Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 09:39
Pagi Ini 29 Hotspot Terpantau di Riau

Selasa, 17 Juli 2018 08:55
Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai

Selasa, 17 Juli 2018 08:52
Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure

Selasa, 17 Juli 2018 07:52
Kasatpol PP Kampar Disebut Arogan, Ketua DPRD Kampar Minta Bupati Beri Sanksi

Senin, 16 Juli 2018 21:28
Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS

Senin, 16 Juli 2018 21:20
SBT Kembali Suguhkan Berbagai Promo dan Program Spesial

Senin, 16 Juli 2018 21:17
Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil

Senin, 16 Juli 2018 21:14
Targetkan 11 Kursi, Golkar Kontestan Pileg Kedua yang Mendaftar ke KPU Kuansing

Senin, 16 Juli 2018 21:09
Revisi Tatib Dewan DPRD Riau Segera Disahkan

Senin, 16 Juli 2018 20:03
‎RSUD Rohul Dibimbing RSPAD Gatot Subroto Jakarta Untuk Percepatan Akreditas

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Agustus 2017 19:31
Ditolak Warga, Raskin Tak Layak Konsumsi Diganti Bulog Inhu

Dinilai tak layak dikonsumsi, raskin yang ditolak warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, segera diganti Bulog Rengat.

Riauterkini-RENGAT-Dinilai tak layak dikonsumsi Beras Miskin (Raskin) yang ditolak warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), segera diganti Badan Urusan Logistik (Bulog) Rengat.

Digantinya Raskin yang dinilai tak layak konsumsi pasca ditolak warga Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Inhu disampaikan Parningotan Panjaitan Kepala Bulog Rengat, Rabu (9/8/17).

"Dari 1.024 Kg Raskin yang telah disalurkan ke Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat, Inhu, diketahui sebanyak 930 Kg Raskin berdebu. Itulah yang kami ganti. Jadi 930 Kg Raskin yang berdebu kami tarik kembali," ujarnya.

Diungkapkanya, 930 Kg Raskin berdebu tersebut bukanya tidak layak konsumsi, namun karena sejak Januari 2017 sudah masuk ke gudang Bulog di Rengat dan baru saat ini disalurkan, maka Raskin tersebut menjadi kering dan berdebu.

"Jadi bukan tak layak dikonsumsi, beras itu masih bisa diolah kembali dengan memasukan kembali ke penggilingan untuk menghilangkan debunya. Ini terjadi akibat keterlambatan penyaluran, seharusnya dari Januari sudah disalurkan. Namun karena datanya terlambat turun dari pusat, makanya baru bulan ini disalurkan," ungkapnya.

Ditambahkanya, bagi masyarakat yang menerima Raskin yang dinilai kurang bagus dapat segera melaporkan pada Bulog Rengat, untuk selanjutnya dapat dilakukan penggantian.

"Kalau memang Raskin yang diterima tidak bagus atau berdebu masyarakat dapat melaporkan pada Bulog Rengat, untuk diganti. Seperti yang di Desa Air Jernih ini, setelah mendapat informasi dari bagian ekonomi Pemkab Inhu tentang Raskin yang diterima kurang bagus, saya langsung turun kelapangan dan mengganti Raskin tersebut," jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita lainnya..........
- Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total
- Banyak Warga Pelalawan Enggan Konsumsi Ikan Emas
- Sejumlah Proyek di PUPR Kuansing Mulai Dilakukan Rekayasa Lapangan
- Maksimalkan Layanan Perbankan, BNI Buka KCP di Pinggir Bengkalis
- Bank Indonesia Gelar FESyar 2018
- RUPS-LB PT BSP Rekomendasikan Efesiensi
- Gantikan Bismantoro, Iskandar Jabat Dirut PT BSP yang Baru
- Pengundian Program Telkomsel Siaga 2018 Masih Berlanjut Hingga Agustus Nanti
- Bertindak, Dishub Pekanbaru Tertibkan Parkir di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
- Desa Airpanas Ditargetkan Wakili Provinsi Riau di Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2018
- Hotel Penyumbang Tebesar PAD,
Dewan Kuansing Akui, Bukittinggi Bagus Kelola Pariwisata

- 2018, RFB Optimis Target 1 Juta Lot Tercapai
- Bapenda Pekanbaru Gelar Monitoring Pajak Restoran
- Pemko Pekanbaru Raih Juara Pertama PTSP Terbaik se Indonesia
- Bahayakan Keselamatan Penumpang, KRI Pulau Rusa Amankan KM Jelatik
- Tak Kunjung Diperbaiki,
Warga Bengkalis Sayangkan Lampu Penerangan Jembatan Banyak Padam

- Tuntut Gaji, Ratusan Karyawan PT Ricry Gelar Aksi Demo
- Turlap, Bapenda Pekanbaru Lakukan Monitoring Pajak Restoran
- Rasionalisasi, Anggaran Dinas Kesehatan Riau Dipangkas Rp20 Miliar
- Family Gathering HUT ke-72,  BNI Hadirkan Yap!


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com