Untitled Document
Rabu, 12 Syawwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 29 Juli 2015 07:12
FPI Ancam Tutup Paksa Tempat Permainan dan Hiburan Berbau Maksiat di Tembilahan

Rabu, 29 Juli 2015 07:07
Undang Pejabat Pusat Menyaksikan, Pemprov ''Jual'' Pacu Jalur ke Nasional

Rabu, 29 Juli 2015 07:03
Pemilik 'Kabur', Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal

Rabu, 29 Juli 2015 07:02
Diusung Golkar, Mantan Walikota Dumai Daftar Ikut PIlkada Rokan Hilir

Rabu, 29 Juli 2015 06:59
KPU Kuansing Menerima Pendaftaran Mursini- Halim

Selasa, 28 Juli 2015 21:48
Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram

Selasa, 28 Juli 2015 21:45
Pendaftarannya Ditolak KPU Kuansing,
Pasangan Imran-Mukhlisin Siap Tempuh Jalur Hukum




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram
- Harga Rp 850 - Rp 1000 Per Kg,
Harga TBS di PKS Tambusai Utara Anjlok Pasca Lebaran

- Peminat Mulai Berkurang, APPSI Riau Berharap Pameran Batu Akik di Riau Terus Digalakkan
- Kemarau, Pasokan Air Baku PDAM TD Duri Hanya 45 Liter Per Detik
- Harga LPG Bersubsidi di Pekanbaru Segera Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan 'Ogah' Turun
- Pasca Lebaran 1436 H,
Harga Bahan Sembako di Rohul Kembali Normal



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.107.145
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com