Untitled Document
Jumat, 3 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Mei 2015 16:59
Direktur RSUD Duri Paparkan Bahaya Termakan Beras Plastik

Jum’at, 22 Mei 2015 16:56
Tiga Calon Sekwan Ditolak, BKPPD Tunggu Surat Resmi dari DPRD Riau

Jum’at, 22 Mei 2015 16:20
Diduga Sakit, Penderes Getah di Duri Tewas Dalam Kebun

Jum’at, 22 Mei 2015 15:31
DPRD Dumai Larang Pusat Kelola Dua Terminal Dishub

Jum’at, 22 Mei 2015 15:28
Satu Tewas, Tiga Pedagang di Rumbai, Pekanbaru Disambar Petir

Jum’at, 22 Mei 2015 15:14
Hadapi MEA 2015, Pemko Dumai Siapkan SDM Siap Terampil

Jum’at, 22 Mei 2015 14:48
Ketua DPRD Riau: Hak Interpelasi Bukti Kecintaan Terhadap Daerah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hadapi MEA 2015, Pemko Dumai Siapkan SDM Siap Terampil
- Baru 4 Bank Jalankan Laku Pandai
- Soal Beras Plastik, Disperindag Pekanbaru Segera Sidak Pasar
- Kadis Perindag Siak Pastikan Beras Plastik tak Beredar di Siak
- Harga Minyak Merosot, DBH Migas Rohul Terpangkas Rp289 M
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Naik
- BNI Turut Biayai Pelabuhan Kuala Tanjung


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.41.6
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com