Untitled Document
Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 29 Agustus 2014 21:14
JCH Rohul Diminta Waspadai Virus Ebola

Jum’at, 29 Agustus 2014 20:08
Pemprov Riau Baru Verifikasi 4 APBD-P Daerah

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:31
Brigjen Condro Kirono Berterimakasih pada Riau

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:17
Duri Sport Club Ajak Warga Ramaikan Lomba Duri Funtastic Run 2014

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:15
Ditinggal Suami Kerja, Istri Diperkosa Tetangga

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:11
Independensi Pers Terbelenggu Pemilik Modal

Jum’at, 29 Agustus 2014 19:09
Stop Mobil Tahanan,
Aiptu Ir diperiksa Propam Polda Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Dimeriahkan Penampilan Artis Papan Atas,
Yamaha Music for Everyone Gelar Event Akbar di CS Mal

- Gulat Manurung Janji Perjuangkan Dongkrak Harga Jual Sawit di Rohil
- Disperindag Dumai Ajukan Penambahan Kuota Elpiji 3 Kg
- Kelangkaan BBM Picu Harga Sembako di Riau Melonjak
- Normalisasi Stok, 137 SPBU Riau Terima Tambahan Pasokan BBM
- Dua Bulan lagi, SPBU Perdana di Meranti Beroperasi
- Semester I 2014,
Realisasi Kredit Perbankan Riau Tumbuh 8,85 Persen



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.252.72
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com