Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Juli 2016 09:17
Jumlah Pasien DBD di RSUD Dumai Meningkat

Senin, 25 Juli 2016 09:11
Achmad Sebut Hutang Eskalasi Ibarat Lalat, tak Menggigit tapi Mengganggu

Senin, 25 Juli 2016 09:05
Bupati Kampar Ajak RTMPE Sebagai Lokasi Ekskul

Senin, 25 Juli 2016 09:00
Bupati Irwan Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Meranti di Pekanbaru

Senin, 25 Juli 2016 08:44
Truk dan 4 Pencuri Sawit di PT DPN Ditangkap Polsek Kuansing

Senin, 25 Juli 2016 07:37
Waka DPRD Riau Ngaku Galau Hadapi Sikap Gubernur Riau

Senin, 25 Juli 2016 07:34
PKPU Pekanbaru dan BNP Paribas Bangun Sekolah di Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya..........
- Jumlah Pasien DBD di RSUD Dumai Meningkat
- Bupati Irwan Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Meranti di Pekanbaru
- PKPU Pekanbaru dan BNP Paribas Bangun Sekolah di Meranti
- Diburu Penikmat Kopi, Le Lona Resto N Cafe Bar Sajikan kopi Menggigit Lidah
- Hendak Padamkan Kebakaran, Mobil Damkar Terperosok ke Parit
- Proyek Hampir Rampung, Ternyata Bangunan SLBN di Duri Belum Miliki IMB
- Dihimbau Peduli Kemajuan Kampung, Masyarakat Pujud di Pekanbaru Berhalal Bihalal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.23.105
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com