Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 16 Januari 2019 16:41
Bidang Pengairan PUPR Kuansing Tahun Ini Peroleh Dana DAK Rp3,1 M

Rabu, 16 Januari 2019 16:30
Pengawasan P2JN di Riau Dianggap Tak Maksimal dan Merugikan Masyarakat

Rabu, 16 Januari 2019 16:11
Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun

Rabu, 16 Januari 2019 15:53
Kominfo Bengkalis Koreksi Data,
Ternyata Bantuan Kesejahteraan Guru Madrasah Hanya Naik 12,83 Persen


Rabu, 16 Januari 2019 15:07
Tuntut Rektor Jelaskan Soal UKT, Puluhan Mahasiswa UIN Suska Riau Gelar Demo

Rabu, 16 Januari 2019 14:59
RKA Dinas dalam Proses, APBD 2019 Kuansing Belum Bisa Digunakan

Rabu, 16 Januari 2019 13:59
Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan

Rabu, 16 Januari 2019 13:12
2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Rabu, 16 Januari 2019 13:09
Awal 2019 Ada 4 Pasien, Warga Pekanbaru Diajak Cegah DBD

Rabu, 16 Januari 2019 13:06
Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 20 April 2014 15:17
Tenas Effendi Imbau Gubri Berkata Arif dan Bijaksana

Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau Tenas Effendy mengimbau Gubri untuk berkata dengan arif dan bijaksana. Apalagi sebagai pemimpin Riau, ia berhak mendapatkan gelar Datuk Setia Amanah dari LAM Riau. Kasus bercarutnya Gubri sedikit banyak akan memberi kesan kurang baik.

Riauterkini - PEKANBARU -Kata-kata kotor yang dilontarkan Gubernur Riau Annas Maamun kepada wartawan juga menjadi perhatian Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Tenas Effendi. Menurutnya, sebagai pemimpin, Annas mestinya arif dan bijak dalam berkata.

Apalagi sebagai orang nomor satu di Riau, Annas Maamun nantinya berhak mendapatkan gelar Datuk Setia Amanah. Gelar jabatan yang terus diberikan kepada gubernur terdahulu.

"Pemimpin itu harus bersikap arif dan bijak. Apa pun dilakukan pemimpin mestinya menjadi contoh bagi masyarakatnya," kata Tenas, Minggu (20/4/14).

Terkait carutan Annas yang saat ini sudah menyebar dimana-mana -bahkan menjadi olok-olokan di media sosial- menurut Tenas, LAM sudah mendengarnya. Hal itu dinilai jelas memberikan kesan kurang baik.

Menyinggung soal rencana pemberian gelar Datuk Setia Amanah kepada Annas, Tenas mengaku belum tahu kapan akan direalisasikan. Pemberian gelar, harus melalui musyawarah di LAM secara bersama-sama. Tentunya, penerima gelar juga harus memenuhi peryaratan di antaranya cerminan akhlaknya.

Namun begitu, Annas menolak mengomentari terlalu jauh soal carutan Annas, apakah bisa mengganjalnya untuk mendapatkan gelar Datuk Setia Amanah, setelah diberikan kepada Gubernur Riau sebelumnya M Rusli Zainal.

"Belum ada, masih proses. Kami masih melihat perkembangan. Kriteria semua sama, berlaku kepada gubernur dan bupati dan walikota, tentunya ada persyaratan harus dipenuhi. Yang jelas secara menyeluruh akan dievaluasi," ungkap Tenas lagi. ***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bidang Pengairan PUPR Kuansing Tahun Ini Peroleh Dana DAK Rp3,1 M
- Pengawasan P2JN di Riau Dianggap Tak Maksimal dan Merugikan Masyarakat
- Awal 2019 Ada 4 Pasien, Warga Pekanbaru Diajak Cegah DBD
- Molor Dua Jam, Menko Kemaritiman Tiba di Tekhnopolitan Pelalawan
- 2019, DAK Bengkalis Naik 100 Persen
- Enggan Layani Tiket Domestik, Sekda dan Dishub akan Cari Solusi Harga Tiket Melambung Tinggi
- Enggan Layani Tiket Domestik, Sekda dan Dishub akan Cari Solusi Harga Tiket Melambung Tinggi
- TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan SD 010 Pulau Aro, Kuansing dari Sisa Bangunan
- Kota Bengkalis Terima Adipura,
Warga Bengkalis Diimbau Terus Jaga Kebersihan

- Besok, Menko Maritim RI Bagikan 1500 Sertifikat Tanah di Pekanbaru
- Tuntut Realisasi Janji,
Puluhan Massa Kelurahan Kota Lama, Rokan Hulu Gelar Demo di Kantor PTPN V

- BAZNas Rohul Bantu Uang Kursus Komputer 21 Fisabilillah
- Disdalduk KB Pekanbaru Targetkan 63 Persen IRT Gunakan Alat Kontrasepsi
- Tertangkap Tangan, Pencuri Motordi Duri, Bengkalis Dihakimi Warga
- Pengangkatan Mainspan Terakhir, Pekerjaan Jembatan Siak IV Hampir Rampung
- 2018, BPKAD Pakanbaru Hasilkan Rp 2,4. M dari Aset
- Pemasangan Lampu LHE PJU di Pekanbaru Sudah 30 Persen
- Ditanya Progres MoU Pengaspalan Jalan Poros Kerumutan Pelalawan,
Pejabat PHE Kampar Terkesan Menghindar dan Matikan HP

- Diserahkan Wapres Jusuf Kalla kepada Plt Bupati Kampar,
Kota Bangkinang Raih Piala Adipura Kategori Kota Kecil

- Hari Pertama, 124 CPNS Guru Kelas Pemkab Mulai Pemberkasan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com