Untitled Document
Rabu, 8 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 2 September 2014 22:34
50 JCH Rohul Belum Antar Koper ke Bandara Tuanku Tambusai

Selasa, 2 September 2014 22:31
Lapas Teluk Kuantan Butuh Tambahan Sel

Selasa, 2 September 2014 22:20
Program Sahabat Daihatsu Tawarkan Down Payment Super Ringan

Selasa, 2 September 2014 22:17
Beli Rumah Rp335 Juta, Perwira Polisi Tertipu Teman Sendiri

Selasa, 2 September 2014 22:12
Personel Satpol PP Dituntut Berjiwa Pemimpin

Selasa, 2 September 2014 21:44
Polsek Senapelan Tangkap Dua Tersangka Curanmor

Selasa, 2 September 2014 21:40
DPC FPE SBSI Bengkalis Tuding,
PT Palmaria Persada-GUN di Duri Belum Layak Beroperasi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 April 2010 14:00
1.000 Rekening Pegawai Pajak DJP Riau dan Kepri Siap Diaudit

Kendati surat edaran mengenai audit rekening pegawai pajak belum sampai, namun untuk membuktikan keseriusan Dirjend Pajak melakukan audit rekening pegawai pajak, 1000-an rekening pegawai DJP Riau Kepri siap diaudit.

Riauterkini-PEKANBARU-Surat Edaran mengenai audit rekening pegawai pajak hingga kini belum sampai ke Dirjend Pajak Riau Kepri. Namun demikian, 1000-an pegawai DJP Riau Kepri siap untuk dilakukan audit seperti seruan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Setidaknya, demikian dikatakan Kasi Bimbingan dan Penyuluhan DJP Riau Kepri, Verizal Suryadi kepada Riauterkini Senin (5/4/10).

Menurutnya, keinginan pusat dalam melaksanakan audit itu ingin membuktikan bahwa masih banyak pegawai pajak yang masih menjalankan kode etik pegawai pajak yang menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi kepercayaan masyarakat sebagai pembayar pajak.

\"Pegawai DJP Riau/Kepri saat ini yang tersebar di beberapa KPP-KPP dan Kanwil mencapai 1000-an pegawai. Kita siap untuk dilakukan audit nomor rekening kita kedati hingga kini surat edaran mengenai audit tersebut belum sampai," terangnya.

Belum sampainya surat edaran (pemberitahuan) dari pusat mengenai surat edaran tersebut, ia menyatakan bahwa itu terkait dengan strukturisasi. Karena untuk sampai ke daerah, melalui beberapa eselon. Jadi menurutnya, pemberitahuan itu membutuhkan waktu untuk sampai ke daerah. \"Kita tunggu saja,\" katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Raskin Terutang Bulog Capai Rp14,5 Miliar
- Harga Jual Elpiji Tak Merata, Disperindag Rohil Bakal Buat Edaran HET
- Harga Karet Anjlok, Pemerintah Meranti Diminta Turun Tangan
- Harga Karet Anjlok,
Dinas Perdagangan Meranti di Minta Turuntangan

- Sampai 2013, Nilai Aset Bergerak Pemkab Rohul Rp2,9 Triliun
- Permintaan Elpiji 12 Kg di Dumai Meningkat
- Pasca Pencabutan Kebijakan Pembatasan,
Pasokan BBM di Pulau Bengkalis Belum Normal



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.43.155
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com