Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 13:45
Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau


Rabu, 12 Desember 2018 13:34
MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah

Rabu, 12 Desember 2018 13:29
Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan

Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

Rabu, 12 Desember 2018 10:29
Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir

Rabu, 12 Desember 2018 10:05
Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau

Rabu, 12 Desember 2018 09:45
BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2018 18:49
Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd

PT SPR merugi karena bekerja sama dengan Kingswood Capital Ltd dengan pembagian keuntungan 50:50. Yang mengherankan, demikian pengakuan Komisaris PT SPR Azhar Sa'ban, perusahaan Singapura itu tak memberikan modal sama sekali.

Riauterkini-PEKANBARU- Manajemen PT SPR dibuat heran dengan adanya perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh manajemen lama dengan pemodal asal Singapura, Kingswood Capital Ltd.

Waktu itu, keduanya lantas membentuk PT SPR Langgak untuk mengelola blok tersebut sejak 19 April 2010 dengan kepemilikan 50:50.

"Yang membuat kita heran tu, mereka sama sekali tidak ada modal, tapi dapat keuntungan 50:50. Ini yang menjadi pertanyaan kita, apa dasarnya," kata Azhar Sa'ban, Komisaris PT SPR kepada riauterkinicom, Senin (08/10/18).

Akibatnya, dari hitungannya, Kingswood Capital Ltd memperoleh sekitar Rp100 miliar yang dihitungnya dari tahun 2012 sampai 2015.

"Inilah mungkin yang membuat PT SPR dulu tidak memberikan deviden ke daerah. Bagi kita tidak masalah 50:50, tapi mereka mesti memberikan modal, ini yang terjadi tidak ada. Parahnya, 50:50 tu, bulat untuk mereka tanpa dipotong biaya, ada apa di balik ini," jelasnya.

Sejak ia dan Nasir Day selaku direktur utama memimpin PT SPR, tidak mau lagi ada yang namanya pembagian anggaran 50:50 ke Kingswood Capital Ltd.

"Kita sudah minta BPKP mengaudit persoalan ini, kita masih menunggu hasilnya. Namun, kalau tidak salah saya, waktu audit tahun 2014, Kingswood Capital Ltd dianggap merugikan daerah," tutupnya. ***(ary)

Loading...


Berita lainnya..........
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak
- Layani Mandiri, Mendag Resmikan UPT Metrologi Legal Pemkab Bengkalis
- Bentuk Unit Metrologi Legal dan Pasar Tertib Ukur, Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Kemendag RI
- PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK
- Pengurus Himperra Riau Periode 2018-2022 Resmi Dilantik
- Dapat Giliran Pemadaman Bergilir,
Pegawai Disdalduk KB Pekanbaru Tetap Bekerja

- BPOM Pekanbaru Gelar Bulan Keamanan Pangan
- 5 Kabupaten di Riau Ikuti Workshop Proklim Tajaan PT RAPP
- Petani KUD Mulus Rahayu di Siak Panen Perdana Kebun Peremajaan Sawit Rakyat
- Bila Menunggak Hingga 21 Desember,
PLN Bengkalis Akan Putus Aliran Listrik ke Pelanggan dan Ubah Sistem Pembayaran

- 2018, Himperra Bangun 8.750 Rumah Subsidi di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com