Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Januari 2018 23:04
Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara

Jum’at, 19 Januari 2018 22:39
Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar

Jum’at, 19 Januari 2018 22:32
OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka


Jum’at, 19 Januari 2018 22:19
Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas

Jum’at, 19 Januari 2018 20:58
Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik

Jum’at, 19 Januari 2018 20:53
Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook


Jum’at, 19 Januari 2018 20:37
2018, Anggota DPRD Bengkalis Tidak Lagi Diberikan Mobnas

Jum’at, 19 Januari 2018 18:34
Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu

Jum’at, 19 Januari 2018 18:10
Wajib Berkaidah Islam, DPRD Bengkalis Bentuk Pansus Ranperda Zakat

Jum’at, 19 Januari 2018 18:02
Datsun Cross Direncanakan Hadir di Riau Awal Februari 2018

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Januari 2018 16:52
Uang Jasa Medis ‎Terlambat Dibayar,
Komite Dokter dan Perawat RSUD Rohul Sempat Ancam Mogok


Dokter dan perawat di RSUD Rohul sempat mengancam akan mogok kerja. Gara-garanya, uang jasa medis mereka terlambat dibayarkan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dokter dan Perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sempat mengancam akan mogok kerja.

Hal itu sesuai surat beredar ditandatangani pihak Komite Medik dan Komite Keperawatan RSUD yang ditujukan kepada Direktur RSUD Rohul.

Surat berisikan kekecewaan Dokter dan Perawat RSUD Rohul ditengarai tidak dibayarkannya uang Jasa medis Dokter dan Perawat. Dokter dan Perawat mengancam akan mogok kerja jika hak mereka tidak dibayarkan oleh manajemen.‎

Pada surat ditujukan kepada Direktur RSUD Rohul dr. Paisal Harahap pada 3 Januari 2018 tersebut, pihak Komite Medik dan Komite Perawat RSUD Rohul menyatakan 4 pernyataan sikap.

Empat pernyaan sikap, yakni pertama pihak Komite Medik menyampaikan kekecewaan terhadap manajemen RSUD yang dianggap tidak konsisten pada kesepakatan awal pembayaran jasa umum dokter dan perawat pada Rapat Komite Medik dengan Manajemen pada tanggal 18 Desember 2017.‎

Sesuai hasil rapat, manajemen berjanji akan membayarkan Jasa Umum Pelayanan terhitung September dan Oktober 2017 pada Januari 2018. Namun, setelah memasuki awal 2018, dalam surat dikeluarkan Direktur RSUD Rohul tanggal 20 Desember 2017, jasa umum dibayarkan pada Februari hingga April 2018.

Kedua, sesuai tuntutan Komite Medik dan Komite Keperawatan tentang uang tranportasi yang belum dibayarkan (Desember 2015) hingga saat ini, maka Komite Medik dan Komite Perawat RSUD Rohul meminta pihak manajemen memberikan solusinya.‎

Ketiga, Komite Medik meminta manajemen RSUD Rohul membuat Surat Hutang Jasa Medis yang belum dibayarkan ke masing-masing individu dokter spesialis, dokter gigi spesialis, dokter gigi, dan seluruh Perawat RSUD Rohul.

Ke empat, Komite Medik menunggu surat balasan manajemen RSUD hingga batas Kamis 4 Januari 2018 pukul 10.00 WIB. Bila sampai batas waktu dimaksud belum ada jawaban, maka mereka sepakat akan melakukan mogok, tidak melakukan pelayanan di Poliklinik Rawat Jalan mulai, Jumat 5 Januari 2018.

Direktur RSUD dr. Paisal Harahap mengakui ada surat dari Komite Medik dan Komite Perawat. Namun menurutnya hal itu hanya masalah miss komunikasi saja. Manajemen sudah menjelaskan dan memastikan aksi mogok berkemungkinan tidak akan terjadi.

Dari hasil pertemuan kemarin, jelas Paisal, untuk pembayaran jasa medis Oktober dan September akan tetap kita bayarkan pada Januari 2018, menunggu pihak BPJS Kesehatan membayarkan di atas tanggal 15 Januari.

Diakuinya, alasan penundaan pembayaran jasa medis disebabkan karena kondisi keuangan RSUD Rohul yang tengah terbelit hutang obat yang nilainya mencapai Rp 5,3 miliar.

Paisal mengaku manajemen RSUD Rohul baru bisa membayarkan uang jasa medis setelah dana dari BPJS Kesehatan cair.***(zal)

Loading...


Berita lainnya..........
- Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3
- Mulai Lelang Kegiatan 2018,,
BLP Setdakab Rohul Sudah Tuntaskan Pengumuman RUP

- Jadi Atasan,
Perempuan Ini Selalu Tempatkan Diri sebagai Teman dan Ibu

- Baru 50 Persen ASN Pekanbaru Miliki Smart Card
- Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat
- Sebagian ADK 2016-2017 di Siak Masih Belum Dibayar
- Tuntut Pembayaran Kerja,
Sekdako Pekanbaru Temui Belasan Kontraktor

- Belajar Trik Jitu Tingkatkan PAD,
Anggota Dewan Kampar Kunjungi Bapenda Pekanbaru

- 21 Sub Kontraktor Alat Berat di IKPP Diduga Tak Bayar Pajak
- 4 Proyek di Dinas PUPR Pelalawan 2017 tak Tuntas
- Berlaga di Liga Dangdut Indonesia,
Alfarizi Si Putra Tandun Ini Promosikan Wisata Rohul

- Sejumlah Karyawan EMP Bentu Desak Manajemen Bayarkan Hak Mereka
- Pelaksanaan Kurang Pas,
DPMD Bengkalis Evaluasi Pelaksanaan Rakordes

- Ambil Peran Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT RAPP Lakukan Banyak Terobosan
- Momen Natal dan Tahun Baru, Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 42 Persen
- 2017, UPT Disnaker Bengkalis Terima Tiga Pengaduan Fatal dari Pekerja
- Ratusan PKL Diminta Pindah,
Pasar Higinis Pekanbaru Siap Difungsikan

- Uang Jasa Medis ‎Terlambat Dibayar,
Komite Dokter dan Perawat RSUD Rohul Sempat Ancam Mogok

- Rp65 Miliar ADD untuk 136 Desa di Bengkalis TA 2017 Tunda Bayar
- Pembayaran Denda E-Tilang Harus di BRI, Kejari Rohul Akan Sediakan Ruangan Petugas dan EDC


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.126.106
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com