Untitled Document
Rabu, 13 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 4 Maret 2015 13:46
Dituduh Curi Sawit PT BMPJ,
Ratih Minta Polda Riau Bebaskan Suaminya


Rabu, 4 Maret 2015 13:44
Camat Mandau Resmikan RM Ombak Pauh di Duri

Rabu, 4 Maret 2015 13:40
Korupsi Jembatan Padamaran I dan II,
Penyidik Kejati Riau Geledah Kantor Bupati Rohil


Rabu, 4 Maret 2015 13:01
300 Polisi Jaga Sidang Putusan Praperadilan Polda Riau di PN Rohul

Rabu, 4 Maret 2015 12:59
Walikota Firdaus Buka Bimtek Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Kota

Rabu, 4 Maret 2015 12:20
Kepergok, Maling Tikam Pemilik RM Khas Karo Hingga Tewas

Rabu, 4 Maret 2015 12:18
Tunggak Pajak Miliaran, Ruko dan Kendaraan PT RAL Disita



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Camat Mandau Resmikan RM Ombak Pauh di Duri
- EMP MSSA akan Kirim Minyak Sebesar 7000 BOPD ke Ladinda
- Elpiji Naik, Pemprov Riau Diminta Bicara dengan Pusat
- Pekan Ini, Harga TBS Naik Rp 2,45 perkilogram
- Kantin Terminal Barang Dishub Dumai "Mati Suri"
- Dibayangi PHP Massal, Pebisnis Hotel Pekanbaru Surati Plt Gubri
- Sempit dan Tak Strategis, PKL Duri Tolak Tempati Lokasi Baru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.255.236
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com