Untitled Document
Senin, 1 Rajab 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 20 April 2015 01:23
Buruh Bangsal Sagu di Meranti Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Senin, 20 April 2015 01:20


Senin, 20 April 2015 01:19
46 Perusahaan di Meranti Tak Patuhi UMK

Senin, 20 April 2015 01:14
DPRD Rohil Minta Polisi Segera Tertibkan Penampungan CPO Ilegal

Senin, 20 April 2015 01:08
Pasca UN, 8 Siswa SMAN I Bangko Rohil Alami Tabrakan

Senin, 20 April 2015 00:59
Pencuri dan Penadah Sawit Digiring Warga Rantau Kopar, Rohil ke Polisi

Senin, 20 April 2015 00:51
Kabur Dari Rumah,
Mario Tertangkap di Bandara Kualanamu, Medan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- 46 Perusahaan di Meranti Tak Patuhi UMK
- Walikota Firdaus Tinjau Pembangunan Jalan Linkar Luar Pekanbaru
- KSR PMI Unit UPP Rohul Pilih Pengurus Baru
- IPM 78,73 di Atas Provinsi Riau,
Pemko Dumai Dapat Penghargaan Kinerja Daerah Terbaik 2015

- Warga Rohul Minta Jalan Provinsi Simpang Kumu-Kota Tengah Diperlebar
- Dinobatkan, Syamsuar Resmi Memangku Gelar Datuk Bandaro Hitam
- Wilayahnya Teramat Luas, Sejumlah Camat di Pekanbaru Desak Pemekaran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.146.173.88
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com