Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 15 Oktober 2018 17:22
Projo Tak Akui Dokumen Bertandatangan Kepala Daerah

Senin, 15 Oktober 2018 17:21
Projo Tak Akui Dokumen Bertandatangan Kepala Daerah

Senin, 15 Oktober 2018 17:08
Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta

Senin, 15 Oktober 2018 16:51
Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru

Senin, 15 Oktober 2018 16:32
Diperiksa Bawaslu Riau,
56 Pertanyaan Diajukan untuk Ketua Panitia Deklarasi Projo


Senin, 15 Oktober 2018 16:28
Tidak Capai Target,
1.348 Ekor Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksinasi


Senin, 15 Oktober 2018 16:13
Ini Pesan Penting Ketua DPRD dan Bupati di Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul Tahun 2018

Senin, 15 Oktober 2018 16:00
Buru Babi Hutan, Kasdin Ditemukan Tewas dalam Sumur Tua

Senin, 15 Oktober 2018 15:56
Partai Golkar Ajukan 3 Nama ke DPP sebagai Balon Wabup Rohul

Senin, 15 Oktober 2018 15:49
Lakalantas Maut, Istri Meninggal Dunia Kepsek SMKN 1 Rengat Inhu Kritis

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Januari 2018 16:29
Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat

RSUD Rohul memiliki utang obat sebesar Rp5,3 miliar Akan segera diaudit Inspektorat menyusul adanya pembengkakan utang.

Riauterkini-‎PASIRPANGARAIAN- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Kantor Inspektorat akan melakukan audit investigasi utang obat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul yang dinilainya sekira Rp5,3 miliar.

Audit investigasi dilakukan menyusul adanya pembengkakan utang RSUD Rohul terhadap pihak distributor obat yang dinilai tidak wajar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul Ir. Damri Harun mengatakan langkah audit investigasi keuangan RSUD Rohul harus dilakukan, sebab ada utang obat RSUD mencapai Rp 5,3 miliar dan dianggap tidak biasa.

Damri mengaku Pemkab Rohul pernah‎ menganggarkan pembayaran utang RSUD Rohul tahun 2015 pada APBD 2016. Namun, manajemen RSUD selama ini tidak menyampaikan kondisi finansial yang terjadi kepada pemerintah daerah atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TPAD.

Sekda Rohul mengaku sudah perintahkan pihak Inspektorat untuk melakukan audit investigasi utang RSUD Rohul.

"Dari situ nanti kita tahu dimana datangnya utang, kemudian waktu kemarin mengapa tidak disampaikan saat pembahasan APBD 2018," kata Damri kepada wartawan, Rabu (10/1/2018).‎

Dengan dilakukan audit investigasi terhadap RSUD Rohul, Damri berharap akan ditemukan 'benang merah' soal carut marutnya sistem pengelolaan RSUD Rohul, apakah manajemen yang memang tidak mampu mengelola keuangan dengan baik, atau ada faktor lain.

Diakuinya, setiap tahun Pemkab Rohul melakukan pembahasan APBD, namun tidak disampaikan. Namun yang tahu kondisi keuangan RSUD Rohul adalah manajemen.

"Jika pemasukan dan pengeluaran tidak seimbang, itukan bisa disupport dari APBD. Tapi selama inikan RSUD menyatakan cukup, sehingga kita tidak suport dari APBD," ujar Damri.‎

Ditanya apa solusi Pemkab Rohul terkait utang obat RSUD Rohul, Damri mengatakan Pemkab Rohul tetap menunggu hasil audit investigasi. Meski demikian, pembayaran utang RSUD tidak bisa dilakukan di APBD 2018, sebab sudah disahkan pada akhir 2017.

Damri mengimbau manajemen RSUD Rohul untuk memaksimalkan peralatan dan sarana yang ada, dalam rangka melayani masyarakat yang membutuhkan pengobatan di RSUD.

Bukan itu saja, Pemkab Rohul juga akan mengevaluasi keberadaan 536 tenaga medis di RSUD Rohul, termasuk tenaga honor atau kontrak yang diduga menjadi salah satu sebab besarnya operasional RSUD yang telah berstatus Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) tersebut.

Damri mengaku dirinya sudah perintahkan Asisten 3 Setdakab Rohul mengevaluasi tenaga kerja di RSUd Rohul, apakah melebihi kapasitas atau kekurangan.

"Kalau melebihi akan kita sebar ke Puskesmas yang masih membutuhkan, sehingga penerimaan BLUD di RSUD bisa dimaksimalkan untuk pelayanan masyarakat," tandas Sekda Rohul Damri Harun.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- Desa Teluk Paman Timur Siap Jadi Sentra Jeruk Manis
- Layanan Mudah dan Efektif untuk Masyarakat,
Kominfo Pekanbaru Expos Aplikasi E-Rekomendasi

- Rasionalisasi Diduga Penyebab Mangkraknya Sejumlah Armada Sampah di Duri
- Januari-September, RFB Bukukan Transaksi 847.550 Lot
- Buka Musda IV, Kadis Perkim Harap Apersi Cukupi Kebutuhan Perumahan
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 6,63 Perkilogram
- Genjot PAD, Bappeda Pekanbaru Intens Bertemu Para Camat dan Lurah
- Kadis PUPR Pekanbaru: Realiasi Pembangunan Sudah 60 Persen
- Dianggarkan Tahun Depan, Gedung Baru Kejati Minta Rp39 Miliar Lagi dar APBD Riau
- Komosaris: PT SPR Merugi karena Kerja Sama dengan Kingswood Capital Ltd
- Terobosan Baru Bapenda Kuansing Mudahkan Masyarakat Bayar Pajak
- Transaksi di EDC BNI, Hadiah Besar Menanti
- Puskesmas di Bengkalis Masih Kekurangan Apoteker
- Buka Pelalawan Expo 2018,
Bupati Harris Ajak Masyarakat Berdo'a untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

- Di Duri Timur, Bengkalis Pangkalan Elpiji Jual Gas Subsidi di Atas HET
- September 2018, Riau Alami Deflasi 0,26 Persen
- PT SPR Raih Anugerah Best 50 Business and Companies Awards 2018
- Pulihkan Jaringan Pasca Gempa Donggala, Telkomsel Kerahkan Team Siaga Bencana Terra
- Agustus, Ekspor Riau Naik 4,42 Persen
- Waktu Terbatas, OPD Bengkalis Diinstruksikan Buat Perjanjian dengan Kontraktor


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com