Untitled Document
Rabu, 27 Zulhijjah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 22 Oktober 2014 20:49
Dua Pejabat Tak Hadiri Pemeriksaan KPK,
Zulher: Saya Belum Terima Surat Pemanggilan


Rabu, 22 Oktober 2014 20:38
Pedagang Ikan di Pekanbaru Jual Sabu-Sabu Rp300 Juta

Rabu, 22 Oktober 2014 20:30
Penyertaan Modal PT. BLJ Group Rugikan Negara Rp200 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2014 20:14
Gelar Acara Keagamaan,
Walikota Pekanbaru Kecewa dengan Tingkat Kehadiran PNS


Rabu, 22 Oktober 2014 20:05
Dua Dewan Masuk Pimpinan Komisi,
PDI Perjuangan Riau Surati DPP PDI Perjuangan


Rabu, 22 Oktober 2014 19:45
Kasus Gubri Nonaktif Annas Maamun,
2 Pegawai PT Anugrah Kelola Artha Diperiksa Penyidik KPK


Rabu, 22 Oktober 2014 19:39
BNI 46 Tagih Kredit Macet Rp97 M PT SRT



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Musda REI Riau X , 3 Kandidat Siap Berlaga
- BRK Salurkan Beasiswa Bagi 75 Mahasiswa UPP Rohul
- Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Mengalami Penurunan
- Tambang Batubara di Rohul Terkendala Jalan dan Harga
- Badan Publik yang Tertutup Dapat Dipidana
- Kembangkan Usaha, PD Pembangunan Pekanbaru Akan Kelola SPBU
- Lebih 50 Persen UMKM Riau Belum Tersentuh Perbankan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.228.64
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com