Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 5 September 2015 07:33
Jarak Pandang 700 Meter, Kedatangan Pesawat Masih Terhambat

Sabtu, 5 September 2015 07:32
Hidayat Hamid Terima SK Kepengurusan KNPI Inhil

Sabtu, 5 September 2015 07:30
Masyarakat Kenegerian Teluk Kuantan Kompak Dukung Mursini-Halim

Sabtu, 5 September 2015 07:27
Cegah Ispa, Diskes Inhil Imbau Masyarakat Periksakan ke Fasyankes Terdekat

Jum’at, 4 September 2015 22:43
3 Pasang Kekasih Terjaring Razia Satpol PP Meranti

Jum’at, 4 September 2015 21:32
Hari Pelanggan Nasional,
Honda CDN Berikan Beragam Souvenir dan Hadiah Untuk Konsumen


Jum’at, 4 September 2015 21:27




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kepala DPPKP Harapkan Barang Luar Negeri Dilegalkan Masuk ke Meranti
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun
- Asap Tebal, Apotek di Tembilahan Mulai Kehabisan Stok Masker
- Dipenda Riau Terus Berusaha Gesa Pelaksanaan Samsat Online
- Triwulan III 2015, Ekonomi Riau Membaik
- Kabut Asap, Pelajar di Duri Kembali Diliburkan
- Mulai Normal, 14 Jadwal Penerbangan di SSK II Terganggu Asap


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.83.86
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com