Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 5 Mei 2016 13:29
BI Juara Sttand Terbaik, Dumai Expo 2016 Ditutup Sekdako

Kamis, 5 Mei 2016 13:25
Jelang Diganti, Kapolres Inhu Mutasi Empat Perwira

Kamis, 5 Mei 2016 13:19
Jika Semua Perusahaan Perkebunan Peduli, Riau Punya 400 Desa Bebas Api

Kamis, 5 Mei 2016 11:25
Termasuk Mobil Patwal Dishub, OTK Bakar 4 Mobil di Pelalawan

Kamis, 5 Mei 2016 10:02
Kembali Gerebek Kampung Dalam, Polisi Hanya Dapat Sabu Tanpa Tersangka

Kamis, 5 Mei 2016 07:15
Kepengurusan Gapensi Riau 2016-2021 Dikukuhkan

Kamis, 5 Mei 2016 07:12
Masuk RPP, Ketua DPRD Bengkalis Berharap Pemekaran Mandau Belum Tahun ini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya..........
- Sejumlah Tokoh Mandau Saling Sindir Soal Pemekaran Kota Duri
- Buru Pelaku Pembakaran di Terantang, Kampar,
Kedatangan 300 Personel Kepolisian Membuat Cemas Anak Bersekolah

- Sebelumnya Bermasalah, Rekanan Ganti Bibit Kedelai Bantuan APBN 2016 ke Petani Rohul
- Lazis PLN WRKR Khitan 220 Bocah
- 25 Stand Disediakan di PCR Edu Expo 2016
- Polres Dumai Sertijabkan Lima Perwira
- Polres Kampar Laksanakan Sertijab Beberapa Pejabat Utamanya


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.186.209
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com