Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Januari 2017 17:55
Seorang Warga Inhu Tewas Dililit Ular

Jum’at, 20 Januari 2017 17:51
Gubri dan Kapolda Riau Tinjau Lokasi SPN di Tambang Kampar

Jum’at, 20 Januari 2017 17:08
Datangi Kompolnas,
KontraS Serahkan Hasil Investigasi Kasus Meranti Berdarah


Jum’at, 20 Januari 2017 16:30
Sepanjang Januari 2017, Honda PCX Ditawarkan dengan Berbagai Bonus Spesial

Jum’at, 20 Januari 2017 16:27
Bupati Inhil Senang, Jamaah Shalat Subuh di Masjid Makin Bertambah

Jum’at, 20 Januari 2017 15:45
Kamis Nanti Edwar Sanger Dilantik Jadi Pj Walikota Pekanbaru

Jum’at, 20 Januari 2017 15:15
Pekerjakan Naker China Ilegal, Komisi D DPRD Riau Anggap PLN Sudah Buat Kesalahan

Jum’at, 20 Januari 2017 15:01
Marugame Udon and Tempura,
Hadir Ramaikan Ragam Kuliner Japanese di Pekanbaru


Jum’at, 20 Januari 2017 14:39
Polsek KSKP Tembilahan Limpahkan Kasus Kepabeanan ke Bea dan Cukai Tembilahan

Jum’at, 20 Januari 2017 14:37
Kepala UPT DKP Bantah Kedekatan Honorer Z Dengan Bupati Bengkalis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 17 Maret 2010 16:31
DPPKA Rohul Genjot PAD dengan Razia Kendaraan Bermotor Non-BM

Sumbangsih PAD dari sektor BPKB dan PBNKB cukup siginikan bagi Kabupaten Rohul, untuk mengobtimalkannya, dilakukan razia kendaraan bermotor non-BM atau yang berasal dari daerah lain.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Dinas Pendapatan Pengelolaan keuangan dan Aset (DPPKA) bersama Satuan polisi lalu lintas (Satlantas), Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja, Satpol PP dan instansi terkait lainnya, Rabu (17/3/10) pagi, gelar razia kendaraan bermotor (ranmor) plat non BM-M Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2010 di bundaran Kompleks Bina Praja Pemkab Rohul.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Rohul, Ipda Dasmaliki yang memimpin operasi, bersama Kabid Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH dan sejumlah kasi lainnya, kepada wartawan menyatakan, operasi pendataan dan razia Ranmor plat Non BM-M Rohul tahun 2010 merupakan tahap IV dilaksanakan dari 2007 hingga 2010.

"Penertiban Ranmor plat non BM-M ini, untuk memutasikan kendaraan luar daerah yang sudah beroperasi menjadi plat BM-M. Operasi ini melibatkan DPPKA, Satpol PP, Dishub serta instansi terkit lainnya, dan kita usahakan agar pemilik kendaraan segera memutasikan kendaraannya menjadi plat BM-M dalam batas waktu 3 bulan ini,"terang Dasmaliki kepada wartawan.

Selanjutnya jika dalam 3 bulan berturut-turut tidak memutasikannya, pihaknya akan melakukan razia kembali, dan akan diberi sanksi tilang ditempat. Sehingga diharapkan pemilik kendaraan plat non BM-M, segera memutasikannya plat kendaraan menjadi plat BM-M. Semua itu dilakukan untuk mengenjot dana pajak kendaraan, untuk menambah pemasukan APBD Rohul.

Kabid Dana Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH, kepada wartawan menyatakan, realisasi penerimaan bagi hasil Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Beas Pajak Kendaraan Bermotor (BPKB) cukup besar. Razia seperti itu sendiri, sudah diterapkan sejak tahun 2007 lalu, dan terus mengalami peningkatan penerimaan bagi hasil hingga 40 persen dari BBNKK dan BPKB. "Kepada warga di Rohul yang memiliki kendaraan plat non BM-M, kita harapkan dalam 3 bulan ke depan, agar memutasikannya kendaraannya menjadi BM-M," tegas Syafrin Tobing kepada wartawan.

Operasi seperti itu dilaksanakan secara berkala 3 bulan sekali, dan razia kali ini merupakan tahap ke IV tahun 2010, sejak diberlakukan mulai 2007 lalu. Dan untuk sosialisasinya telah dibagikan brosur berisi ajakan "Saya Cinta Plat BM-M". Selanjutnya untuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, telah dibagikan sejumlah kaos dengan himbauan ajakan.

Tahun 2008 realisasi penerimaan disektor PKB mencapai Rp 3.893.514,45, kemudian BBNKP sebesar Rp 4.335.667,95. Pada tahun 2009 realisasi penerimaan PKB meningkat menjadi Rp 6.089.582.781,70, sedangkan untuk sektor BBNKB mencapai Rp 5.480.685.660,31. Sehingga pihaknya terus mengupayakan dengan mempermudah dan membantu mutasi kendaraan bermotor plat non BM menjadi plat BM-M.

"Dengan besarnya potensi dari penerimaan kedua sektor tersebut, cukup potensial terus dilakukan razia kendaraan plat non BM-M," tambah Syafrin Tobing lagi.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Cabut Subsidi 40.398 Pelanggan Listrik di Rohul, Ini Alasan PLN
- Aksi Damai, Porter Bandara SSK II Protes Jam Kerja dan Tuntut BPJS
- Razia TKA Asal China,
Kadisnaker Riau: Boleh Kerja Asal Ada Ijin Kerja

- Gandeng Wilmar,
Disnakertrans Dumai Taja Trening Operator Alat Angkat Angkut

- Telan Anggaran Rp140 Miliar, 2017 Unit RLH Dibangun Tahun Ini
- Pekerja China Ilegal di PLTU Tenayan,
Kanwil Kumham Tunggu Perusahaan Tunjukkan Dokumen Keimigrasian

- 98 TKA di Proyek PLN Tenayan Dipastikan Ilegal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.158.180
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com