Untitled Document
Rabu, 6 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 1 Oktober 2014 06:37
Suap Alih Fungsi Hutan Kepada Gubri,
KPK Sebut Terbuka Peluang Tersangka Baru


Rabu, 1 Oktober 2014 06:03
Aldo, Bocah Malang Tanpa Anus di Kuansing Akhirnya Meninggal Dunia

Rabu, 1 Oktober 2014 05:55
Bupati Bengkalis Lantik BPD Se-Kecamatan Pinggir

Rabu, 1 Oktober 2014 05:48
Simpan 21 Paket Sabu,
Ketua BPD Empang Pandan Ditangkap Polres Siak


Rabu, 1 Oktober 2014 05:41
EFS RAPP Siap Mitigasi Konflik Satwa Liar-Masyarakat

Selasa, 30 September 2014 21:34
Rampok Gunakan Senpi di Pekanbaru Pura-pura Tanya Alamat

Selasa, 30 September 2014 19:56
Dugaan Suap Alih Fungsi Lahan,
Gubri Keluar dari Gedung KPK Setelah Diperiksa 7 Jam untuk Gulat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- Aldo, Bocah Malang Tanpa Anus di Kuansing Akhirnya Meninggal Dunia
- EFS RAPP Siap Mitigasi Konflik Satwa Liar-Masyarakat
- 300 Lampu Jalan Rusak di Pekanbaru
- Masa Pendaftaran Diperpanjang,
Pendaftar CPNS Riau Online Tembus 13.303 Orang

- Terminal Bayangan Jadi Target Razia Gabungan Dishub Pekanbaru
- 84 Guru Ikuti Workshop KKG Disdik Dumai
- Terkait Ganti Rugi Bendungan Sei Pagadis,
7 Pemilik Lahan Temui Dinas BMP Rohul



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.163.167
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com