Untitled Document
Kamis, 25 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 18 Desember 2014 20:19
Pemprov Riau Kukuhkan P3ER, Fokus Pengembangan Maritim dan Pangan

Kamis, 18 Desember 2014 19:47
Sambut Hari Ibu,
Ratusan Anak-anak Siak Ikuti Lomba Mewarnai


Kamis, 18 Desember 2014 19:16
Promo Akhir Tahun,
Nginap 3 Malam di Grand Central, Pekanbaru Hanya Bayar 2 Malam


Kamis, 18 Desember 2014 18:53
Kapal MV. Malaysia Ekspress 1 Nyaris Tenggelam di Perairan Rupat

Kamis, 18 Desember 2014 18:47
Telusuri Harta Gubri Nonaktif Annas, KPK Belum Terapkan TPPU

Kamis, 18 Desember 2014 17:39
Tanggapi 7 Fraksi,
Pemkab Bengkalis Nyatakan Komitmen Pembangunan Menyentuh Masyarakat


Kamis, 18 Desember 2014 17:36
Peduli HIV/Aids,
Puluhan Pelajar MAN Bentangkan Kain Putih di Rumah Bupati Meranti




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- Kapal MV. Malaysia Ekspress 1 Nyaris Tenggelam di Perairan Rupat
- Peduli HIV/Aids,
Puluhan Pelajar MAN Bentangkan Kain Putih di Rumah Bupati Meranti

- Jelang Tahun Baru, Satpol PP Pekanbaru Gelar Operasi Cipta Wibawa
- Wako Pekanbaru Canangkan Gerakan Indonesia Bersih di Kampung Bandar
- Pokja Pangan Olahan Sagu Merbau Dukung Program Ketahanan Pangan
- Bupati Rohul Minta Perusahaan Kelola Limbah Ramah Lingkungan
- Sapulidi Center Taja Pemutaran dan Diskusi Film Dokumenter Guru Pedalaman


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.251.197
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com