Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 6 Mei 2016 22:04
PKB Pelalawan Gelar Nusantara Mengaji

Jum’at, 6 Mei 2016 19:46
An Nur Agro Wisata Expo Turut Kembangkan Pariwisata Ekonomi Kreatif

Jum’at, 6 Mei 2016 19:34
Lima Kabur,
Seorang Pelaku Pencurian Kayu di Areal PT RAPP Ditangkap


Jum’at, 6 Mei 2016 19:24
Kasus Pemukulan oleh Anggota DPRD Kuansing,
Edrizal Tersangka, Musliadi Lolos dari Jerat Hukum


Jum’at, 6 Mei 2016 19:18
Pelalawan Kembali Raih Peringkat Kedua di Kejurda Futsal Pelajar se-Riau 2016

Jum’at, 6 Mei 2016 17:18
Berat Badan Bayi Penderita Tumor Otak di Rohul Terus Menurun

Jum’at, 6 Mei 2016 17:09
Dishutbun Rohul Ungkap Tiga Modus Perusahaan Kuasai Hutan Lindung Sei Mahato



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Harga TBS dan Getah Karet di Rohul Turun
- BI Juara Stand Terbaik, Dumai Expo 2016 Ditutup Sekdako
- Pangkas Biaya Produksi, PDAM Bengkalis Uji Efisiensi Penjernih Air
- Setiap Bulan, Layanan Sembilan Bus TMP Besar Dievaluasi
- Disperindag Riau Bina Pelaku Usaha Berbasis Online
- 328 Petugas Lakukan Sensus Ekonomi 2016 di Inhu
- Diskoperindag Rohul Diminta Razia Produk Kadaluarsa di Pasaran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.161.15
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com