata dia.

PLTU tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan (KIT) milik Pemko Pekanbaru, namun dari di lahan tersebut masih banyak ditemukan kebun sawit yang berumur lebih dari lima tahun.

Disinggung mengenai hal tersebut, Suriawan mengatakan bahwa sepanjang pengetahuan kami, lahan tersebut merupakan lahan yang dikuasai oleh Pemko Pekanbaru dan Pemko sendiri sudah menyerahkan surat ganti rugi kepada PLN, jadi segala hal yang menyangkut lahan ini keseluruhannya merupakan tanggung jawab Pemko Pekanbaru.

"Sedangkan mengenai jalan akses masuk ke lokasi pembangunan yang sampai saat ini belum dilakukan pengaspalan merupakan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum. PLN hanya bertanggung jawab atas jalan menuju lokasi PLTU," tambah dia.

Lokasi penampungan batu bara untuk Operasional PLTU nantinya akan ditempatkan sekitar dua kilo meter dari bibir sungai Siak.

Budi Wihertio, Manejer Perusahaan Inti Karya Persada Teknik yang ikut dalam proses tender tersebut dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan BHEL yang berasal dari India mengatakan bahwa kondisi areal pembangunan PLTU ini masih gambut, dan membutuhkan biaya yang cukup besar dalam hal penimbunan, untuk penimbunan saja akan memakan 1,5 juta kubik tanah timbun dengan ketinggian minimal 5 meter.

"Mengapa perusahaan bekerja sama dengan perusahaan India, sebab India sendiri saat ini sudah memiliki teknologi yang sangat bagus dalam hal kelistrikan. Serta harga yang diberikan murah dengan kualitas bagus, dan juga sudah memiliki pengalaman yang cukup," jelasnya.***(dok)

Daftar Peserta lelang yang lulus seleksi PLTU 2x100 MW Tenayan Raya

1. Consertium PT Bagus Karya - GPEC
2. Consertium PT Poeser Indonesia - CNTIC - Shanghai Electrik - CMK
3. Consertium PT MSHE - HPE
4. Consertium PT Truba Jaya Eng - Jiangxi Jiusheng
5. Consertium PT Dalle Energy - Dongfang Electic Power
6. Consertium PT Rekin - Hubei Hongyuan Power Engineering
7. Consertium PT Adi Karya - CMEC
8. Consertium PT Wijaya Karya - Synohidro
9. Consertium PT IKPT - BHEL





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Disperindag Dumai Agendakan Sidak Apel Impor Berbakteri
- Pameran Batu di Senapelan Plaza Ramai Pengunjung
- Raskin di Rohul Ternyata Berkutu
- BPT-PM: Geliat MEA Belum Tampak di Pekanbaru
- 2014, BPSK Terima 52 Pengaduan Konsumen
- Peredaran Apel AS ,
Pedagang: Buah Impor Ada Kode Organik atau Tidak

- Low Season, Load Facktor di Riau Maskapai Hanya 40 Persen


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.122.92
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com