Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Juli 2018 21:59
Wabup Halim Bantu Siswi Kuansing Peserta Paskibraka Nasional

Senin, 23 Juli 2018 21:39
Puncak Hari Bhakti Adhyaksa Kejari Bengkalis Berlangsung Hikmat

Senin, 23 Juli 2018 21:35
2019, Riau jadi Provinsi Layak Anak

Senin, 23 Juli 2018 21:11
Anugerah KLA 2018, Pekanbaru Terbaik dalam Pembinaan Forum Anak Daerah

Senin, 23 Juli 2018 21:01
Kejari Pelalawan Peringati Hari Bhakti Adhayaksa ke-58 dengan Kegiatan Religius

Senin, 23 Juli 2018 20:40
Rencana Mutasi oleh Gubri , Dewan Mensinyalir karena Balas Dendam

Senin, 23 Juli 2018 19:18
Pertanyakan Honor, Ratusan Panitia Pornas VIII SOIna Riau 2018 Serbu Gedung Dharma Wanita

Senin, 23 Juli 2018 18:14
Apkasindo Sikapi Penurunan Harga Sawit Melalui FGD

Senin, 23 Juli 2018 18:01
3 Pemilik Shabu Polisi di Duri, Bengkalis

Senin, 23 Juli 2018 17:53
Besok, KPU Gelar Pleno Tetapkan Gubri Terpilih

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 7 Januari 2018 16:08
Ambil Peran Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT RAPP Lakukan Banyak Terobosan

PT RAPP turut serta mengambil peran dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah operasionalnya. Sejumlah orang telah menikmati hasilnya, salah seorangnya adalah Robi Cahyadi.

PANGKALAN KERINCI-Riauterkini- Diberikan kesempatan untuk berkembang, Robi Cahyadi (36), pemuda asal Desa Buatan II, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau ini tidak menyia-nyiakannya. Pasalnya, ia ingin berkembang dan berharap juga dapat membantu orang lain.

"Sebelumnya saya berdagang sama orang tua. Saya pun ingin mandiri dan ingin berkembang. PT RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper-red) memberikan saya peluang untuk menjadi mitra bina mereka," tutur pemilik PT Robi Bersaudara ini.

Perusahan yang bergerak di bidang penyaluran tenaga kerja dan transportasi ini awalnya hanya memiliki 3 pegawai. Seiring berjalannya waktu, saat ini perusahaan yang ia pimpin sudah memiliki ratusan pegawai dan memiliki omset Rp20 juta hingga Rp 30 juta setiap bulan.

Baginya, menjalankan perusahaan yang dulu bernama CV Yasir Putra ini tidaklah mudah. Ia mengaku banyaknya rintangan yang ia hadapi hingga sekarang. Namun, ia percaya tantangan itu adalah pelajaran baginya untuk berkembang.

"2010 kita menjadi PT Robi Bersaudara. Bertahun-tahun menjalankan perusahaan, tentu tidak mulus, ada beberapa kesulitan, dan ketidaktahuan kita untuk beberapa hal. RAPP memberikan fasilitas dan bimbingan ketika kita dalam kesulitan,pasti ada solusinya," tutur ayah tiga anak ini.

Sejak menjadi mitra bina, ia bersyukur dan senang bisa memberikan kesempatan bekerja untuk orang lain. Hal ini juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Keberadaan RAPP memberikan kesempatan kerja bagi banyak orang, terutama tenaga kerja lokal," pungkasnya. (Rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- Jadi Pemateri Sosialisasi Kepariwisataan,
Ketua DPD REI Riau: Objek Wisata di Waduk PLTA Koto Panjang Punya Potensi Luar Biasa

- Disbud Riau Gelar Lomba Desain Pakaian Melayu Harian untuk Umum 
- Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam
- Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com