Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Januari 2018 16:52
Uang Jasa Medis ‎Terlambat Dibayar,
Komite Dokter dan Perawat RSUD Rohul Sempat Ancam Mogok


Dokter dan perawat di RSUD Rohul sempat mengancam akan mogok kerja. Gara-garanya, uang jasa medis mereka terlambat dibayarkan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dokter dan Perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sempat mengancam akan mogok kerja.

Hal itu sesuai surat beredar ditandatangani pihak Komite Medik dan Komite Keperawatan RSUD yang ditujukan kepada Direktur RSUD Rohul.

Surat berisikan kekecewaan Dokter dan Perawat RSUD Rohul ditengarai tidak dibayarkannya uang Jasa medis Dokter dan Perawat. Dokter dan Perawat mengancam akan mogok kerja jika hak mereka tidak dibayarkan oleh manajemen.‎

Pada surat ditujukan kepada Direktur RSUD Rohul dr. Paisal Harahap pada 3 Januari 2018 tersebut, pihak Komite Medik dan Komite Perawat RSUD Rohul menyatakan 4 pernyataan sikap.

Empat pernyaan sikap, yakni pertama pihak Komite Medik menyampaikan kekecewaan terhadap manajemen RSUD yang dianggap tidak konsisten pada kesepakatan awal pembayaran jasa umum dokter dan perawat pada Rapat Komite Medik dengan Manajemen pada tanggal 18 Desember 2017.‎

Sesuai hasil rapat, manajemen berjanji akan membayarkan Jasa Umum Pelayanan terhitung September dan Oktober 2017 pada Januari 2018. Namun, setelah memasuki awal 2018, dalam surat dikeluarkan Direktur RSUD Rohul tanggal 20 Desember 2017, jasa umum dibayarkan pada Februari hingga April 2018.

Kedua, sesuai tuntutan Komite Medik dan Komite Keperawatan tentang uang tranportasi yang belum dibayarkan (Desember 2015) hingga saat ini, maka Komite Medik dan Komite Perawat RSUD Rohul meminta pihak manajemen memberikan solusinya.‎

Ketiga, Komite Medik meminta manajemen RSUD Rohul membuat Surat Hutang Jasa Medis yang belum dibayarkan ke masing-masing individu dokter spesialis, dokter gigi spesialis, dokter gigi, dan seluruh Perawat RSUD Rohul.

Ke empat, Komite Medik menunggu surat balasan manajemen RSUD hingga batas Kamis 4 Januari 2018 pukul 10.00 WIB. Bila sampai batas waktu dimaksud belum ada jawaban, maka mereka sepakat akan melakukan mogok, tidak melakukan pelayanan di Poliklinik Rawat Jalan mulai, Jumat 5 Januari 2018.

Direktur RSUD dr. Paisal Harahap mengakui ada surat dari Komite Medik dan Komite Perawat. Namun menurutnya hal itu hanya masalah miss komunikasi saja. Manajemen sudah menjelaskan dan memastikan aksi mogok berkemungkinan tidak akan terjadi.

Dari hasil pertemuan kemarin, jelas Paisal, untuk pembayaran jasa medis Oktober dan September akan tetap kita bayarkan pada Januari 2018, menunggu pihak BPJS Kesehatan membayarkan di atas tanggal 15 Januari.

Diakuinya, alasan penundaan pembayaran jasa medis disebabkan karena kondisi keuangan RSUD Rohul yang tengah terbelit hutang obat yang nilainya mencapai Rp 5,3 miliar.

Paisal mengaku manajemen RSUD Rohul baru bisa membayarkan uang jasa medis setelah dana dari BPJS Kesehatan cair.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari
- BPH Migas Beri Lampu Hijau, Meranti Bisa Jadi Kota Jargas
- 2019, Bulog Akan Serap 4 Ribu Ton Padi Petani Riau
- Penampakan Fisik Jembatan Siak IV Hampir Rampung
- Banyak Rusak dan Tidak Layak, Jumlah Halte TMP Harus Ditambah
- Kinerja Lamban, Pemko Pekanbaru Beri PT ARB Kesempatan Kedua
- Upacara K3 2018, Mayoritas Naker RI Tamat SMP dan SD
- Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun
- Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan
- Pertamina Laksanakan Lifting Perdana Minyak Mentah Bagian Chevron di Blok Rokan
- Awal Pekan Ini, Harga Barang Kebutuhan Turun
- Batik Bono Segera Tingkatkan Perekonomian Warga Pelalawan
- Pembuka Awal Tahun 2019,
PUPR Bengkalis Lelang 18 Paket Proyek Ratusan Miliar

- Setahun Beroperasi, 95 Bus TMP Beri Pemasukan Rp13,7 Miliar
- Mahal, Travel Agen di Pekanbaru Tolak Pembelian Tiket Pesawat Domestik
- Kenaikan Tiket Pesawat Domestik Berdampak pada Perekonomian
- Kegiatan Politik Bikin Harga Tiket Pesawat Melonjak
- BI: Temuan Upal di Dumai Terbesar di 3 Tahun Terakhir
- Di-deadline Hingga 15 Februari, CV Citra Makmur Jaya Terancam Diblacklist
- November 2018, Ekspor Riau Capai Rp 1,27 Triliun


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com