Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Juli 2018 21:59
Wabup Halim Bantu Siswi Kuansing Peserta Paskibraka Nasional

Senin, 23 Juli 2018 21:39
Puncak Hari Bhakti Adhyaksa Kejari Bengkalis Berlangsung Hikmat

Senin, 23 Juli 2018 21:35
2019, Riau jadi Provinsi Layak Anak

Senin, 23 Juli 2018 21:11
Anugerah KLA 2018, Pekanbaru Terbaik dalam Pembinaan Forum Anak Daerah

Senin, 23 Juli 2018 21:01
Kejari Pelalawan Peringati Hari Bhakti Adhayaksa ke-58 dengan Kegiatan Religius

Senin, 23 Juli 2018 20:40
Rencana Mutasi oleh Gubri , Dewan Mensinyalir karena Balas Dendam

Senin, 23 Juli 2018 19:18
Pertanyakan Honor, Ratusan Panitia Pornas VIII SOIna Riau 2018 Serbu Gedung Dharma Wanita

Senin, 23 Juli 2018 18:14
Apkasindo Sikapi Penurunan Harga Sawit Melalui FGD

Senin, 23 Juli 2018 18:01
3 Pemilik Shabu Polisi di Duri, Bengkalis

Senin, 23 Juli 2018 17:53
Besok, KPU Gelar Pleno Tetapkan Gubri Terpilih

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Januari 2018 16:29
Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat

RSUD Rohul memiliki utang obat sebesar Rp5,3 miliar Akan segera diaudit Inspektorat menyusul adanya pembengkakan utang.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Kantor Inspektorat akan melakukan audit investigasi utang obat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul yang dinilainya sekira Rp5,3 miliar.

Audit investigasi dilakukan menyusul adanya pembengkakan utang RSUD Rohul terhadap pihak distributor obat yang dinilai tidak wajar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul Ir. Damri Harun mengatakan langkah audit investigasi keuangan RSUD Rohul harus dilakukan, sebab ada utang obat RSUD mencapai Rp 5,3 miliar dan dianggap tidak biasa.

Damri mengaku Pemkab Rohul pernah‎ menganggarkan pembayaran utang RSUD Rohul tahun 2015 pada APBD 2016. Namun, manajemen RSUD selama ini tidak menyampaikan kondisi finansial yang terjadi kepada pemerintah daerah atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TPAD.

Sekda Rohul mengaku sudah perintahkan pihak Inspektorat untuk melakukan audit investigasi utang RSUD Rohul.

"Dari situ nanti kita tahu dimana datangnya utang, kemudian waktu kemarin mengapa tidak disampaikan saat pembahasan APBD 2018," kata Damri kepada wartawan, Rabu (10/1/2018).‎

Dengan dilakukan audit investigasi terhadap RSUD Rohul, Damri berharap akan ditemukan 'benang merah' soal carut marutnya sistem pengelolaan RSUD Rohul, apakah manajemen yang memang tidak mampu mengelola keuangan dengan baik, atau ada faktor lain.

Diakuinya, setiap tahun Pemkab Rohul melakukan pembahasan APBD, namun tidak disampaikan. Namun yang tahu kondisi keuangan RSUD Rohul adalah manajemen.

"Jika pemasukan dan pengeluaran tidak seimbang, itukan bisa disupport dari APBD. Tapi selama inikan RSUD menyatakan cukup, sehingga kita tidak suport dari APBD," ujar Damri.‎

Ditanya apa solusi Pemkab Rohul terkait utang obat RSUD Rohul, Damri mengatakan Pemkab Rohul tetap menunggu hasil audit investigasi. Meski demikian, pembayaran utang RSUD tidak bisa dilakukan di APBD 2018, sebab sudah disahkan pada akhir 2017.

Damri mengimbau manajemen RSUD Rohul untuk memaksimalkan peralatan dan sarana yang ada, dalam rangka melayani masyarakat yang membutuhkan pengobatan di RSUD.

Bukan itu saja, Pemkab Rohul juga akan mengevaluasi keberadaan 536 tenaga medis di RSUD Rohul, termasuk tenaga honor atau kontrak yang diduga menjadi salah satu sebab besarnya operasional RSUD yang telah berstatus Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) tersebut.

Damri mengaku dirinya sudah perintahkan Asisten 3 Setdakab Rohul mengevaluasi tenaga kerja di RSUd Rohul, apakah melebihi kapasitas atau kekurangan.

"Kalau melebihi akan kita sebar ke Puskesmas yang masih membutuhkan, sehingga penerimaan BLUD di RSUD bisa dimaksimalkan untuk pelayanan masyarakat," tandas Sekda Rohul Damri Harun.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- Jadi Pemateri Sosialisasi Kepariwisataan,
Ketua DPD REI Riau: Objek Wisata di Waduk PLTA Koto Panjang Punya Potensi Luar Biasa

- Disbud Riau Gelar Lomba Desain Pakaian Melayu Harian untuk Umum 
- Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com