Untitled Document
Senin, 27 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 22 September 2014 19:04
Kantor Imigrasi Pekanbaru Dalami Tindak Pidana 12 WNA

Senin, 22 September 2014 18:57
Pemkab Pelalawan Hanya Lelang 372 Proyek dari 493 Paket

Senin, 22 September 2014 18:52
Demokrat Segera Putuskan Nama Wakil Ketua DPRD Riau

Senin, 22 September 2014 18:46
Pendaftaran CPNS,
BKD Riau Bentuk Desk Informasi


Senin, 22 September 2014 17:55
Uang Rp10 Juta Jadi Barang Bukti,
Mabes Polri Dikabarkan Kirim SPDP Dugaan Pencabulan Gubri


Senin, 22 September 2014 17:50
Dua Tahun, Meranti Terima Penghargaan Penialaian WTP dari Menkeu RI

Senin, 22 September 2014 17:40
Bupati Bengkalis Siap Mediasi Kisruh STIE Syari’ah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Puluhan Bayi Mungil Ramaikan Baby Vaganza Alfamart
- Banyak Usaha di Kecamatan Rambah, Rohul Tak Kantongi Izin Usaha
- Per-September, Royalti Ekpor Timah Meranti Capai Rp 2,5 Miliar
- Tingkatkan Pelayanan,
Klinik Abdullah Qoyum Pekanbaru Sediakan Ambulans Udara

- Warga Minta PT. RSI Rohul Tak Pilih Kasih Tetapkan Harga Sawit
- LPG 3 Kg Mulai Langka di Duri
- Banyak Pelaku Usaha Tempat Hiburan di Pekanbaru Langgar Aturan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.200.144
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com