Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 9 Pebruari 2016 22:38
Hasil Reses Tak Terakomodir, Komisi B DPRD Riau Undang Hearing Kemendagri

Selasa, 9 Pebruari 2016 22:19
Sekdakab Kampar Lantik Dirut PD BPR Sarimadu

Selasa, 9 Pebruari 2016 22:12
Konflik Internal, Dewan Sayangkan Aksi Mogok Mengajar Guru Yayasan Cendana

Selasa, 9 Pebruari 2016 21:57
Antisipasi dan Cegah Karhutla, Desa Wonosari, Bengkalis Pilot Project Blocking Canal

Selasa, 9 Pebruari 2016 20:43
Pelatikan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Terpilih Dipastikan 17 Februari

Selasa, 9 Pebruari 2016 20:21
PMI Kampar Bantu Korban Banjir di Air Tiris

Selasa, 9 Pebruari 2016 19:48
Bupati Rohil Janji Bangun Kembali Pustu Terbakar di Palika



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sinergi BI-Pemprov Riau, BSBI Gelar FGD
- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Naik 0,22 Persen
- BRK Gandeng LPPI untuk Tingkatkan Kompetensi
- Baru 2 Kabupaten/Kota Serahkan SPA Rastra 2016
- Imlek, Loadfactor Jasa Penerbangan Turun
- Kredit UMKM Riau Hanya Naik 10,2 Persen Tahun Lalu
- HTI dan HTR Topang Sektor Kehutanan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.0.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com