Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Juni 2016 09:56
Nestapa Buruh PT MIG 3 Bulan Tanpa Penghasilan,
Diusir dari Rumah Kontrak dan tak Berani Mikir Lebaran


Sabtu, 25 Juni 2016 07:54
Gubri Safari Ramadhan Sekaligus Nolstagia di Mesjid Jami' di Duri

Sabtu, 25 Juni 2016 07:49
Rp170 Juta Direbut, Toke Sawit Asal Rohul Tewas Ditembak Rampok di Kampar

Sabtu, 25 Juni 2016 07:46
Safari Ramadhan di Sungai Raya, Bupati Inhil Serahkan Sejumlah Bantuan

Sabtu, 25 Juni 2016 07:42
Seorang lagi Tersangka Korupsi Cetak Sawat Ditahan Poles Inhu

Sabtu, 25 Juni 2016 07:40
Polres Bengkalis Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja

Jum’at, 24 Juni 2016 21:38
HUT Bhayangkara Ke-70, Polres Inhu Gelar Donor Darah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Kembangkan Usaha Anggota, Hipmi Riau-BTN Syariah Teken MoU Kerjasama
- Warga Pekanbaru Mulai Keluhkan Plastik Berbayar ke Wakil Rakyat di DPRD Riau
- 2016, Temuan Upal BI Meningkat Tajam
- Manajemen Mall Ciputra Buka Bareng Wartawan
- Dua Tahun Belakangan, Banyak Kontraktor Lokal Mengeluh ke DPRD Riau
- OP Daging Bulog Tak Pengaruhi Harga Pasar
- Penukaran Uang di Riau nCapai Rp855 Miliar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.121.35
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com