Untitled Document
Senin, 1 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 24 Nopember 2014 20:27
Kemendag Resmi Serahkan Himbah Pasar Kelakap Tujuh, Dumai

Senin, 24 Nopember 2014 20:18
Pancaroba, Masyarakat Bengkalis Diimbau Waspadai DBD

Senin, 24 Nopember 2014 20:11
PU Dumai Optimis Proyek Jalan dan Jembatan Tuntas 2014

Senin, 24 Nopember 2014 20:08
Persiapan MTQ Riau,
Bupati Bengkalis Ingatkan Persyaratan Administrasi


Senin, 24 Nopember 2014 19:51
Seorang Pemuda di Rohul Diduga Setubuhi Murid SD Sebanyak 6 Kali

Senin, 24 Nopember 2014 19:15
Diminta Teken Penolakan Kenaikan BBM,
Waka DPRD Inhil dari PDIP Bersitegang dengan Mahasiswa


Senin, 24 Nopember 2014 19:14
Eko Suhardjo Benarkan Pergantian Ketua F Demokrat DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- Kemendag Resmi Serahkan Himbah Pasar Kelakap Tujuh, Dumai
- PU Dumai Optimis Proyek Jalan dan Jembatan Tuntas 2014
- Diminta Teken Penolakan Kenaikan BBM,
Waka DPRD Inhil dari PDIP Bersitegang dengan Mahasiswa

- Walikota Lantik Pengurus Karang Taruna Pekanbaru Periode 2014-2019
- ‎7 Kecamatan di Inhu Terendam Banjir dan 1.249 Jiwa Mengungsi
- 41 Pejabat Struktural Pemkab Pelalawan Dilantik
- Pengadaan 400 Mobdin Avanza Pemprov Riau Masih Kurang 250 Unit


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.216.254
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com