Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 11 Desember 2016 17:45
Hadirkan Pangdam I BB, Besok Menwa UR Tuan Rumah YUdha Manunggal Chakti

Ahad, 11 Desember 2016 16:27
Disoraki Usai Pelantikan Pj Bupati, Jefry Noer Hardik Anggot DPRD Kampar Kampungan

Ahad, 11 Desember 2016 16:19
Pencemaran Nama Baik di Facebook,
Agung Minta Polisi Selidiki Penyuruh Rendy


Ahad, 11 Desember 2016 15:07
Dilantik Gubri, Syahrial Abdi Resmi jadi Pj Bupati Kampar

Ahad, 11 Desember 2016 14:05
16 DPC PAN di Rohul Ditargetkan Sudah Terbentuk Hingga Akhir 2016

Ahad, 11 Desember 2016 09:49
Festival Benteng Tuanku Tambusai di Rohul Digelar Dua Malam

Ahad, 11 Desember 2016 09:47
HAKI Ditutup, Gubri Minta Semua Pihak Konsistem Melawan Korupsi

Sabtu, 10 Desember 2016 21:48
Pelantikan Muslimat NU Riau,
Panitia Pastikan Persiapan Sudah Rampung


Sabtu, 10 Desember 2016 15:35
Masyarakat Tolak Said Aqil Siradj Hadiri Acara di Islamic Center Rohul

Sabtu, 10 Desember 2016 14:19
Indonesia Good Corporate Governance Award 2016,
Bank Riau Kepri Raih Peringkat 2 GCG untuk BUMD Nasional




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 April 2009 13:48
Pusat Kurangi Kuota Penerima Raskin

Pusat mengurangi kuota penerima raskin di Riau. Dari 293 ribu-an menjadi 276 ribu-an. Sisanya, pusat minta daerah terapkan Raskin Otonomi.

Riauterkini-PEKANBARU-Kabulog Divre Riau-Kepri, Husin Achmad Harahap kepada Riauterkini rabu (15/4/09) menyatakan bahwa terkait dengan distribusi beras untuk raskin, pusat menurunkan jumlah kuota penerima raskin di wilayah Riau. Penurunan dari 293 ribuan KK menjadi 276 ribuan KK.

Menurutnya, kekurangan alokasi beras untuk masyarakat miskin, pusat mengharapkan pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk raskin otonomi. Yaitu pengadaan beras raskin yang digunakan untuk mencukupi jumlah raskin yang tidak masuk dalam kuota raskin pusat.

“Memang jumlah masyarakat miskin di Riau terjadi penurunan kendati jumlahnya kecil. Namun penurunan jumlah masyarakat miskin itu tidak sebanding dengan jumlah penurunan alokasi raskin oleh pusat. Diharapkan masyarakat miskin yang ‘tidak kebahagian’ raskin pusat dapat dipenuhi oleh raskin otonomi yang diberikan pemerintah daerah,” katanya.

Kata Husin Achmad Harahap, raskin pusat diberikan kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS/RTM) sesuai dengan data dari BPS Riau. Jumlah beras yang dterima masing-masing RTS adalah sebanyak 1,6 Kilogram setiap bulannya.

“Penyaluran raskin 2 bulan terakhir in sangat lancar. Untuk itu, kita berharap setiap kelurahan setempat untuk dapat segera mendistribusikan raskin sesegera mungkin. Karena masyarakat miskin penerima raskin membutuhkan beras tersebut dengan segera,” katanya. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Dari Berlian Hingga Batik Riau,
Hebohnya Lelang Barang Gratifikasi

- RAPP Sosialiasikan Pentingnya Keselamatan Kerja pada Seluruh Kontraktor
- Distribusi BBM ke Pulau Rupat, Terganjal Persetujuan Kominfo
- Jelang Akhir Tahun, Tingkat Hunian Hotel di Pekanbaru Naik
- Keliling Jawa, Wabup Kuansing Belajar Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
- Tekan Harga Cabe,
TPID Riau Ajak Menanam Cabe 10 Polibag Setiap Rumah

- Bahas Ekonomi Kekinian, TPID Riau Gelar Rapat Koordinasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.158.119.60
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com