Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 2 September 2014 16:07
Dinas Pasar Pekanbaru Lebih Intens Tertibkan PKL di Pasar Agus Salim

Selasa, 2 September 2014 15:58
Kunker ke Disdik Riau,
Guruh Soekarnoputra Minta Muatan Lokal PAUD Ditingkatkan


Selasa, 2 September 2014 15:49
Sampai 2013, Nilai Aset Bergerak Pemkab Rohul Rp2,9 Triliun

Selasa, 2 September 2014 15:14
Tolak Banding,
Hukuman Dua Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohil, Naik Jadi 5 Tahun


Selasa, 2 September 2014 14:53
Langgar Perda, Pemko Pekanbaru Segel 9 Gerai Ritel

Selasa, 2 September 2014 14:48
Wawako Sosialisasi Peningkatan Kebersihan ke Masyarakat

Selasa, 2 September 2014 14:39
Hari Ini, Pekanbaru Terima Formasi Seleksi CPNS



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- Dinas Pasar Pekanbaru Lebih Intens Tertibkan PKL di Pasar Agus Salim
- Wawako Sosialisasi Peningkatan Kebersihan ke Masyarakat
- Hari Ini, Pekanbaru Terima Formasi Seleksi CPNS
- Dua JCH Kuansing Gagal Berangkat,
Wagubri Lepas JCH Kloter Pertama

- Dalih Tak Ada Gejolak, Pemko Pekanbaru Tak Anggarkan Raskinda
- Dijatah Sedikit, Pemkab Inhu Tolak Penerimaan CPNS 2014
- FPPIU Dinilai Tak Akomodir Semua Elemen Masyarakat Inhil Utara


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.137.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com