Untitled Document
Rabu, 23 Syawwal 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 20 Agustus 2014 11:09
PLTA Berkapasitas 76 MW,
Pemerintah Berencana Bangun Waduk Serbaguna di Rohul


Rabu, 20 Agustus 2014 10:53
Peringatan ke-67 Hari Koperasi Riau,
Pemko: Koperasi yang Sehat Solusi Pengentasan Kemiskinan


Rabu, 20 Agustus 2014 10:49
Sempat Ragu,
Satpol PP Pekanbaru Lanjutkan Eksekusi Kos-kosan 70 Pintu


Rabu, 20 Agustus 2014 10:45
17 Km Jalan ke Obyek Wisata Syekh Abdul Wahab Rokan Perlu Dibangun

Rabu, 20 Agustus 2014 10:29
Fitri Hartini Bahagia Dapatkan Beasiswa Tanoto Foundation

Rabu, 20 Agustus 2014 09:59
Tim Wartawan-Disparpora Meranti Ramaikan Pacu Sampan di Alai

Rabu, 20 Agustus 2014 09:46
DPRD Riau Sahkan Susunan Baru Anggota BanMus



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 4 Juni 2010 10:16
Lelang PLTU Tenayan Raya Diikuti 9 Perusahaan

Pembangunan PLTU Tenayan Raya kian dekat kenyataan. Proses lelangnya dimulai dan tercatat ada 9 perusahaan menjadi peserta.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak sembilan perusahaan konsorsium akan mengikuti lelang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x100 MW Tenayan Raya, Pekanbaru, yang akan mulai dilakukan pembangunanya awal Agustus 2010.

Sembilan perusahaan tersebut merupakan hasil seleksi dari 30 perusahan yang mendaftar untuk masuk pada proses lelang, yang terdiri dari delapan perusahaan konsorsium Indonesia dengan China dan satu perusahaan konsorsium Indonesia dengan India.

Ketua Pantia Pelelangan Proyek PLTU 2x100 MW Suriawan di Pekanbaru, Jumat (4/6/10), mengatakan, pemenang tender ini akan diumumkan di Jakarta pada akhir bulan Juli 2010, setelah pemenang ditetapkan maka mereka harus segera melakukan pengerjaan proyek tersebut.

"Direncanakan biaya yang akan dikeluarkan untuk membangunan PLTU 2x100 MW di Tenayan Raya ini mencapai Rp2,4 Triliun. Dalam pengerjaannya kedepan kita membagi dua pengerjaan unit, yang pertama 1x100 MW diperkirakan selesai sekitar 30 Bulan dan unit kedua 1x100 MW dikerjakan selama 33 bulan dan diperkirakan pada pertengahan tahun 2012 proyek ini akan dapat digunakan," kata dia.

PLTU tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan (KIT) milik Pemko Pekanbaru, namun dari di lahan tersebut masih banyak ditemukan kebun sawit yang berumur lebih dari lima tahun.

Disinggung mengenai hal tersebut, Suriawan mengatakan bahwa sepanjang pengetahuan kami, lahan tersebut merupakan lahan yang dikuasai oleh Pemko Pekanbaru dan Pemko sendiri sudah menyerahkan surat ganti rugi kepada PLN, jadi segala hal yang menyangkut lahan ini keseluruhannya merupakan tanggung jawab Pemko Pekanbaru.

"Sedangkan mengenai jalan akses masuk ke lokasi pembangunan yang sampai saat ini belum dilakukan pengaspalan merupakan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum. PLN hanya bertanggung jawab atas jalan menuju lokasi PLTU," tambah dia.

Lokasi penampungan batu bara untuk Operasional PLTU nantinya akan ditempatkan sekitar dua kilo meter dari bibir sungai Siak.

Budi Wihertio, Manejer Perusahaan Inti Karya Persada Teknik yang ikut dalam proses tender tersebut dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan BHEL yang berasal dari India mengatakan bahwa kondisi areal pembangunan PLTU ini masih gambut, dan membutuhkan biaya yang cukup besar dalam hal penimbunan, untuk penimbunan saja akan memakan 1,5 juta kubik tanah timbun dengan ketinggian minimal 5 meter.

"Mengapa perusahaan bekerja sama dengan perusahaan India, sebab India sendiri saat ini sudah memiliki teknologi yang sangat bagus dalam hal kelistrikan. Serta harga yang diberikan murah dengan kualitas bagus, dan juga sudah memiliki pengalaman yang cukup," jelasnya.***(dok)

Daftar Peserta lelang yang lulus seleksi PLTU 2x100 MW Tenayan Raya

1. Consertium PT Bagus Karya - GPEC
2. Consertium PT Poeser Indonesia - CNTIC - Shanghai Electrik - CMK
3. Consertium PT MSHE - HPE
4. Consertium PT Truba Jaya Eng - Jiangxi Jiusheng
5. Consertium PT Dalle Energy - Dongfang Electic Power
6. Consertium PT Rekin - Hubei Hongyuan Power Engineering
7. Consertium PT Adi Karya - CMEC
8. Consertium PT Wijaya Karya - Synohidro
9. Consertium PT IKPT - BHEL





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bertahankan DBH, Distamben Meranti Terus Koordinasi dengan SSK Migas
- Pekan Ini, Harga Sawit Turun
- Didampingi Dirjen Pertenakan, Wako Pekanbaru Serahkan Bantuan 150 Ekor Sapi
- Bank Riau Kepri Kirim 24 Petani Sawit Belajar ke Sumut
- Diskoperindag Rohul Usulkan Dua Koperasi Berprestasi
- Polemik Lakakerja, Pengawas Disnaker Dumai Datangi PT PKP
- Pemprov Bidik Saham 10 Persen di Pengelolaan Blok Siak


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.73.20
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com