Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 18:37
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam

Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Jum’at, 20 Juli 2018 18:19
Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut

Jum’at, 20 Juli 2018 18:17
Sebanyak 487 Bacaleg di Kuansing Siap Bertarung di Pileg 2019

Jum’at, 20 Juli 2018 18:03
Mensukseskan Akreditasi Puskesmas, A2K3 Kampar Taja Pelatihan K3 dan APAR

Jum’at, 20 Juli 2018 17:44
Nyoblos 2 kali, Anggota KPPS Kampar Divonis 24 Bulan Penjara

Jum’at, 20 Juli 2018 17:35
Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Medang Kampai, Dumai

Jum’at, 20 Juli 2018 17:27
Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 

Jum’at, 20 Juli 2018 17:24
Pemkab Bengkalis Kampanyekan Imunisasi Campak dan Rubella

Jum’at, 20 Juli 2018 17:20
Delapan Terduga Penjudi di Kuansing Digulung Polisi

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 16:48
Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak

Bapenda Pekanbaru merevisi empat perda pajak yang telah diterapkan selama ini. Ini semata untuk meningkatkan PAD.

Riauterkini - PEKANBARU - Meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2018 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan revisi empat Peraturan Daerah (Perda) pajak. Empat Perda itu yakni pajak reklame, hiburan, hotel dan restoran.

Revisi dilakukan lantaran dinilai masih ada kekurangan serta perlu memperkuat kebijakan yang sudah dijalankan, seperti sistem online dalam pembayaran pajak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Azharisman Rozie juga mencontohkan, seperti perda hiburan. Perda hiburan ini menyangkut dengan persentase.

Selama ini, pada Perda hiburan, pajaknya 40 persen. Nilai itu terlalu mahal. Dan tidak menggerakkan orang berinvestasi di bidang hiburan karena sulit membayar.

"Kalau seandainya Perda itu pajaknya dibesarkan untuk mencegah orang berbuat maksiat, tidak itu persoalannya. Bukan pajaknya yang ditinggikan, tapi izinnya yang diperketat," kata Haris di Pekanbaru, Rabu (13/12/2017).

Selain itu, selama ini Bapenda menerapkan sistim online meskipun tidak 100 persen online. Artinya masih harus konfirmasi Bapenda baru kemudian membayar (pajak) melalui online atau bank.

Menurutnya, hal ini harus diikuti atau diperkuat oleh payung hukum. Artinya, Bapenda mengantisipasi adanya protes wajib pajak saat membayar pajak.

Selain itu, item yang masuk dalam revisi adalah masa pajak. Selama ini waji pajak membayar bayar pajak reklame sekali 3 bulan. Hal ini cukup menyulitkan. Untuk itu, direvisi menjadi satu kali setahun.

"Begitu direvisi, ketuk palu dan verifikasi gubernur sudah bisa diberlakukan, verifikasi lebih kurang satu bulan. Untuk tahun anggaran 2018 sudah bisa digunakan," imbuhnya. ***(dan).

Loading...


Berita lainnya..........
- Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 
- Di Riau, Sistem Subkontraktor Dianggap Merugikan Buruh Kecil
- Manfaat bagi Masyarakat dan Pendapatan Negara,
Kemitraan PT CPI dengan Indonesia Berkontribusi terhadap Lapangan Kerja

- Panasnya Hearing Masalah Tenaga RTK di Kampar Belum Buahkan Kesepakatan
- ‎Jangan Curangi Masyarakat,
Pedagang di Bengkalis Diminta Lakukan Tera Timbangan

- Maksimalkan Layanan Musim Haji 2018, Pertamina Amankan Pasokan Avtur
- Bulan Depan Giliran Pesantren se-Riau,
Kongregasi FCJM Belajar Sawit ke Apkasindo

- Upah Tak Naik, Pekerja Chevron Demo SKK Migas
- Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling
- UKM Riau Belum Leading di Ekonomi Syariah
- Pemerintah Turunkan Tarif Pajak Penghasilan Final 0,5% Bagi UMKM 
- Terlibat Polemik,
Pengelola Pasar 'Modern' Sorek Pelalawan Lempar Handuk

- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru
- Pengundian Program Telkomsel Siaga 2018 Masih Berlanjut Hingga Agustus Nanti


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com