Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 8 Desember 2016 18:37
Pilkades di Tambusai Utara, Rohul,
Semua Calon Kades Terpilih Wajah Baru


Kamis, 8 Desember 2016 17:28
Gubri Tunjuk Syahrial Abdi Jadi Pj Bupati Kampar

Kamis, 8 Desember 2016 17:24
Terjerat Korupsi Embarkasi Haji,
Mantan Kabiro Tapem Setdaprov Riau dan Kuasa Pemilik Lahan Batal Dituntut Hari Ini


Kamis, 8 Desember 2016 17:18
Otak Pelaku Ternyata Istri Korban,
Pelaku Pembunuhan di Rimba Melintang Rohil Ditangkap


Kamis, 8 Desember 2016 17:06
Polda Riau Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp31 Miliar

Kamis, 8 Desember 2016 17:04
Beredar Nota Pencabutan Mandat WR III Universitas Riau

Kamis, 8 Desember 2016 16:56
Ketua PN Bengkalis Pindah Tugas

Kamis, 8 Desember 2016 16:42
Bupati Tinjau Stand HAKI Rohil

Kamis, 8 Desember 2016 16:39
Polsek Langgam Ciduk Pelaku Pencabulan Anak di B awah Umur

Kamis, 8 Desember 2016 16:13
DKPP dan TP PKK Inhil Gelar Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Juni 2010 10:16
Lelang PLTU Tenayan Raya Diikuti 9 Perusahaan

Pembangunan PLTU Tenayan Raya kian dekat kenyataan. Proses lelangnya dimulai dan tercatat ada 9 perusahaan menjadi peserta.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak sembilan perusahaan konsorsium akan mengikuti lelang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x100 MW Tenayan Raya, Pekanbaru, yang akan mulai dilakukan pembangunanya awal Agustus 2010.

Sembilan perusahaan tersebut merupakan hasil seleksi dari 30 perusahan yang mendaftar untuk masuk pada proses lelang, yang terdiri dari delapan perusahaan konsorsium Indonesia dengan China dan satu perusahaan konsorsium Indonesia dengan India.

Ketua Pantia Pelelangan Proyek PLTU 2x100 MW Suriawan di Pekanbaru, Jumat (4/6/10), mengatakan, pemenang tender ini akan diumumkan di Jakarta pada akhir bulan Juli 2010, setelah pemenang ditetapkan maka mereka harus segera melakukan pengerjaan proyek tersebut.

"Direncanakan biaya yang akan dikeluarkan untuk membangunan PLTU 2x100 MW di Tenayan Raya ini mencapai Rp2,4 Triliun. Dalam pengerjaannya kedepan kita membagi dua pengerjaan unit, yang pertama 1x100 MW diperkirakan selesai sekitar 30 Bulan dan unit kedua 1x100 MW dikerjakan selama 33 bulan dan diperkirakan pada pertengahan tahun 2012 proyek ini akan dapat digunakan," kata dia.

PLTU tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan (KIT) milik Pemko Pekanbaru, namun dari di lahan tersebut masih banyak ditemukan kebun sawit yang berumur lebih dari lima tahun.

Disinggung mengenai hal tersebut, Suriawan mengatakan bahwa sepanjang pengetahuan kami, lahan tersebut merupakan lahan yang dikuasai oleh Pemko Pekanbaru dan Pemko sendiri sudah menyerahkan surat ganti rugi kepada PLN, jadi segala hal yang menyangkut lahan ini keseluruhannya merupakan tanggung jawab Pemko Pekanbaru.

"Sedangkan mengenai jalan akses masuk ke lokasi pembangunan yang sampai saat ini belum dilakukan pengaspalan merupakan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum. PLN hanya bertanggung jawab atas jalan menuju lokasi PLTU," tambah dia.

Lokasi penampungan batu bara untuk Operasional PLTU nantinya akan ditempatkan sekitar dua kilo meter dari bibir sungai Siak.

Budi Wihertio, Manejer Perusahaan Inti Karya Persada Teknik yang ikut dalam proses tender tersebut dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan BHEL yang berasal dari India mengatakan bahwa kondisi areal pembangunan PLTU ini masih gambut, dan membutuhkan biaya yang cukup besar dalam hal penimbunan, untuk penimbunan saja akan memakan 1,5 juta kubik tanah timbun dengan ketinggian minimal 5 meter.

"Mengapa perusahaan bekerja sama dengan perusahaan India, sebab India sendiri saat ini sudah memiliki teknologi yang sangat bagus dalam hal kelistrikan. Serta harga yang diberikan murah dengan kualitas bagus, dan juga sudah memiliki pengalaman yang cukup," jelasnya.***(dok)

Daftar Peserta lelang yang lulus seleksi PLTU 2x100 MW Tenayan Raya

1. Consertium PT Bagus Karya - GPEC
2. Consertium PT Poeser Indonesia - CNTIC - Shanghai Electrik - CMK
3. Consertium PT MSHE - HPE
4. Consertium PT Truba Jaya Eng - Jiangxi Jiusheng
5. Consertium PT Dalle Energy - Dongfang Electic Power
6. Consertium PT Rekin - Hubei Hongyuan Power Engineering
7. Consertium PT Adi Karya - CMEC
8. Consertium PT Wijaya Karya - Synohidro
9. Consertium PT IKPT - BHEL





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- RAPP Sosialiasikan Pentingnya Keselamatan Kerja pada Seluruh Kontraktor
- Distribusi BBM ke Pulau Rupat, Terganjal Persetujuan Kominfo
- Jelang Akhir Tahun, Tingkat Hunian Hotel di Pekanbaru Naik
- Keliling Jawa, Wabup Kuansing Belajar Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
- Tekan Harga Cabe,
TPID Riau Ajak Menanam Cabe 10 Polibag Setiap Rumah

- Bahas Ekonomi Kekinian, TPID Riau Gelar Rapat Koordinasi
- Sasar Potensi Pajak Skala Besar,
Dispenda Pekanbaru Optimis Bisa Raih PAD Rp 4 Miliar Lagi dari PBB



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.108.121
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com