Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 18:37
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam

Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Jum’at, 20 Juli 2018 18:19
Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut

Jum’at, 20 Juli 2018 18:17
Sebanyak 487 Bacaleg di Kuansing Siap Bertarung di Pileg 2019

Jum’at, 20 Juli 2018 18:03
Mensukseskan Akreditasi Puskesmas, A2K3 Kampar Taja Pelatihan K3 dan APAR

Jum’at, 20 Juli 2018 17:44
Nyoblos 2 kali, Anggota KPPS Kampar Divonis 24 Bulan Penjara

Jum’at, 20 Juli 2018 17:35
Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Medang Kampai, Dumai

Jum’at, 20 Juli 2018 17:27
Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 

Jum’at, 20 Juli 2018 17:24
Pemkab Bengkalis Kampanyekan Imunisasi Campak dan Rubella

Jum’at, 20 Juli 2018 17:20
Delapan Terduga Penjudi di Kuansing Digulung Polisi

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Sektor perkebunan kelapa sawit menyumbang ratusan triliun ke negara. Karena itu Apkasinfo mendorong Riau dapat DBH CPO.

Riauterkini - PEKANBARU - Provinsi Riau adalah penghasil sawit terbesar di Indonesia. Sebanyak Rp239 triliun devisa negara yang didapat dari Crude Palm Oil (CPO), 30 persennya berasal dari hasil perkebunan sawit di Riau.

Sekretaris Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Rino Afrino mengatakan, besarnya potensi sawit yang didapat, khususnya dari sisi CPO bisa menjadi alternatif selain Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas) yang sekarang tak lagi jadi primadona.

"Sumbangan devisa untuk negara dengan total nilai Rp239 triliun khusus sawit saja, itu data resmi dari BPS. Riau menyumbang hampir 30 persen CPO di Indonesia," kata Rino, Jumat (15/12/17).

Dari data yang dimiliki Apkasindo Riau setidaknya 7 ton lebih CPO yang dikeluarkan dari pelabuhan Dumai saja. Sayangnya, CPO yang diambil dari hamparan perkebunan sawit di Riau hanya dinikmati negara saja.

Karena itu, Apkasindo sangat mendorong baik kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mau pun wakil rakyat Riau yang ada di Senayan, Jakarta untuk bergerak bersama menyuarakan untuk mendapatkan DBH CPO.

"Kenapa tidak, sekarang pekebunan kelapa sawit di Riau saat ini terbesar di Indonesia. Peluang inilah yang harus dibaca. DBH Migas-kan sudah jauh turun, DBH CPO tentu bisa jadi alternatif," papar Rino.

Untuk mewujudkannya, perlunya kembali mendorong lebih serius lagi agar Undang-undang perkelapa sawitan di Indonesia bisa disahkan. Dengan begitu, harapan mendapatkan DBH CPO semakin besar.

"Karena kita gila-gilaan memang. Berapa yang kita sumbangkan untuk negara, kemudian mana untuk Riau. Salah satu poin tentang undang-undang perkelapa sawitan itu adalah munculnya badan sawit nasional, yang ujung-ujungnya DBH," ungkap Rino.

"Pak Jokowi sudah mulai masuk ke sawit, bahkan sampai ikut mereplanting. Artinya potensi sawit ini besar. Ini hitungan matematikanya besar," ujar Rino lagi.***(mok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru
- Pengundian Program Telkomsel Siaga 2018 Masih Berlanjut Hingga Agustus Nanti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com