Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 April 2018 07:29
Jadi 'Toke' Togel, 'Imam Vihara' dan Seorang Warga Bengkalis Ditangkap Polisi

Selasa, 24 April 2018 07:25
Satu Napi, Polres Inhil Tangkap Dua Pengedar Sabu

Senin, 23 April 2018 22:10
Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius

Senin, 23 April 2018 22:01
Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai

Senin, 23 April 2018 21:12
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen

Senin, 23 April 2018 21:10
Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur

Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Senin, 23 April 2018 20:05
Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri

Senin, 23 April 2018 20:01
Hearing Panas, Ketua DPRD Kampar Ingatkan Pemkab Jangan Cari Celah Rumahkan TBK dan RTK

Senin, 23 April 2018 19:34
Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 16:48
Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak

Bapenda Pekanbaru merevisi empat perda pajak yang telah diterapkan selama ini. Ini semata untuk meningkatkan PAD.

Riauterkini - PEKANBARU - Meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2018 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan revisi empat Peraturan Daerah (Perda) pajak. Empat Perda itu yakni pajak reklame, hiburan, hotel dan restoran.

Revisi dilakukan lantaran dinilai masih ada kekurangan serta perlu memperkuat kebijakan yang sudah dijalankan, seperti sistem online dalam pembayaran pajak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Azharisman Rozie juga mencontohkan, seperti perda hiburan. Perda hiburan ini menyangkut dengan persentase.

Selama ini, pada Perda hiburan, pajaknya 40 persen. Nilai itu terlalu mahal. Dan tidak menggerakkan orang berinvestasi di bidang hiburan karena sulit membayar.

"Kalau seandainya Perda itu pajaknya dibesarkan untuk mencegah orang berbuat maksiat, tidak itu persoalannya. Bukan pajaknya yang ditinggikan, tapi izinnya yang diperketat," kata Haris di Pekanbaru, Rabu (13/12/2017).

Selain itu, selama ini Bapenda menerapkan sistim online meskipun tidak 100 persen online. Artinya masih harus konfirmasi Bapenda baru kemudian membayar (pajak) melalui online atau bank.

Menurutnya, hal ini harus diikuti atau diperkuat oleh payung hukum. Artinya, Bapenda mengantisipasi adanya protes wajib pajak saat membayar pajak.

Selain itu, item yang masuk dalam revisi adalah masa pajak. Selama ini waji pajak membayar bayar pajak reklame sekali 3 bulan. Hal ini cukup menyulitkan. Untuk itu, direvisi menjadi satu kali setahun.

"Begitu direvisi, ketuk palu dan verifikasi gubernur sudah bisa diberlakukan, verifikasi lebih kurang satu bulan. Untuk tahun anggaran 2018 sudah bisa digunakan," imbuhnya. ***(dan).

Loading...


Berita lainnya..........
- Januari - April, ULP Pekanbaru Lelang 50 Paket Senilai Rp 300 Miliar
- Beroperasi Tanpa Izin, Toko Modern di Bengkalis Ini Diancam Tutup Paksa
- Jelang Ramadhan, Jalinnsu di Duri Makin Memprihatinkan
- Kerjasama Camat dan Lurah, Disdukcapil Bagikan KTP-el Sistem Door to door
- BRK Syariah Sukseskan MTQ Expo Kota Tanjungpinang
- Kuliah Umum Pakar Kurma Asal Irak, UIR Siap jadi Kampus Riset Kurma di Indonesia
- AHM Hadirkan Beragam Gaya Hidup Berkendara di IIMS 2018
- Panen Raya Cabe Kriting,
Wabup Zardewan Apresiasi Bantuan PT Arara Abadi untuk Desa Terbangiang

- Rahma Selviawati Resmi Menjabat External Affair Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu
- Harga Terigu Merangkak Naik, Bulog Datangkan Tepung Kita
- Sambut Hari Kartini, Tjokro Hotel Pekanbaru Gelar Baksos dan Donor Darah
- Bangun Dua Fly Over, Pemprov Riau Gelontorkan Rp689,5 Miliar
- Jalan Rusak di Jembatan SSK II Tualang, Siak,
Ini Action dan Janji Dinas PUPR Riau melalui UPT III

- Pemilk Swalayan Top 99 Selatpanjang Ini Diduga Peras Karyawan
- Jelang Distribusi SPPT PBB, Bapenda Pekanbaru Sosialisasi Juknis ke UPTB
- Jalan Poros Provinsi Rantau Kasai-Mahato Putus, Ketua DPRD Rohul Meradang
- Disdukcapil Inhil Berhasil Percepat Realisasi Perekaman Wajib KTP
- Eksportir Kopra Akui Turunnya Harga Kelapa Disebabkan Siklus Sepuluh Tahunan
- Kabupaten Rohul Bakal Punya Pabrik Semen, Lokasinya di Rokan IV Koto
- Presdir PT CPI Jadi Pembicara di Grand Seminar IPF 2018 UIR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.196.208
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com