Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Agustus 2018 13:52
..

Senin, 20 Agustus 2018 13:42
Periksa Hewan Kurban, Disnakbun Rohul Kerahkan 32 Petugas

Senin, 20 Agustus 2018 13:38
Mikrofon Mati Saat Pembacaan Teks Proklamasi,
Bupati Kuansing Diimbau untuk jatuhkan Sanksi pada Pihak Terkait


Senin, 20 Agustus 2018 13:27
Kebakaran Lahan Meluas, Wagubri Langsung Telphon Bupati Rohil

Senin, 20 Agustus 2018 13:21
Wakil Rakyat Kecewa Jawaban Bupati Kuansing Soal Aset Mangkrak

Senin, 20 Agustus 2018 11:22
Brigjen Widodo Eko Prihastopo Resmi Menjadi Kapolda Riau

Senin, 20 Agustus 2018 10:58
KPU Gelar Sosialisasi dan Tanggapan Masyarakat Terhadap DCS

Senin, 20 Agustus 2018 10:21
Badai di Mekkah, Seorang JCH Asal Rohul Pingsan Tertimpa Kipas Angin

Senin, 20 Agustus 2018 08:31
Dikukuhkan, Pokdarwis Puncak Kompe Rancang Tangga Seribu dan Flyng Fox Terpanjang di Asia

Ahad, 19 Agustus 2018 21:17
Lokasi Sulit Dijangkau dan Sumber Air Jauh, 20 Hektar Lahan di Bukit Suligi Rohul Terbakar

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 5 Agustus 2017 12:53
Taja Media Wrokshop , PT Rifan FB Berbagi Kiat Jitu Tangkal Ivestasi Bodong

PT Rifan Finansindo Berjangka menggelar media workshop. Dipaparkan kiat jitu mencegah penipuan berkedok investasi bodong.

Riauterkini-PEKANBARU-Saat ini investasi ilegal semakin marak di Indonesia, tidak sedikit juga masyarakat yang tertipu hingga ratusan juta akibat investasi ilegal ini. Sepanjang tahun 2007-2016 Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangani 26 kasus investasi ilegal. Kasus tertinggi terdapat pada tahun 2011 dengan total kerugian mencapai Rp.68,62 Triliun. Kegiatan investasi ilegal ini semakin marak karena memanfaatkan situasi iklim investasi di Indonesia yang sedang membaik, investasi ilegal ini menawarkan berbagai macam produk investasi dengan keuntungan yang menggiurkan sehingga banyak masyarakat yang terjerat dalam investasi tidak jelas ini.

Untuk lebih memberikan pemahaman mengenai bisnis investasi kepada masyarakat terkait investasi bodong, PT Rifan Financindo Berjangka menggelar Media Workshop Sabtu (5/8/17). Kegiatan workshop bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada wartawan mengenai investasi, baik di Kliring Berjangka Indonesia (KBI) maupun Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).

Workshop diharapkan membuat wartawan memahami sehingga dalam penulisan beritanya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat luas sehingga mengurangi akses investasi bodong yang merugikan masyarakat.

Menurut Coorporate Secrerary Jakarta Future Exchange, Tumpak Sihombing, dengan pemahaman mengenai investasi sehingga bisa memilih perusahaan industri Perdagangan Berjangka Komoditi yang benar dan masuk dalam daftar perusahaan investasi di bawah Bappebti di lingkungan Kementerian Perdagangan RI.

"Dalam bisnis Perdagangan Berjangka Komoditi memang dikenal dengan adanya resiko. Resiko itu ada yang menguntungkan, juga ada yang merugikan. Untuk itu perlu bagi masyarakat agar mengetahui mana perusahaan investasi yang resmi maupun yang tidak resmi (bodong)," terangnya.

Perdagangan Berjangka Komoditi

Berdasarkan UU No.32/1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi, perdagangan berjangka adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan jual beli komoditi dengan penyerahan kemudian berdasarkan Kontrak Berjangka dan Opini atas Kontrak Berjangka.

Perdagangan berjangka dilakukan di Bursa Berjangka, yang selanjutnya disebut dengan Bursa, yang memperdagangkan Kontrak Berjangka berbagai komoditi. Tempat dimana Kontrak Berjangka diperdagangkan juga disebut pasar berjangka.

Dengan demikian di Bursa akan terdapat banyak pasar berjangka sesuai dengan banyaknya komoditi yang diperdagangkan. Di bursa, pembeli dan penjual bertemu satu sama lain dan melakukan transaksi untuk membeli/menjual sejumlah komoditi untuk penyerahan di kemudian hari sesuai isi/spesifikasi kontrak.***(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Periksa Hewan Kurban, Disnakbun Rohul Kerahkan 32 Petugas
- Tunda Salur Capai Rp500 Miliar,
Pembayaran Kontrak Kerja Pihak Ketiga di Riau Baru Dibayarkan 2019

- Hadirkan Danang D’Acamedy, Panggung Asik Telkomsel Goyang Masyarakat Inhu
- ‎Terkesan Asal-asalan,
Proyek Renovasi Kantor DPRD Pelalawan Tuai Kecaman

- Jelang Idul Adha, Stok Sembako Riau Cukup
- Defisit Anggaran, Sekda Sebut Pemprov Riau Alami Masa-masa Sulit
- Kerahkan 26 Petugas, Distan Bengkalis Targetkan Periksa 3.000 Hewan Qurban
- Traffic Light Padam, Lalin di Duri Semrawut
- Permudah Layanan, Disdukcapil Bengkalis akan Maksimalkan Peran UPTD
- Lagi BRK Raih Platinum Award Kinerja Keuangan Sangat Bagus 10 Tahun Berturut-Turut
- Audit RAL, BPKP Ibaratkan Seperti Kumpulkan Serpihan
- Akhirnya Rekanan Pasang Papan Nama Proyek Renovasi Gedung DPRD Pelalawan
- BI Riau Sosialisasikan SBR004
- PLTMG Langgam Berhenti Beroperasi, Ini Tanggapan Bupati Pelalawan
- Fasilitasi Kaula Muda Berkarya,
AXIS Gelar AXIS Pop-Up Station di 9 Kota

- Telkomsel Optimis Sukseskan Asian Games 2018
- Agar Diketahui Publik,
Kalangan Dewan Desak Pemborong Pasang Papan Nama Proyek

- Ratusan Driver Go Car Gelar Aksi di Depan Kantor Walikota Pekanbaru
- RAPP Kembali Raih Penghargaa Bendera Emas dari Kemenaker RI
- AHM Raih 19 Penghargaan The Best Contact Center Indonesia 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com