Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 30 Agustus 2016 17:43
Pekan Ini Harga TBS di Riau Naik

Selasa, 30 Agustus 2016 17:36
Reses DPRD Riau,
Warga Bagan Sinembah, Rohil Keluhkan Belum Punya Kartu Sehat


Selasa, 30 Agustus 2016 17:33
Kasmarni Amril Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Bengkalis

Selasa, 30 Agustus 2016 17:25
Pemprov Buru Dua Mobil Alfard yang Masih Dikuasai Pejabat di Jakarta

Selasa, 30 Agustus 2016 16:40
TP4D Kejari Bengkalis Bekali Anti Korupsi kepada ASN BPMP2T

Selasa, 30 Agustus 2016 16:36
Tingkatkan Kesehatan Anak,
PT. TYE Lakukan Khitanan Massal di Kampar


Selasa, 30 Agustus 2016 16:29
Sempat Kejar Pelaku, Mahasiswi di Kota Tembilahan Jadi Korban Penjambretan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pekan Ini Harga TBS di Riau Naik
- Pemko Wajibkan Pengelola Renovasi Plaza Sukaramai Pasca Terbakar
- Jarak Pandang 1 Km, Pelita Air ke Dumai Dialihkan ke SSK II
- EMP Bentu SKK Migas Lakukan Komisioning dan Gas in
- Petani Binaan EMP Bentu Ltd di Langgam Panen Perdana Ikan Patin
- Pembatasan BBM Dicabut, Disperindag Pastikan Stok Bensin di Pulau Bengkalis Cukup
- Mogok Berlanjut, BOB Usulkan Santunan untuk Pekerja Migas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.225.6.131
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com