Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 26 Juni 2016 19:42
Mandra Ditangkap Polisi,
Diduga Perampas Honda Beat Milik Perias Pengantin di Rohul


Ahad, 26 Juni 2016 19:32
BNI Gelar Pasar Murah BUMN di Teluk Kuantan

Ahad, 26 Juni 2016 19:02
Nelayan yang Hilang di Sungai Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Ahad, 26 Juni 2016 18:57
Kemendagri: Pemprov Minta Dua Pekan Sosialisasi Pembatalan Perda

Ahad, 26 Juni 2016 17:08
Safari Ramadhan di Kandis,
Wabup Siak: Jauhkan Anak-anak dari Pergaulan Penyimpang


Ahad, 26 Juni 2016 16:38
Buka Puasa PWI Bersama Warga Binaan,
Rusli Zainal Pesan H Jufri Zubir Harus Rebut Perahu Golkar


Ahad, 26 Juni 2016 15:14
Dihadiri Bupati,
TP PKK Taja Pesantren Kilat dan Beri Bingkisan Buat Anak Yatim dan Lansia




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Juni 2010 10:16
Lelang PLTU Tenayan Raya Diikuti 9 Perusahaan

Pembangunan PLTU Tenayan Raya kian dekat kenyataan. Proses lelangnya dimulai dan tercatat ada 9 perusahaan menjadi peserta.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak sembilan perusahaan konsorsium akan mengikuti lelang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x100 MW Tenayan Raya, Pekanbaru, yang akan mulai dilakukan pembangunanya awal Agustus 2010.

Sembilan perusahaan tersebut merupakan hasil seleksi dari 30 perusahan yang mendaftar untuk masuk pada proses lelang, yang terdiri dari delapan perusahaan konsorsium Indonesia dengan China dan satu perusahaan konsorsium Indonesia dengan India.

Ketua Pantia Pelelangan Proyek PLTU 2x100 MW Suriawan di Pekanbaru, Jumat (4/6/10), mengatakan, pemenang tender ini akan diumumkan di Jakarta pada akhir bulan Juli 2010, setelah pemenang ditetapkan maka mereka harus segera melakukan pengerjaan proyek tersebut.

"Direncanakan biaya yang akan dikeluarkan untuk membangunan PLTU 2x100 MW di Tenayan Raya ini mencapai Rp2,4 Triliun. Dalam pengerjaannya kedepan kita membagi dua pengerjaan unit, yang pertama 1x100 MW diperkirakan selesai sekitar 30 Bulan dan unit kedua 1x100 MW dikerjakan selama 33 bulan dan diperkirakan pada pertengahan tahun 2012 proyek ini akan dapat digunakan," kata dia.

PLTU tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan (KIT) milik Pemko Pekanbaru, namun dari di lahan tersebut masih banyak ditemukan kebun sawit yang berumur lebih dari lima tahun.

Disinggung mengenai hal tersebut, Suriawan mengatakan bahwa sepanjang pengetahuan kami, lahan tersebut merupakan lahan yang dikuasai oleh Pemko Pekanbaru dan Pemko sendiri sudah menyerahkan surat ganti rugi kepada PLN, jadi segala hal yang menyangkut lahan ini keseluruhannya merupakan tanggung jawab Pemko Pekanbaru.

"Sedangkan mengenai jalan akses masuk ke lokasi pembangunan yang sampai saat ini belum dilakukan pengaspalan merupakan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum. PLN hanya bertanggung jawab atas jalan menuju lokasi PLTU," tambah dia.

Lokasi penampungan batu bara untuk Operasional PLTU nantinya akan ditempatkan sekitar dua kilo meter dari bibir sungai Siak.

Budi Wihertio, Manejer Perusahaan Inti Karya Persada Teknik yang ikut dalam proses tender tersebut dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan BHEL yang berasal dari India mengatakan bahwa kondisi areal pembangunan PLTU ini masih gambut, dan membutuhkan biaya yang cukup besar dalam hal penimbunan, untuk penimbunan saja akan memakan 1,5 juta kubik tanah timbun dengan ketinggian minimal 5 meter.

"Mengapa perusahaan bekerja sama dengan perusahaan India, sebab India sendiri saat ini sudah memiliki teknologi yang sangat bagus dalam hal kelistrikan. Serta harga yang diberikan murah dengan kualitas bagus, dan juga sudah memiliki pengalaman yang cukup," jelasnya.***(dok)

Daftar Peserta lelang yang lulus seleksi PLTU 2x100 MW Tenayan Raya

1. Consertium PT Bagus Karya - GPEC
2. Consertium PT Poeser Indonesia - CNTIC - Shanghai Electrik - CMK
3. Consertium PT MSHE - HPE
4. Consertium PT Truba Jaya Eng - Jiangxi Jiusheng
5. Consertium PT Dalle Energy - Dongfang Electic Power
6. Consertium PT Rekin - Hubei Hongyuan Power Engineering
7. Consertium PT Adi Karya - CMEC
8. Consertium PT Wijaya Karya - Synohidro
9. Consertium PT IKPT - BHEL





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BNI Gelar Pasar Murah BUMN di Teluk Kuantan
- Vidi Aldiano Hadiri HUT ke-11 Mall Ciputra Seraya, Pekanbaru
- Kembangkan Usaha Anggota, Hipmi Riau-BTN Syariah Teken MoU Kerjasama
- Warga Pekanbaru Mulai Keluhkan Plastik Berbayar ke Wakil Rakyat di DPRD Riau
- 2016, Temuan Upal BI Meningkat Tajam
- Manajemen Mall Ciputra Buka Bareng Wartawan
- Dua Tahun Belakangan, Banyak Kontraktor Lokal Mengeluh ke DPRD Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.253.111
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com