Berita Terhangat.. |
Kamis, 9 September 2010 04:04 Empat Penakik Karet di Rohul Korban Serangan Beruang
Rabu, 8 September 2010 18:05 Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar
Rabu, 8 September 2010 18:03 Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan
Rabu, 8 September 2010 17:42 Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan
Rabu, 8 September 2010 16:01 PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir
Rabu, 8 September 2010 15:57 11 Langsung Bebas, 280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran
Rabu, 8 September 2010 14:19 Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya, Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil
|
|
|
|
Rabu, 17 Maret 2010 16:31 DPPKA Rohul Genjot PAD dengan Razia Kendaraan Bermotor Non-BM
Sumbangsih PAD dari sektor BPKB dan PBNKB cukup siginikan bagi Kabupaten Rohul, untuk mengobtimalkannya, dilakukan razia kendaraan bermotor non-BM atau yang berasal dari daerah lain.
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Dinas Pendapatan Pengelolaan keuangan dan Aset (DPPKA)
bersama Satuan polisi lalu lintas (Satlantas), Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa
Raharja, Satpol PP dan instansi terkait lainnya, Rabu (17/3/10) pagi, gelar razia
kendaraan bermotor (ranmor) plat non BM-M Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2010 di
bundaran Kompleks Bina Praja Pemkab Rohul.
Kaur Bin Ops Satlantas Polres Rohul, Ipda Dasmaliki yang memimpin operasi, bersama
Kabid Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH dan sejumlah kasi lainnya, kepada
wartawan menyatakan, operasi pendataan dan razia Ranmor plat Non BM-M Rohul tahun
2010 merupakan tahap IV dilaksanakan dari 2007 hingga 2010.
"Penertiban Ranmor plat non BM-M ini, untuk memutasikan kendaraan luar daerah yang
sudah beroperasi menjadi plat BM-M. Operasi ini melibatkan DPPKA, Satpol PP, Dishub
serta instansi terkit lainnya, dan kita usahakan agar pemilik kendaraan segera
memutasikan kendaraannya menjadi plat BM-M dalam batas waktu 3 bulan ini,"terang
Dasmaliki kepada wartawan.
Selanjutnya jika dalam 3 bulan berturut-turut tidak memutasikannya, pihaknya akan
melakukan razia kembali, dan akan diberi sanksi tilang ditempat. Sehingga diharapkan
pemilik kendaraan plat non BM-M, segera memutasikannya plat kendaraan menjadi plat
BM-M. Semua itu dilakukan untuk mengenjot dana pajak kendaraan, untuk menambah
pemasukan APBD Rohul.
Kabid Dana Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH, kepada wartawan menyatakan,
realisasi penerimaan bagi hasil Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Beas
Pajak Kendaraan Bermotor (BPKB) cukup besar. Razia seperti itu sendiri, sudah
diterapkan sejak tahun 2007 lalu, dan terus mengalami peningkatan penerimaan bagi
hasil hingga 40 persen dari BBNKK dan BPKB.
"Kepada warga di Rohul yang memiliki kendaraan plat non BM-M, kita harapkan dalam 3
bulan ke depan, agar memutasikannya kendaraannya menjadi BM-M," tegas Syafrin Tobing
kepada wartawan.
Operasi seperti itu dilaksanakan secara berkala 3 bulan sekali, dan razia kali ini
merupakan tahap ke IV tahun 2010, sejak diberlakukan mulai 2007 lalu. Dan untuk
sosialisasinya telah dibagikan brosur berisi ajakan "Saya Cinta Plat BM-M".
Selanjutnya untuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, telah dibagikan sejumlah
kaos dengan himbauan ajakan.
Tahun 2008 realisasi penerimaan disektor PKB mencapai Rp 3.893.514,45, kemudian
BBNKP sebesar Rp 4.335.667,95. Pada tahun 2009 realisasi penerimaan PKB meningkat
menjadi Rp 6.089.582.781,70, sedangkan untuk sektor BBNKB mencapai Rp
5.480.685.660,31. Sehingga pihaknya terus mengupayakan dengan mempermudah dan
membantu mutasi kendaraan bermotor plat non BM menjadi plat BM-M.
"Dengan besarnya potensi dari penerimaan kedua sektor tersebut, cukup potensial
terus dilakukan razia kendaraan plat non BM-M," tambah Syafrin Tobing lagi.***(zal)
|
|