Untitled Document
Rabu, 19 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 5 Agustus 2015 15:25
Bupati Jefry Noer: IPDN di Kampar Lebih Untungkan Riau

Rabu, 5 Agustus 2015 15:14
Disperindag Pekanbaru: Kenaikan HET Gas Elpiji 3 Kg Tunggu SK Walikota

Rabu, 5 Agustus 2015 15:08
Bina Marga Akan Bangun Dua Jalan Baru Menuju Rusunawa Taleju dan Pusdiklat Damkar

Rabu, 5 Agustus 2015 15:02
Tak Bisa Ikuti Tujuh Pilkada, PPP Merugi

Rabu, 5 Agustus 2015 14:32
Pelaku Penggelapan Motor dan Penadah Ditangkap Jajaran Polres Kampar

Rabu, 5 Agustus 2015 13:57
Polisi Masih Cari Sumbernya,
Di Siak Suara Ledakan Berkekuatan Tinggi Gemparkan Masyarakat Tualang


Rabu, 5 Agustus 2015 13:23
Vonis Dikurangi, Mantan Dirut Bank Sari Madu Kampar Belum Bisa Dieksekusi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya..........
- Bina Marga Akan Bangun Dua Jalan Baru Menuju Rusunawa Taleju dan Pusdiklat Damkar
- Polisi Masih Cari Sumbernya,
Di Siak Suara Ledakan Berkekuatan Tinggi Gemparkan Masyarakat Tualang

- Plt Gubri Segera Tunjuk Plt Sekwan Pengganti Ahmasyah Harofie
- Dilantik Plt Gubri, Ahmadsyah Harofie Resmi jadi Pj Bupati Bengkalis
- Pemko Dumai Umumkan Pemenang Lampu Colok dan Mobil Hias
- Hujan Es Disertai Angin Puting Beliung di Rohu Rusak 75 Rumah
- Hingga 2020, Asian Agri Bangun 20 PLTB


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.189.248
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com