Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 14:49
Polres Kuansing Bagikan Bantuan ke Panti Asuhan dalam Rangka HUT Bhyangkara

Rabu, 26 Juni 2019 14:28
‎Kembali Gulirkan Program Desa Bebas Api, PT RAPP Bertekad 'Zonk-kan' Karhutla

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine

Rabu, 26 Juni 2019 13:47
LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri

Rabu, 26 Juni 2019 13:33
Diikuti 564 JCH , Bupati Inhil Buka Kegiatan Manasik Haji 2019

Rabu, 26 Juni 2019 13:26
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pematangan Konsep dan Pemodelan Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

Rabu, 26 Juni 2019 13:23
Dalam Upaya Pembangunan SDM, Pemkab Inhil Titik Beratkan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan

Rabu, 26 Juni 2019 13:21
‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar

Rabu, 26 Juni 2019 13:03
Kebakaran Paksa 30 KK di Panipahan, Rohil Mengungsi

Rabu, 26 Juni 2019 11:13
Warga Cerenti, Kuansing Resah, Kawanan Gajah Berkeliaran di Ladang

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2018 18:49
Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd

PT SPR merugi karena bekerja sama dengan Kingswood Capital Ltd dengan pembagian keuntungan 50:50. Yang mengherankan, demikian pengakuan Komisaris PT SPR Azhar Sa'ban, perusahaan Singapura itu tak memberikan modal sama sekali.

Riauterkini-PEKANBARU- Manajemen PT SPR dibuat heran dengan adanya perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh manajemen lama dengan pemodal asal Singapura, Kingswood Capital Ltd.

Waktu itu, keduanya lantas membentuk PT SPR Langgak untuk mengelola blok tersebut sejak 19 April 2010 dengan kepemilikan 50:50.

"Yang membuat kita heran tu, mereka sama sekali tidak ada modal, tapi dapat keuntungan 50:50. Ini yang menjadi pertanyaan kita, apa dasarnya," kata Azhar Sa'ban, Komisaris PT SPR kepada riauterkinicom, Senin (08/10/18).

Akibatnya, dari hitungannya, Kingswood Capital Ltd memperoleh sekitar Rp100 miliar yang dihitungnya dari tahun 2012 sampai 2015.

"Inilah mungkin yang membuat PT SPR dulu tidak memberikan deviden ke daerah. Bagi kita tidak masalah 50:50, tapi mereka mesti memberikan modal, ini yang terjadi tidak ada. Parahnya, 50:50 tu, bulat untuk mereka tanpa dipotong biaya, ada apa di balik ini," jelasnya.

Sejak ia dan Nasir Day selaku direktur utama memimpin PT SPR, tidak mau lagi ada yang namanya pembagian anggaran 50:50 ke Kingswood Capital Ltd.

"Kita sudah minta BPKP mengaudit persoalan ini, kita masih menunggu hasilnya. Namun, kalau tidak salah saya, waktu audit tahun 2014, Kingswood Capital Ltd dianggap merugikan daerah," tutupnya. ***(ary)



Berita lainnya..........
- Harga Tiket Melambung, Realisasi Avtur Pertamina MOR I Menurun
- APKASINDO Pelalawan Sayangkan PT MUP Tolak Beli TBS Masyarakat
- PT MUP Mendadak Tolak Beli, TBS Sawit Warga Langgam Membusuk
- Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati
- 20 Club Ramaikan Suzuki Saturday Night Riding di Pekanbaru
- Harga Sawit di Bawah 1000 Petani di Kuansing Menjerit
- Sejak Sepekan Terakhir, Harga Si Pedas Meroket di Bengkalis
- Pererat Sillaturahmi dengan Media,
Pertamina MOR I Sumbagut Taja Media Gathering di Bandung

- Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman
- Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan
- Bina Lingkungan Pertamina Dumai dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- Minta Lemburan Terus, Security Chevron Mogok Jaga
- Dinas Penanaman Modal Pelalawan Tahun Ini Buka Kantor Pelayanan di Setiap Kecamatan
- Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
- Sekdakab Kuansing Tinjau Pasar Modern Sebelum Pedagang Dipindahkan
- Tiket Pesawat Mahal, Gubri Wacanakan ke Jakarta via Malaysia
- Dekat dan Berdampak Positif Besar,
Akademisi Sarankan Pulau Bengkalis ke Pulau Padang Dibangun Jembatan

- Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan

- Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit
- Juli, Pedagang Pasar Rakyat di Pindah ke Pasar Modern Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com