Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juni 2017 20:46
H+3 Lebaran, Diperkirakan 10.000 Pengunjung Padati Pantai Solop Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 20:00
Bupati Inhil Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Selasa, 27 Juni 2017 18:13
Antisipasi Keamanan Lapas,
Kabag Ops Polres Kampar Kunjungi Lapas Kelas IIb Bangkinang


Selasa, 27 Juni 2017 18:08
Balon Gubri Harris Buka Kejuaraan Motorcross di Tapung, Kampar

Selasa, 27 Juni 2017 18:02
Pergi Berlebaran,
Seorang Bocah di Inhil Tewas Terbentur Besi Mesin Pompong


Selasa, 27 Juni 2017 17:42
Sebar Personel di Pusat Keramaian,
Kapolresta Pantau Situasi Keamanan Pekanbaru di Hari Ketiga Lebaran


Selasa, 27 Juni 2017 17:37
6 Rumah Rusak,
Longsor Kembali Terjadi di Kuala Enok, Inhil


Selasa, 27 Juni 2017 15:10
Belasan Orang Terjebur,
Pelabuhan Rakyat Desa Tanjung Gadai, Meranti Ambruk


Selasa, 27 Juni 2017 13:23
Mayat Tanpa Identitas di Desa Kuala Sebatu Ternyata Warga Tembilahan, Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 08:13
Tamu Tagram Hotel Pekanbaru Kehilangan Perhiasaln Rp70 juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 17 Maret 2010 16:31
DPPKA Rohul Genjot PAD dengan Razia Kendaraan Bermotor Non-BM

Sumbangsih PAD dari sektor BPKB dan PBNKB cukup siginikan bagi Kabupaten Rohul, untuk mengobtimalkannya, dilakukan razia kendaraan bermotor non-BM atau yang berasal dari daerah lain.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Dinas Pendapatan Pengelolaan keuangan dan Aset (DPPKA) bersama Satuan polisi lalu lintas (Satlantas), Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja, Satpol PP dan instansi terkait lainnya, Rabu (17/3/10) pagi, gelar razia kendaraan bermotor (ranmor) plat non BM-M Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2010 di bundaran Kompleks Bina Praja Pemkab Rohul.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Rohul, Ipda Dasmaliki yang memimpin operasi, bersama Kabid Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH dan sejumlah kasi lainnya, kepada wartawan menyatakan, operasi pendataan dan razia Ranmor plat Non BM-M Rohul tahun 2010 merupakan tahap IV dilaksanakan dari 2007 hingga 2010.

"Penertiban Ranmor plat non BM-M ini, untuk memutasikan kendaraan luar daerah yang sudah beroperasi menjadi plat BM-M. Operasi ini melibatkan DPPKA, Satpol PP, Dishub serta instansi terkit lainnya, dan kita usahakan agar pemilik kendaraan segera memutasikan kendaraannya menjadi plat BM-M dalam batas waktu 3 bulan ini,"terang Dasmaliki kepada wartawan.

Selanjutnya jika dalam 3 bulan berturut-turut tidak memutasikannya, pihaknya akan melakukan razia kembali, dan akan diberi sanksi tilang ditempat. Sehingga diharapkan pemilik kendaraan plat non BM-M, segera memutasikannya plat kendaraan menjadi plat BM-M. Semua itu dilakukan untuk mengenjot dana pajak kendaraan, untuk menambah pemasukan APBD Rohul.

Kabid Dana Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH, kepada wartawan menyatakan, realisasi penerimaan bagi hasil Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Beas Pajak Kendaraan Bermotor (BPKB) cukup besar. Razia seperti itu sendiri, sudah diterapkan sejak tahun 2007 lalu, dan terus mengalami peningkatan penerimaan bagi hasil hingga 40 persen dari BBNKK dan BPKB. "Kepada warga di Rohul yang memiliki kendaraan plat non BM-M, kita harapkan dalam 3 bulan ke depan, agar memutasikannya kendaraannya menjadi BM-M," tegas Syafrin Tobing kepada wartawan.

Operasi seperti itu dilaksanakan secara berkala 3 bulan sekali, dan razia kali ini merupakan tahap ke IV tahun 2010, sejak diberlakukan mulai 2007 lalu. Dan untuk sosialisasinya telah dibagikan brosur berisi ajakan "Saya Cinta Plat BM-M". Selanjutnya untuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, telah dibagikan sejumlah kaos dengan himbauan ajakan.

Tahun 2008 realisasi penerimaan disektor PKB mencapai Rp 3.893.514,45, kemudian BBNKP sebesar Rp 4.335.667,95. Pada tahun 2009 realisasi penerimaan PKB meningkat menjadi Rp 6.089.582.781,70, sedangkan untuk sektor BBNKB mencapai Rp 5.480.685.660,31. Sehingga pihaknya terus mengupayakan dengan mempermudah dan membantu mutasi kendaraan bermotor plat non BM menjadi plat BM-M.

"Dengan besarnya potensi dari penerimaan kedua sektor tersebut, cukup potensial terus dilakukan razia kendaraan plat non BM-M," tambah Syafrin Tobing lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran
- Satgas Pangan Pemkab Kampar Pantau Harga Sembako di Pasar Kuok
- Sepanjang Ramadan, PT Nusantara Berlian Motor Alami Peningkatan Penjualan 25 Persen
- Masyarakat Bengkalis Diimbau Jeli Membeli Makanan
- Gubri Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau Terus Membaik
- Tinjau Pasar, Kapolres Bengkalis Temukan Ikan Busuk Dijual
- Mendag Sebut Dukungan Perusahaan Terhadap IKM, Jadi Kail Wirausaha Mandiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.153.126
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com