Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 1 September 2014 21:13
Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid

Senin, 1 September 2014 20:23
Dandim 0313 KPR Buka Karya Bhakti di Bangunpurba, Rohul

Senin, 1 September 2014 20:12
Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Tiga Mantan Pejabat BNI 46 Dituntut 16 Tahun Penjara


Senin, 1 September 2014 20:05
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pusat Perdagangan Panipahan Rohil

Senin, 1 September 2014 20:01
FPPIU Dinilai Tak Akomodir Semua Elemen Masyarakat Inhil Utara

Senin, 1 September 2014 19:59
Permintaan Elpiji 12 Kg di Dumai Meningkat

Senin, 1 September 2014 19:51
Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Serahkan Hadiah Sinar Tebar Milyar 2014



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Juni 2010 10:16
Lelang PLTU Tenayan Raya Diikuti 9 Perusahaan

Pembangunan PLTU Tenayan Raya kian dekat kenyataan. Proses lelangnya dimulai dan tercatat ada 9 perusahaan menjadi peserta.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak sembilan perusahaan konsorsium akan mengikuti lelang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x100 MW Tenayan Raya, Pekanbaru, yang akan mulai dilakukan pembangunanya awal Agustus 2010.

Sembilan perusahaan tersebut merupakan hasil seleksi dari 30 perusahan yang mendaftar untuk masuk pada proses lelang, yang terdiri dari delapan perusahaan konsorsium Indonesia dengan China dan satu perusahaan konsorsium Indonesia dengan India.

Ketua Pantia Pelelangan Proyek PLTU 2x100 MW Suriawan di Pekanbaru, Jumat (4/6/10), mengatakan, pemenang tender ini akan diumumkan di Jakarta pada akhir bulan Juli 2010, setelah pemenang ditetapkan maka mereka harus segera melakukan pengerjaan proyek tersebut.

"Direncanakan biaya yang akan dikeluarkan untuk membangunan PLTU 2x100 MW di Tenayan Raya ini mencapai Rp2,4 Triliun. Dalam pengerjaannya kedepan kita membagi dua pengerjaan unit, yang pertama 1x100 MW diperkirakan selesai sekitar 30 Bulan dan unit kedua 1x100 MW dikerjakan selama 33 bulan dan diperkirakan pada pertengahan tahun 2012 proyek ini akan dapat digunakan," kata dia.

PLTU tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan (KIT) milik Pemko Pekanbaru, namun dari di lahan tersebut masih banyak ditemukan kebun sawit yang berumur lebih dari lima tahun.

Disinggung mengenai hal tersebut, Suriawan mengatakan bahwa sepanjang pengetahuan kami, lahan tersebut merupakan lahan yang dikuasai oleh Pemko Pekanbaru dan Pemko sendiri sudah menyerahkan surat ganti rugi kepada PLN, jadi segala hal yang menyangkut lahan ini keseluruhannya merupakan tanggung jawab Pemko Pekanbaru.

"Sedangkan mengenai jalan akses masuk ke lokasi pembangunan yang sampai saat ini belum dilakukan pengaspalan merupakan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum. PLN hanya bertanggung jawab atas jalan menuju lokasi PLTU," tambah dia.

Lokasi penampungan batu bara untuk Operasional PLTU nantinya akan ditempatkan sekitar dua kilo meter dari bibir sungai Siak.

Budi Wihertio, Manejer Perusahaan Inti Karya Persada Teknik yang ikut dalam proses tender tersebut dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan BHEL yang berasal dari India mengatakan bahwa kondisi areal pembangunan PLTU ini masih gambut, dan membutuhkan biaya yang cukup besar dalam hal penimbunan, untuk penimbunan saja akan memakan 1,5 juta kubik tanah timbun dengan ketinggian minimal 5 meter.

"Mengapa perusahaan bekerja sama dengan perusahaan India, sebab India sendiri saat ini sudah memiliki teknologi yang sangat bagus dalam hal kelistrikan. Serta harga yang diberikan murah dengan kualitas bagus, dan juga sudah memiliki pengalaman yang cukup," jelasnya.***(dok)

Daftar Peserta lelang yang lulus seleksi PLTU 2x100 MW Tenayan Raya

1. Consertium PT Bagus Karya - GPEC
2. Consertium PT Poeser Indonesia - CNTIC - Shanghai Electrik - CMK
3. Consertium PT MSHE - HPE
4. Consertium PT Truba Jaya Eng - Jiangxi Jiusheng
5. Consertium PT Dalle Energy - Dongfang Electic Power
6. Consertium PT Rekin - Hubei Hongyuan Power Engineering
7. Consertium PT Adi Karya - CMEC
8. Consertium PT Wijaya Karya - Synohidro
9. Consertium PT IKPT - BHEL





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Permintaan Elpiji 12 Kg di Dumai Meningkat
- Pasca Pencabutan Kebijakan Pembatasan,
Pasokan BBM di Pulau Bengkalis Belum Normal

- BPT: Movie Box Beroperasi di Pekanbaru Secara Ilegal
- Pekanbaru Expo Berjalan Sukses, Transaksi Mencapai Rp 1,5 Miliar
- Pertumbuhan Ritel Tak Terkendali,
Koodinasi Vertikal Pemko Pekanbaru Dipertanyakan

- Agustus, Riau Alami Inflasi 0,89 Persen
- Petani Jamur Tiram di Kepenuhan Perlu Perhatian Pemerintah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.249.155
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com