Untitled Document
Rabu, 27 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 22 Oktober 2014 13:08
Terkait Izin Pizza Hut,
Pendemo Desak Jaksa Usut Dugaan Suap Wako Pekanbaru


Rabu, 22 Oktober 2014 13:01
Ratusan Santri PDTA Pawai Taaruf Tahun Baru Hijriyah

Rabu, 22 Oktober 2014 12:58
PAN Pelalawan Serahkan Sepenuhnya Pengisi Posisi Wabup ke Bupati M Harris

Rabu, 22 Oktober 2014 12:49
Kepala BPAD Riau Turut Diperiksa KPK di SPN Pekanbaru

Rabu, 22 Oktober 2014 11:48
BEM Unri Gelar Semarak Maha Karya Biru Langit

Rabu, 22 Oktober 2014 11:29
Hingga Rabu, Pelalawan Kumpulkan 9 Emas di Porprov

Rabu, 22 Oktober 2014 11:26
Pemkab Rohul Gelar Berbagai Lomba Sambut 1 Muharram 1436 H



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 8 Maret 2014 15:32
38 Ribu Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

Danpak negatif musibah kabut asap di Provinsi Riau terus bertambah. Sejauh ini sudah lebih 38 warga terserang ISPA.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo Sabtu (8/3/14) menyatakan bahwa sesuai dengan data Diskes Riau, jumlah penderita ISPA di Riau meningkat. Jika sebelumnya masih diangka 35.133 orang, saat ini sudah mencapai 38.000 orang Riau yang terserang ISPA pada bencana kabut asap Riau 2014.

Dari jumlah itu, penderita ISPA di Kota Pekanbaru mencapai 9.268 warga, Rokan Hilir sebanyak 7.520 warga, Kota Dumai tercatat sebanyak 3.188 warga yang terjangkit ISPA.

Untuk di Siak ada 2.878 warganya yang terjangkit ISPA, Pelalawan, 2.717 orang warganya terserang ISPA, Rokan Hulu sebanyak 2.139 orang, Kampar ada 1.969 orang, Meranti 958 warga, Indragiri Hilir 916 warga, dan di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 511 orang warganya yang menderita ISPA.

Terkait dengan hal itu, Diskes Riau menyatakan akan menggratiskan biaya berobat bagi warga Riau yang terserang penyakit akibat kabut asap. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P4L) Dinas Kesehatan Riau, Erdinal.

Menurutnya, pengobatan gratis ini, lanjut Erdinal, berlaku di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Masyarakat yang terkena penyakit karena asap boleh berobat ke puskesman dan RSUD dan tidak akan dipungut biaya. Jadi masyarakat jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
orang Gilo
Mana dimana bocah tua nakal,bocah tua nakal namanya anas makmun,Mana dimana bocah tua nakal bocah tua nakal namanya anak makmun cacamarica hey.caca marica hey.caca marica hobinya makan asap

Mambang
Itulah suruh juge budak idiot tu jadi Kepale BPBD ditambah lagi peramgkat dibawahnya pejabat buangan Satker lain...


Berita Sosial lainnya ..........
- Ratusan Santri PDTA Pawai Taaruf Tahun Baru Hijriyah
- BPBD Dumai Gelar Pelatihan Penanggulangan Korban Bencana
- Listrik di Duri Padam Akibat Gerimis dan Angin Ringan
- Hingga Akhir 2015, Penanganan Sampah di Pekanbaru Tak Akan Berubah
- Satu Meninggal di Tanah Suci,
39 JH Bagansinembah dan Simpang Kanan Rohil Disambut Isak Tangis

- Menara Bank Riaukepri Mulai Ditempati Januari 2015
- 200 Ribu Lebih Warga Pekanbaru Belum Miliki e-KTP


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.89.68.105
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com