Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Pebruari 2017 22:25
Suparman Divonis Bebas, KPK Kecewa dan Ajukan Banding

Kamis, 23 Pebruari 2017 22:13
3 Kali Menjambret, Dua ABG di Meranti ini 'Digelandang' Polisi

Kamis, 23 Pebruari 2017 21:27
Jual Sabu ke Petani, Anggota Polsek Tambusai Rohul Ditangkap Komandannya

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:41
Gubri Serahkan 146 Rumah di UPT Tanjung Tiram, Inhil

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:28
Polsek Kerinci Kanan, Pelalawan Bongkar Penampungan Satwa Liar

Kamis, 23 Pebruari 2017 20:20
Pedagang Desak Distanak Sebutkan Pedagang Bakso Babi

Kamis, 23 Pebruari 2017 19:17
Seorang Warga Tanah Merah, Inhil Ditusuk dengan Badik

Kamis, 23 Pebruari 2017 19:01
Kejagung RI Segera Bentuk Tim Saber Pungli di Riau

Kamis, 23 Pebruari 2017 18:55
Sesjamwas Kejagung RI Kunker ke Kejari Siak

Kamis, 23 Pebruari 2017 18:50
Satgas Saber Pungli Tangkap Tangan Honorer Dishub Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 Mei 2010 16:49
Peran Skuriti Makin Penting,
PT SGI dan SSW Selenggarakan Apel Besar dan Diksar ke-36


Tanpa jaminan kemanana, kegiatan usaha mustahil berjalan sebagaimana diharap. Karena itu, peran sukuriti kian penting. Itulah yang disimpulkan dalam Apel Akbar dan Diksar ke-36 PT SGI dan SSW.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Sekuriti, atau yang lebih dulu populer dengan panggilan Satpam (satuan pengaman) pada era demokratisasi dewasa ini semakin memperoleh peran penting dalam mewujudkan keamanan di lingkungan kerja, termasuk menangkal dan juga menangani masalah-masalah keamanan.

Hal itu tercermin dalam apel besar SGI (PT Security Group Indonesia) dan SSW (PT Security Satria Wahana), dua BUJP (badan usaha jasa pengamanan) terkemuka di Indonesia dan berpusat di Jakarta dengan jumlah personel terlatih sekitar 1.300 orang, di Pangkalan Kerinci, kecamatan Pelalawan, Riau, Sabtu lalu.

Apel itu dipimpin Komisaris SGI, Irjen Pol (purn) Maman Supratman, serta dihadiri Dirut SGI & SSW Adil Sugeharto, Wakapolres Pelalawan serta para pejabat keamanan lokal dan dari industri pulp terkemuka RAPP hadir Mulia Nauli (Direktur), Simon Menggolo (Common Service Manager), Terrence M Bickerton (GM PTSI), Roy Fadillada, Elvianto, David Lesmana (koordinator sekuriti).

Sehari sebelumnya, Sabtu (7/5), di Pekanbaru, SGI membuka lagi pendidikan dasar (Diksar) Sekuriti angkatan ke-36, diikuti 70 orang peserta rekrutan baru dan penyegaran asal Pangkalan Kerinci, Pekanbaru dan Parmaksian (Sumut).

Demikian penting peran yang dapat di”mainkan” insan sekuriti sekarang dan ke depan, sampai-sampai Jenderal Maman --mantan Kapolda Riau-- merasa perlu menyamapikan enam butir pesan yang lazim disampaikan seorang komandan TNI kepada jajarannya, atau kepala satuan wilayah Polri kepada anggotanya.

