Untitled Document
Rabu, 30 Ramadhan 1431 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 8 September 2010 18:05
Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar

Rabu, 8 September 2010 18:03
Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan

Rabu, 8 September 2010 17:42
Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan

Rabu, 8 September 2010 16:01
PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir

Rabu, 8 September 2010 15:57
11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran


Rabu, 8 September 2010 14:19
Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil


Rabu, 8 September 2010 13:34
RTB Dituding Hanya Habiskan Anggaran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Pebruari 2010 14:13
Izin Pembangunan PLTU di Rohul Dipersulit PLN Pusat

Bupati Rohul menuding PLN Pusat mempersulit proses perizinan pembangunan PLTU Tanjung Belit. Sudah diajukan 3 tahun lalu, namun tak kunjung direspon positif.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Desa Tanjung Belit Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang sudah diajukan sejak tahun 2007 lalu, dipersulit pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) pusat, sehingga pembangunan PLTU belum terlaksana hingga saat ini.

Kesulitan izin pembangunan itu diungkapkan oleh Bupati Rohul, Achmad, Senin (8/2/10), kepada wartawan selesai acara apel dan sekaligus kunjungan kerja (kunker) Bupati di kantor camat Rambah. Pihaknya sudah mengajukan izin 3 tahun lalu pembangunan PLTU Tanjung Belit, namun hingga kini belum ada tanggapan dari PLN Pusat Jakarta.

“Kita sudah mengajukan 3 tahun lalu untuk izin pembangunan PLTU Tanjung Belit, tetapi belum ada keputusan dari PLN pusat hingga saat ini,” papar Bupati kepada wartawan.

Pihaknya juga gerah dengan beberapa pemberitaan di media massa dari beberapa elemen masyarakat dan beberapa organisasi, termasuk Barisan Muda Rokan Hulu (BMR) dan Rumpun Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (RPPM) beberapa hari lalu yang mempertayakan pembangunan PLTU di Tanjung Belit.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu izin dan keputusan dari pihak PLN pusat Jakarta, sehingga segera dibangun PLTU di Tanjung Belit untuk mengatasi krisis listrik di Rohul selama ini.

Namun pihaknya tetap bersikeras, Maret 2010 tetap akan membangun PLTU di Tanjung Belit, walaupun tanpa izin dari PLN pusat Jakarta, karena pihaknya terus dituding masyarakat masalah proyek tersebut. “Jika terus menunggu, masyarakat akan terus meneror lewat media massa, sehingga Maret 2010, kita komit akan bangun PLTU Tanjung Belit, walau tanpa izin PLN pusat,” tambah Bupati Achmad lagi.

Ditanya di mana dana proyek PLTU sebesar Rp 45 miliar disimpan, pihaknya mengatakan uang tersebut masih ada di Kas Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Rohul. Karena proyek tersebut sudak masuk pemeriksaan pihak Badan Pengawas Keuangan (BPK), sehingga pihaknya tidak berani menyimpannya di bank, takut jika dituduh men-depositokan uang Negara.***(zal)




Berita lainnya..........
- PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir
- Telkomsel Berangkatkan 5.600 Pemudik
- Harga Karet Mengungat, TBS Sawit Melemah
- Cukupi BBM untuk Lebaran,
APMS di Bengkalis Diminta Buka Sampai Malam

- Walikota Resmikan Beroperasinya 25 Unit Riau Taksi
- Inhil Dibanjiri Daging dari Kepulauan Riau
- Jelang Lebaran, Warga Bengkalis Serbu Toko Emas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.86
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com