Untitled Document
Jumat, 25 Syawwal 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Agustus 2014 18:40
Dewan Anggarkan Rp 9 miliar Pembangunan Taman Kantor Gubri

Jum’at, 22 Agustus 2014 18:32
PDIP Buka Pendaftaran Calon Bupati Inhu

Jum’at, 22 Agustus 2014 18:26
Pekanbaru Sampaikan RAPBD 2015 Rp 3,34 Triliun

Jum’at, 22 Agustus 2014 18:21
Satpol PP Pekanbaru Razia Delta SPA

Jum’at, 22 Agustus 2014 18:16
BBM Jenis Solar Mulai Langka di Duri

Jum’at, 22 Agustus 2014 17:56
MUI Mandau Minta Penyebaran Daging Sesuai Syariat Islam

Jum’at, 22 Agustus 2014 17:51
Goro di Pasar Kuok,
Jefry Sentuh Hati Pedagang dan Masyarakat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 April 2010 14:00
1.000 Rekening Pegawai Pajak DJP Riau dan Kepri Siap Diaudit

Kendati surat edaran mengenai audit rekening pegawai pajak belum sampai, namun untuk membuktikan keseriusan Dirjend Pajak melakukan audit rekening pegawai pajak, 1000-an rekening pegawai DJP Riau Kepri siap diaudit.

Riauterkini-PEKANBARU-Surat Edaran mengenai audit rekening pegawai pajak hingga kini belum sampai ke Dirjend Pajak Riau Kepri. Namun demikian, 1000-an pegawai DJP Riau Kepri siap untuk dilakukan audit seperti seruan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Setidaknya, demikian dikatakan Kasi Bimbingan dan Penyuluhan DJP Riau Kepri, Verizal Suryadi kepada Riauterkini Senin (5/4/10).

Menurutnya, keinginan pusat dalam melaksanakan audit itu ingin membuktikan bahwa masih banyak pegawai pajak yang masih menjalankan kode etik pegawai pajak yang menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi kepercayaan masyarakat sebagai pembayar pajak.

\"Pegawai DJP Riau/Kepri saat ini yang tersebar di beberapa KPP-KPP dan Kanwil mencapai 1000-an pegawai. Kita siap untuk dilakukan audit nomor rekening kita kedati hingga kini surat edaran mengenai audit tersebut belum sampai," terangnya.

Belum sampainya surat edaran (pemberitahuan) dari pusat mengenai surat edaran tersebut, ia menyatakan bahwa itu terkait dengan strukturisasi. Karena untuk sampai ke daerah, melalui beberapa eselon. Jadi menurutnya, pemberitahuan itu membutuhkan waktu untuk sampai ke daerah. \"Kita tunggu saja,\" katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Catatan HUT Koperasi ke-67,
Banyak Warga Duri Masih Memilih Renternir

- Sebelum Fit and Propertest, OJK Tunggu RUPS-LB BRK
- Wabup Bengkalis Buka HUT ke-67 Koperasi di Mandau
- Riau Jadi Pusat Industri Sawit Nasional
- Semester I 2014, Realisasi Penerimaan Pajak 43 Persen
- Pasca Lebaran, Harga Getah Karet dan Sawit di Bengkalis Anjlok
- Lusa, CV Istana Motor Gelar "Yamaha GT Fiesta" di Selatpanjang


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.121.134
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com