Untitled Document
Kamis, 14 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 5 Maret 2015 10:14
Gedung Terbakar, SMPN 1 Tembilahan Kota Liburkan Murid

Kamis, 5 Maret 2015 10:12
Dugaan 700 Hektar Kebun Sawit di Ukui Ilegal,
Disbun Pelalawan Siap Turun Mengecek Informasi Aspaksindo


Kamis, 5 Maret 2015 06:47
Kisah Kasih Salma ke Ibunya Bikin Bupati Sukarmis Menangis

Kamis, 5 Maret 2015 06:36
Indra Muchlis Adnan Minta Golkar Riau Patuhi Putusan MP

Kamis, 5 Maret 2015 06:31
Bupati Kuansing Resmikan Kantor Camat Hulu Kuantan

Kamis, 5 Maret 2015 06:10
Dikunjungi Menpan RI,
Bupati Syamsuar Paparkan Potensi Pertanian di Siak


Kamis, 5 Maret 2015 06:05
Kisruh Golkar, Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati di Rohil Tak Terganggu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 April 2010 14:00
1.000 Rekening Pegawai Pajak DJP Riau dan Kepri Siap Diaudit

Kendati surat edaran mengenai audit rekening pegawai pajak belum sampai, namun untuk membuktikan keseriusan Dirjend Pajak melakukan audit rekening pegawai pajak, 1000-an rekening pegawai DJP Riau Kepri siap diaudit.

Riauterkini-PEKANBARU-Surat Edaran mengenai audit rekening pegawai pajak hingga kini belum sampai ke Dirjend Pajak Riau Kepri. Namun demikian, 1000-an pegawai DJP Riau Kepri siap untuk dilakukan audit seperti seruan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Setidaknya, demikian dikatakan Kasi Bimbingan dan Penyuluhan DJP Riau Kepri, Verizal Suryadi kepada Riauterkini Senin (5/4/10).

Menurutnya, keinginan pusat dalam melaksanakan audit itu ingin membuktikan bahwa masih banyak pegawai pajak yang masih menjalankan kode etik pegawai pajak yang menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi kepercayaan masyarakat sebagai pembayar pajak.

\"Pegawai DJP Riau/Kepri saat ini yang tersebar di beberapa KPP-KPP dan Kanwil mencapai 1000-an pegawai. Kita siap untuk dilakukan audit nomor rekening kita kedati hingga kini surat edaran mengenai audit tersebut belum sampai," terangnya.

Belum sampainya surat edaran (pemberitahuan) dari pusat mengenai surat edaran tersebut, ia menyatakan bahwa itu terkait dengan strukturisasi. Karena untuk sampai ke daerah, melalui beberapa eselon. Jadi menurutnya, pemberitahuan itu membutuhkan waktu untuk sampai ke daerah. \"Kita tunggu saja,\" katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hingga Pertengahan Tahun, Disperindag Pastikan Pasokan Beras di Pekanbaru Aman
- Harga Sembako di Bengkalis Relatif Stabil
- 700 Hektar Tak Berizin,
Apkasindo Pelalawan Pertanyakan Kebun Sawit di Ukui

- Fit and Proper Test Selesai,
OJK Imbau Bank Riau Kepri Segera RUPS

- Camat Mandau Resmikan RM Ombak Pauh di Duri
- EMP MSSA akan Kirim Minyak Sebesar 7000 BOPD ke Ladinda
- Elpiji Naik, Pemprov Riau Diminta Bicara dengan Pusat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.73.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com