Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 30 Mei 2016 19:09
Curi Ranmor di Pekanbaru,
Mantan Anggota Polri Ditangkap Polsek Tembilahan


Senin, 30 Mei 2016 18:22
Terganjal Aturan Baru, Ranperda Tata Kelola BUMD Dua Kali Gagal Disahkan

Senin, 30 Mei 2016 18:18
Pegang Kemaluan Anak di Bawah Umur, Ayah Tiri di Sinaboi Rohil Ditangkap

Senin, 30 Mei 2016 18:07
Korupsi Pertanggungjawaban Dana Satker,
Tiga Bendahara Pemkab Bengkalis Dituntut 4 Tahun Penjara


Senin, 30 Mei 2016 18:04


Senin, 30 Mei 2016 18:03
Dokkes Polda Riau Adakan Penyuluhan Dampak Penyalahgunaan Narkoba di Kampar

Senin, 30 Mei 2016 17:57
Pesan ke Peserta dari Perak, Malaysia,
‪ Jefry: Jadilah Pelopor Keberhasilan Pertanian di Semenanjung




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 April 2010 14:00
1.000 Rekening Pegawai Pajak DJP Riau dan Kepri Siap Diaudit

Kendati surat edaran mengenai audit rekening pegawai pajak belum sampai, namun untuk membuktikan keseriusan Dirjend Pajak melakukan audit rekening pegawai pajak, 1000-an rekening pegawai DJP Riau Kepri siap diaudit.

Riauterkini-PEKANBARU-Surat Edaran mengenai audit rekening pegawai pajak hingga kini belum sampai ke Dirjend Pajak Riau Kepri. Namun demikian, 1000-an pegawai DJP Riau Kepri siap untuk dilakukan audit seperti seruan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Setidaknya, demikian dikatakan Kasi Bimbingan dan Penyuluhan DJP Riau Kepri, Verizal Suryadi kepada Riauterkini Senin (5/4/10).

Menurutnya, keinginan pusat dalam melaksanakan audit itu ingin membuktikan bahwa masih banyak pegawai pajak yang masih menjalankan kode etik pegawai pajak yang menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi kepercayaan masyarakat sebagai pembayar pajak.

\"Pegawai DJP Riau/Kepri saat ini yang tersebar di beberapa KPP-KPP dan Kanwil mencapai 1000-an pegawai. Kita siap untuk dilakukan audit nomor rekening kita kedati hingga kini surat edaran mengenai audit tersebut belum sampai," terangnya.

Belum sampainya surat edaran (pemberitahuan) dari pusat mengenai surat edaran tersebut, ia menyatakan bahwa itu terkait dengan strukturisasi. Karena untuk sampai ke daerah, melalui beberapa eselon. Jadi menurutnya, pemberitahuan itu membutuhkan waktu untuk sampai ke daerah. \"Kita tunggu saja,\" katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Disperindag Pekanbaru Minta Konsumen Waspadai Daging Oplosan
- Paspi Luncurkan Buku Mitos Vs Fakta Industri Minyak Sawit Indonesia
- Jelang Ramadhan, Disperindag Pekanbaru OP Gula Selama Dua Pekan
- OP Gula, Harga di Pekanbaru Kembali Normal
- 10 Hektar Hutan Kota di Rohul Jadi Taman Rekreasi Keluarga
- Dilalui Jalur SUTT, PLN Berikan Warga Kompensasi
- ‎Harga Bensin di Ruput Bengkalis Tembus Rp22,500 Seliter


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.31.219
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com