Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 2 September 2015 21:46
‎Kisruh ULP, DPRD Bengkalis Segera Bentuk Pansus

Rabu, 2 September 2015 21:43
Polisi Amankan Tiga Pemain Judi di Tapung, Kampar

Rabu, 2 September 2015 20:37
Bengkalis Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Rabu, 2 September 2015 20:32
Pemilik Ditembak, Polres Siak Buru Komplotan Rampok 300 Gram Emas di Kandis

Rabu, 2 September 2015 20:24
Pj Bupati Bengkalis Himbau Masyarakat Berpartisipasi Perangi Narkoba

Rabu, 2 September 2015 20:17
Sengketa Kampar-Rohul,
Alasan Warga Lima Desa Masih Milih Rohul


Rabu, 2 September 2015 20:13
‎Kualitas Udara Berbahaya,Bupati Siak Minta Masyarakat Banyak Didalam Rumah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 April 2010 14:00
1.000 Rekening Pegawai Pajak DJP Riau dan Kepri Siap Diaudit

Kendati surat edaran mengenai audit rekening pegawai pajak belum sampai, namun untuk membuktikan keseriusan Dirjend Pajak melakukan audit rekening pegawai pajak, 1000-an rekening pegawai DJP Riau Kepri siap diaudit.

Riauterkini-PEKANBARU-Surat Edaran mengenai audit rekening pegawai pajak hingga kini belum sampai ke Dirjend Pajak Riau Kepri. Namun demikian, 1000-an pegawai DJP Riau Kepri siap untuk dilakukan audit seperti seruan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Setidaknya, demikian dikatakan Kasi Bimbingan dan Penyuluhan DJP Riau Kepri, Verizal Suryadi kepada Riauterkini Senin (5/4/10).

Menurutnya, keinginan pusat dalam melaksanakan audit itu ingin membuktikan bahwa masih banyak pegawai pajak yang masih menjalankan kode etik pegawai pajak yang menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi kepercayaan masyarakat sebagai pembayar pajak.

\"Pegawai DJP Riau/Kepri saat ini yang tersebar di beberapa KPP-KPP dan Kanwil mencapai 1000-an pegawai. Kita siap untuk dilakukan audit nomor rekening kita kedati hingga kini surat edaran mengenai audit tersebut belum sampai," terangnya.

Belum sampainya surat edaran (pemberitahuan) dari pusat mengenai surat edaran tersebut, ia menyatakan bahwa itu terkait dengan strukturisasi. Karena untuk sampai ke daerah, melalui beberapa eselon. Jadi menurutnya, pemberitahuan itu membutuhkan waktu untuk sampai ke daerah. \"Kita tunggu saja,\" katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Triwulan III 2015, Ekonomi Riau Membaik
- Kabut Asap, Pelajar di Duri Kembali Diliburkan
- Mulai Normal, 14 Jadwal Penerbangan di SSK II Terganggu Asap
- Tragis, Korban Tewas Lakakerja di KID Tak Terdaftar BPJS Naker
- Agustus, Riau Alami Inflasi 0,45 Persen
- Kabut Asap Kian Pekat, Sekolah di Pelalawan Libur Tiga Hari
- Investor Properti Dalam Negeri Tanamkan Rp2,48 Triliun di Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.146.246.4
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com