Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 14:28
‎Kembali Gulirkan Program Desa Bebas Api, PT RAPP Bertekad 'Zonk-kan' Karhutla

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine

Rabu, 26 Juni 2019 13:47
LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri

Rabu, 26 Juni 2019 13:33
Diikuti 564 JCH , Bupati Inhil Buka Kegiatan Manasik Haji 2019

Rabu, 26 Juni 2019 13:26
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pematangan Konsep dan Pemodelan Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

Rabu, 26 Juni 2019 13:23
Dalam Upaya Pembangunan SDM, Pemkab Inhil Titik Beratkan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan

Rabu, 26 Juni 2019 13:21
‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar

Rabu, 26 Juni 2019 13:03
Kebakaran Paksa 30 KK di Panipahan, Rohil Mengungsi

Rabu, 26 Juni 2019 11:13
Warga Cerenti, Kuansing Resah, Kawanan Gajah Berkeliaran di Ladang

Rabu, 26 Juni 2019 10:13
Bupati Harris Bertekad Bangun Pelabuhan Sokoi di Kuala Kampar

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 30 September 2018 13:41
Pertama di Pekanbaru, PT Zahira Luncurkan Kavling Produktif Okura Syariah

Bertempat di Evo Hotel Pekanbaru, PT Zahira Arka Maharib luncurkan Kavling Produktif Okura berbasis syariah, Minggu (30/09/18). Peluncuran ini disaksikan langsung oleh sejumlah konsumen potensial Zahira.

Riauterkini - PEKANBARU - Memberikan pilihan spesial bagi masyarakat Pekanbaru, Riau, PT Zahira Arka Maharib hadirkan Kavling Produktif Okura Syariah. Ini merupakan bisnis properti pertama berbasis syariah di Pekanbaru.

Dijelaskan Helvi selaku Komesaris PT Zahira Arka Muharib kepada riauterkini.com, program ini sebelumnya telah berjalan di daerah Bogor Jawa Barat. Dimana melihat potensi dan animo masyarakat yang sangat bagus, maka program ini kembali dihadirkan di wilayah Riau.

"Pekanbaru kira pilih karena kita ingin masyarakat Pekanbaru memiliki investasi berbasis syariah yang tak jauh dari pusat kota. Dimana ini kita hadirkan untuk kalangan menengah ke bawah," terangnya.

Lanjut Helvi, dikatakan syariah karena dalam penjualan dan pembelian kavling ini menggunakan sistem akad syar'i. Seperti tanpa bunga, tanpa denda bahkan tanpa pinalti. Pembelian lahan yang berlokasi di jalan Raya Panjang Rumbai Pesisir ini juga menggunakan sistem putus. Maksudnya, tanpa melalui proses KPR.

"Saat ini kita memiliki sekitar 195 unit kavling dengan luas tanah 120 meter persegi per kavlingnya. Tentu ini juga dilengkapi dengan jalan sebesar 6-12 meter, islamic center, masjid, jogging track dan beberapa fasilitas lainnya," terangnya.

Bukan hanya dapat menjadi insvestasi di dunia, lahan ini juga dapat dijadikan investasi akhirat. Sebab, setiap konsumen melakukan pembelian kavling ini, maka akan mendapatkan bonus 2 bibit pohon kurma yang dapat berproduksi hingga 100 tahun.

Keuntungan penanaman pohon kurma sendiri tentu dapat menambah pahala bagi pemiliknya, dimana dengan menanam satu pohon kurma pahala akan mengalir hingga hari kiamat. Sedangkan untuk potensi dunianya, satu pohon kurma usia 3-5 tahun mampu menghasilkan Rp20-30 juta setiap tahunnya. Ini sebanding dengan 1 hektare kebun sawit. Bahkan hasil ini akan terus meningkat seiring dengan usia pohon tersebut.

"Untuk harganya tiap kavling kita bandrol seharga Rp35 jutaan dengan bonus 2 buah pohon kurma. Sedangkan khusus pembelian di acara launching ini, konsumen akan kita berikan potongan harga Rp2,5 juta dan juga bonus 1 butir mutiara asli Lombok," bebernya.

Pembelian ini dapat dilakukan secara tunai maupun kredit. Namun, ini hanya berlaku untuk pembeli beragama islam. "Hingga saat ini animo peminat sangat bagus. Dimana kita mencatat ada sekitar 150 orang peminat di Pekanbaru. Setelah Pekanbaru, nanti kita akan hadirkan juga di wilayah Palembang, namun saat ini kita masih fokus di kota Bertuah ini," tuturnya.

Selain para konsumen, dalam launching ini hadir juga puluhan anak yang berasal dari panti asuhan Amanah Pekanbaru dan dihibur langsung oleh Debu Band. Sementara ada juga rangkaian talk show yang menghadirkan pemateri dari Aliansi Pengusaha Property Syariah, Risky Irawan dan Abdullah Ramli selaku Sharla Entrepreneur Cobsuktant Pengusaha Property Syariah.***(rul)



Berita lainnya..........
- Harga Tiket Melambung, Realisasi Avtur Pertamina MOR I Menurun
- APKASINDO Pelalawan Sayangkan PT MUP Tolak Beli TBS Masyarakat
- PT MUP Mendadak Tolak Beli, TBS Sawit Warga Langgam Membusuk
- Ditertibkan Satpol PP, PKL di Gerbang Perkantoran Pemkab‎ Rohul Minta Ini ke Bupati
- 20 Club Ramaikan Suzuki Saturday Night Riding di Pekanbaru
- Harga Sawit di Bawah 1000 Petani di Kuansing Menjerit
- Sejak Sepekan Terakhir, Harga Si Pedas Meroket di Bengkalis
- Pererat Sillaturahmi dengan Media,
Pertamina MOR I Sumbagut Taja Media Gathering di Bandung

- Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman
- Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan
- Bina Lingkungan Pertamina Dumai dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- Minta Lemburan Terus, Security Chevron Mogok Jaga
- Dinas Penanaman Modal Pelalawan Tahun Ini Buka Kantor Pelayanan di Setiap Kecamatan
- Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
- Sekdakab Kuansing Tinjau Pasar Modern Sebelum Pedagang Dipindahkan
- Tiket Pesawat Mahal, Gubri Wacanakan ke Jakarta via Malaysia
- Dekat dan Berdampak Positif Besar,
Akademisi Sarankan Pulau Bengkalis ke Pulau Padang Dibangun Jembatan

- Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan

- Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit
- Juli, Pedagang Pasar Rakyat di Pindah ke Pasar Modern Telukkuantan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com