Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 15:06
5 Bulan Lalu Lintas Warga Asing ke Bengkalis 1.537 Orang

Rabu, 26 Juni 2019 14:49
Polres Kuansing Bagikan Bantuan ke Panti Asuhan dalam Rangka HUT Bhyangkara

Rabu, 26 Juni 2019 14:28
‎Kembali Gulirkan Program Desa Bebas Api, PT RAPP Bertekad 'Zonk-kan' Karhutla

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine

Rabu, 26 Juni 2019 13:47
LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri

Rabu, 26 Juni 2019 13:33
Diikuti 564 JCH , Bupati Inhil Buka Kegiatan Manasik Haji 2019

Rabu, 26 Juni 2019 13:26
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pematangan Konsep dan Pemodelan Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

Rabu, 26 Juni 2019 13:23
Dalam Upaya Pembangunan SDM, Pemkab Inhil Titik Beratkan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan

Rabu, 26 Juni 2019 13:21
‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar

Rabu, 26 Juni 2019 13:03
Kebakaran Paksa 30 KK di Panipahan, Rohil Mengungsi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Oktober 2018 15:01
Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET

Pangkalan Elpiji di Duri Timur ini, bebas menjual gas subsidi di atas HET. Diduga karena lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Riauterkini - DURI - Lemahnya pengawasan dan kurangnya ketegasan pihak terkait, diduga menjadi alasan kuat munculnya oknum pengusaha Pangkalan gas elpiji nakal di Kota Duri, Bengkalis dengan menjual gas elpiji berukuran 3 Kilogram melon seharga Rp 25 ribu.

Padahal, harga jual ke masyarakat yang telah ditetapkan untuk Pangkalan seharga Rp17.500 saja dan tidak boleh lebih. Namun dikarenakan transportasi dari Stasiun Pengisian Bahan bakar Elpiji (SPBE) tidak ditanggung, maka Pangkalan menetapkan penjualan pertabung ukuran 3 Kilogram melon itu seharga Rp 20 ribu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperind) Kecamatan Mandau, H Sitinjak melalui stafnya, Siti."Sebenarnya menjual seharga Rp20 ribu sudah menyalahi aturan, namun karena SPBE tidak menyediakan transportasi untuk pengangkutannya, maka Pangkalan menjual dengan harga tersebut," jelasnya.

Dikatakan Siti, jika Pangkalan tetap membandel dengan menjual harga lebih dari Rp 20 ribu, kita akan tindak tegas dengan pemberian Surat Peringatan (SP) hingga pencabutan izin. "Untuk Pangkalan nakal sesuai pengaduan masyarakat ini, kami sudah beri peringatan dan jika tetap membandel, kita akan cabut izin pangkalannya,"tegasnya.

Seperti diketahui, salah satu Pangkalan Gas Elpiji yang terletak di Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis, sempat menjual kepada masyarakat diatas HET seharga Rp 25 ribu dan mendapat protes dari masyarakat hingga berujung pelaporan kepada Instansi terkait.*(hen) Teks foto : Salah satu aktivitas Pangkalan Gas Elpiji di Kota Duri saat diserbu masyarakat beberapa waktu lalu dampak dari kelangkaan distribusinya



Berita lainnya..........
- Harga Tiket Melambung, Realisasi Avtur Pertamina MOR I Menurun
- APKASINDO Pelalawan Sayangkan PT MUP Tolak Beli TBS Masyarakat
- PT MUP Mendadak Tolak Beli, TBS Sawit Warga Langgam Membusuk
- Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati
- 20 Club Ramaikan Suzuki Saturday Night Riding di Pekanbaru
- Harga Sawit di Bawah 1000 Petani di Kuansing Menjerit
- Sejak Sepekan Terakhir, Harga Si Pedas Meroket di Bengkalis
- Pererat Sillaturahmi dengan Media,
Pertamina MOR I Sumbagut Taja Media Gathering di Bandung

- Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman
- Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan
- Bina Lingkungan Pertamina Dumai dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- Minta Lemburan Terus, Security Chevron Mogok Jaga
- Dinas Penanaman Modal Pelalawan Tahun Ini Buka Kantor Pelayanan di Setiap Kecamatan
- Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
- Sekdakab Kuansing Tinjau Pasar Modern Sebelum Pedagang Dipindahkan
- Tiket Pesawat Mahal, Gubri Wacanakan ke Jakarta via Malaysia
- Dekat dan Berdampak Positif Besar,
Akademisi Sarankan Pulau Bengkalis ke Pulau Padang Dibangun Jembatan

- Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan

- Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit
- Juli, Pedagang Pasar Rakyat di Pindah ke Pasar Modern Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com