Untitled Document
Kamis, 26 Ramadhan 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 24 Juli 2014 15:21
Lebaran, DPRD Riau Libur Sepekan

Kamis, 24 Juli 2014 15:16
Perguruan Riau-Malaysia Jalin Kerja Sama Kembangan Dunia Pendidikan

Kamis, 24 Juli 2014 13:59
Atasi Karhutla, Harus dengan Penegakan Hukum Tegas

Kamis, 24 Juli 2014 13:54
Pemko Gelar Rapat Muspida Bahas Lima Persoalan Krusial

Kamis, 24 Juli 2014 13:50
Tilap Dana Bantuan Pendidikan SD-SMP,
Mantan Kabid Disidik Inhu Divonis 5 Tahun Penjara


Kamis, 24 Juli 2014 13:42
Pasca Pilpres, DKPP Segera Evaluasi Kinerja KPU dan Bawaslu

Kamis, 24 Juli 2014 13:19
Pantau Langsung Kebersihan,
Bupati Minta Petugas Kebersihan Jaga dan Kelola Sampah dengan Baik




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- Lebaran, DPRD Riau Libur Sepekan
- Perguruan Riau-Malaysia Jalin Kerja Sama Kembangan Dunia Pendidikan
- Pemko Gelar Rapat Muspida Bahas Lima Persoalan Krusial
- Himapelda Bukber dengan Perangkat Desa, Kecamatan dan Anak Yatim
- Kasus Sodomi dan Mutilasi di Tualang,
Korban Diotopsi di RS Bhayangkara

- Shalat Idul Fitri di Rohul Tersebar di 416 Titik
- Disdukcapil Pelalawan Kantongi Perusahaan Pekerjakan Warga Asing Ilegal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.202.109
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com