Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Juli 2018 21:59
Wabup Halim Bantu Siswi Kuansing Peserta Paskibraka Nasional

Senin, 23 Juli 2018 21:39
Puncak Hari Bhakti Adhyaksa Kejari Bengkalis Berlangsung Hikmat

Senin, 23 Juli 2018 21:35
2019, Riau jadi Provinsi Layak Anak

Senin, 23 Juli 2018 21:11
Anugerah KLA 2018, Pekanbaru Terbaik dalam Pembinaan Forum Anak Daerah

Senin, 23 Juli 2018 21:01
Kejari Pelalawan Peringati Hari Bhakti Adhayaksa ke-58 dengan Kegiatan Religius

Senin, 23 Juli 2018 20:40
Rencana Mutasi oleh Gubri , Dewan Mensinyalir karena Balas Dendam

Senin, 23 Juli 2018 19:18
Pertanyakan Honor, Ratusan Panitia Pornas VIII SOIna Riau 2018 Serbu Gedung Dharma Wanita

Senin, 23 Juli 2018 18:14
Apkasindo Sikapi Penurunan Harga Sawit Melalui FGD

Senin, 23 Juli 2018 18:01
3 Pemilik Shabu Polisi di Duri, Bengkalis

Senin, 23 Juli 2018 17:53
Besok, KPU Gelar Pleno Tetapkan Gubri Terpilih

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Januari 2018 14:25
Sebagian ADK 2016-2017 di Siak Masih Belum Dibayar

Alokasi Dana Kampung tahun anggaran 2016 dan 2017 hingga saat ini masih ada yang belum dibayarkan. Ini disebabkan terlambatnya Pusat mentransfer dana itu ke kas daerah.

Riauterkini-SIAK- Penyaluran Alokasi Dana Kampung (ADK) di Kabupaten Siak tahun anggaran 2016 dan 2017, ternyata masih belum dibayarkan keseluruhannya atau 100% oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, karena keterlambatan dana trasfer dari Pemerintah Pusat. Diketahui bahwa untuk ADK anggaran 2016, sudah ditransfer Pusat di akhir Desember 2017, dan baru akan dibayarkan di awal 2018 ini.

Rabu (10/1/18), Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak Yan Prana Jaya dan Kabid Pembiayaan BKD, menjelaskan bahwa untuk ADK 2016 telah disalurkan sampai dengan tahap 2 pada tahun anggaran 2016, sedangkan tahap 3 tidak dapat disalurkan karena transfer dana bagi hasil triwulan 4 pada tahun anggaran 2016 tidak disalurkan oleh pemerintah pusat.

Selanjutnya dana bagi hasil triwulan 4 tahun 2016 tersebut telah ditransfer pemerintah pusat pada 27 Desember tahun anggaran 2017 dan dari total dana yang ditransfer tersebut, Pemkab Siak akan menyalurkan sebesar 10 % untuk ADK pada awal tahun anggaran 2018.

Untuk ADK tahun anggaran 2017 yang belum disalurkan adalah ADK tahap 3, karena transfer dana bagi hasil untuk triwulan 4 belum disalurkan Pemerintah Pusat, sehingga Pemkab Siak juga belum bisa menyalurkan dana ADK tahap 3 tersebut. Dana tersebut akan disalurkan Pemerintah Pusat pada akhir tahun anggaran 2018 untuk kurang bayar triwulan 4 tahun anggaran 2017.

"Tunda bayar karena dana belum ditrasfer Pusat, dan apabila dana bagi hasil sudah dibayarkan Pusat, maka 10% nya untuk ADK dan langsung kita salurkan," ujar Kabid Pembiayaan.

Selain itu dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Siak Yurnalis, bahwa untuk dana tunda bayar di 2016 sekitar Rp8,8 miliar, dan untuk di 2017 sekitar Rp30 miliar.

Sementara itu keterangan Ketua APDESI Siak Juprianto kepada riauterkini.com bahwa, dengan adanya tunda bayar ini tentunya akan berpengaruh dalam sistem pemerintahan desa.

"Dari dana ADK itu ada honor Muazin masjid, guru honor MDA, guru Taman Kanak-kanak, Ketua Rukun Tetangga, Ketua Rukun Warga, dan ada juga biaya operasional dan biaya alat tulis. Jadi karena dana belum dibayarkan, ya!! terpaksa mereka belum dapat honor," terang Juprianto.***(vila)

Loading...


Berita lainnya..........
- Jadi Pemateri Sosialisasi Kepariwisataan,
Ketua DPD REI Riau: Objek Wisata di Waduk PLTA Koto Panjang Punya Potensi Luar Biasa

- Disbud Riau Gelar Lomba Desain Pakaian Melayu Harian untuk Umum 
- Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com