Untitled Document
Kamis, 8 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 29 Januari 2015 11:11
Wabup Meranti Gelar Silahturahmi Bersama Warga Sungai Tohor Barat

Kamis, 29 Januari 2015 11:05
Sidang Lanjutan Gulat Manurung di Tipikor,
Kadishut Zulher Banyak Menjawan Tidak Tahu


Kamis, 29 Januari 2015 09:05
Perluasan Areal HPH PT Diamond, Rohil Dipertanyakan Dewan

Kamis, 29 Januari 2015 08:58
Penanganan Karhutla, Bapedal Rohil Fokuskan Pencegahan

Rabu, 28 Januari 2015 23:27
Penertiban Tematik Marka Jalan,
Polres Rokan Hilir Catat 260 Pelanggaran Lalin


Rabu, 28 Januari 2015 23:21
Satu CPNS Pemprov Riau Belum Lakukan Daftar Ulang

Rabu, 28 Januari 2015 23:18
Komisi C DPRD Rohil Minta Masyarakat Laporkan Proyek Tak Sesuai Bestek



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- Wabup Meranti Gelar Silahturahmi Bersama Warga Sungai Tohor Barat
- Satu CPNS Pemprov Riau Belum Lakukan Daftar Ulang
- Bentuk Tim,
Pemkab Rohul Tarik Peredaran Apel Amerika Bervirus

- 2015, Diskop dan UMKM Pekanbaru Optimalkan Program Kopsis
- Camat Jadi Ketua Dewan Penasehat FKUB Palika, Rohil
- Terlibat Kasus Narkoba,
BKD Dumai Belum Terima Laporan Tertulis Oknum Tiga PNS

- Walikota Kukuhkan 1200 Relawan Peduli Lingkungan di Tenayan Raya


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.199.228
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com