Berita Terhangat.. |
Kamis, 9 September 2010 04:04 Empat Penakik Karet di Rohul Korban Serangan Beruang
Rabu, 8 September 2010 18:05 Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar
Rabu, 8 September 2010 18:03 Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan
Rabu, 8 September 2010 17:42 Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan
Rabu, 8 September 2010 16:01 PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir
Rabu, 8 September 2010 15:57 11 Langsung Bebas, 280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran
Rabu, 8 September 2010 14:19 Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya, Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil
|
|
|
|
Selasa, 9 Maret 2010 18:14 Dikunjungi Komisi IV DPR RI, Presdir APRIL Curhat Soal Semenanjung Kampar
PT. RAPP belakangan banyak disorot terkait isu lingkungan di Semenanjung Kampar, masalah itulah yang dicurhatkan Presiden Direktur APRIL Indonesia Kartika Diahningsih Antono saat menerima Komisi IV DPR RI.
Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Presiden Direktur APRIL Kartika Diahningsih Antono
Curhat pada komisi IV DPR- RI yang melakukan kunjungan kerja Senin (09/03/10)
sekaligus melakukan dialog dengan para petinggi PT RAPP di hotel Unigraha komplek
perusahaan tersebut. Berbagai unik-unik secara lepas disampaikan Kartika didepan
rombongan komunikasi.
Salah satu poin penting dalam agenda tersebut, Kartika menyebut-nyebut LSM asing
akhir-akhir getol mengpres PT RAPP. Motivasi tersebut hanya sebuah gerakkan untuk
menjatuhkan PT RAPP dimata dunia internasional. Selain itu pula, sebagian masyarakat
tempatan dihasut sehingga rencana perluasan HTI terganggu.
Pertemuan Komisi IV DPR-RI itu dijembatangi oleh Pemkab Pelalawan. Hadir pada
kesempatan itu Setdakab Pelalawan Marwan Ibrahim dan unsur Muspida, Pressiden April
menyebutkan, perluasan HTI disemananjung Kampar tidak secara keseluruhan
dimamfaatkan. Dari 58 ribu hektar hanya 35 ribu saja yang dimamfaat kan untuk HTI
dan selebihnya diperuntukkan untuk tanaman kehidupan.
Artinya, tanaman kehidupan ini ditanam kebun sawit yang diperuntukkan bagi
masyarakat tempatan. "Tanaman kehidupan ini, adalah untuk menyambung kehidunpan
masyarakat tempatan," tegasnya.
Ditempat terpisah, salah seorang rombongan komisi IV DPR-RI Adi Sukemi ketika
diwawancarai riauterkini disela-sela kegiatan mengatakan, kegiatan Komisi IV
DPR-RI ini merupakan salah kegiatan kunjungan kerja, hasilnya nanti dibahas pada rapat
komisi. Di Riau komisi IV ini melakukan Kunker dua kabupaten. Pertama dikabupaten
Pelalalwan yang sebagian lagi dikabupaten Pelalawan.
Di Pelalawan sendiri, komisi IV melakukan agenda kegiatan antara lain. Berdialog
dengan petinggi RAPP terkait semanjung Kampar, melakukan Tesso Nilo terkait lahan
yang tumpang tindih, meninjau CD Asian Agree dan perkebunannya. Selain itu pula
melakukan dialog dengan masyarakat Teluk Meranti. Terutama dampak Semanjung
Kampar.***(feb)
|
|