Untitled Document
Rabu, 6 Zulhijjah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 1 Oktober 2014 13:42
Kisruh STIE Syari’ah Bengkalis,
Pemkab Siapkan Opsi Cabut Bantuan Operasional


Rabu, 1 Oktober 2014 13:34
Terkait Laporan PT BMPJ,
Kepala Satpol PP Rohul Siap Dipanggil Polda Riau


Rabu, 1 Oktober 2014 13:27
Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Islamic Center Rohul, Jaksa Periksa PPTK

Rabu, 1 Oktober 2014 13:21
Hipmi Riau Latih 40 Pelatih Pebisnis

Rabu, 1 Oktober 2014 13:12
Promosikan Sirkuit, Dispora Pekanbaru Gelar Event Skala Nasional

Rabu, 1 Oktober 2014 13:02
Bupati Bengkalis Pimpin Hari Kesaktian Pancasila 2014

Rabu, 1 Oktober 2014 12:45
Masih Fokus Kecamatan Rambah,
Satpol PP Rohul Gelar Operasi Pekat Hingga 30 Oktober




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hipmi Riau Latih 40 Pelatih Pebisnis
- Diskoperindag Rohul Minta Pertamina Tambah Kuota LPG
- Sampai September, Nilai Investasi Pekanbaru 2014 Rp5,5 Triliun
- Disnaker Dumai-BPJS Ketenagakerjaan Segera Teken MoU
- Perda TKA Selamatkan Meranti dari Kerugian Puluhan Juta Perbulan
- Berpatok FOB Singapura,
Disbun Hanya Memberikan Pembinaan

- Dibina RAPP, Kelompok Tani di Kampar Panen 5 Ton Jagung Manis


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.36.69
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com