Untitled Document
Selasa, 13 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 30 Juni 2015 19:40
Tragedi Hercules C-130, Satu Personel TNI-AD Sekeluarga Ikut Pesawat

Selasa, 30 Juni 2015 18:52
Pemekaran Kecamatan Alah Air Tuntas, Meranti Paling Lama 2016

Selasa, 30 Juni 2015 18:48
Divonis 6 Tahun Penjara,
Kemendagri Belum Proses Pemberhentian Gubri Nonaktif Annas Maamun


Selasa, 30 Juni 2015 18:34
Pilkada Meranti 2015,
Tengku Musafa Optimis Maju Sebagai 'Petarung'


Selasa, 30 Juni 2015 18:19
Sambut HUT Bhayangkara ke-69,
Polsek Dumai Bersih Lingkungan Pasar Bunda Sri Mersing


Selasa, 30 Juni 2015 18:16
64 Personel Polres Kampar Mendapat Kenaikan Pangkat

Selasa, 30 Juni 2015 17:09
Narkoba dan Korupsi Dominasi Kasus di Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya..........
- Pemekaran Kecamatan Alah Air Tuntas, Meranti Paling Lama 2016
- Divonis 6 Tahun Penjara,
Kemendagri Belum Proses Pemberhentian Gubri Nonaktif Annas Maamun

- BPJS Naker Dumai: Anak Perserta Meninggal Dapat Beasiswa
- Hadiah Jalan Santai Bengkalis Expo di Duri Dituding Hanya Isapan Jempol
- Penggunaan Mobdin Saat Lebaran,
Larangan Plt Gubri Tak Sinkron dengan Kebijakan Menpan RB

- FKP Luhak Tambusai Minta Pemkab Rohul Awasi Proyek Secara Ketat
- Walikota Dumai Safari Ramadhan ke Musola Al-Amin


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.37.222
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com