Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 15:07
Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat


Rabu, 12 Desember 2018 14:32
PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja

Rabu, 12 Desember 2018 14:18
Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 12 Desember 2018 13:45
Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau


Rabu, 12 Desember 2018 13:34
MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah

Rabu, 12 Desember 2018 13:29
Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan

Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Oktober 2018 15:01
Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET

Pangkalan Elpiji di Duri Timur ini, bebas menjual gas subsidi di atas HET. Diduga karena lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Riauterkini - DURI - Lemahnya pengawasan dan kurangnya ketegasan pihak terkait, diduga menjadi alasan kuat munculnya oknum pengusaha Pangkalan gas elpiji nakal di Kota Duri, Bengkalis dengan menjual gas elpiji berukuran 3 Kilogram melon seharga Rp 25 ribu.

Padahal, harga jual ke masyarakat yang telah ditetapkan untuk Pangkalan seharga Rp17.500 saja dan tidak boleh lebih. Namun dikarenakan transportasi dari Stasiun Pengisian Bahan bakar Elpiji (SPBE) tidak ditanggung, maka Pangkalan menetapkan penjualan pertabung ukuran 3 Kilogram melon itu seharga Rp 20 ribu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperind) Kecamatan Mandau, H Sitinjak melalui stafnya, Siti."Sebenarnya menjual seharga Rp20 ribu sudah menyalahi aturan, namun karena SPBE tidak menyediakan transportasi untuk pengangkutannya, maka Pangkalan menjual dengan harga tersebut," jelasnya.

Dikatakan Siti, jika Pangkalan tetap membandel dengan menjual harga lebih dari Rp 20 ribu, kita akan tindak tegas dengan pemberian Surat Peringatan (SP) hingga pencabutan izin. "Untuk Pangkalan nakal sesuai pengaduan masyarakat ini, kami sudah beri peringatan dan jika tetap membandel, kita akan cabut izin pangkalannya,"tegasnya.

Seperti diketahui, salah satu Pangkalan Gas Elpiji yang terletak di Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis, sempat menjual kepada masyarakat diatas HET seharga Rp 25 ribu dan mendapat protes dari masyarakat hingga berujung pelaporan kepada Instansi terkait.*(hen) Teks foto : Salah satu aktivitas Pangkalan Gas Elpiji di Kota Duri saat diserbu masyarakat beberapa waktu lalu dampak dari kelangkaan distribusinya

Loading...


Berita lainnya..........
- PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja
- MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah
- BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal
- 2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar
- Kontrak Kerjasama Dua PLTD di Kabupaten Rohul Segera Diperpanjang
- Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal
- Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant
- HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga
- Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD pada Pameran IBIC 2018
- Pelajari Teknis Penyiaran, Radio Kominfoss Kuansing Berkunjung ke Siak
- Layani Mandiri, Mendag Resmikan UPT Metrologi Legal Pemkab Bengkalis
- Bentuk Unit Metrologi Legal dan Pasar Tertib Ukur, Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Kemendag RI
- PGN Kembali Sabet Penghargaan LHKPN dari KPK
- Pengurus Himperra Riau Periode 2018-2022 Resmi Dilantik
- Dapat Giliran Pemadaman Bergilir,
Pegawai Disdalduk KB Pekanbaru Tetap Bekerja

- BPOM Pekanbaru Gelar Bulan Keamanan Pangan
- 5 Kabupaten di Riau Ikuti Workshop Proklim Tajaan PT RAPP
- Petani KUD Mulus Rahayu di Siak Panen Perdana Kebun Peremajaan Sawit Rakyat
- Bila Menunggak Hingga 21 Desember,
PLN Bengkalis Akan Putus Aliran Listrik ke Pelanggan dan Ubah Sistem Pembayaran



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com