Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

 
loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 17 Maret 2010 16:31
DPPKA Rohul Genjot PAD dengan Razia Kendaraan Bermotor Non-BM

Sumbangsih PAD dari sektor BPKB dan PBNKB cukup siginikan bagi Kabupaten Rohul, untuk mengobtimalkannya, dilakukan razia kendaraan bermotor non-BM atau yang berasal dari daerah lain.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Dinas Pendapatan Pengelolaan keuangan dan Aset (DPPKA) bersama Satuan polisi lalu lintas (Satlantas), Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja, Satpol PP dan instansi terkait lainnya, Rabu (17/3/10) pagi, gelar razia kendaraan bermotor (ranmor) plat non BM-M Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2010 di bundaran Kompleks Bina Praja Pemkab Rohul.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Rohul, Ipda Dasmaliki yang memimpin operasi, bersama Kabid Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH dan sejumlah kasi lainnya, kepada wartawan menyatakan, operasi pendataan dan razia Ranmor plat Non BM-M Rohul tahun 2010 merupakan tahap IV dilaksanakan dari 2007 hingga 2010.

"Penertiban Ranmor plat non BM-M ini, untuk memutasikan kendaraan luar daerah yang sudah beroperasi menjadi plat BM-M. Operasi ini melibatkan DPPKA, Satpol PP, Dishub serta instansi terkit lainnya, dan kita usahakan agar pemilik kendaraan segera memutasikan kendaraannya menjadi plat BM-M dalam batas waktu 3 bulan ini,"terang Dasmaliki kepada wartawan.

Selanjutnya jika dalam 3 bulan berturut-turut tidak memutasikannya, pihaknya akan melakukan razia kembali, dan akan diberi sanksi tilang ditempat. Sehingga diharapkan pemilik kendaraan plat non BM-M, segera memutasikannya plat kendaraan menjadi plat BM-M. Semua itu dilakukan untuk mengenjot dana pajak kendaraan, untuk menambah pemasukan APBD Rohul.

Kabid Dana Perimbangan DPPKA Rohul Syafrin Tobing SH, kepada wartawan menyatakan, realisasi penerimaan bagi hasil Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Beas Pajak Kendaraan Bermotor (BPKB) cukup besar. Razia seperti itu sendiri, sudah diterapkan sejak tahun 2007 lalu, dan terus mengalami peningkatan penerimaan bagi hasil hingga 40 persen dari BBNKK dan BPKB. "Kepada warga di Rohul yang memiliki kendaraan plat non BM-M, kita harapkan dalam 3 bulan ke depan, agar memutasikannya kendaraannya menjadi BM-M," tegas Syafrin Tobing kepada wartawan.

Operasi seperti itu dilaksanakan secara berkala 3 bulan sekali, dan razia kali ini merupakan tahap ke IV tahun 2010, sejak diberlakukan mulai 2007 lalu. Dan untuk sosialisasinya telah dibagikan brosur berisi ajakan "Saya Cinta Plat BM-M". Selanjutnya untuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, telah dibagikan sejumlah kaos dengan himbauan ajakan.

Tahun 2008 realisasi penerimaan disektor PKB mencapai Rp 3.893.514,45, kemudian BBNKP sebesar Rp 4.335.667,95. Pada tahun 2009 realisasi penerimaan PKB meningkat menjadi Rp 6.089.582.781,70, sedangkan untuk sektor BBNKB mencapai Rp 5.480.685.660,31. Sehingga pihaknya terus mengupayakan dengan mempermudah dan membantu mutasi kendaraan bermotor plat non BM menjadi plat BM-M.

"Dengan besarnya potensi dari penerimaan kedua sektor tersebut, cukup potensial terus dilakukan razia kendaraan plat non BM-M," tambah Syafrin Tobing lagi.***(zal)



loading...

Berita lainnya..........
- Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar
- Tolak PHK Buruh HTI, K-SPSI Riau Rencanakan Demo Pekan Depan
- Nursyafry Tanjung Pimpin REI Riau Periode 2017-2020
- OJK  Dujung Program Global Anti Serangan Siber
- Kadisperindag Pekanbaru Kelangkaan Gas Elpiji Juga Tanggung Jawab Camat dan Lurah
- Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik
- OJK Gandeng MUI Riau Kembangkan Bwnk Syariah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.13.210
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com