Untitled Document
Rabu, 17 Rajab 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 5 Mei 2015 22:42
Beli Sabu di Pekanbaru, Warga Jake Ditangkap di Kuansing

Selasa, 5 Mei 2015 22:37
SPR Belum Mau Diaudit,
BPKP Perwakilan Riau Tinggal Menunggu Perintah Pemprov


Selasa, 5 Mei 2015 22:29
Ditutup Bupati Harris,
Kesebelsan Kemang FC Sukses Menjadi Juara Tundukkan Persama 3-1


Selasa, 5 Mei 2015 22:19
Diseperindag Dumai Bentuk Tim Pengawasan Zat Berbahaya

Selasa, 5 Mei 2015 22:09
Oknum PNS Diskes Rohil Simpan Sabu Ditangkap Polisi

Selasa, 5 Mei 2015 21:44
Korupsi Dana BOS SMK 1 Mempura
Kejari Siak Tetapkan Tiga Tersangka


Selasa, 5 Mei 2015 21:32
Hasil Rontgen RS Eka Hospital Pekanbaru,
Murid SD Islam di Rohul Meninggal karena Tumor




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Imigran Gelap Diduga Punya Usaha Kafe,
Anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru Desak Pemko Bersikap Tegas

- Darwis Triadi-Joe Markus Siap Berbagi Ilmu Photografi di Pekanbaru
- Peminat Membludak, LPG 3 Kg Mulai Langka di Dumai
- Harga TBS Pekan Ini Naik
- Alfamart dan Indomaret Buka Gerai di Sejumlah Titik di Rohil
- Tender Proyek Dinas Cipta Karya Tak Transparan, Asosiasi Kontraktor Surati Plt Gubri
- April, Riau Alami Inflasi 0,73 Persen


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.79.99
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com