Untitled Document
Selasa, 10 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 31 Maret 2015 12:08
Ratusan Pelajar SMA Ikuti Seleksi Tanoto Foundation Regional Champion Scholarship

Selasa, 31 Maret 2015 12:04
Triwulan I, Realisasi APBD RIau 2015 Baru Tiga Persen

Selasa, 31 Maret 2015 12:02
Pejabat Pemprov Antusias Tonton Rekannya Jalani Tes Presentase Makalah

Selasa, 31 Maret 2015 10:37
Cegah Kasus Hukum, Bendahara BOS 57 Madrasah Ikuti Bimtek

Selasa, 31 Maret 2015 10:16
Serahkan LKPD ke BPK, Sekda Meranti Optimis Kembali Raih WTP

Selasa, 31 Maret 2015 10:05
Suap APBD, Suparman, Bagus dan Rusli Ahmad Diperiksa KPK

Selasa, 31 Maret 2015 09:54
Komisi A DPRD Rohil Jadwalkan Tinjau Lahan Sengketa di Bangko Pusako



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 5 April 2010 14:00
1.000 Rekening Pegawai Pajak DJP Riau dan Kepri Siap Diaudit

Kendati surat edaran mengenai audit rekening pegawai pajak belum sampai, namun untuk membuktikan keseriusan Dirjend Pajak melakukan audit rekening pegawai pajak, 1000-an rekening pegawai DJP Riau Kepri siap diaudit.

Riauterkini-PEKANBARU-Surat Edaran mengenai audit rekening pegawai pajak hingga kini belum sampai ke Dirjend Pajak Riau Kepri. Namun demikian, 1000-an pegawai DJP Riau Kepri siap untuk dilakukan audit seperti seruan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Setidaknya, demikian dikatakan Kasi Bimbingan dan Penyuluhan DJP Riau Kepri, Verizal Suryadi kepada Riauterkini Senin (5/4/10).

Menurutnya, keinginan pusat dalam melaksanakan audit itu ingin membuktikan bahwa masih banyak pegawai pajak yang masih menjalankan kode etik pegawai pajak yang menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi kepercayaan masyarakat sebagai pembayar pajak.

\"Pegawai DJP Riau/Kepri saat ini yang tersebar di beberapa KPP-KPP dan Kanwil mencapai 1000-an pegawai. Kita siap untuk dilakukan audit nomor rekening kita kedati hingga kini surat edaran mengenai audit tersebut belum sampai," terangnya.

Belum sampainya surat edaran (pemberitahuan) dari pusat mengenai surat edaran tersebut, ia menyatakan bahwa itu terkait dengan strukturisasi. Karena untuk sampai ke daerah, melalui beberapa eselon. Jadi menurutnya, pemberitahuan itu membutuhkan waktu untuk sampai ke daerah. \"Kita tunggu saja,\" katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Plt Gubri Minta RUPS Luar Biasa BRK Digelar Pekan Kedua April
- Tunggakan Wajib Pajak Riau Capai Rp 1,4 Triliun
- Pohonnya Jangan Ditebang, Madu Sialang jadi Produk Andalan UKM Kuansing
- PJI Riau dan BRI Teken MoU untuk Sejahterakan Jaksa
- Muncul Larangan, Omset Pedagang Pakaian Bekas Impor Menurun
- Kadin Prediksi APBD Riau 2015 Tak Terserap Efektif
- Produksi TBS Sawit Petani Rohul Mulai Naik, Harga Malah Turun


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.191.30
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com