Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 22 Mei 2015 20:59
Gallery Photo Pelalawan Sehat 2015

Jum’at, 22 Mei 2015 20:42
Warga Mentayan, Bengkalis Keluhkan Jalan Rusak Parah

Jum’at, 22 Mei 2015 20:40
Membahayakan Warga,,
Kades di Wilayah Pesisir Diminta Prioritaskan Perbaikan Jalan Jerambah


Jum’at, 22 Mei 2015 20:36


Jum’at, 22 Mei 2015 20:31
Mumpuni di Sektor Insurance,
Kadivre II BPJS Kesehatan Raih Marketeer of The Year Pekanbaru 2015


Jum’at, 22 Mei 2015 20:24
‎Jelang MTQ Kabupaten Bengkalis,
Pemda Minta PLN dan PDAM Maksimalkan Layanan


Jum’at, 22 Mei 2015 20:20




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya..........
-
- ‎Disiapkan Anggaran Rp20 M,
Bengkalis Bangun Jaringan Listrik di Siakkecil

- Ketua DPP dan Sekjen Dijadwalkan Hadir,
DPD KNPI Kampar Agendakan Pelantikan 30 Mei

- ‎PLN Padamkan Listrik,
Seorang Warga Pasir Penyu Inhu Terbakar Lampu Colok

- Minta Bantuan, Masyarakat Desa Rantau Sakti Rohul Mengadu ke DPRD Riau
- Lintas Bagansiapiapi-Sinaboi Rohil,
Pemandangan Lumrah, Mobil Terperosok di Tengah Jalan

- Status Mantan Kadishut Irwan Effendi Dikembalikan ke Kemendiknas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.181.138
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com