Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Januari 2018 23:24
Senin, Perindo Disidang Bawaslu Riau

Kamis, 18 Januari 2018 23:19
‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018

Kamis, 18 Januari 2018 20:47
Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun

Kamis, 18 Januari 2018 19:37
Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis


Kamis, 18 Januari 2018 19:04
Bupati Ikut Shalat Jenazah dan Pemakaman Tokoh Agama dan Pendidikan di Kecamatan GAS

Kamis, 18 Januari 2018 18:11
Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen

Kamis, 18 Januari 2018 18:06
Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM

Kamis, 18 Januari 2018 17:11
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak

Kamis, 18 Januari 2018 17:07
Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri


Kamis, 18 Januari 2018 17:01
‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru kinerjanya cukup memuaskan. Hingga Oktober, PAD sudah tembus rp375 miliar.

Riauterkini - PEKANBARU - Terhitung Oktober 2017, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sebelas objek pajak senilai Rp 375 Miliyar. Hal ini langsung diungkapkan Sekretaris Bapenda, Syoffaizal kepada Riauterkini.com di ruang kerjanya, Sabtu (21/10/2017).

Berdasarkan data yang dihimpun tim dari Bapenda Pekanbaru dari sebelas objek pajak tersebut terlihat pajak BPHTB menempati urutan yang paling besar menyumbang PAD Kota Pekanbaru dengan besaran mencapai Rp 111 Milyar, kemudian disusul pajak PJU senilai Rp 77 miliyar di peringkat kedua dan peringkat ketiga Pajak Restoran senilai Rp 61 Milyar.

Sementara urutan paling minim memberikan pemasukan pajak ada dua objek yakni pajak sarang burung walet yang hanya memberikan pemasukan Rp 23 juta dan pajak mineral bukan logam dan batuan dengan nilai Rp253.950.

"Dari data tersebut ada dua objek pajak yang menjadi perhatian khusus kita, yakni pajak sarang burung walet dan pajak mineral bukan logam dan batuan atau lebih akrab dengan sebutan galian C. kedepan untuk menggenjot PAD dua objek pajak ini akan kita tingkatkan lagi pengawasannya," papar Syoffaizal.

Kemudian, pihak Bapenda Pekanbaru optimis jelang akhir tahun 2017 bisa memperoleh PAD senilai Rp 503 Miliyar dari seluruh objek pajak tersebut.

Untuk masukkan gambar biasa... Ada beberapa trik yang akan dilakukan Bapenda Pekanbaru dalam peningkatan PAD diantaranya membuka layanan pada hari libur jika itu bertepatan dengan jatuh tempo pembayaran pajak, memasang stiker/spanduk terhadap pengusaha yang tidak taat bayar pajak dan terus mensosialisaskan kepada masyarakat untuk taat dalam mebayarkan pajak demi percepatan pembangunan.

"Intinya beberapa bulan kedepan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar target PAD yang telah ditetapkan," ujarnya lagi.

Ketika disinggung mengenai besaran denda terhadap wajib pajak yang membandel, Syoffaizal mengungkapkan bahwa pihaknya tegas dan komit dalam menegakkan aturan.

Jika si wajib pajak telah bayar pajak maka akan didenda dua persen setiap harinya dari total pajak yang harus dia bayar, dan sanksi denda ini terus bejalan sampai yang bersangkutan membayarnya.

"Berdasarkan catatan kam, total PAD yang terkumpul dari sanksi denda sebesar Rp 3,8 Miliyar.

Angka ini tentu akan terus bertambah jika semakin banyak WP yang bandel bayar pajak. Tapi kita terus berupaya mengedukasi masyarakat untuk taat bayar pajak, " singkatnya. *** (dan)

Loading...


Berita lainnya..........
- Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3
- Mulai Lelang Kegiatan 2018,,
BLP Setdakab Rohul Sudah Tuntaskan Pengumuman RUP

- Jadi Atasan,
Perempuan Ini Selalu Tempatkan Diri sebagai Teman dan Ibu

- Baru 50 Persen ASN Pekanbaru Miliki Smart Card
- Utang Obat RSUD Rohul Rp5,3 Miliar Akan Diaudit Inspektorat
- Sebagian ADK 2016-2017 di Siak Masih Belum Dibayar
- Tuntut Pembayaran Kerja,
Sekdako Pekanbaru Temui Belasan Kontraktor

- Belajar Trik Jitu Tingkatkan PAD,
Anggota Dewan Kampar Kunjungi Bapenda Pekanbaru

- 21 Sub Kontraktor Alat Berat di IKPP Diduga Tak Bayar Pajak
- 4 Proyek di Dinas PUPR Pelalawan 2017 tak Tuntas
- Berlaga di Liga Dangdut Indonesia,
Alfarizi Si Putra Tandun Ini Promosikan Wisata Rohul

- Sejumlah Karyawan EMP Bentu Desak Manajemen Bayarkan Hak Mereka
- Pelaksanaan Kurang Pas,
DPMD Bengkalis Evaluasi Pelaksanaan Rakordes

- Ambil Peran Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT RAPP Lakukan Banyak Terobosan
- Momen Natal dan Tahun Baru, Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 42 Persen
- 2017, UPT Disnaker Bengkalis Terima Tiga Pengaduan Fatal dari Pekerja
- Ratusan PKL Diminta Pindah,
Pasar Higinis Pekanbaru Siap Difungsikan

- Uang Jasa Medis ‎Terlambat Dibayar,
Komite Dokter dan Perawat RSUD Rohul Sempat Ancam Mogok

- Rp65 Miliar ADD untuk 136 Desa di Bengkalis TA 2017 Tunda Bayar
- Pembayaran Denda E-Tilang Harus di BRI, Kejari Rohul Akan Sediakan Ruangan Petugas dan EDC


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.83.81.52
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com