Untitled Document
Ahad, 26 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 21 September 2014 02:37
Usut Kebakaran Pujasera di Selatpanjang,
Polres Meranti Datangkan Tim Puslabfor Medan


Sabtu, 20 September 2014 20:13
Philips Buka Home Lighting Store Pertama di Pekanbaru

Sabtu, 20 September 2014 17:34
RAPP Gelar Donor Darah ke-40,
Targetkan 2 juta cc Darah Tahun 2014,


Sabtu, 20 September 2014 17:30
Bahas Gambut, APFP-SEApeat Beraudiensi dengan Gubri

Sabtu, 20 September 2014 16:13
Sudah Banyak Kubangan,
Kerusakan Jalinprov Riau di Bangunpurba Rohul Makin Parah


Sabtu, 20 September 2014 13:08
Korban Kebakaran Pujasera Alang Meninggal di RSUD Selatpanjang

Sabtu, 20 September 2014 13:03
Hari Ini Kuansing Buka Pendaftaran CPNS



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 17 Maret 2010 16:31
DPPKA Rohul Genjot PAD dengan Razia Kendaraan Bermotor Non-BM

Sumbangsih PAD dari sektor BPKB dan PBNKB cukup siginikan bagi Kabupaten Rohul, untuk mengobtimalkannya, dilakukan razia kendaraan bermotor non-BM atau yang berasal dari daerah lain.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Dinas Pendapatan Pengelolaan keuangan dan Aset (DPPKA) bersama Satuan polisi lalu lintas (Satlantas), Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja, Satpol PP dan instansi terkait lainnya, Rabu (17/3/10) pagi, gelar razia kendaraan bermotor (ranmor) plat non BM-M Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2010 di bundaran Kompleks Bina Praja Pemkab Rohul.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Rohul, Ipda Dasmaliki yang memimpin operasi, bersama Kabid Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH dan sejumlah kasi lainnya, kepada wartawan menyatakan, operasi pendataan dan razia Ranmor plat Non BM-M Rohul tahun 2010 merupakan tahap IV dilaksanakan dari 2007 hingga 2010.

"Penertiban Ranmor plat non BM-M ini, untuk memutasikan kendaraan luar daerah yang sudah beroperasi menjadi plat BM-M. Operasi ini melibatkan DPPKA, Satpol PP, Dishub serta instansi terkit lainnya, dan kita usahakan agar pemilik kendaraan segera memutasikan kendaraannya menjadi plat BM-M dalam batas waktu 3 bulan ini,"terang Dasmaliki kepada wartawan.

Selanjutnya jika dalam 3 bulan berturut-turut tidak memutasikannya, pihaknya akan melakukan razia kembali, dan akan diberi sanksi tilang ditempat. Sehingga diharapkan pemilik kendaraan plat non BM-M, segera memutasikannya plat kendaraan menjadi plat BM-M. Semua itu dilakukan untuk mengenjot dana pajak kendaraan, untuk menambah pemasukan APBD Rohul.

Kabid Dana Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH, kepada wartawan menyatakan, realisasi penerimaan bagi hasil Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Beas Pajak Kendaraan Bermotor (BPKB) cukup besar. Razia seperti itu sendiri, sudah diterapkan sejak tahun 2007 lalu, dan terus mengalami peningkatan penerimaan bagi hasil hingga 40 persen dari BBNKK dan BPKB. "Kepada warga di Rohul yang memiliki kendaraan plat non BM-M, kita harapkan dalam 3 bulan ke depan, agar memutasikannya kendaraannya menjadi BM-M," tegas Syafrin Tobing kepada wartawan.

Operasi seperti itu dilaksanakan secara berkala 3 bulan sekali, dan razia kali ini merupakan tahap ke IV tahun 2010, sejak diberlakukan mulai 2007 lalu. Dan untuk sosialisasinya telah dibagikan brosur berisi ajakan "Saya Cinta Plat BM-M". Selanjutnya untuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, telah dibagikan sejumlah kaos dengan himbauan ajakan.

Tahun 2008 realisasi penerimaan disektor PKB mencapai Rp 3.893.514,45, kemudian BBNKP sebesar Rp 4.335.667,95. Pada tahun 2009 realisasi penerimaan PKB meningkat menjadi Rp 6.089.582.781,70, sedangkan untuk sektor BBNKB mencapai Rp 5.480.685.660,31. Sehingga pihaknya terus mengupayakan dengan mempermudah dan membantu mutasi kendaraan bermotor plat non BM menjadi plat BM-M.

"Dengan besarnya potensi dari penerimaan kedua sektor tersebut, cukup potensial terus dilakukan razia kendaraan plat non BM-M," tambah Syafrin Tobing lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Per-September, Royalti Ekpor Timah Meranti Capai Rp 2,5 Miliar
- Tingkatkan Pelayanan,
Klinik Abdullah Qoyum Pekanbaru Sediakan Ambulans Udara

- Warga Minta PT. RSI Rohul Tak Pilih Kasih Tetapkan Harga Sawit
- LPG 3 Kg Mulai Langka di Duri
- Banyak Pelaku Usaha Tempat Hiburan di Pekanbaru Langgar Aturan
- Mulai Besok, Peserta Riau Expo 2014 Dipersilahkan Masukkan Barang
- Triwulan II 2014, Realisasi Kredit Perbankan Riau Capai Rp 50,67 Triliun


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.235.51.243
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com