Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 14:28
‎Kembali Gulirkan Program Desa Bebas Api, PT RAPP Bertekad 'Zonk-kan' Karhutla

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine

Rabu, 26 Juni 2019 13:47
LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri

Rabu, 26 Juni 2019 13:33
Diikuti 564 JCH , Bupati Inhil Buka Kegiatan Manasik Haji 2019

Rabu, 26 Juni 2019 13:26
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pematangan Konsep dan Pemodelan Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

Rabu, 26 Juni 2019 13:23
Dalam Upaya Pembangunan SDM, Pemkab Inhil Titik Beratkan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan

Rabu, 26 Juni 2019 13:21
‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar

Rabu, 26 Juni 2019 13:03
Kebakaran Paksa 30 KK di Panipahan, Rohil Mengungsi

Rabu, 26 Juni 2019 11:13
Warga Cerenti, Kuansing Resah, Kawanan Gajah Berkeliaran di Ladang

Rabu, 26 Juni 2019 10:13
Bupati Harris Bertekad Bangun Pelabuhan Sokoi di Kuala Kampar

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 7 Oktober 2018 16:30
Puskesmas di Bengkalis Masih Kekurangan Apoteker

Kadiskes Bengkalis menyatakan masih ada puskesmas di kabupaten itu yang kekurangan apoteker. Padahal peranannya sangat penting dalam melayani masyarakat.

Riauterkini-BENGKALIS- Mewakili Bupati Bengkalis, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis, Supardi, S.Sos, MH mengatakan, apoteker sesuai dengan perannya sangat penting dalam menyukseskan program pembangunan bidang kesehatan. Namun, jumlah apoteker, khususnya di Kabupaten Bengkalis masih kurang.

Tercatat, saat ini Kabupaten Bengkalis memiliki 18 Puskesmas dan 54 Pustu. Sesuai dengan tugas dan fungsi, maka sudah seharusnya setiap Puskesmas memiliki tenaga apoteker yang memadai. Namun, kenyataannya masih ada Puskemas yang hanya memiliki satu apoteker dan dilaporkan 60 orang apoteker yang tergabung dalam IAI Bengkalis.

"Pemkab Bengkalis sangat merasakan kurangnya tenaga apoteker ini. Sedangkan untuk menambah tenaga apoteker memiliki regulasi tersendiri. Tidak sama seperti pengangkatan tenaga honorer pada umumnya," ungkap Supardi disela-sela membuka kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Bengkalis dan seminar, Ahad (7/10/18).

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan Rakercab dan seminar, Ketua PC IAI Kabupaten Bengkalis, Dolpin didampingi Ketua Panitia Pelaksana, Mirna Junita menyebutkan, Rakerkcab bertujuan menetapkan keputusan-keputusan yang bukan menjadi kewenangan Konfercab. Kemudian mengevaluasi pelaksanaan program cabang, anggaran pendapatan dana belanja cabang (APBC), serta meningkatkan program perbaikan.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut tersebut bertema “Penatalaksanaan Farmakologis Hipertensi dan Keterkaitannya terhadap Stroke”.

“Untuk seminar, diharapkan menambah pengetahuan maupun kompetensi bagi tenaga kefarmasian. Dimana kita ketahui penderita hipertensi dan stroke banyak kita jumpai di masyarakat,” papar Dolpin.

Mirna menambahkan, total peserta Rakercab berjumlah 63 orang dengan narasumber yaitu Surya Dharma (dosen luar biasa Unand), Yuri Zaria Khairi (dr spesialis syaraf RSUD Bengkalis), dan Zamyuszamsari (narasumber dari IAI Riau, Ketua PC IAI Siak).***(dik)



Berita lainnya..........
- Harga Tiket Melambung, Realisasi Avtur Pertamina MOR I Menurun
- APKASINDO Pelalawan Sayangkan PT MUP Tolak Beli TBS Masyarakat
- PT MUP Mendadak Tolak Beli, TBS Sawit Warga Langgam Membusuk
- Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati
- 20 Club Ramaikan Suzuki Saturday Night Riding di Pekanbaru
- Harga Sawit di Bawah 1000 Petani di Kuansing Menjerit
- Sejak Sepekan Terakhir, Harga Si Pedas Meroket di Bengkalis
- Pererat Sillaturahmi dengan Media,
Pertamina MOR I Sumbagut Taja Media Gathering di Bandung

- Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman
- Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan
- Bina Lingkungan Pertamina Dumai dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- Minta Lemburan Terus, Security Chevron Mogok Jaga
- Dinas Penanaman Modal Pelalawan Tahun Ini Buka Kantor Pelayanan di Setiap Kecamatan
- Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
- Sekdakab Kuansing Tinjau Pasar Modern Sebelum Pedagang Dipindahkan
- Tiket Pesawat Mahal, Gubri Wacanakan ke Jakarta via Malaysia
- Dekat dan Berdampak Positif Besar,
Akademisi Sarankan Pulau Bengkalis ke Pulau Padang Dibangun Jembatan

- Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan

- Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit
- Juli, Pedagang Pasar Rakyat di Pindah ke Pasar Modern Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com