Untitled Document
Selasa, 20 Ramadhan 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 7 Juli 2015 18:10
BP2MPD Terus Berupaya Datangkan Investor ke Inhil

Selasa, 7 Juli 2015 18:09
Banyak Tekanan, Harga TBS Pekan Ini Turun

Selasa, 7 Juli 2015 17:31
Kwartal I 2015, Produksi jagung Riau 24.697 Ton

Selasa, 7 Juli 2015 17:29
Polsek Lima Puluh, Pekanbaru Ringkus Seorang Penjual Togel

Selasa, 7 Juli 2015 17:25
Pilkada Pelalawan 2015,
PAN Kirim Tiga Pasang Balon ke DPW dan DPP


Selasa, 7 Juli 2015 17:21
Timses Intsiawati Ayus Optimis Maju di Pilkada Bengkalis

Selasa, 7 Juli 2015 17:09
Tak Mendapat THR, Karyawan Diminta Lapor ke DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Banyak Tekanan, Harga TBS Pekan Ini Turun
- Kwartal I 2015, Produksi jagung Riau 24.697 Ton
- Kemarau, PDAM Tirta Dharma Duri Tak Bisa Penuhi Kebutuhan Pelanggan
- Sidak, Disperindag Pekanbaru Tak Temukan Parcel Kadaluarsa
- Atasi Defisit Beras, Pemkab Rohul Bantu Alsintan untuk Petani
- 42 Pembuat Jamu Tradisional di Bengkalis Ikuti Pelatihan dan Sosialisasi Perizinan
- ‎Disnaker Pekanbaru Sebar Edaran Pembayaran THR


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.119.125
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com