Untitled Document
Jumat, 6 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 27 Maret 2015 18:56


Jum’at, 27 Maret 2015 18:54
11.865 Siswa Inhu Jadi Peserta UN 2015 Tingkat SMP dan SMA

Jum’at, 27 Maret 2015 18:48
Peserta Diklat P4S Kampar Difokuskan di RTMPE

Jum’at, 27 Maret 2015 18:41
Antisipasi Karhutla, 40,8 TON Garam Ditaburkan Untuk Hujan Buatan di Riau

Jum’at, 27 Maret 2015 18:29
Dialog di RRI bersama Bupati Kampar,
Ilyas Husti Sebut Program 3 Zero Kampar Perlu Dukungan Masyarakat


Jum’at, 27 Maret 2015 18:24
Terjerat Dua Kasus Sekaligus,
KPK Belum Terapkan Pasal TTPU Untuk Gubri Nonatif Annas Maamun


Jum’at, 27 Maret 2015 18:13
Bupati Kampar: Alumni P4S Pelopor Program Tiga Zero



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- Peserta Diklat P4S Kampar Difokuskan di RTMPE
- Dialog di RRI bersama Bupati Kampar,
Ilyas Husti Sebut Program 3 Zero Kampar Perlu Dukungan Masyarakat

- Walikota Pekanbaru Tanda Tangani MoU dengan BPPT
- Menjadi yang Terbaik, Media Center Pemprov Riau Langganan Tujuan Studi Banding
- Peserta Operasi Bibir Sumbing Chevron, Winny Ingin Tampil Cantil
- Bupati Irwan Lantik Pengurus Mahasiswa Meranti di Yogyakarta
- BEM dan BKIM FE Universitas Riau Taja Seminar Jurnalistik


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.23.53.116
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com