Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 29 September 2016 12:59
Ketuai SOMTC, Bareskrim Polri Perkuat Perlawanan Terhadap Humas Trafficking

Kamis, 29 September 2016 12:45
Meski Ilegal, Karaoke Keluarga di Perawang Dibiarkan Pemkab Siak Beroperasi

Kamis, 29 September 2016 12:42
Bupati dan Wako Rakor dengan Gubri, DPRD Riau Tunda Rapat Pansus RTRW

Kamis, 29 September 2016 12:00
Demo, Aktivis SBCI Riau Desak SKK Migas Tegur BOB Pertamina Hulu-PT BSP

Kamis, 29 September 2016 11:39
Jelang Jatuh Tempo, Kantor Dispenda Pekanbaru Dipadati Wajib Pajak

Kamis, 29 September 2016 11:32
Gandeng Dishub dan Pelrsata Pekanbaru, Satpol PP Sosialisasikan Larangan Bongkar Muat Barang

Kamis, 29 September 2016 11:30
ASN Dilarang Belanja pada PKL di Kawasan Terlarang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Jelang Jatuh Tempo, Kantor Dispenda Pekanbaru Dipadati Wajib Pajak
- Bank Riau Siap Laksanakan Kick Off Penukaran Uang
- BI Sebut Sawit dan Minyak Penyebab Ekonomi Riau Belum Pulih
- Sop Duran Duren, Tawarkan Sajian Menu dengan Promo Spesial
- Kebun Sawit Swadaya Trimulya Jaya Ukui Proyek Percontohan Provinsi
- Bahas KITB, Gubri dan Kadisperindag Temui Menperin RI
- Mulai Oktober, Seluruh Aksi Bongkar Muat Dipindahkan Ke Terminal BRPS


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.163.40
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com