Keenam pesan itu meliputi: Kewajiban anggota sekuriti untuk memupuk keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan sesuai agama dan kepercayaannya. Kemudian, terus-menerus mengevaluasi kemampuan, mengenali tugas dan kewajiban serta disiplin dan bertanggung jawab menjalankan tugas. Lalu, cermat dan waspada terhadap perkembangan situasi sekitar serta tidak boleh terbawa arus memperkeruh suasana. Selanjutnya, bersikap baik dan simpatik dengan mengembangkan sikap 5-S, yakni: salut (hormat), senyum (bersahabat), salam (ramah), sopan, dan sampaikan maksud dengan cara praktis (tegas, jelas, tidak bertele-tele). Yang lain, jadilah teladan dengan sikap dan tindak benar, baik, bersih dan rapi, bahkan mampu tampil sebagai ”cermin” perusahaan karena selalu ditempatkan di garis depan (front line). Terakhir, budayakan temu dan lapor cepat masalah yang terjadi agar penanganan selanjutnya tidak sampai terlambat.

DIKSAR KE-36

Jumat sebelumnya (6/5), Jenderal Maman Supratman –juga mantan Wakapolda Sumut-- meresmikan Diksar sekuriti angkatan ke-36 di Pakanbaru, diikuti 70 orang rekrutan baru dan penyegaran asal Pangkalan Kerinci, Pekanbaru dan Porsea (Sumut). Mereka akan memperkuat ”pasukan” pengamanan operasional industri pulp dan kertas terkemuka RAPP (PT Riau Andalan Pulp & Paper) di Pangkalan Kerinci serta perusahaan afiliasinya di Pekanbaru, serta TobaPulp (industri pulp) di Parmaksian, kabupaten Tobasamosir, Sumatera Utara. Perusahaan-perusahaan tersebut menjadi klien SGI dan SSW yang bertugas mengamankan operasional pabrik dan juga HTI (hutan tanaman industri).

Pendidikan dan latihan berlangsung tiga pekan (323 jam pelajaran), mencakup kepribadian, intelektualitas dan fisik. Targetnya: ”melahirkan” personel sekuriti yang andal hingga berhak mendapatkan brevet Gada Pratama, kualifikasi minimum yang mesti dicapai setiap insan sekuriti profesional berdasarkan Keputusan Kapolri nomor 24 tahun 2007. Komponen dan materi pelajaran dimodifikasi sedemikian agar selaras dengan kebutuhan tugas spesifik di setiap lokasi dan situasi. Output-nya, setiap lulusan mesti mampu menangani dan menyelesaikan tugas pengamanan di lapangan.

Proses belajar dan pelatihan berlangsung di ruangan dan di lapangan. Peserta didik akan mempelajari ilmu kepolisian secara terbatas.

Maman juga memberikan tips sukses latihan kepada peserta didik, meliputi: kembangkan keinginan sangat memerlukan pelatihan, ihklas dan bertanggung jawab, antusias mengikuti semua materi latihan, cermat mengikuti instruksi pelatih agar terhindar dari kecelakaan yang tidak perlu, tumbuhkan jiwa korsa (korps) insan sekuriti, manfaatkan semua kesempatan yang tersedia untuk mendapatkan hasil optimal sebagai bekal tugas di lapangan.

Momen apel besar dan juga Diksar juga dimanfaatkan untuk donor darah. Direktur SGI dan SSW, Adil Sugeharto –juga seorang anggota Lions Club-- misalnya, mendonorkan darah untuk yang ke-29 kali.***(rls)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pasar Tradisional Pemko Pekanbaru Sepi, Disperindag Siapkan Jurus Jitu
- Taja MKPT 2016,
UEK Pematang Pudu Banjir Hadiah dan Kegiatan Sosial

- Tingkatkan Pembinaan,
Diskop Pekanbaru Gencarkan Kampanye Pembubaran Koperasi

- Bank Indonesia Serahkan 5 Ribu Bibit Cabe ke PKK Pekanbaru
- Disperindag Pekanbaru Tak Izinkan Komplek Pergudangan Berada di Dalam Kota
- BI Kembali Sosialisasikan Uang Baru untuk Guru
- PLN Dituding 'Tutup Mata,'
Ribuan Meteran Listrik di Pekanbaru Sudah Uzur dan Tak Ditera Ulang



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.184.64
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com